LEDAKAN PENDUDUK

LEDAKAN PENDUDUK

Pengertian Penduduk
Penduduk adalah orang yang memiliki domisili atau tempat tinggal tetap di wilayah negara itu, yang dapat dibedakan menjadi warga negara asli (WNI) dan warga negara asing ( WNA ).
Penduduk menurut pasal 26 ayat (2) UUD 1945 adalah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Bukan penduduk adalah orang-orang asing yang tinggal dalam negara bersifat sementara sesuai dengan visa yang diberikan negara melalui kantor imigrasi.
Pengertian Ledakan Penduduk
Penduduk dalam suatu negara menjadi actor terpenting dalam pelaksanaan pembangunan karena sebagai subyek dan obyek pembangunan. Ledakan penduduk adalah pertumbuhan penduduk di suatu negara secara cepat dan tiba-tiba serta tidak terkendali.
Pertumbuhan penduduk di setiap negara akan berdampak pula terhadap pertumbuhan penduduk dunia secara keseluruhan. Menurut Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) yang menangani masalah kependudukan melaporkan bahwa pada tahun 2003 jumlah penduduk dunia 6,3 milyar. Perkembangan jumlah penduduk dunia yang sangat cepat ini akan menimbulkan ledakan penduduk. Ledakan penduduk diawali dengan peningkatan jumlah penduduk yang sangat pesat dan tiba-tiba.
Menurut Thomas Robert Malthus dalam Essay on the Principle of Population (1798), dikatakan bahwa “ penduduk bertambah menurut deret ukur dan bahan makanan bertambah menurut deret hitung ”. Dengan demikian pertumbuhan penduduk lebih cepat dari pada produksi makanan yang dibutuhkan. Jika hal ini terus menerus dibiarkan maka akan terjadi ledakan penduduk. Ledakan penduduk sebagai akibat pertumbuhan penduduk yang cepat seperti itu memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan actor-ekonomi masyarakat dan hal inipun membuat pemerintah berusaha untuk mengatasinya ledakan penduduk tersebut.
Pertumbuhan Penduduk di Indonesia
Pertumbuhan penduduk adalah perkembangan jumlah penduduk suatu daerah atau negara. Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui melalui sensus, registrasi dan actor penduduk. Jumlah penduduk Indonesia sejak sensus pertama sampai dengan sensus terakhir jumlahnya terus bertambah. Sensus pertama dilaksanakan pada tahun 1930 oleh pemerintah Hindia Belanda. Sedangkan sensus yang pernah dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990 dan yang terakhir 2000. Sensus di Indonesia dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan waktu pelaksanaan sensus di Indonesia diadakan sepuluh tahun sekali.
Jumlah penduduk Indonesia menempati urutan pertama negara di kawasan Asia Tenggara sedangkan menempati urutan ke-5 pada kepadatan penduduk yaitu 114 jiwa per km2. Indonesia dengan Negara-negara di Dunia Jumlah penduduk Indonesia berada pada urutan ke-4 (215,27 ju ta jiwa), setelah Cina (1,306 milyar jiwa), India (1,068 milyar jiwa) dan Amerika
Serkat (295 juta jiwa) pada tahun 2005.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk :
a. Kelahiran (natalitas)
b. Kematian (mortalitas)
c. Migrasi (perpindahan)
1. Kelahiran (natalitas)
Faktor yang menunjang dan menghambat kelahiran (natalitas) di Indonesia adalah sebagai berikut:
a. Penunjang Kelahiran (Pro Natalitas) antara lain :
1) Menikah usia muda
2) Pandangan banyak anak banyak rezeki
3) Anak menjadi harapan bagi orang tua sebagai pencari nafkah
4) Anak merupakan penentu status actor
5) Anak merupakan penerus keturunan terutama anak laki-laki.
b. Penghambat Kelahiran (Anti Natalitas) antara lain :
1) Pelaksanan Program Keluarga Berencana (KB)
2) Penundaan usia perkawinan dengan actor menyelesaikan pendidikan
3) Semakin banyak wanita karier
Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate /CBR) adalah jumlah kelahiran hidup dari tiap 1000 orang penduduk dalam waktu satu tahun.Penggolongan angka kelahiran kasar (CBR) :
1. angka kelahiran rendah apabila kurang dari 30 per 1000 penduduk
2. angka kelahiran sedang, apabila antara 30 – 40 per 1000 penduduk
3. angka kelahiran tinggi, apabila lebih dari 40 per 1000 penduduk.

2. Kematian (moralitas)
Faktor yang menunjang dan menghambat kematian (mortalitas) di Indonesia, adalah sebagai berikut :
a.Penunjang Kematian (Pro Mortalitas) antara lain :
MGMP IPS SMP Kabupaten Banyumas
1) Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan
2) Fasilitas kesehatan yang belum memadai
3) Keadaan gizi penduduk yang rendah
4) Terjadinya bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi, banjir
5) Peperangan, wabah penyakit, pembunuhan
b.Penghambat Kematian (Anti Mortalitas) antara lain :
1) Meningkatnya kesadaran penduduk akan pentingnya kesehatan
2) Fasilitas kesehatan yang memadai
3) Meningkatnya keadaan gizi penduduk
4) Memperbanyak tenaga medis seperti dokter, dan bidan
5) Kemajuan di bidang kedokteran
Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate) adalah jumlah kematian setiap 1000
penduduk dalam waktu satu tahun.Penggolongan angka kelahiran kasar :
1. angka kematian rendah apabila kurang dari 10 per 1000 penduduk
2. angka kematian sedang, apabila antara 10 dan 20 per 1000 penduduk
3. angka kematian tinggi, apabila lebih dari 20 per 1000 pendudukB.

3. Migrasi
Migrasi mempunyai peranan juga dalam menentukan tingkat pertumbuhan penduduk. Oleh karena itu tingkat pertumbuhan penduduk tidak dapat diperhitungkan hanya dari tingkat kelahiran dan tingkat kematian saja. Bagi negara-negara sedang berkembang migarasi tidaklah berarti dalam peningkatan jumlah penduduk ataupun dalam pengurangan jumlah penduduk. Pemindahan penduduk ke luar negeri dari negara-negara yang sedang berkembang tidaklah mungkin dapat terlaksana lagi guna mengurangi kepadatan penduduknya.
Akibatnya dengan penurunan tingakt kematian yang cepat dan tetap tingginya tingkat kelahiran dan kurang efektifitas migrasi, maka pertumbuhan penduduk akan nampak sangat cepat dan mengakibatkan terjadinya ledakan penduduk di negara-negara sedang berkembang seperti Indonesia.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ledakan Penduduk :
Ledakan penduduk disebabkan beberapa faktor yaitu
1. Jumlah penduduk yang besar
Jumlah penduduk yang besar disebabkan karena ketidakseimbangan antara angka kelahiran dan angka kematian. Hal ini menjadi actor terjadinya ledakan penduduk.
2. Pertumbuhan Penduduk Cepat
Laju pertumbuhan penduduk yang cepat dan secara tiba-tiba menyebabkab terjadinya ledakan penduduk.
3. Penyebaran Penduduk Tidak Merata
Penyebaran penduduk yang tidak merata disebabkan karena adanya migrasi ( perpindahan penduduk ). Hal ini dapat menyebabkan terjadinya ledakan penduduk.

Pencegahan dan Penanggulangan Ledakan Penduduk
Untuk mencegah dan menanggulangi terjadinya ledakan penduduk dapat dilakukan upaya seperti di bawah ini :
1. Menggalakkan program KB atau Keluarga Berencana untuk membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga secara umum dan masal, sehingga akan mengurangi jumlah angka kelahiran.
2. Menunda masa pernikahan usia muda agar dapat mengurangi jumlah angka kelahiran yang tinggi.
3. Mengurangi kepadatan penduduk dengan program transmigrasi. Dengan penyebaran penduduk pada daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah diharapkan mampu menekan laju pertumbuhan penduduk.
4. Memperluas lapangan kerja melalui industrialisasi
5. Meningkatkan produksi pangan sesuai kebutuhan penduduk
6. Menambah sarana pendidikan dan perumahan sederhana
Dampak Ledakan Penduduk
1. Jumlah pengangguran semakin meningkat
2. Kekurangan pangan yang menyebabkan kelaparan dan gizi rendah
3. Kebutuhan pendidikan, kesehatan dan perumahan sukar diperoleh
4. Terjadinya polusi dan kerusakan lingkungan
5. Tingkat kemiskinan semakin meningkat
6. Menurunnya kualitas SDM ( Sumber Daya Manusia )

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 1.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: -1 (from 1 vote)
LEDAKAN PENDUDUK, 1.5 out of 10 based on 2 ratings
Share

There Are 2 Responses So Far. »

  1. faktor pertambahan pendudukna mana?

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. faktor pertambahan pnduduk apa?

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image