Kombinasi Jus 2 (Lanj)

34. Sawo

Sapodilla (Achras sapota l., manilkara zapota)  berasal dari Meksiko, Amerika Tengah, dan Indi Selatan . Buah ini sangat dikembangkan dengan baik dan pesat di negara Meksiko, India dan diperkenalkan ke wilayah Philipina pada masa kolonisasi Spanyol. Nama buah ini sangat berbeda-beda di berbagai negara, misalnya di Indonesia “sawo“, di India lebih dikenal dengan nama “chikoo (‘चिक्कू’ atau “chiku,” ‘चीकू,’) dan sapota“, di India Timur dan Bangladesh “sobeda/sofeda“, di Thailand dan Cambodia “lamoot (ละมุด)”, di Vietnam “hồng xiêm, lồng mứt or xa pô chê“, di Jamaica “naseberry“, di Meksiko, Hawai, California bagian selatan dan Florida bagian selatan “chico sapote ,  di Guyana dan Trinida & Tobago “spodilla“, dll.

Di Indonesia ada 2 kelompok sawo yang diusahakan, yaitu sawo manila (terdori daro varietas sawo betawi, sawo kulon, sawo maja, sawo pinang, dan sawo karat), dan sawo apel (terdiri dari sawo apel kelapa dan sawo apel lilin). Komposisi gizi dari sawo terdiri dari: energi, protein, lemak, karbohidrat, serat pangan, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, seng, tembaga, selenium, riboflavin, niasin, folat, serta vitamin C,B6, dan A. Beberapa manfaat dari buah ini adalah:  (1) Sangat baik untuk jantung dan pembuluh darah;  (2) Membantu pembentukan sel darah merah;  (3) Mencegah terbentuknya homosistein yang sangat berbahaya bagi kesehatan;  (4) Mampu mengatasi ganguan pencernaan seperti sembelit dan diare;  (5) Mampu memulihkan energi secara cepat;  (6) Mampu mengikat zat karsinogen di dalam saluran pencernaan yang dapat menyebabkan penyajit kanker.

35. Semangka

Semangka (Citrullus lanatus, Citrullus vulgaris scharad) merupakan famili dari Cucurbitaceae. Buah ini diduga berasal dari daerah tropis dan subtropis Afrika Selatan dan merupakan buah yang hampir sama dengan melon walaupun tidak berada dalam satu genus Cucumis. Semangka memiliki kulit luar yang halus dan biasanya berwarna hijau, kuning, dan terkadang putih. Buah semangka memngandung air yang banyak dan warna daging buahnya biasanya merah, tapi terkadang bisa berwarna orange, kuning, atau pink.

Semangka termasuk buah kaya antioksidan. Kandungan likopen pada buah yang biasa di jadikan makanan pencuci mulut itu tergolong tinggi “likopen merupakan antioksidan yang lebih unggul daripada vitamin C da E”. Selain itu, daging buah semangka rendah kalori serta mengandung air, protein karbohidrat, lemak, serat dan vitamin (C,B6,B5,A) , asam amino, sitrulin,arginin, kalium, dekstrosa, sukrosa, riboflavin, thiamin, folat,zat  besi, zinc, dan magnesium. Maka dari itu semangka memiliki beberapa kegunaan, yaitu:  (1) Meluruhkan kencing (diuretik), antiradang, melumasi usus, dan menghilangkan haus/dahaga;  (2) Melawan penyakit summer heat yang ditandai dengan banyak keringat, rasa haus, suhu tubuh meningkat, warna urine jernih, diare, dan mudah marah;  (3) Meningkatkan pembuangan air seni yang berarti meningkatkan kuantitas produksi air seni;  (4) Meningkatkan produksi nitrit oksida yang berguna untuk menunjang ereksi pria;  (5) Mencegah kanker (paru, kolon, prostat, ovarium, dan payudara);  (6) Mampu menurunkan demam dan mencegah sariawan;  (7) Baik untukprogram diet karena bersifat mengenyangkan di dalam lambung;  (8) Mampu menetralisasi tekanan darah, sehingga baik bagi penderita hipertensi;  (9) Membantu mempercepat kerja jantung;  (10) Berperan dalam pembentukan urea dariamonia dan CO2 (karena mengandung sitrulin dan ariginin)
36. Sirsak

Sirsak  (Anona muricata Linn) merupakan kerabat dekat srikaya (Anona squamosa I1nn). Tanaman sirsak berasal dari daerah tropis Amerika, yaitu sekitar Peru, Meksiko, dan Argentina. Di tempat asalnya, sirsak merupakan buah penting dan bergengsi. Kata sirsak berasal dari bahasa Belanda, yaitu zuurzak, Kata zuur berarti asam, zak berarti kantong. Jadi, secara harafiah diartikan sebagai kantong yang rasanya asam. Di Malaysia, sirsak disebut durian belanda (Dutch duricun). Sebutan lain untuk sirsak adalah corossol/cachiman epincux (Perancis), srnirrapfei (Jerman), guanabana/zapote agrio (Spanyol), thu-rian-rhaek (Thailand), seetha (Tamil), gunyctbano (Filipina), ciguofan lizhi (Cina), togebanreishi (Jepang), dan seremania (Fiji). Dalam bahasa Inggris, buah sirsak dikenal dengan istilah soursop karena rasanya yang manis keasaman.

Di Indonesia, tanaman sirsak juga memiliki banyak sebutan tergantung kepada daerahnya, misalnya Nangka Sebrang dan Nangka Landa (Jawa), Nangka Walanda (Sunda), Nangka Buris (Madura), Srikaya Jawa (Bali), Deureuyan Belanda (Aceh), Durio Ulondro (Nias), Durian Betawi (Minangkabau), serta Jambu Landa (Lampung). Tanaman buah ini dapat beradaptasi dan tumbuh baik di semua wilayah. Namun, tanaman sirsak belum diusahakan secara besar-besaran, umumnya ditanam secara terbatas di halaman atau pekarangan rumah. Ada 2 jenis tanaman sirsak yang ada di Indonesia, yaitu: sirsak berasa manis asam dan berbiji banyak, dengan sirsak berasa manis, lengket di lidah, dan berbiji sedikit.

Kandungan gizi dari sirsak terdiri dari: protein, lemak, kalsiu, besi, fosfor, niasin, serta vitamin (A,B1,B2, dan C). Sirsak juga memiliki beberapa manfaat, yaitu:  (1) Meningkatkan daya tahan tubuh;  (2) Memperlambat proses penuaan;  (3) Membentuk masa tulang, sehingga mencegahterjadinya osteoporosis;  (4) Mencegah hipertensi;  (5) Menunjang terapi batu empedu, antisembelit, dan asam urat;  (6) Meningkatkan selera makan;  (7) Membantu menyembuhkan penyakit ambein dan kandung air seni;  (8) Membantu pengobatan pinggang pegal dan nyeri;  (9) Memperlancar saluran pencernaan.

37. Strawberi

Strawberi (Fragaria x ananassa) termasuk ke dalam famili Rosaceae. Buah ini pertama kali ditemukan di Inggris, Prancis pada tahun 1740 dengan melakukan perkawinan silang antara Fragaria virginiana dari Amerika Utara bagian timur yang terkenal dengan harumnya dengan Fragaria chiloensis dari Chili yang terkenal dengan ukrannya yang besar,yang dibawa oleh Amedee-Francois Frezier. Pada awal abad ke-17, strawberi menjadi produksi komersil dengan spesis yang pertama kali dihasilkan. Sedangkan di Indonesia sendiri, buah ini mulai dikenal dan dikembangkan pada tahun 1990, khususnya oleh petani Rancabali, Bandung, Jawa Barat. Dan jenis strawberi yang banyak ditanam oleh masyarakat adalah jenis Fragaria nilgerrensis (nyoho).

Strawberi sejenis buah herba yang rata-ratanya memiliki 200 biji kecil. Ada sekitar 700 jenis strawberi. Strawberi yang sudah matang akan berwarna merah, kerana ia kaya pigmen warna antosianin dan mengandungi agen antioksidan yang tinggi. Tujuh zat antioksidan yang ada pada strawberi lebih tinggi dibandingkan buah atau sayuran lain.

Kandungan-kandungan gizi yang terdapat di dalam buah strawberi adalah protein, lemak, karbohidrat rendah, mineral (kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, potassium, selenium, vitamin (A,C,B1), asam folat, ellagic, dll. Beberapa kegunaan dari strawberi, yaitu:  (1) Menaikkan berat badan;  (2) Menurunkan resiko kanker saluran pencernaan;  (3) Menurunkan tekanan darah;  (4) Mencegah diabetes;  (5) Sebagai anti karsinogen dan anti murtagen;  (6) Menurunkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskular;  (7) Menaikkan stabilitas plak;  (8)Menaikkan fungsi endothelial vascular;  (9) Menurunkan tendensi terjadinya proses trombosis (penggumpalan darah);  (10) Efektif mencegah proses oksidasi pada tubuh dan penuaan pada tubuh;  (11) Bermanfaat bagi pertumbuhan kanak – kanak;  (12) Dapat menghaluskan kulit, membuat warna kulit terlihat lebih cerah dan bersih, dan antikerut;  (13) Memutihkan atau membersihkan permukaan gigi serta kuat melawan radang sendi;  (14) Dapat menghentikan cirit-birit.

38. Sukun

Sukun (Artocarpus altilis) merupakan spesis tanaman (pohon) berbunga dan termasuk ke dalam famili Moraceae. Buah ini berasal dari Peninsula dan Pulau Pasifik bagian barat, dan tumbuh dengan subur di daerah tropis. Buah sukun masih satu marga dengan nangka dan cempedak, yaitu marga Artocarpus. Selain itu, buah ini masih berkerabet dengan keluwih (Artocarpus communis), tetapi keduanya dapat dibedakan menurut ciri kulitnya. Sukun memiliki kulit cenderung lebih halus (durinya tumpul, bahkan hampir tidak tampak pada permukaan buahnya), sedangkan keluwih berkulit kasar seperti duri (bekas tangkai putik bunga majemuk sinkarpik).  Buah sukun tidak berbiji (partenokarpi), sedangkan keluwih memiliki biji yang banyak. Hal ini disebabkan karena penyerbukan yang terjadi pada buah sukun mengalami kegagalan.

Buah sukun berbentuk hampir bulat atau bulat panjang dengan warna kulit berwarna hijau dan daging buah berwarna putih. Buah sukun yang telah tua kulitnya akan berwarna hijau kekuningan atau kecoklatan, sedangkan daging buahnya berwarna putih kekuningan. Buah yang sudah tua dapat direbus, digoreng, dibuat tepung dan keripik, serta dapat dibuat tape melalui fermentasi yang dapat berlangsung 2 hari sampai 9 bulan. Selain itu, buah sukun dapat diawetkan dan dapat bertahan sampai 1 tahun atau lebih. Pngawetan buah sukun ini ada banyak cara, misalnya dengan pengeringan secara tradisional seperti yang dilakukan oleh orang Polynesia (dengan membakarnya di atas api), atau dengan cara penjemuran seperti yang dilakukan orang Mikronesia dalam bentuk sheet.

Buah sukunjuga memiliki banyak kandungan di dalamnya, seperti: air, energi, karbohidrat, protein, lemak, zat besi, serat pangan, kalsium, abu,  serta vitamin (A, B kompleks, dan C). Dengan melihat kandungan-kandungan gizinya maka buah sukun merupakan buah yang juga menunjang kesehatan bagi manusia.


39. Terung Belanda

Terung Belanda (Solanum betaceum) termasuk ke dalam famili Solanaceae. Buah ini juga memiliki sebutan lain, seperti tamarillo, tree tomato (New Zealand), tomate de arbol, amarillo (Spanyol) di Indonesia sendiri dikenal dengan nama terong Belanda atau Dutch eggplant yang berawal dari kota Bogor, Jawa Barat pada tahun 1941. Meskipun bernama terung Belanda, tapi buah ini tidak berasal dari Belanda melainkan dari Peru. Terung Belanda masih semarga dengan jenis terung-terungan, tapi sangat berbeda dengan terung sayur yang biasa dimakan. Buah ini dapat dibagi menjadi 3 varietas, yaitu: terung belanda merah, kuning kemerah-merahan, dan kuning yang berbentuk seperti tomat, tapi berukuran lebih panjang.

Buah Terong Belanda memiliki tekstur daging yang keras dan tebal, kulitnya licin dan agak pahit atau getir sehingga mudah dikelola. Rasanya seperti kombinasi buah tomat dan jambu biji.  Selain bisa dikonsumsi dalam bentuk mentah, rasa terung Belanda yang segar juga enak diolah sebagai campuran sayuran. Buah mentah dapat digunakan untuk masakan acar, kari ataupun sambal sedangkan buah matang untuk sirup atau rujak.

Terung Belanda mengandung betakaroten, salah satu jenis karotenoid yang terdapat pada buah berwarna hijau tua atau kuning tua. Selain itu, buah ini juga memiliki unsur-unsur seperti: kalium, niasin, zat besi, natrium, seng, protein, dan vitamin (A,B1,B2,B6,C, dan E). Buah ini juga memiliki beberapa manfaat, yaitu:  (1) Sebagai antioksidan alami;  (2) Menjaga kesehatan sel;  (3) Meningkatkan penyerapan asupan zat besi;  (4) memperbaiki mutu sperma dengan cara mencegah radikal bebas merusak lapisan pembungkus sperma;  (5) Menjaga dan memelihara kesehatan pembuluh kapiler, gigi, dan gusi;  (6) Manjaga kesehatan gigi dan gusi;  (7) Sebagai antioksidan dan pelindung terhadap kerusakan sel-sel kulit mati;  (8) Mencegah penyakit kanker hati dan sembelit / konstipasi;  (9) Mencegah radikal bebas yang masuk melalui makanan berlemak (makanan dipanggang, dibakar, atau digoreng);   (10) Menjaga kesehatan mata, meningkatkan imunitas tubuh, dan mengobati sariawan;   (11) Penting untuk pencernaan karena mampu menyerap air dan melunakkan feses (tinja);  (12) Mencegah penyakit jantung koroner karena mencegah kegemukan, penggumpalan darah, dan aterosklerosis.

40. Tomat

Tomat (Solanum lycopersicum, syn. Lycopersicon lycopersicum & Lycopersicon esculentum ) merupakan keluarga Solanaceae. Tomat dapat dibagi menjadi 2  jenis, yaitu tomat sayur dan tomat buah. Perbedaan dari keduannya terletak pada bentuk dan ketebalan kulitnya. Tomat buah memiliki bentuk  agak lonjong dan kulitnya tebal. Sebaliknya, tomat sayur berbentuk bulat dan kulitnya lebih tipis. Selain itu,  tomat buah lebih tahan lama dibandingkan tomat sayur. Walaupun memiliki perbedaan tetaoi kedua jenis tomat ini memiliki khasiat yang sama.

Buah tomat memiliki berbagai unsur yang terkandung di dalamnya, diantaranya adalah: asam sitrat, magnesium, zat besi, postasium, fosfor, klor, belerang, kalsium, sodium, iodine, likopen, dan vitamin (A,B,D, dan G). Dari unsur-unsur tersebut maka buah tomat memiliki beberapa faedah, yaitu:  (1) Membantu kinerja dari metabolisme tubuh;  (2) Menurunkan darah tinggi dan membantu merangsang sirkulasi darah;  (3) Dapat meningkatkan napsu makan yang menurun ;   (4) Membantu mengatasi pencernaan yang bermasalah dan mengatasi masalah sembelit;  (5) Menangkal kolesterol jahat (LDL) yang bisa menyumbat arteri dan menimbulkan penyakit jantung dan stroke;   (6) Menghancurkan radikal bebas dan mampu menunda penuaan;  (7) Antiradang yang dapat mengobati radang pada jerawat, luka, borok, wasir, usus buntu, hingga radang pada saluran pencernaan;  (8) Mengatasi gusi berdarah, sariawan, dan sembelit.

41. Bengkuang

Tanaman bengkuang (Pachyrrhizus erosus) tergolong ke dalam suku polong-polongan atau Fabaceae. Di Amerika tumbuhan ini dikenal sebagai xicama atau jicama. Dalam bahasa Inggris, umbi bengkuang dikenal dengan sebutan yambean. Di Indonesia, umbi tersebut dikenal dengan sebutan bengkuang atau bengkoang, sedangkan di Jawa disebut besusu. Tanaman bengkuang ini berasal dari daerah Amerika Tengah dan Selatan, khususnya di daerah Meksiko. Selanjutnya oleh bangsa Spanyol, bengkuang disebarkan ke daerah Filipina. Kedatangan bangsa Spanyol ke Asia pada abad ke-17 tersebut mempunyai andil besar dalam menyebarkan tanaman bengkuang, hingga ke seluruh negara Asia dan Pasifik. Taanaman ini masuk ke Indonesia dari Manila melalui Ambon. Berawal dari Ambon, bengkuang kemudian dibudidayakan di seluruh pelosok negeri ini. Sentra produksi bengkuang saat ini adalah Jawa, Madura, dan di beberapa daerah lain, terutama di dataran rendah.

Varietas yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah bengkuang gajah dan bengkuang badur. Perbedaan di antara kedua jenis bengkuang ini adalah waktu panennya. Varietas bengkuang gajah dapat dipanen ketika usia tanam memasuki empat sampai lima bulan. Varietas bengkuang badur memiliki waktu panen lebih lama. Jenis ini baru dapat dipanen ketika tanamannya berusia tujuh sampai sebelas bulan. Sifat kimiawi dan efek farmakologis tanaman bengkuang adalah manis, dingin, sejuk, dan berkhasiat mendinginkan. Kandungan kimianya adalah pachyrhizon, rotenon, avitamin B1 dan C. Selain itu bengkuang juga mengandung gula, pati, dan oligosakarida yang dikenal dengan nama inulin.

Bengkuang baik digunakan untuk  (1) Mengatasi penyakit kulit;  (2) Sebagai obat demam;  (3) Utuk mengobati sariawan;  (4) Mengatasi wasir;  (5) Mengobati penyakit diabetes;  (6) Menangkal serangan radikal bebas penyebab kanker dan penyakit degeneratif;  (7) Dapat menghaluskan, memutihkan, serta menghilangkan flek atau noda di bagian wajah.

42. Ceri

Ceri (Prumus avium)adalah sejenis tumbuhan dan buahnya yang berasal dari genus prunus. Ada berbagai spesies ceri, diantaranya P. cerasus, P. avium, P. emarginata, dan lain – lain. Di Australia ceri biasanya matang sekitar waktu Natal, di Amerika dan Eropa Selatan bulan Juni. Produksi diseluruh dunia saat ini 3 juta ton per tahun. Selain itu bunga ceri juga dijadikan hiasan. Buah ceri mengandung anthocyanin, yaitu pigmen warna merah yang baik untuk kesehatan karena merupakan antioksidan. Selain itu, Buah ceri mangandungenergi, kalsium, fosfor, odiun, vitamin (A danC), dan potasssim.

Buah ceri memiliki manfaat, seperti:  (1) Mengatasi jerawat kronis, rematik dan mejaga kesehatan kulit;  (2) Meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan mata;  (3) Menjaga kesehatan tulang dan gigi;  (4) Melindungi kesehatan jantung;  (5) Memperbaiki peredaran darah dan membantu melawan lelah;  (6) Menyembuhkan penyakit rematik;  (7) Mengurangkan sakit pada radang tenggorokan.

43. Mengkudu

Mengkudu (Morinda citrifolia) termasuk jenis kopi-kopian. Buah mengkudu dalam bahasa Jawa dikenal dengan nama pace, kemudu, kudu, cengkudu (Sunda), kodhuk (Madura), wengkudu (Bali) berasal dari daerah Asia Tenggara, tergolog dalam keluarga / famili Rubiceae. Mengkudu dapat tumbuh di dataran rendah sampai pada ketinggian tanah 1500 meter diatas permukaan laut. Mengkudu merupakan tumbuhan asli dari Indonesi. Tumbuhan ini mempunyai batang tidak terlalu besar dengan tinggi pohon 3-8 m.

Daun mengkudu bersusun berhadapan, ukuran daunnya besar-besar, tebal, dan tunggal. Bentuknya jorong-lanset, berukuran 15-50 x 5-17 cm. tepi daun rata, ujung lancip pendek. Bunganya berbentuk bungan bongkol yang kecil-kecil dan berwarna putih. Buahnya berwarna hijau mengkilap dan berwujud buah buni berbentuk lonjong dengan variasi trotol-trotol, dan biasanya buah yang masak memiliki bau yang tidak sedap. Bijinya banyak dan kecil-kecil terdapat dalam daging buah. Pada umumnya tumbuhan mengkudu berkembang biak secara liar di hutan-hutan atau dipelihara orang pinggiran-pinggiran kebun rumah.

Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu: selanium, xeronine, plant sterois, alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll. Manfaat dari buah mengkudu, yaitu:  (1) Mengobati banyak penyakit: kanker, jantung, tulang, pernafasan, dan lain-lain;  (2) Mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli;  (3) Sebagai unsur anti peradangan dan anti-alergi;  (4) Mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif;  (5) Mengatur tekanan darah;  (6) Mencegah perkembangan sel kanker dan melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium pra kanker.

seperti kombinasi buah tomat dan jambu biji
  • Aneka Tanaman dan Rempah, Kandungan, dan Manfaatnya

1. Alfalfa

Alfalfa (Medicago sativa) merupakan tumbuhan bunga yang termasuk ke dalam famili Fabaceae.  Di UK, Australia dan New Zealand dikenal dengan nama lucerne, sedangkan di Asia Selatan disebut dengan nama lucerne grass. Tanaman ini memiliki bunga berwarna ungu yang bergerombol seperti menyerupai tanaman yang berdaun tiga atau empat serangkai. Ada beberapa sub spesis dari tumbuhan bunga ini, yaitu: Medicago sativa subsp. ambigua, Medicago sativa subsp. microcarpa, Medicago sativa subsp. sativa, dan  Medicago sativa subsp. varia.

Alfalfa mengandung seng, silikon, protein, kalsium, magnesium, fosfor, za besi, postasium, sodium, sulfur, tembaga, mangan, kobalt, selenium, klorida,  yodium, dan vitamin (A,B kompleks,C,D,E dan K). Manfaat dari tumbuhan bunga ini adalah  (1) Memurnikan darah serta gangguan pencernaan;  (2) Meng- obati radang sendi, alergi, mual waktu hamil, dan kelenjar endokrin;  (3) Membantu menurunkan kolesterol.

2. Bayam

Amaranthus yang biasa dikenal dengan ‘amaranth‘ atau ‘pigweed‘,  ‘bayam‘ (di Indonesia dan Malaysia), tanaman ‘kuiltis‘ (Philipina), ‘keerai masial (கீரை மசியல்)‘ (Tamilnandu), ‘yin choi‘ (Cina), ‘rau dền‘ (Vietnam), dll. Tananaman ini termasuk ke dalam famili amaranthaceae dan memiliki sekitar 60 genera, yang terbagi dalam sekitar 800 spesies bayam (Grubben, 1976). Beberapa spesies sering dikira sebagai semak (misalnya di AS dan Kanada: A. albus, A. blitoides, A. hybridus, A. palmeri, A. powellii, A. retroflexus, A. spinosus, A. tuberculatus, and A. viridis. ), tapi masyarakat dunia lebih mengenalnya sebagai tanaman daun, sereal, dan ornamental.

Dalam kenyataan di lapangan, tanaman ini dapat dibedakan atas 2 macam, yaitu bayam liar dan bayam budidaya. Bayam liar dikenal 2 jenis, yaitu bayam tanah (A. blitum L.) dan bayam berduri (A. spinosus L.). Ciri utama bayam liar adalah batangnya berwarna merah dan daunnya kaku (kasap). Jenis bayam budidaya dibedakan 2 macam, yaitu:  1) Bayam cabut atau bayam sekul alias bayam putih (A. tricolor L.) yanag memiliki ciri-ciri batang berwarna kemerah-merahan (disebut bayam merah) atau hijau keputih – putihan (disebut bayam putih), dan memilki bunga yang keluar dari ketiak cabang. 2) Bayam tahun, bayam skop atau bayam kakap (A. hybridus L.), ciri-cirinya memiliki daun lebar. Jenis bayam yang sering dikonsumsi ada 4, yaitu: bayam  berduri, bayam liar, bayam merah, dan bayam cabut.

Di dalam bayam terdapat beberapa unsur penting, seperti: potasium, sodium, kalsium, iodium, magnesium, fosfor, belerang, zat basei, serta vitamin (A, B, C, E, dan K). Manfaat dari bayam adalah:  (1) membantu alat pencernaan baik bagian saluran makanan dari perut, usus 12 jari, usus kecil, dan usus besar (kolon);  (2) Memperbaiki jaringan tubuh yang sudah rusak dan membantu membentuk sel  baru;  (3) Meningkatkan hormon seperti serotonine, dopamine, dan norepinephrine;  (4) Mampu mengatasi rasa gugup, lekas marah, dan bahkan depresi;  (5) Sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dan otak dari racun dan polusi;  (6) Memicu aktivitas anti-mutagenic dan mencegah terjadinya mutasi sel tubuh pemicu kanker;  (7) Berperan dalam proses kekebalan tubuh.

3. Brokoli

Brokoli (Brassica oleracea) merupakan famili dari Brassicaceaee atau Cruciferae. Nama brokoli diambil dari bahasa Italia ‘broccolo’ yang menunjukkan bunga yang berasal dari kol atau kubis. Di Eropa, pengembangan tanaman ini dari tanaman kol yang sudah langka, yang sudah dimulai diindikasikan dan dikenal sejak 2000 tahun yang lalu.  Tanaman ini berwarna hijau, dan dengan memakannya dua hingga tinga ons per hari, maka akan mampu melindungi tubuh kita.

Brokoli mengandung protein, gula, postasium (kalium), kalsium, zat besi, zinc,  fosfor, belerang, air berkadar karbohidrat, lemak yang rendah, serta vitamin (A,B, dan C). Brokoli berguna untuk  (1) Sebagai anti-kanker (kanker lambung, kerongkongan, saluran kemih, kulit dan paru-paru);  (2) Membersihkan tubuh;  (3) Mengurangi berat badan dan darah tinggi;  (4) Mencegah stroke;  (5) Mengobati penyakit jantung;  (6) Mengaktifkan gen-gen yang mampu melawan kanker dan menonaktikan gen-gen yang menyuplai perkembangan tumor;  (7) Mengurangi risiko dari gangguan dalam perut;  (8) Mampu memaksimalisaskani  fungsi hati dan bagian sel lain;  (9) Melindungi pria dari bahaya kanker prostat.

4. Bunga Nastartium

Nasturtium merupakan genus yang memiliki 5 spesis dalam family Brassicaceae. Yang paling terkenla adalah spesis Nasturtium microphyllum (Rorippa microphylla) dan Nasturtium officinale (R. nasturtium-aquaticum). Bunga nastartium merupakan sumber hijau lain yang biasanya dimasukkan di dalam salad adalah sangat berguna bagi kesehatan manusia

5. Cabai Rawit

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) termasuk ke dalam famili solanaceae. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik, menyukai daerah kering dan ditemu- kan pada ketinggian 0,5-1.250 m dpl.  Cabai rawit terdiri dari 3 varietas, yaitu 1) Cengek leutik yang memliki buah kecil, berwarna hijau dan berdiri tegak pada tangkainya, 2) Cengek domba (cengek bodas) yang buahnya lebih besar dari cengek leutik, buah mudanya berwarna putih, setelah tua menjadi jingga, dan 3) Ceplik yang buahnya besar, selagi muda buahnya berwarna hijau dan setelah tua menjadi merah. Buahnya digunakan sebagai sayuran, bumbu masak, acar dan asinan. Daun muda dapat dikukus untuk lalap. Cabai rawit memiliki rasa yang pedas, dan bersifat panas, masuk meridian jantung dan pankreas.

Buahnya mengandung kapsaisin, karotenoid, alkaloid asiri, resin, minyak menguap, vitamin (A dan C). Sedangkan bijinya mengandung solanine, solamidine, solamargine, solasodine, solasomine dan steroid saponin (kapsisidin). Khasiat dari cabai rawit ini adalah:  (1)  Stimultan kuat untuk jantung dan aliran darah;  (2) Baik untuk penderita asma, membantu pengobatan gangguan pernapasan, batuk berdahak, dan migrain;  (3) Menambah energi;  (4) Menjaga ketahanan tubuh;  (5) Melancarkan aliran darah serta pemati rasa atau perangsang kulit (kalau digosokkan ke kulit akan menimbulkan rasa panas, jadi digunakan sebagai campuran obat gosok);  (6) Sebagai antibiotik, antirematik;  (7) Menghancurkan bekuan darah (antikoagulan);  (8) Meningkatkan nafsu makan (stomakik);  (9) Peluruh kentut (karmionatif), peluruh keringat (diaforetik), peluruh liur dan peluruh kencing (diuretik);  (10) Menormalkan kembali kaki dan tangan yang lemas.

6. Dandelion

Dandelion (Taraxacum) merupakan nama genus dari tanaman bunga yang termasuk ke dalam famili Asteraceae. Tanaman ini berasal dari Eropa dan Asia dengan spesies T. officinale dan T. erythrospermum. Beberapa sebutan lain yang diberikan terhadap tanaman ini tergantung dari suatu daerah, misalnya:  ‘dandelion’ (Inggris yang diambil dari bahasa Perancis ‘dent de lion‘), ‘dente di leone ‘ (Italia), ‘dente-de-leão ‘ (Portugis), ‘diente de león‘ (Spanyol), ‘Löwenzahn‘ (Jerman), ‘Løvetann‘ (Norwegia), dll.

Spesies dari genus ini sangat banyak. lebih dari 60 spesis, di antaranya: ‘Taraxacum abidium‘ (dandelion putih dari Jepang), ‘Taraxacum californicum’ (dandelion California), ‘Taraxacum affcinale‘ (syn. T. officinale subsp. vulgare ) dandelion biasa yang memiliki banyak bentuk, ‘Taraxacum japonicum‘ (dandelion Jepang), dll. Dandelion mengandung kalsium, mangan, klorin, protasium, dan zat besi. Dandelion berguna untuk  (1) Membersihkan ginjal, hati, dan kandung empedu;  (2) Sangat baik untuk usus besar, limpa, pankreas, diuretik ringan;  (3) Baik untuk pengobatan penyakit anemia, diabetes, hipoglisemia, tekanan darah rendah, dan gangguan kulit; (4) Sebagai antioksidan.

7. Echinacea

Echinacea merupakan genus yang memiliki 9 spesis tanaman herba dari famili Asteraceae. Kesembilan spesiesnya adalah Echinacea angustifolia, Echinacea atrorubens, Echinacea laevigata, Echinacea pallida, Echinacea paradora, Echinacea purpurea, Echinacea sanguinea, Echinacea simulata, dan Echinacea tennesseesnsis. Tanaman ini banyak di Amerika Utara bagian Tengah dan bagian timur, tumbuh di tanh rerumputan dan pada wilayah yang berhutan.

Echinacea memiliki kegunaan, yaitu:  (1) Sebagai afen detoksifikasi;  (2) Sebagai pembersih terbaik untuk kelenjar limpa dan penyakit degeneraif.

8. Ketumbar

Ketumbar (Coriandrum sativum) merupakan remaph-rempah masakan, yang diperkirakan berasal dari Eropa Selatan. Bentuknya berupa biji kecil-kesil kira-kira sebesar 1-2 milimeter, dan memiliki kemiripan dengan lada. Namun, lada dan ketumbar tetap memiliki perbdaan secara fisik.  Ketumbar memiliki tesktur fisiknya lebih lunak berserat kasar dan warnanya agak kecoklatan muda dan ringan sekali. Sedangka, lada (merica) memiliki bulat yang lebih keras, warnanya juga ada 2, yaitu hitam dan putih.

Selain untuk melezatkan makanan

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image