komputer

Pengertian hard ware
Hardware adalah perangkat keras dan software adalah perangkat lunak. Itu terjemahannya. Tapi bisa juga kita artikan sebagai berikut: Hardware/Perangkat keras adalah sebuah alat/benda yang kita bisa lihat, sentuh, pegang dan memiliki fungsi tertentu. Secara fisik ada wujudnya. Ada bentuknya. Contoh perangkat keras: printer, komputer, mouse, dsb.
Sedangkan Software / perangkat lunak, secara fisik tidak ada wujudnya. Maka tidak bisa kita sentuh, tidak bisa kita pegang. (Yang hanya bisa kita pegang hanya media penyimpannya saja, seperti disket,CD, dsb). Perangkat lunak memiliki fungsi tertentu juga, dan biasanya untuk mengaktifkan perangkat keras. Bisa juga dikatakan perangkat lunak bekerja di dalam perangkat keras. Contoh perangkat lunak: program akuntansi, program MS Office, dsb.
Perangkat keras (hardware) merupakan salah satu element dari sistem komputer, suatu alat yang bisa dilihat dan diraba oleh manusia secara langsung, yang mendukung proses komputerisasi. Dalam bahasa Indonesia disebut dengan perangkat keras. Merupakan perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun perangkat keluaran. Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction set. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin, maka perintah tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang dimengerti oleh mesin tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan perintah yang didapatkan olehnya.

terdapat beberapa komponen dasar komputer yang wajib dimiliki agar beroprasi dengan baik.
perangkat keras yang wajib dimiliki adalah:
1. monitor : perangkat keras yang berguna untuk memvisualisasikan output dari proses yang terjadi di PC,

2. Keyboard : alat input terpenting yang digunakan untuk memasukkan karakter huruf, angka, maupun perintah-perintah khusus ke komputer.

3. Motherboard : tempat melekatnya berbagai komponen komputer. Motherboard sebagai media komunikasi antara CPU, memory, BIOS, CMOS, perangkat video, perangkat suara, perangkat penyimpan data, Chipset, dan masih banyak lagi.

4. Memory : dimanfaatkan untuk menyimpan data secara sementara atau dalam jangka watu yang lama. RAM adalah jenis perangkat yang sangat menentukan kinerja komputer. Pada saat pertama kali komputer dinyalakan proses yang terjadi adalah inisialisai semua perangkat dan selanjutnya informasi ini akan disimpan di RAM.

RAM memiliki banyak fungsi, akan tetapi yang terpenting adalah menimpan hasil eksekusi programdan sistem driver dari perangkat keras yang digunakan.

5. Harddisk : media penyimpanan yang dibangun dari satu atau lebih piringan metal yang diatur secara horizontal terhadap poros putaran piring tersebut.
1. PENGERTIAN DASAR
1.1. Pengertian Komputer

Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.

Definisi yang ada memberi makna bahwa komputer memiliki lebih dari satu bagian yang saling bekerja sama, dan bagian-bagain itu baru bisa bekerja kalau ada aliran listrik yang mengalir didalamnya. Istilah mengenai sekelompok mesin, ataupun istilah mengenai jutaan komponen kemudian dikenal sebagai hardware komputer atau perangkat keras komputer.

Hardware komputer juga dapat diartikan sebagai peralatan pisik dari komputer itu sendiri. Peralatan yang secara pisik dapat dilihat, dipegang, ataupun dipindahkan.

Dalam hal ini, komputer tidak mungkin bisa bekerja tanpa adanya program yang telah dimasukkan kedalamnya. Program ini bisa berupa suatu prosedur peng-operasian dari komputer itu sendiri ataupun pelbagai prosedur dalam hal pemrosesan data yang telah ditetapkan sebelumnya. Dan program-program inilah yang kemudian disebut sebagai software komputer atau perangkat lunak komputer.

…no image yet… Dalam arti yang paling luas, software komputer bisa diartikan sebagai suatu prosedur pengoperasian. Suatu acara yang ditayangkan oleh TVRI, dapat dianggap sebagai software dari suatu peralatan televisi. Demikian pula halnya dengan musik yang telah direkam diatas kaset, data diatas kertas, serta cerita ataupun uraian yang ada didalam sebuah buku.

Secara prinsip, komputer hanyalah merupakan sebuah alat; Alat yang bisa digunakan untuk membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Untuk bisa bekerja, alat tersebut memerlukan adanya program dan manusia. Pengertian manusia kemudian dikenal dengan istilah brainware (perangkat manusia).

Konsep hardware – software – brainware adalah merupakan konsep tri-tunggal yang tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya. Untuk tahap pertama, manusia harus memasukkan program terlebih dahulu kedalam komputer. Setelah Setelah program tersimpan didalam komputer, maka komputer baru bisa bekerja untuk membantu manusia dalam menyelesaikan persoalan ataupun pekerjaannya.
1.2. Dari Generasi Ke-Generasi

Generasi pertama dari komputer, ditandai dengan diketemukannya tabung hampa udara sebagai alat penguat sinyal. Generasi ini kemudian diganti dengan generasi transistor, dan akhirnya timbul generasi ketiga dengan munculnya IC-Chip. Kini banyak diperdebatkan, apakah Microprocessor yang merupakan pengembangan dan peningkatan kemampuan dari IC-Chip bisa dikatakan sebagai pelopor generasi ke-empat, ataukah masih tetap pada generasi ketiga.

Alasan yang mendukung adalah, kemampuan dari Microprocessor jauh diatas IC-Chip, sedang alasan yang menolak pendapat tersebut mengatakan, bahwa konsep dasar Microprocessor masih sama dan itu hanya merupakan peningkatan dari kemampuan dari IC-Chip belaka. Dengan demikian, pada saat ini ada yang berpendapat bahwa kita sudah memasuki komputer generasi ke-empat dan bahkan kelima, tetapi ada juga yang masih berpendapat bahwa kita belum beranjak dari generasi ketiga.

a. Generasi Pertama.
Tabung hampa udara sebagai penguat sinyal, merupakan ciri khas komputer generasi pertama. Pada awalnya, tabung hampa udara (vacum-tube) digunakan sebagai komponen penguat sinyal. Bahan bakunya terdiri dari kaca, sehingga banyak memiliki kelemahan, seperti: mudah pecah, dan mudah menyalurkan panas. Panas ini perlu dinetralisir oleh komponen lain yang berfungsi sebagai pendingin.

Dan dengan adanya komponen tambahan, akhirnya komputer yang ada menjadi besar, berat dan mahal. Pada tahun 1946, komputer elektronik didunia yang pertama yakni ENIAC sesai dibuat. Pada komputer tersebut terdapat 18.800 tabung hampa udara dan berbobot 30 ton. begitu besar ukurannya, sampai-sampai memerlukan suatu ruangan kelas tersendiri.

Pada gambar nampak komputer ENIAC, yang merupakan komputer elektronik pertama didunia yang mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 M dan tinggi 2.4 M

b. Generasi Kedua.
Transistor merupakan ciri khas komputer generasi kedua. Bahan bakunya terdiri atas tiga lapis, yaitu: “basic”, “collector” dan “emmiter”. Transistor merupakan singkatan dari Transfer Resistor, yang berarti dengan mempengaruhi daya tahan antara dua dari tiga lapisan, maka daya (resistor) yang ada pada lapisan berikutnya dapat pula dipengaruhi. Dengan demikian, fungsi transistor adalah sebagai penguat sinyal. Sebagai komponen padat, tansistor mempunyai banyak keunggulan seperti misalnya: tidak mudah pecah, tidak menyalurkan panas. dan dengan demikian, komputer yang ada menjadi lebih kecil dan lebih murah.

Beberapa contoh komputer generasi kedua adalah: IBM Serie 1400, NCR Serie 304, MARK IV dan Honeywell Model 800. Pada gambar nampak sebuah papan rangkaian yang menggunakan transistor dan digunakan oleh Komputer MARK IV ditahun 1957 yang merupakan komputer pertama yang diproduksi di- Jepang.

Pada tahun 1960-an, komputer komersial yang memanfaatkan transistor dan digunakan secara luas mulai beredar dipasaran. Komputer IBM- 7090 buatan Amerika Serikat merupakan salah satu komputer komersial yang memanfaatkan transistor.

c. Generasi Ketiga
Konsep semakin kecil dan semakin murah dari transistor, akhirnya memacu orang untuk terus melakukan pelbagai penelitian. Ribuan transistor akhirnya berhasil digabung dalam satu bentuk yang sangat kecil. Secuil silicium yag mempunyai ukuran beberapa milimeter berhasil diciptakan, dan inilah yang disebut sebagai Integrated Circuit atau IC-Chip yang merupakan ciri khas komputer generasi ketiga. Contoh komputer generasi ini adalah: Apple Computer dan TRS Model 80 dan IBM S/360.

Pada gambar disebelah nampak, komputer IBM S/360 yang menggunakan komponen IC. Dinamakan IBM S/360 karena mampu melakukan operasi satu lingkaran penuh (360 derajat) yang maksudnya mampu melakukan proses yang dibutuhkan oleh aplikasi bisnis maupun teknik.

…no image yet… d. Generasi Keempat
Pada generasi ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan IC kedalam sebuah Chip. Istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian-rangkaian terpadu (integreted circuits). LSI kemudian dikembangakan dalam VLSI (Very Large Scale Integration).

Perkembangan berikutnya juga ditandai dengan munculnya microprocessor dan semi conductor. Perusahaan-perusahaan yang membuat micro-processor diantaranya adalah: Intel Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Dipasaran bisa kita lihat adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486, 80586 yang lebih dikenal dengan nama: Pentium dan lainnya lagi. Sedang pabrik Motorola mengeluarkan model 6502, 6800 dan lainnya.
1.3. Pengertian Komputer Berdasar Golongan

a. General Purpose Computer
Komputer yang umum digunakan pada setiap hari, juga bisa disebut sebagai general-purpose computer, dimana bisa digunakan untuk menyelesaikan pelbagai variasi pekerjaaan. Komputer jenis ini dapat menggunakan pelbagai software, bermacam-macam langkah yang saling menyempurnakan, termasuk didalamnya penulisan dan perbaikan (word-processing), manipulasi fakta-fata didalam database, menyelesaikan pelbagai perhitungan ilmiah, ataupun mengontrol sistem keamanan organisasi, pembagian daya listrik serta temperatur.

Walaupun general purpose computer dapat diprogram untuk digunakan dalam beberapa fungsi, tetap mempunyai batasan-batasan dalam hal kemampuan, ukuran ataupun persyaratan. Sebagai contoh, general purpose computer tidak bisa digunakan untuk memproses perhitungan seluruh data statistik yang dibutuhkan untuk peramalan cuaca ataupun pengetesan pesawat terbang.

…no image yet… b. Special-purpose Computer
Special-purpose computer digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan ataupun aplikasi khusus. Special purpose pada awalnya merupakan general-purpose, yang digunakan secara khusus dan disesuaiakan dengan konfigurasi ataupun peralatan didalamnya yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa.

Sebagai contoh konfigurasi dari special purpose computer yang digunakan pada sistem komputer berskala besar adalah front-end processor; yang digunakan untuk mengontrol fungsi input dan output dari komputer utama. Contoh lain dari special purpose computer adalah adalah back-end processor, yang mengambil data dari storage serta meletakkan dan mengaturnya kembali kedalam storage.

Dedicated processor juga merupakan special purpose computer yang bagian dalamnya telah dirubah sedemikian rupa agar memiliki fungsi khusus. Dedicated processor dirancang sedemikian rupa agar bisa digunakan untuk menyelesaikan langkah dan proses khusus, dimana hal ini bisa ditemui pada: pelbagai robot yang digunakan pada pabrik, mesin-mesin kesehatan dipelbagai rumah sakit serta aneka video game.
1.4. Pengertian Komputer Menurut Kapasitasnya

a. Komputer Mikro (Personal Computer)
Pada awalnya, komputer jenis ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan per-orangan (personal). Kebutuhan per-orangan dalam hal menyimpan ataupun memproses data, tentunya tidak sebanyak kebutuhan sebuah perusahaan. Dikarenakan hal tersebut, kemampuan dan teknologi yang dimiliki oleh Personal Komputer pada awalnya memang sangat terbatas.

…no image yet… Pada awalnya, memory yang dimiliki oleh sebuah personal komputer hanya berkisar antara 32 hingga 64 KB (Kilo Byte). Tetapi dalam perkembangannya, banyak personal komputer yang kini memiliki memory hingga 8 ataupun 32 MB (Mega Byte). Komputer personal model Apple II merupakan pelopor dari kelahiran personal komputer yang ada pada saat sekarang.

Karena harganya relatif murah, bentuknya kecil dan teknologi yang dimiliki diangap sudah memadai, maka personal komputer menjadi begitu cepat populer. Personal komputer kini tidak hanya digunakan oleh perorangan tetapi pada akhirnya banyak digunakan oleh perusahaan untuk menyelesaikan pelbagai masalah yang ada diperusahaan.

Pada umumnya personal komputer hanya mampu bekerja untuk melayani satu orang pemakai (single-user), tetapi dalam perkem bangannya dengan menggunakan konsep LAN (Local Area Network) personal komputer juga dapat digunakan untuk melayani banyak pemakai dalam saat yang bersamaan (konsep multi user).

Pada konsep LAN yang merupakan sebuah jaringan, terdapat sebuah otak/pengendali yang disebut sebagai server dan beberapa anggota yang disebut sebagai terminal. Secara pisik bentuk server ataupun terminal tidak berbeda dengan bentuk sebuah PC. Hubungan server dan terminal, dilakukan melalui sebuah kabel. Data yang berasal dari pelbagai terminal, akan disimpan secara terpusat oleh server.

Personal komputer pada saat ini juga mampu melakukan komunikasi data dengan personal komputer lainnya ditempat yang saling berjauhan. Dengan menggunakan sebuah modem, maka data yang berasal dari komputer akan dirubah menjadi gelombang suara, dan suara inilah yang kemudian dikirim melalui kabel telpon. Modem yang ada ditempat lain, akan menangkap gelombang suara ini dan merubah bentuknya menjadi gelombang yang bisa diproses oleh komputer.

Perbedaan konsep antara LAN dan Modem adalah, LAN hanya bisa digunakan untuk tempat yang tidak terlalu jauh (saat ini diartikan sebagai: tidak lebih dari 2.000 meter), dan biasanya masih terbatas dalam satu gedung. Selebihnya diperlukan modem. Kabel yang digunakan pada LAN adalah kabel digital, sehingga data bisa langsung dikirim tanpa perlu merubah bentuk seperti halnya yang dilakukan oleh modem.

Jenis PC lainnya yang tengah populer pada saat ini adalah: note-book. Note-book menggunakan silikon chip yang sangat tipis yang merupakan lambang kemajuan teknologi. Komputer jenis ini mempunyai bentuk yang sangat kecil apabila dibanding dengan jenis komputer lainnya. Note-book biasanya dilengkapi dengan portable battery-power, sehingga tanpa adanya listrik-pun note-book masih bisa dioperasikan. Dengan demikian, komputer jenis ini sangat cocok digunakan bagi para pemakai yang sering berpergian.

Karena menggunakan monitor jenis LCD (Liquid Cristal Display), note-book mempunyai bentuk yang sangat tipis. Disamping itu, note-book juga memiliki fasilitas disket ataupun hard-disk seperti hal-nya komputer PC pada umumnya. Internal memory yang dimiliki juga sangat besar, dimulai dari 4 MB yang kemudian bisa dikembangkan hingga 64 MB.

Note-book juga mampu melakukan komunikasi data dengan sesama note-book ataupun dengan komputer lainnya dilokasi yang saling berjauhan.

…no image yet… b. Komputer Mini
Komputer mini mempunyai kemampuan berapa kali lebih besar jika dibanding dengan personal komputer. Hal ini disebabkan karena micro-pocessor yang digunakan untuk memproses data memang mempunyai kemampuan jauh lebih unggul jika dibanding dengan micropocessor yang digunakan pada personal komputer. Ukuran pisiknya dapat sebesar almari kecil.

Komputer mini pada umumnya dapat digunakan untuk melayani lebih dari satu pemakai (multi user). Dalam sistem multi user ini, pada akhirnya personal komputer banyak digunakan sebagai terminal yang berfungsi untuk memasukkan data. Contoh Komputer mini: IBM AS-400

…no image yet…

c. Komputer Mainframe
Ciri utama yang membedakan pengertian antara mini komputer dengan mainframe adalah, mainframe memiliki processor lebih dari satu. Dengan demikian, dari segi kecepatan proses mainframe jauh lebih cepat jika dibanding dengan mini komputer.

Kecepatan kerja mainframe mencapai 1 milyar operasi perdetik (1 giga operations per-seconds = 1 GOPS). Kecepatan semacam ini sangatlah diperlukan, karena mainframe biasanya digunakan untuk memproses data-data yang mempunyai kapasitas sangat besar, dan disamping itu, mainframe biasanya juga digunakan oleh puluhan hingga ratusan pemakai yang bekerja secara bersama-sama.

Suatu teknik atau cara yang memungkinkan banyak orang pada pelbagai terminal dapat meng-access pada satu komputer pada saat yang bersamaan, dikenal dengan time-sharing. Didalam pengertian time sharing sendiri, CPU dalam memberikan perhatiannya sebenarnya hanya kepada satu pemakai pada satu saat, dan kemudian dilanjutkan dengan pemakai berikutnya. Tetapi karena memiliki kecepatan yang sangat tinggi, maka jarak pemakaian waktu antara satu pemakai dan lainnya tidaklah nampak secara jelas.

Mainframe secara umum membutuhkan ruangan khusus dimana faktor lingkungan yang terdiri dari temperatur, kelembaban udara ataupun gangguan asap dapatlah dimonitor. Hal ini disebabkan karena nilai komputer serta nilai dari informasi yang tersimpan didalamnya sangatlah mahal. Ruangan yang ada biasanya juga dilengkapi dengan pelbagai sistem pengamanan elektronik.

d. Super-komputer
Sesuai dengan namanya, super komputer memiliki ciri khas, yaitu kecepatan proses yang tinggi serta memiliki kemampuan menyimpan data yang jauh lebih besar apabila dibanding dengan main-frame. Harga super komputer sangatlah besar dan mahal. Salah satau contoh super komputer adalah Cray-2. Pengguna super komputer biasanya negara-negara yang sudah maju ataupun perusahaan-perusahaan yang sangat besar, seperti misalnya industri pesawat terbang Nurtanio.

Dikarenakan kemampuannya yang sangat luar biasa dan diantaranya memiliki kemampuan untuk membaca/menyadap pelbagai data dari satelit, maka untuk pembelian sebuah super komputer harus mendapat persetujuan secara langsung dari presiden. Permintaan Indonesia pernah ditolak oleh presiden Amerika ketika Nurtantio menginginkan untuk membeli sebuah super komputer dari Amerika.
1.5. Pengertian Komputer Menurut Data Yang Diolah

Data yang diolah oleh komputer jenisnya sangatlah banyak. Ada data yang berujut gambar, suara, huruf, angka, keadaan, simbol ataupun yang lainnya lagi. Dalam hal ini, tidak setiap komputer bisa mengolah seluruh data yang ada. Ada komputer yang hanya bisa mengolah suara, ataupun hanya bisa mengolah gambar ataupun hanya mengolah huruf dan angka saja. Walaupun demikian, ada pula komputer yang bisa mengolah beberapa data secara bersama-sama.

…no image yet… a. Digital Komputer
Merupakan suatu jenis komputer yang bisa digunakan untuk mengolah data yang bersifat kwantitatif (sangat banyak jumlahnya). Data dari digital komputer biasanya berupa simbol yang memiliki arti tertentu, misalnya: simbol aphabetis yang digambarkan dengan huruf A s/d Z ataupun a s/d z, simbol numerik yang digambarkan dengan angka 0 s/d 9 ataupun simbol-simbol khusus, seperti halnya: ? / + * & !.

b. Komputer Analog.
Merupakan suatu jenis komputer yang bisa digunakan untuk mengolah data kualitatif. Data yang ada bukan merupakan simbol, tetapi masih merupakan suatu keadaan. Seperti misalnya: keadaan suhu ataupun kelembaban udara, ketinggian ataupun kecepatan adalah merupakan suatu keadaan yang oleh komputer kemudian ditetapkan sehingga menjadi suatu ukuran.

Analog banyak dipakai dipabrik-pabrik yang tujuannnya untuk mengontrol ataupun menghasilkan suatu produk. Pengertian komputer analog lebih mendekati dengan robotic ataupun mesin otomatis.

c. Hibrid Komputer
Merupakan jenis komputer yang bisa digunakan untuk mengolah data yang bersifat kuantitatif ataupun kualitatif. Hibrid komputer juga bisa dikatakan sebagai gabungan dari analog dan digital komputer. Komputer jenis ini banyak digunakan oleh pelbagai rumah sakit yang digunakan untuk memeriksa keadaan tubuh dari pasien, yang pada akhirnya, komputer bisa mengeluarkan pelbagai analisa yang disajikan dalam bentuk gambar, grafik ataupun tulisan.
1.6. Konsep Dasar Komputer

Dari apa yang telah diuraikan dapatlah dilihat, bahwa pengertian komputer bisa ditinjau dari bermacam-macam sudut, seperti misalnya: tinjauan komputer dari generasi ke-generasi, tinjauan komputer dari sudut kapasitasnya, dan disamping itu, komputer juga dapat ditinjau dari jenis data yang diolahnya.

Walaupun demikian, secara prinsip sebuah komputer selalu memiliki sebuah konsep dasar seperti yang nampak pada gambar. Komputer apapun jenisnya, selalu memiliki suatu peralatan yang disebut sebagai: Input device, Central Processing Unit, Output Device dan External memory.

a. Input Device
Input device bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk memasukkan data ke-dalam komputer. Jenis input device yang dimiliki oleh komputer cukup banyak.

Dalam kehidupan sehari-hari, mata manusia juga bisa diartikan sebagai salah satu input device yang berfungsi untuk memasukkan data kedalam otak manusia. Membaca bisa diartikan sebagai memasukkan data (kedalam otak manusia) melalui mata.

b. Central Processing Unit (CPU)
Bagian ini berfungsi sebagai pemegang kendali dari jalannya kegiatan komputer, dan dikarenakan itu, CPU juga disebut sebagai otak dari komputer. Selain dari pada itu, CPU juga berfungsi sebagai tempat untuk melakukan pelbagai pengolahan data. Pekerjaan pengolahan data diantaranya: mencatat, melihat, membaca, membandingkan, menghitung, mengingat, mengurutkan maupun membandingkan.

Dalam bekerja, fungsi dari CPU terbagi menjadi :
• Internal Memory/Main Memory, berfungsi untuk me-nyimpan data dan program.
• ALU (Arithmatic Logical Unit), untuk melaksanakan perbagai macam perhitungan.
• Control Unit, bertugas untuk mengatur seluruh operasi komputer

CPU juga disebut sebagai microprocessor. Dimana untuk bekerja microprocessor dipengaruhi oleh kapasitas pemrosesan Bit-nya dan juga frekwensi kerjanya. Kapasitas bit untuk Microprocessor ada 8 bit, 16 bit, 32 bit dan 64 bit. Kemampuan CPU dilihat dari bit-nya, bila suatu processor berkapasitas pemrosesan 8 bit, dapat diartikan bahwa pemrosesan tersebut memiliki 8 pintu masuk untuk menerima bit-bit instruksi. Dengan demikian, processor 16 bit, dapat memproses kira-kira 2 kali lebih cepat dari yang 8 bit.

Faktor lain yang mempengaruhi kecepatan kerja microprocessor adalah frekwensi kerja komputer. Ada CPU yang mempunyai frekwensi 4.77 Mhz (mega hertz = juta hertz), 8 Mhz, 16 Mhz, 40 Mhz, 50 Mhz dan lain sebagainya. Semakin tinggi frekwensi yang dimilikinya, semakin tinggi pula kecepatan memprosesnya.

Microprocesor 8 bit adalah 8088, biasa digunakan untuk komputer PC-XT dengan frekwensi 4.77 Mhz. Microprocessor 16 bit adalah 80286, dipasang untuk type PC-AT dengan frekwensi antara 8 Mhz hingga 20 Mhz. Microprocessor 32 bit adalah 80386 dan 80486, kedua jenis microprocessor ini dipasang pada jenis PC-ATgan frekwensi antara 20 Mhz hingga 40 MHZ. Kini beredar microprocessor jenis 80586 (pentium) dan 80686

Microprocessor 586 dikenal dengan nama pentium, telah dirilis sejak bulan Maret 1993. Banyak perubahan dan peningkatan pada processor ini. Kecepatan yang dimiliki adalah 112 MIPS (Million Instruction PerSecond) atau meningkat 5 kali lebih cepat dari generasi 486.

c. Output Device
Output device bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Jenis output device yang dimiliki oleh komputer cukup banyak.

Dalam kehidupan sehari-hari, menulis, juga bisa dikatakan sebagai suatu cara untuk mengeluarkan hasil pemikiran kedalam suatu media sehingga bisa dibaca oleh manusia. Media yang dipergunakan untuk menulis bisa berupa kertas ataupun bentuk lainnya.

d. External Memory
External memory bisa diartikan sebagai memory yang berada diluar CPU. Juga disebut sebagai Secondary Storage ataupun Backing Storage ataupun Memory Cadangan yang berfungsi untuk menyimpan data dan program. Data dan program yang tersimpan didalam external memory, agar bisa berfungsi data dan program tersebut harus dipindahkan terlebih dahulu kedalam internal memory. Jenis external memory cukup banyak.

Dalam kehidupan sehari-hari, buku, kertas, gambar foto, ataupun rekaman suara, juga bisa dikatakan sebagai external memory dari manusia. Dikatakan external memory karena berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data yang terletak diluar otak manusia. Agar data-data yang ada didalam external memory tersebut bisa berfungsi bagi manusia, maka data-data tersebut, juga harus dipindahkan terlebih dahulu kedalam internal memory, misalnya dengan cara membaca.
1.7. Pengertian Data dan Informasi

Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.

…no image yet… Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.

Data bisa merupakan jam kerja bagi karyawan perusahaan. Data ini kemudian perlu diproses dan diubah menjadi informasi.

Jika jam kerja setiap karyawan kemudian dikalikan dengan nilai per-jam, maka akan dihasilkan suatu nilai tertentu. Jika gambaran penghasilan setiap karyawan kemudian dijumlahkan, akan menghasilkan rekapitulasi gaji yang harus dibayar oleh perusahaan. Penggajian merupakan informasi bagi pemilik perusahaan. Informasi merupakan hasil proses dari data yang ada, atau bisa diartikan sebagai data yang mempunyai arti. Informasi akan membuka segala sesuatu yang belum diketahui
1.8. Hirarchi Penyajian Data

Pengertian data yang diolah oleh komputer, cara penyajiannya dapat dibagi dalam beberapa tingkatan / hirarchi, yaitu :

a. Byte/Karacter
Merupakan satuan data paling kecil. Karakter bisa berbentuk huruf (A s/d Z, atau a s/d z), berbentuk angka (0 s/d 9), ataupun berbentuk tanda baca lainnya lagi.

b. Field
Merupakan kumpulan dari karakter-karakter yang membentuk suatu arti tertentu; Misalnya, Field untuk Nomor Mahasiswa, Field untuk Nama Mahasiswa, Field untuk Mata Pelajaran dan lainnya.

…no image yet… c. Record
Merupakan kumpulan dari field-field yang membentuk sebuah arti. Misalkan kumpulan field NIRM, NAMA MATERI PENDIDIKAN pada akhirnya membentuk sebuah record.

…no image yet… d. File
File merupakan kumpulan dari record-record . Dengan demikian, hirarchi penyajian data dengan urutan dari kecil kebesar adalah sebagai berikut :
Byte/Character -> Field –> Record –> File
1.9. Sistem Bilangan

Pada dasarnya, komputer baru bisa bekerja kalau ada aliran listrik yang mengalir didalamnya. Dalam hal ini, aliran listrik yang mengalir ternyata memiliki dua kondisi, yaitu kondisi ON yang berarti ada arus listrik, dan kondisi OFF yang berarti tidak ada arus listrik. Berdasar hal tersebut kemudian dibuat perjanjian, bahwa kondisi ON diberi lambang 1 (angka satu), dan kondisi OFF diberi lambang 0 (angka nol).

Seluruh data yang berupa angka, abjad ataupun special character kemudian ditulis dalam rangkaian kombinasi 0 dan 1, misal angka 5 ditulis dalam bentuk 000101 dan huruf D ditulis dalam 110100. Pabrik komputer membuat seluruh terjemahan ini dalam bentuk rangkaian elektronik yang tersimpan didalamnya.

Dengan demikian, seandainya kita kemudian memasukkan tulisan yang berbunyi: I LOVE YOU melalui keyboard, tulisan ini secara otomatis akan diterjemahakan kedalam bentuk 1 dan 0 oleh komputer.

Agar bisa dibaca oleh manusia, hasil terjemahan ini kemudian diterjemahkan kembali kedalam bentuk dan huruf ataupun angka seperti asalnya, dan kemudian dikeluarkan melalui layar monitor.

Karena hanya memiliki 2 angka dasar, yaitu 0 dan 1, maka sistem bilangan semacam ini kemudian dikenal sebagai sistem bilangan biner (binary number). Untuk perbandingan, sistem bilangan yang telah kita kenal disebut sebagai sistem bilangan desimal; Disebut desimal karena memiliki angka dasar yang berjumlah 10, yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9.

…no image yet… a. Sistem Bilangan Desimal
Sistem bilangan yang selama ini kita kenal adalah sistem bilangan desimal, dimana sistem bilangan desimal ini memiliki angka dari 0 hingga 9, dengan jumlah bilangan mencapai 10 buah. Dalam contoh terlihat, bahwa angka 3675 bisa diartikan sebagai (5X101) + (7X101) + (6X102) + (3X103). Angka 10 merupakan jumlah angka dasar yang dimiliki oleh bilangan desimal.

b. Sistem Bilangan Binary
Karena sistem bilangan binary hanya memiliki angka 0 dan 1 saja, maka nilai 11010 dalam bilangan biner dapat diartikan sebagai: (0X20) + (1X21) + (0X22) + (1X23) + (1X24) = 26. Angka 2 merupakan jumlah angka dasar yang dimiliki oleh bilangan biner

…no image yet… Untuk mengkonversikan bilangan desimal ke-binary, maka langkah yang bisa dilakukan adalah : a. Apabila bilangan tersebut bisa dibagi dengan 2, maka hasilnya ditulis 0 pada sisi sebelah kanan (lihat gambar disebelah).Tetapi apabila tidak, maka angka 1 yang ditulis.

Untuk melakukan penambahan pada bilangan binary, langkah yang dilakukan adalah sama dengan langkah penambahan pada bilangan desimal. Karena angka tertinggi yang dimiliki hanyalah angka 1, maka seandainya pada penjumlahan tersebut mehasilkan angka 2, maka akan ditulis 0 dengan catatan masih menyimpan 1. Seandainya pada penjumlahan menghasilkan angka 3, maka akan ditulis 1 dan masih menyimpan 1 (lihat contoh).

…no image yet… Apabila dalam melakukan pengurangan ternyata angka yang dimiliki masih kurang nilainya, maka bisa diambil langkah dengan cara meminjam angka yang berada disebelah kiri. 1 angka apabila dipinjam/dipindah keposisi kanan, akan mempunyai nilai 2 (lihat contoh).

Langkah yang dilakukan pada saat perkalian pada bilangan binary juga sama dengan langkah yang dilakukan pada bilangan desimal. Hal ini bisa dilihat pada contoh yang ada.

…no image yet… Prinsip pembagian pada bilangan binary juga tidak berbeda dengan prinsip pembagian pada bilangan desimal. Hal ni bisa terlihat pada contoh yang ada.

c. Sistem Bilangan Octal dan Hexadesimal
Selain menggunakan sistem binary, komputer juga menggunakan sistem bilangan octal, dimana mempunyai jumlah bilangan dasar sebanyak 8 dan sistem bilangan hexa-desimal yang mempunyai bilangan dasar sejumlah 16. Susunan angka yang dimiliki kedua bilangan, seperti yang nampak pada gambar.

Walaupun demikian, komputer tetap bekerja dengan menggunakan sistem binary. Angka dasar 8 dan 16 hanya dibutuhkan saat mengubah dari atau menjadi binary, dan dengan cara ini memungkin penulisan menjadi lebih ringkas dari nilai sebenarnya yang ada didalam memory komputer. Octal senantiasa ditulis dalam tiga angka dan hexa desimal dalam empat angka.

Sistem bilangan Octal memiliki angka sebanyak 8 buah, yaitu dari angka 0 hingga 7. Untuk membuat konversi bilangan dari Oktal ke-desimal, digunakan angka dasar 8, karena sesuai dengan jumlah angka yang dimilikinya.

…no image yet… Karena jumlah angka yang dimiliki oleh bilangan ini jumlahnya 16, maka angka 16 inilah yang dijadikan dasar untuk konversi ataupun perhitungan-perhitungan lainnya.

d. System BCD
Pada awalnya, system BCD (Binary Coded Decimal), menggunakan 4-bit guna menyajikan bilangan desimal. Setiap digit didalam bilangan desimal, akan dirubah kedalam bentuk 4-bit binary. sebagai contoh, bilangan 3752 didalam bilangan desimal, akan diubah menjadi 0011 0111 0101 0010.

Karena dianggap tidak efisien, yaitu hanya sanggup menampung data sebanyak 24 atau 16 karakter yang berbeda, maka sistem BCD ini kemudian disempurnakan dengan menggunakan 6-bit guna menyajikan data yang ada. Dengan demikian, data yang disajikan akan menjadi lebih banyak lagi, yaitu 26 atau sejumlah 64 karakter yang berbeda-beda.

f. System EBCDIC
EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code) menggunakan 8-bit guna menyajikan data yang ada. Dengan adanya 8-bit ini, tentu saja jumlah data yang disajikan menjadi lebih besar, yaitu sebanyak 28 atau 256 kombinasi. 4 karakter yang berada disebelah kiri disebut sebagai zone-bits, dan 4 karakter sisanya disebut sebagai numerik bits. Kode-kode ini banyak digunakan oleh komputer IBM ataupun peralatan yang menggunakan standart IBM.
g. System ASCII
ASCII (American Standart Code for Informa tion Interchange), menggunakan 7-bit guna menyajikan beberapa data. Sistem ini digunakan oleh beberapa pabrik komputer secara bersama-sama sehingga menghasilkan suatu standart yang baku untuk semua jenis komputer. Walaupun ASCII menggunakan kode 7-bit , tetapi dalam pelaksanaannya tetaplah 8-bit yang digunakan. Sebab masih menggunakan extra bit yang digunakan untuk mendeteksi pelbagai kesalahan yang timbul.

KONSEP DASAR SISTEM
2. Konsep Dasar Sistem
Sistem (system) dapat didefinisikan dengan pendekatan prosedur dan dengan pendekatan komponen. Dengan pendekatan prosedur, sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari prosedur-prosedur yang mempunyai tujuan tertentu.
Dengan pendekatan komponen, sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari komponen yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya membentuk satu kestauan untuk mencapai tujuan tertentu. Contoh sistem yang didefinisikan dengan pendekatan ini misalnya adalah sistem komputer yang didefinisikan sebagai kumpulan dari perangkat keras dan perangkat lunak.
untuk memudahkan menggambarkan sebuah sistem. Untuk sistem yang lebih menekankan pada prosesnya, pendekatan prosedur akan lebih mengena untuk menggambarkan sistem tersebut. Untuk sistem yang fisiknya lebih terlihat, pendekatan komponen akan lebih jelas digunakan untuk menggambarkan sistemnya.
Untuk memudahkan pemahaman, sebagai ilustrasi misalnya adalah sebuah mobil. Untuk menggambarkan dan menjelaskan mobil kepada orang yang belum pernah melihat dan mengenalnya, pendekatan komponen mungkin akan lebih mengena. Jika dijelaskan dengan pendekatan prosedur, maka suatu mobil sebagai suatu sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari prosedur-prosedur seperti misalnya membuka pintunya, angkat kaki kiri masuk ke dalam mobil, kemudian angkat kaki kanan untuk masuk ke dalam mobil sehingga dapat duduk di belakang kemudi, menghidupkan mesin, memasukkan gigi persneling dan menjalankan. Jika dijelaskan dengan pendekatan komponen, maka suatu mobil dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari komponen-komponen kerangka mobil, bodi mobil, tempat duduk, dashboard, mesin, kemudi dan empat rodanya yang bekerja bersama-sama membentuk satu kesatuan untuk mencapai tujuannya, yaitu membawa penumpang dari satu tempat ke tempat yang lain dengan aman dan nyaman.
Dari kedua definisi di atas, maka orang yang belum pernah melihat mobil akan lebih mudah membayangkan seperti apa mobil itu melalui pendekatan komponen dibandingkan melalui pendekatan prosedur. Sebagai pembuktiannya, untuk mengetes apakah orang tersebut sudah dapat membayangkan seperti apa mobil itu, orang tersebut dapat diminta untuk membuatkan miniatur mobil seperti apa yang sudah dipahaminya. Jika dia memahami komponen-komponennya, maka orang tersebut akan lebih mudah membuat miniatur mobil dengan membuat masing-masing komponennya dan merangkainya bersama-sama untuk membentuk suatu mobil. Jika yang dipahaminya adalah prosedurnya, maka akan sangat sulit bagi orang tersebut untuk membuat miniatur mobil tersebut, karena tidak mudah untuk merancang “angkat kaki kiri masuk ke dalam mobil, kemudian angkat kaki kanan untuk masuk ke dalam mobil sehingga dapat duduk di belakang kemudian menjadi suatu miniatur mobil.
Dari ilustrasi di atas, maka suatu sistem seperti sistem informasi akan lebih mudah dipahami dan dirancang jika didekati dengan pendekatan komponen. Pendekatan komponen merupakan pendekatan yang relatif baik digunakan untuk menjelaskan suatu sistem informasi. Akan tetapi penggunaan pendekatan komponen ini mempunyai kelemahan. Kelemahan utama penggunaan pendekatan ini adalah jika komponen-komponen dari sistem tidak dapat diidentifikasi dengan jelas. Satu komponen saja tidak teridentifikasi, maka akan gagal untuk menggambarkan sistem itu dengan baik dan sistem tersebut tidak akan dapat mencapai tujuannya.
BAB I
KOMPONEN DASAR KOMPUTER
Komputer terdiri atas komponen-komponen yang saling bekerja sama untuk menjalankan fungsi-fungsi yang berkaitan dengan operasi-operasi: pembacaan data, manipulasi data, dan menghasilkan keluaran. Keluaran dapat ditampilkan, dicetak, atau disimpan dalam media penyimpanan komputer.
Fungsi-fungsi dapat dilakukan dengan memberikan sekumpulan instruksi kepada komputer yang disebut program. Kegiatan yang berhubungan dengan pembuatan program disebut pem-rograman. Untuk dapat dimengerti dan dapat dilaksanakan oleh komputer, program ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman dan perlu diterjemahkan dengan menggunakan penterjemah yang disebut kompiler atau interpreter.
1.2 Sistem Komputer
Sebuah sistem komputer tersusun atas 3 (tiga) elemen, yaitu:
a. Hardware (Perangkat Keras), merupakan rangkaian elektronika
Perangkat keras komputer secara garis besar terdiri atas tiga komponen utama, yaitu
1. Processor, merupakan bagian dari perangkat keras komputer yang melakukan pem-prosesan aritmatika dan logika serta pengendalian operasi komputer secara keseluru-han. Prosesor terdiri atas dua bagian utama, yaitu ALU (Arithmetic Logic Unit) dan Control Unit. Kecepatan kerja prosesor biasanya ditentukan oleh kecepatan clock dari Control Unit-nya. Contoh : jika prosesor memiliki frekuensi clock 350 MHz, berarti kecepatan pemprosesan satu instruksinya = T = 1/f = 1/(350 x 106 Hz), = 0,286 x 10-8 detik.
2. Memory, berdasarkan fungsinya dibagi menjadi 2 (dua) yaitu:
a. Primary Memory, dipergunakan untuk menyimpan data dan instruksi dari pro-gram yang sedang dijalankan. Biasa juga disebut sebagai RAM. Karakteristik dari memori primer adalah:
– Volatil (informasi ada selama komputer bekerja. Ketika komputer dipadam-kan, informasi yang disimpannya juga hilang)
– Kecepatan tinggi
– Akses random (acak)
b. Secondary Memory, dipergunakan untuk menyimpan data atau program biner se-cara permanen. Karakteristik dari memori sekunder adalah:
– Non volatil atau persisten
– Kecepatan relatif rendah (dibandingkan memori primer)
– Akses random atau sekuensial
Contoh memori sekunder : floppy, harddisk, CD ROM, magnetic tape, optical disk, dll. Dari seluruh contoh tersebut, yang memiliki mekanisme akses sekuen-sial adalah magnetic tape.
3. Input-Output Device, merupakan bagian yang berfungsi sebagai penghubung antara komputer dengan lingkungan di luarnya. Dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu
a. Input Device (Piranti Masukan), berfungsi sebagai media komputer untuk mene-rima masukan dari luar. Beberapa contoh piranti masukan :
– Keyboard
– Mouse
– Touch screen
– Scanner
– Camera
– Modem
– Network card, dll.
b. Output Device (Piranti Keluaran), berfungsi sebagai media komputer untuk memberikan keluaran. Beberapa contoh piranti keluaran:
– Monitor
– Printer
– Speaker
– Plotter
– Modem
– Network card, dll.
b. Software (Perangkat Lunak), merupakan program yang dijalankan pada komputer
Perangkat lunak dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Sistem Operasi, merupakan perangkat lunak yang mengoperasikan komputer serta menyediakan antarmuka dengan perangkat lunak lain atau dengan pengguna. Contoh sistem operasi: MS DOS, MS Windows (dengan berbagai generasi), Macintosh, OS/2, UNIX (dengan berbagai versi), LINUX (dengan berbagai distribusi), NetWare, dll.
2. Program Utilities, merupakan program khusus yang berfungsi sebagai perangkat pe-meliharaan komputer, seperti anti virus, partisi hardisk, manajemen hardisk, dll. Con-toh produk program utilitas: Norton Utilities, Partition Magic, McAfee, dll.
3. Program Aplikasi, merupakan program yang dikembangkan untuk memenuhi kebutu-han yang spesifik. Contoh: aplikasi akuntansi, aplikasi perbankan, aplikasi manufak-tur, dll.
4.Program Paket, merupakan program yang dikembangkan untuk kebutuhan umum, seperti :
-Pengolah kata / editor naskah: Wordstar, MS Word, Word Perfect, AmiPro, dll
-Pengolah angka / lembar kerja: Lotus123, MS Excell, QuattroPro, dll
-Presentasi: MS PowerPoint, dll
-Desain grafis: CorelDraw, PhotoShop, dll
5. Penerjemah Bahasa Pemrograman, merupakan perangkat lunak untuk pembuatan atau pengembangan perangkat lunak lain. Bahasa pemprograman dapat diklasifikasi-kan menjadi tingkat rendah, tingkat sedang, dan tingkat tinggi. Pergeseran dari ting-kat rendah ke tinggi menunjukkan kedekatan dengan ‘bahasa manusia’. Bahasa ting-kat rendah (atau biasa disebut bahasa assembly) merupakan bahasa dengan pemetaan satu persatu terhadap instruksi komputer. Contoh bahasa tingkat tinggi: Pascal, BA-SIC, Prolog, Java dll. Contoh bahasa tingkat menengah : bahasa C. Seperti perangkat lunak lain, bahasa pemprograman juga memiliki pertumbuhan generasi.
c. Brainware (SDM)
Terdapat berbagai peran yang dapat dilakukan manusia dalam bagian sistem komputer. Beberapa peran di antaranya adalah:
1. Analis Sistem, berperan melakukan analisis terhadap permasalahan yang dihadapi, serta merancang solusi pemecahannya dalam bentuk program komputer
2. Programmer, berperan menerjemahkan rancangan yang dibuat analis ke dalam ba-hasa pemprograman sehingga solusi dapat dijalankan oleh kompute Operator, bertugas menjalankan komputer berdasarkan instruksi yang diberikan
4. Teknisi, bertugas merakit atau memelihara perangkat keran komputer, dll.
1.3. Komponen Komputer
Komputer merupakan suatu alat untuk membaca, memanipulasi, dan menyajikan data. Pada masa lalu, penggunaan komputer masih sangat terbatas, yaitu pada masa instansi pemerintah maupun perusahaan yang relatif besar. Dengan dikenalkannya komputer personal memberi-kan dampak makin mudahnya orang dalam mendapatkan dan memanfaatkan komputer, bahkan untuk keperluan di rumah.
Terdapat berbagai macam komputer dilihat dari ukuran fisik maupun kemampuan. Kemam-puan komputer umumnya bergantung pada jumlah pekerjaan yang dapat ditangani dalam satu satuan waktu. Komputer yang berkemampuan besar – umumnya dengan harga yang re-latif mahal, mampu melakukan banyak operasi secara simultan.
Semua data dan program yang akan diproses oleh komputer, pertama kali dimasukkan ke dalam memory komputer melalui peralatan masukan (Input Devices). Unit kontrok (Control Unit) akan menterjemahkan program yang ada di memory dan digunakan untuk mengontrol atau mengkoordinasikan operasi dari semua komponen komputer. Data dalam memory di-manipulasi dengan menggunakan Arithmetic Logic Unit (ALU), dan hasilnya disimpan kembali ke dalam media penyimpanan dengan menggunakan peralatan keluaran (Output De-vices).
1.4 Program dan Bahasa Pemrograman
Komputer merupakan alat yang mempunyai keunggulan dalam kecepatan proses dan mela-kukan perhitungan yang komplek. Komputer mampu menyimpan data dalam ukuran besar, melakukan manipulasi dan menghasilkan informasi sebagai hasil keluarannya. Masalahnya ialah bahwa komputer tidaklah dapat melaksanakan itu semua tanpa mendapatkan instruksi atau perintah mengenai apa yang harus dikerjakan, yaitu yang disebut dengan program.
Program ditulis secara terinci, sistematis, logis, dapat dimengerti / dipahami dan dapat dilak-sanakan oleh komputer. Baris program disebut dengan pernyataan (statement), dan masing-masing pernyataan mengerjakan tugas tertentu. Dengan program akan dapat dilakukan kon-trol langkah-langkah yang harus dikerjakan komputer.
Proses pembuatan program komputer sampai diperolehnya hasil yang dikehendaki disebut dengan pemrograman komputer, dan dilaksanakan oleh pemrogram (programmer). Ba-hasa yang digunakan sebagai komunikasi diantara orang dengan komputer (untuk penulisan program) disebut bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman mencakup notasi, simbol, pernyataan, tata bahasa, dan lain-lain aspek bahasa.
Penulisan program harus memenuhi aturan sintak (syntatic rule) dari bahasa pemrograman. Perbedaan mendasar diantara bahasa pemrograman dengan bahasa sehari-hari yang diguna-kan manusia ialah bahwa bahasa pemrograman digunakan sangat tepat dan tidak ada pengecualian atau arti ganda (ambiguities). Masalahnya ialah karena komputer tidaklah dapat berfikir dan menimbang-nimbang sebagaimana dapat dilakukan oleh manusia. Komputer hanya akan mengikuti perintah persis sebagaimana yang diberikan.
Komputer tidak dapat menafsirkan perintah untuk memehami apa yang diinginkan oleh pembuat program. Sehingga kesalahan dalam penulisan akan mengubah maksud dari suatu program dan menyebabkan komputer mengerjakan aksi yang salah.
Dilihat kedekatannya kepada “bahasa manusia”, maka bahasa pemrograman dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
a.Bahasa pemrograman tingkat rendah
Bahasa pemrograman tingkat rendah merupakan “bahasa ibu” dari komputer, yaitu ba-hasa yang tidak memerlukan penterjemah untuk dapat dipahami dan dimengerti oleh komputer. Atau dengan kata lain untuk berkomunikasi secara langsung dengan komputer orang perlu menggunakan bahasa tingkat rendah. Contoh dari bahasa pemrograman ting-kat rendah ialah bahasa mesin (machine language).
Setiap perintah dalam bahasa mesin berupa kode numerik (menggunakan angka 0 dan 1). Demikian juga data disajikan dengan menggunakan kode numerik. Bentuk pengkodean numerik tersebut berbeda antara satu kmputer dengan komputer yang lain. Hal ini men-yebabkan penggunaan bahasa mesin kurang praktis dan susah untuk digunakan atau diin-gat karena tidak sesuai dengan bahasa sehari-hari.
b.Bahasa pemrograman tingkat tinggi
Dengan kekurangan dari bahasa tingkat rendah sebagaimana telah dijelaskan, kemudian dikembangkan bahasa pemrograman yang lain dan diantaranya ialah bahasa pemrogra-man tingkat tinggi.
Bahasa pemrograman tingkat tinggi mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
•Penulisannya mirip dengan bahasa sehari-hari (bahasa Inggris)
•Tergantugn pada mesin komputer yang digunakan
Bahasa pemrograman tingkat tinggi disebut juga dengan bahasa generasi ketiga.
Program yang ditulis dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi tidak dapat langsung dimengerti oleh komputer, dan harus diterjemahkan dahulu oleh sebuah “penterjemah” ke dalam bahasa mesin untuk dapat dilaksanakan atau dieksekusi oleh Unit Pemroses Pusat.
Terdapat banyak sekali bahasa pemrograman tingkat tinggi yang telah dikembangkan. Diantaranya bahasa pemrograman tersebut yang banyak digunakan antara lain:
1.BASIC (Beginer All-purpose Symbolic Instruction Code)
•Mudah dipelajari, khususnya untuk pemula
•Cukup popular pada awal pemakaian komputer personal
2. Cobol (Common Business Oriented Language)
•Untuk aplikasi bisnis / administrasi
•Banyak digunakan di bidang pebankan
•Dapat digunakan untuk aplikasi ilmiah tapi dengan kemampuan terbatas
3FORTRAN (Formula Translator)
•Untuk komputasi ilmiah
•Populer dan banyak digunakan
4. Pascal
•Merupakan pemrograman terstruktur / sistematik
•Digunakan untuk aplikasi ilmiah maupun bisnis / administrasi
5.C
•Merupakan bahasa modular, sehingga efisien
•Kode dari bahasa ini padat, sehingga mengurangi waktu kompilasi
Dilihat dari terapannya, Cobol dan Fortran merupakan bahasa pemrograman bertujuan khusus. Cobol untuk terapan di bidang bisnis dan administrasi sedangkan Fortran untuk terapan ilmiah. Pascan dan C merupakan bahasa pemrograman bertujuan umum, karena dapat digunakan untuk berbagai apliaksi. Dalam kenyataannya pengelompokkan tersebut tidak terlalu ketat digunakan.
Bahasa pemrograman terus digunakan, mengikuti perkembangan perangkat keras dan ke-butuhan aplikasi. Sebagai contoh untuk bahasa generasi kelima digunakan untuk super komputer, dan digunakan antara lain untuk bidang kecerdasan buatan dan sistem pakar. Bahasa pemrograman yang termasuk generasi kelima menghasilkan program-program yang bersifat bahasa alamiah (natural language) dan menggunakan pengetahuan (knowl-edge) sebagai basis pengolahan.
Saat ini bahasa Basic dikembangkan menjadi Visual Basic. Dengan kata lain “Visual” menunjukkan cara yang digunakan untuk membuat Graphical User Interface (GUI). Den-gan cara ini penulisan instruksi pemrograman tidak lagi dalam kode-kode baris, akan tetapi cukup dengan melakukan drag dan drop objek-objek yang digunakan. Dengan Vis-ual Basic dapat dikembangkan program apliaksi berbasis Windows, bersifat mouse-driven (digerakkan dengan mouse), dan berdaya guna tinggi. Selain Visual Basic dikenal juga Visual Delphi, dan Visual FoxPro.
1.7. Tahapan Pemrograman
Untuk membuat program diperlukan tahapan-tahapan mulai dari persiapan sampai diperolehnya program yang siap pakai. Tahapan di dalam pemrograman adalah sebagai beri-kut:
a. Analisis masalah
Sebelum memulai penulisan program, terlebih dahulu pemrogram perlu memahami ten-tang yang akan dikerjakan oleh program dengan kata lain mengetahui dengan jelas per-masalahan yang sedang dihadapi. Selain itu perlu diketahui tentang data masukan dan ke-luaran yang terkait yang telah dirancang oleh analis sistem.
b. Merencanakan logika program / pembuatan algoritma
Dengan memahami spesifikasi program, pemrogram akan dapat menyusun kerangka pe-mecahan dan menentukan metode pemecahan. Hasilnya menjadi bahan dalam merenca-nakan logika program, yang dinyatakan dengan menggunakan berbagai cara misalnya dengan menggunakan pseudocode atau dengan bagan alir. Pseudocode menggunakan simbol-simbol yang mirip dengan yang digunakan di dalam bahasa pemrograman, se-dangkan bagan alir menggunakan simbol-simbol gambar dan garis untuk menyatakan logika program.
c. Pembuatan pogram
Pembuatan program meliputi 2 (dua) hal, yaitu:
-Penulisan program, yaitu menyusun program dengan menggunakan salah satu bahasa pemrograman yang dipandang paling tepat dan cocok, dimana hasil dari penulisan program berupa program sumber.
– Pengetikan program, yaitu memindahkan program sumber yang ditulis pemrogram ke dalam media simpan yang memungkinkan program untuk dapat diproses langsung oleh komputer.
Komputer tidak dapat melaksanakan perintah yang ditulis dalam program sumber secara langsung. Program harus diterjemahkan terlebih dahulu agar dapat dilaksanakan oleh komputer.
d.Test atau uji logika
Untuk memastikan bahwa program bebas dari kesalahan, perlu dilakukan test program dengan menggunakan data uji. Data uji dapat berupa data yang dibuat untuk keperluan tersebut atau diambilkan dari data sesungguhnya dalam jumlah yang relatif kecil (berupa sample). Tahapan test meliputi kegiatan mempersiapkan data uji, mengeksekusi program dan melakukan test hasil keluaran dari program. Test terus dilakukan sampai diperoleh hasil test yang memenuhi spesifikasi yang ditentukan.
e.Pembuatan dokumentasi
Tahapan terakhir dari rangkaian tahapan pemrograman ialah menyusun dokumentasi, yang meliputi: spesifikasi program (dari analis sistem), bagan alir program, hasil cetak program sumber, sampel data yang digunakan untuk test dan hasil test.
1.8.Kualitas Program
Dari pemrograman diharapkan diperolehnya program yang berkualitas, dan diharapkan dapat digunakan dalam waktu yang relatif lama. Untuk itu di dalam pemrograman perlu dilakukan upaya-upaya untuk:
a.Memenuhi kebutuhan pengguna
Sebagai pemakai program adalah pengguna, untuk itu kebutuhan pengguna perlu diru-muskan dengan jelas agar program yang dihasilkan memberikan manfaat optimal.
b.Sesuai dengan waktu dan biaya yang disediakan
Pengguna biasanya mengharapkan hasil dari pemrograman segera terwujud. Untuk itu perlu dilakukan perencanaan yang matang agar pemrograman tidak terhenti di tengah jalan karena melebihi jadwal kegiatan dan kehabisan dukungan sumber daya dan biaya.
c.Bebas dari kesalahan
Program hendaknya dirancang dan dikembangkan dengan mengupayakannya agar bebas dari kesalahan. Hal tersebut dilakukan dngan pendeteksian dan koreksi kesalahan selama test program.
d.Menghilangkan kesalahan program
Program hendaknya dirancang sehingga kesalahan akan terdeteksi oleh program itu sendiri selama eksekusi berlangsung.
1.Validasi masukan
Merupakan proses test masukan untuk menentukan apakah masukan memenuhi krite-ria yang ditentukan.
2.Test kebenaran selama pemrosesan
Merupakan test apakah hasil yang diberikan komputer masuk akal serta cek hubun-gan logika diantara hasil yang berbeda.
e.Program yang dapat dirawat (maintenance)
Dalam perjalanannya, program memerlukan perawatan yang disebabkan karena perkem-bangan kebutuhan maupun dijumpainya kesalahan. Dengan dokumentasi memungkinkan pemrogram yang tidak terlibat dalam tahap awal pembuatan program dapat melakukan merawat program tanpa menyebabkan timbulnya kesalahan yang lain.
f.Program yang portable
Program yang ditulis hendaknya dapat diubah dari komputer satu ke komputer yang lain tanpa tanpa perubahan isi. Ini berarrti penggunaan semua instruksi atau perintah yang ti-dak baku (standard) di dalam penulisan program hendaknya ditiadakan atau dihindari.
Pengertian Jaringan Dan Dasar-Dasar Komputer
Alat bantu bagi manusia untuk menyelesaikan pekerjaannya. Perangkat elektronik yang dapat dipakai untuk mengolah data dengan perantaraan sekumpulan program dan mampu memberikan informasi dari hasil pengolahan tersebut. Dalam bahasa indonesia sering ditulis dengan komputer.
Istilah Computer berasal dari kata Compute, yang berarti menghitung. Artinya, setiap proses yang dilaksanakan oleh komputer merupakan proses matematika hitungan. Jadi apapun yang dilakukan oleh komputer, baik penampakan pada layar monitor, suara, gambar, dll. diolah sedemikian rupa dari perhitungan secara elektronik.
Komputer adalah hasil dari kemajuan teknologi elektronika dan informatika yang berfungsi sebagai alat bantu untuk menulis, menggambar, menyunting gambar atau foto, membuat animasi, mengoperasikan program analisis ilmiah, simulasi dan untuk kontrol peralatan.
Bentuk komputer yang dulu cukup besar untuk mengoperasikan sebuah program, sekarang berbentuk kecil dengan kemampuan mengoperasikan program yang beragam. Perlengkapan elektronik (hardware) dan program (perangkat lunak/software) telah menjadikan sebuah komputer menjadi benda yang berguna.
Sebuah komputer yang hanya memiliki perlengkapan elektronik saja atau software saja tidak akan berfungsi. Dengan ada keduanya maka komputer dapat berfungsi menjadi alat yang berguna.
Sistem komputer juga dapat dikembangkan untuk mengontrol peralatan mesin produksi ataupun peralatan rumah tangga. Dengan menambah rangkaian elektronik buatannya, maka komputer biasa bisa dipergunakan untuk mengendalikan peralatan-peralatan industri dan rumah tangga. Adanya kecenderungan pemanfaatan komputer untuk kontrol seperti ini dengan dukungan teknologi chip IC telah memungkinkan orang membuat robot kecil yang berguna seperti robot kendaraan yang dipergunakan dalam misi ruang angkasa.
Berdasarkan data yang diolahnya, komputer terdiri dari:
– Komputer analog
– Komputer digital
– Komputer hibrid
Berdasarkan penggunaannya, komputer dibagi menjadi:
– Special purpose computer
– General purpose computer
Berdasarkan skala kemampuannya, komputer dibagi menjadi:
– Small scale computer
– Medium scale computer
– Large scale computer
Klasifikasi komputer terbagi atas tujuh, yaitu:
1. Microcontroller
2. Microcomputer
3. Engineering workstation
4. Minicomputer
5. Mainframe
6. Supercomputer

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 7.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
komputer, 7.0 out of 10 based on 1 rating
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image