Teori Oraganisasi Umum

Written by SILFI MARDALISA on October 17, 2009 – 2:09 pm

Definisi dan Pengertian Organisasi

1. Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

2. Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Pengertian organisasi :

Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pengertian Pengorganisasian :

Seperti telah diuraikan sebelumnya tentang Manajemen, Pengorganisasian adalah merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi.

Dalam arti statis :

  • organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan.
  • kolektifitas orang-orang yang bekerjasama secara sadar dan sengaja untuk mencapai tujuan tertentu, Kolektifitas itu berstruktur, berbatas, dan beridentitas yang dapat dibedakan dengan kolektifitas-kolektifitas yang lainnya.

Dalam arti dinamis :

  • yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerjasama, baik formal maupun informal.
  • wadah yang berupa struktur/bagan organisasi, tempat berkumpulnya orang-orang yang melaksanakan tugas dalam mencapai tujuan.

Pengertian Struktur Organisasi :

Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.

Manajemen, Organisasi dan Metode

Manajemen :

Proses kegiatan pencapain tujuan melalui kerjasama antar manusia.

Organisasi :

Alat, wadah bagi pencapain tujuan dan pengelompokkan.

Metode :

Pola dan cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

Sehingga dari pengertian di atas dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara manajemen, organisasi, dan metode.

Manajemen, organisasi, dan metode ketiga-tiga nya di arahkan kepada tercapainya tujuan secara efisien.

Macam-Macam Organisasi :

  • Organisasi Niaga

Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.

suatu kegiatan yang berhubungan dengan kerjasama yang dilakukan manusia atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Disini, kerjasama yang dimaksud adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang secara bersama-sama, teratur dan terarah berdasarkan pembagian tugas sesuai dengan kesepakatan bersama. Seperti berbisnis , dunia perdagangan yang menyangkut suatu kegiatan transaksi jual beli.

Macam-macam operasi niaga :

  1. Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas (PT), dulu disebut juga Naamloze Vennootschaap (NV), adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Karena modalnya terdiri dari saham-saham yang dapat diperjualbelikan, perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan.

  1. Perseroan Comanditer (CV)

Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin. Persekutuan komanditer biasanya didirikan dengan akta dan harus didaftarkan. Namun persekutuan ini bukan merupakan badan hukum (sama dengan firma), sehingga tidak memiliki kekayaan sendiri.

2.Firma (FA)

Firma (dari bahasa Belanda venootschap onder firma; secara harfiah: perserikatan dagang antara beberapa perusahaan) atau sering juga disebut Fa, adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama. Pemiliki firma terdiri dari beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan.

3.Koperasi

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Umumnya koperasi dikendalikan secara bersama oleh seluruh anggotanya, di mana setiap anggota memiliki hak suara yang sama dalam setiap keputusan yang diambil koperasi. Pembagian keuntungan koperasi (biasa disebut Sisa Hasil Usaha atau SHU) biasanya dihitung berdasarkan andil anggota tersebut dalam koperasi, misalnya dengan melakukan pembagian dividen berdasarkan besar pembelian atau penjualan yang dilakukan oleh si anggota.

4.Join ventura

Perusahaan patungan adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara 2 pihak atau lebih untuk menjalankan aktivitas ekonomi bersama. Pihak-pihak itu setuju untuk berkelompok dengan menyumbang keadilan kepemilikan, dan kemudian saham dalam penerimaan, biaya, dan kontrol perusahaan. Perusahaan ini hanya dapat untuk proyek khusus saja, atau hubungan bisnis yang berkelanjutan seperti perusahaan patungan Sony Ericsson.

5.  Trust

Trust adalah persekutuan yang di bentuk antara dua orang atau lebih yang mepunyai kesepakatan dan kepercayaan dalam menjalankan usaha dan menanamkan modal secara bersama untuk mencapai tujuan anggota.

6.  Holding company

Perusahaan induk (Inggris: holding company) adalah perusahaan yang menjadi perusahaan utama yang membawahi beberapa perusahaan yang tergabung ke dalam satu grup perusahaan. Melalui pengelompokan perusahaan ke dalam induk perusahaan, dimungkinkan terjadinya peningkatan atau penciptaan nilai pasar perusahaan (market value creation).

  • Organisasi Sosial

adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.

Jalur pembentukan organisasi kemasyarakatan :

  1. Jalur keagamaan
  2. Jalur profesi
  3. Jalur kepemudaan
  4. Jalur kemahasiswaan
  5. Jalur kepartaian
  • Organisasi Regional

adalah hubungan antara beberapa kolompok yang memiliki tujuan yang sama . Contohnya seperti org. ASEAN yang terdiri dari beberapa Negara yang memiliki tujuan yang sama.

  • Organisasi Internasional

adalah suatu bentuk dari gabungan beberapa negara atau bentuk unit fungsi yang memiliki tujuan bersama mencapai persetujuan yg juga merupakan isi dari perjanjian atau charter.

Sebenarnya ada berbagai macam organisasi, tergantung dari segi memandangnya. macam organisasi dapat dilihat dari berbagai segi,  yaitu dari jumlah puncak pimpinan,  segi keresmian, segi tujuan, segi luas wilayah, segi sosial, dan segi bentuk.

Tipe Organisasi :

ü   Piramida Mendatar (Flat)

  1. Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hirarky kewenangan sedikit.
  2. Jumlah pekerja yang harus dikendalikan cukup banyak.
  3. Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil.

ü   Piramida Terbalik

Salah satu unit piramida terbalik ialah jumlah jabatan pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja.

Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi-organisasi yang pengangkatan pegawainya berdasarkan atas jabatan fungsional seperto organisasi/ lembaga pendidikan atau penelitian.

ü   Tipe Kerucut

  1. Jumlah satuan organisasi yang banyak sehingga tingkat-tingkat kewenangan banyak.
  2. Rentang kendali sempit.
  3. Pelimpahan wewenang dan tanggung jawab dapat dilakukan sampai pimpinan atau jabatan paling bawah.
  4. Jarak pimpinan tingkat atas dengan tingkat bawah sangat jauh.

Teori Organisasi

ü  Teori Organisasi Klasik

  1. Adanya pembagiaan kerja.
  2. Hierarki proses fungsional.
  3. Struktur.
  4. Pengawasan yang ketat.

Teori organisasi klasik dibagi menjadi 3:

  1. Teori birokrasi ( berasal dari ilmu sosiologi )

à Dimunculkan oleh Max Weber

à Karakteristik

1. Pembagian kerja/spesialisasi yang jelas

2. Hirarki wewenang dirumuskan dengan baik

3. Program rasional untuk mencapai tujuan rasional

4. Sistem prosedur bagi penanganan situasi kerja

5. Sistem aturan (hak dan kewajiban)

6. Hubungan antar pribadi impersonal (terpisah)

à Model birokrasi menekankan pada struktur Organisasi

  1. Teori Administrasi ( berasal dari praktek manajemen )

à Tokoh-tokohnya: Henri Fayol & Lyndall Urwick (Eropa), Mooney dan Reiley (Amerika)

à (Fayol) mengemukakan kegiatan industrial dibagi 6:

1. Teknikal

2. Komersial

3. Finansial

4. Keamanan

5. Akuntansi

6. Manajerial

  1. Teori manajemen ilmiah ( berasal dari praktek manajemen )

à Dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor

à Dikenal juga dengan science management (OperationResearch).

à 4 Prinsip:

1. Menggantikan metode kerja berdasarkan ilmu pengetahuan

2. Mengadakan seleksi, latihan-latihan, pengembangan para

karyawan secara ilmiah à berkerja baik berdasarkan

spesialisasi, menghindari kerja semaunya

3. Pengembangan ilmu seleksi, latihan, dan pengembangan

secara terintegrasi

4. Perlu dikembangkan semangat mental para karyawan

ü  Teori Neo Klasik

Menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan.

  1. Teori Organisasi Neoklasik mendekati organisasi sebagai kelompok orang dengan tujuan bersama.
  2. Teori Organisasi Neoklasik berkembang dengan pembenahan Teori Organisasi Klasik berdasar percobaan Hawthorne yang memandang organisasi sebagai suatu sistem terbuka di mana segmen teknis dan manusiawi saling berkaitan dengan erat dan sikap karyawan merupakan faktor yang penting bagi peningkatan produktivitas.
  3. Pembenahan meliputi aspek pembagian kerja, proses skalar dan fungsional, struktur organisasi, serta rentang kendali.
  4. Teori Organisasi Neoklasik memahami adanya organisasi “informal” yang muncul karena faktor lokasi, jenis pekerjaan, minat dan masalah khusus (vested).

ü  Teori Organisasi Modern

Semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan & saling ketergantuangan.

  1. Teori Organisasi Modern merupakan teori yang mendekati masalah sebagai suatu sistem keseluruhan, memperhatikan berbagai variabel, dan memahami adanya proses dinamis.
  2. Teori Organisasi Modern membicarakan sistem dan ketergantungan bagian, organisasi formal, organisasi informal, struktur status dan peranan, dan lingkungan fisik. Selain itu dikemukakan pula proses hubungan dalam sistem dan tujuan organisasi.
  3. Organisasi, menurut Teori Organisasi Modern, adalah proses yang tersusun dalam suatu sistem di mana orang di dalamnya berinteraksi untuk tujuan.
VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0 (from 0 votes)

Posted in Umum | 2 Comments »

2 Comments to “Teori Oraganisasi Umum”

  1. Ros Says:

    Siip
    thank you…

    UN:F [1.6.8_931]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.6.8_931]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. Ros Says:

    ciamik…

    UN:F [1.6.8_931]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.6.8_931]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image