About the Author

author photo

Waduh ketinggalan ngumpulin tugas nih.. baru otak-atik studentsite lagi.. Pa Dosen kalo telat ngumpulin jangan kurangin nilai ya.. hehe.. Piss Pa.. ^.^

See All Posts by This Author

Contoh Perusahaan Yang Maju

Sudah 4 tahun teman saya bekerja pada sebuah perusahaan yang memproduksi berbagai barang kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan pokok lainnya. Saya ditawarkan pekerjaan oleh teman saya itu untuk bekerja di perusaahaan tersebut, mungkin bisa dibilang pekerjaan sampingan untuk menambah uang saku kuliah. Mungkin pada awalnya saya kurang tertarik dengan tawaran teman saya itu, tapi kenapa tidak saya mencoba mencari pengalaman untuk kedepannya.

Perusahaan ini belum cukup besar dengan kata lain sebut saja perusahaan berkembang, lalu saya coba bertanya mengenai visi dan misi dari perusahaan yang Dy tawarkan kepada saya. Katanya: “misi kedepan perusahaan ini memproduksi barang dalam jumlah yang setiap bulannya meningkat dan dapat mendistribusikan hasil produksinya menembus pasar international, dengan contoh saja sekarang sudah dapat mendistribusikan hasil produksinya ke seluruh pulau jawa dan Bali”. Saya bertanya lagi barang apa saja yang sudah diproduksi hingga bisa terjual sampai ke pulau jawa dan bali? Katanya: “ perusahaan kita mengikuti trend anak muda jaman sekarang misal sepatu, kaos, tas, dan lain-lain, kita mencoba membuat sebuah inovasi baru agar pelanggan atau konsumen yang membeli barang-barang hasil produksi kita tidak bosan dengan model yang itu-itu saja”.

Dy juga menambahkan perusahaan tersebut mempunyai visi menjual barang-barang hasil produksinya itu dengan harga yang terjangkau sesuai dengan kualitas masing-masing barang tersebut. Dy memberikan contoh: “Kita lihat wanita sekarang yang senang berbelanja sepatu dan tas, mereka ingin mempunyai kualitas barang yang bagus tetapi harganya terjangkau, mereka pertama pasti memilih dari bentuk dan kualitas dari bahan barang tersebut jika mereka melihat barang tersebut bagus dari kualitas bahan tapi bentuk tidak menarik dan bisa dibilang menurut mereka sudah ketinggalan jaman bisa saja mereka tidak akan membeli barang tersebut walaupun barang tersebut dibuat dari bahan yang mempunyai kualitas bahan yang bagus, ada juga mereka yang membeli barang dilihat dari bentuknya yang unik namun mereka juga tahu barang tersebut tidak begitu bagus kualitas dari segi bahan barangnya”.

Keesokan harinya saya diajak untuk melihat-lihat perusahaan yang waktu kemaren dibicarakan, saya diajak ke tempat produksi barang, ternyata setelah saya amati perusahaan tersebut memang benar adanya dari segi aturan dalam memproduksi barang melihat dari bahan dasar yang mempunyai kualitas barang standard international. Saya juga mengamati dari segi aturan terhadap para pegawainya, contoh saja dalam jam masuk kerja ataupun dalam penyeleksian pemilihan pegawai. Pegawai yang mereka butuhkan itu yang mempunyai skill yang bermutu bagus serta dapat mengatur manajemen keuangan perusahaan tersebut. Di perusahaan tersebut benar-benar dituntut sikap profesionalisme dari masing-masing pegawai yang bekerja di perusahaan tersebut, sikap tersebut mereka tunjukan dengan cara bersikap jujur dalam segi pencatatan data dan angka jumlah barang yang diproduksi dan dipasarkan.

Karena kata teman saya itu sekali saja mereka membuat kesalahan yang disengaja bisa dibilang korupsi dan benar-benar sangat merugikan perusahaan, tidak hanya pegawai tersebut dipecat bahkan pegawai tersebut tidak dapat pesangon dan justru dikenakan denda oleh perusahaan tersebut. Namun perusahaan ini pun terkadang memberikan komisi untuk para pegawainya kurang lebih 10% dari hasil penjualan dari setiap barang yang terjual 1 kodi. Dari segi Sumber Daya Manusia dengan Sumber Daya Alamnya seimbang bisa dilihat seluruh pegawai yang bekerja dari perusahaan tersebut mempunyai tugas dan tidak ada satu pun yang tidak bekerja, kadang kita suka melihat di sebuah perusaahan ada seorang pegawai hanya memakan gaji buta atau dengan kata lain saat jam masuk kerja pegawai tersebut tidak bekerja sesuai pekerjaan yang semestinya pegawai itu kerjakan.

Pada hari itu juga saya dikenalkan dengan Atasannya, atasannya sangat baik dan ramah terhadap tamu yang datang ke perusahaannya, beliau menjelaskan bagaimana rencana kerja yang telah bergulir sudah hampir 25 tahun ini kepada saya waktu itu secara langsung, “Rencana Kerja kami biasanya hanya membuat barang yang mereka akan produksi sesaui dengan permintaaan namun terkadang juga mereka memproduksi barang yang tidak sesuai dengan permintaan namun dalam jumlah yang tidak begitu besar dengan maksud hanya sebagai contoh barang produksi untuk dipromosikan secara kecil-kecilan lalu jika sudah menjamur di masyarakat maka produksi barang yang tadinya sedikit dibuat sesuai jumlah permintaan seorang distributor untuk ke konsumen”.

Untuk menjamin sebuah kualitas barang, misal untuk memproduksi tas dan sepatu perusahaan tersebut menghadirkan desain-desain yang berbeda-beda sehingga menarik para konsumen. Cukup menajubkan perusahaan ini misal kita menghitung angka keuntungan dengan cara perhitungan kasar bulan perusahaan ini mengeruk keuntungan sebesar kurang lebih 250 juta/produksi barang jika barang tersebut banyak pesanan, persaingan yang sehat terhadap perusahaan lain menjadikan perusahaan ini terus berkembang dan berkembang, perusahaan ini sudah mempunyai 75 cabang di berbagai kota di Indonesia.

Saya bertanya tentang sejarahnya perusahaan ini bisa sampai berkembang hingga sekarang ini, ternyata perusahaan ini didirikan oleh seorang lulusan SMK yang pada awalnya hanya ingin membuat bisnis kecil-kecilan, tapi ternyata bisnis kecil-kecilannya itu diminati masyarakat. Yang membuat saya terkesan seorang lulusan SMK dapat menjadi orang sukses dan sekarang pemilik perusahaan itu tidak lagi menyandang gelar lulusan SMK namun sudah menyandang gelar S3 yaitu Doktor di sebuah Universitas terkenal dan terfavorit di Indonesia.

Saya sangat kagum dengan keuletan pemilik perusahaan ini yang memulai usahanya dari nol hingga menjadi besar seperti saat ini. Seperti halnya pada perusahaan lain jika ingin naik jabatannya maka pegawai yang bersangkutan mesti sekolah lagi dengan kata lain mengambil gelar Sarjana, Margister bahkan kalo ingin mendapatkan jabatan yang ingin tinggi yaitu mengambil gelar Doctor. Beliau menambahkan kunci kesuksesan dari sebuah usaha atau berdagang yaitu hanya satu jujur. Jujur dalam bertransaksi dapat mempunyai pelanggan lalu pelanggan tersebut pasti memberika informasi kepada temannya agar menjadi pelanggan kita juga. Andai Negara ini bisa jujur dalam hal apapun mungkin Negara ini dapat lebih berkembang hingga menjadi Negara yang maju.

VN:D [1.9.22_1171]
Rating: 6.5/10 (6 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Contoh Perusahaan Yang Maju, 6.5 out of 10 based on 6 ratings
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image