LINGKUNGAN BISNIS

Setiap perusahaan, baik yang berskala besar, menengah, maupun kecil akan berinteraksi dengan lingkungan dimana perusahaan tersebut berada. Lingkungan itu sendiri selalu mengalami perubahan-perubahan yang begitu cepat. Dengan demikian perusahaan yang bisa bertahan hidup adalah perusahaan yang bisa menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan. Sebaliknya perusahaan akan mengalami masa kehancuran apabila perusahaan tersebut tidak memperhatikan perkembangan dan perubahan lingkungan disekitarnya.

Lingkungan perusahaan (business environment) dapat diartikan sebagai kekuatan-kekuatan yang mempengaruhi, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja perusahaan. Keberhasilan peruahaan untuk bertahan dan berkembang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor yang bisa dikontrol oleh perusahaan maupun yang tidak. Oleh karena itu prestasi perusahaan merupakan fungsi dari variabel yang bisa dikontrol seperti strategi dan lingkungan perusahaan sebagai variabel yang tidak dikontrol.

LINGKUNGAN UMUM

Lingkungan umum merupakan lingkungan yang berpengaruh ecara tidak langsung terhadap kinerja perusahaan dan hampir semua perusahaan dipengaruhi oleh lingkungan tersebut meliputi demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.

Aspek-aspek dalam lingkungan umum perusahaan :

Aspek demografis : besarnya populsi, struktur usia, distribusi demografis, komposisi etnis, distribusi pendapatan.

Aspek ekonomi : Tingkat inflasi, tingkat suku bunga, surplus dan defisit anggaran, produk domestik bruto.

Aspek politis/hukum : hukum perpajakan, hukum tenaga kerja, deregulsi.

Aspek sosial budaya : wanita dalam angkatan kerja, variasi dalam angkatan kerja, prilaku kualitas kerja, nilai dan kepercayan.

Aspek teknologi : inovasi produk, inovasi proses, aplikasi pengetahuan, teknologi komunikasi.

LINGKUNGAN INDUSTRI

Aspek lingkungan industri akan lebih mengarah pada aspek persaingan dimana perusahaan berada. Hal ini mengakibatkan faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi persaingan, seperti ancaman-ancaman dan kekuatan-kekuatan yang dimiliki perusahaan termasuk kondisi persaingan itu sendiri menjadi sangat perlu untuk dianalisis.

Ancaman masuk pendatang baru, masuknya perusahaan sebagai pendatang baru akan menimbulkan sejumlah implikasi bagi perusahaan yang sudah ada sehingga akan terjadi perebutan pasar yang semakin kompetitif serta perebutan sumber daya produksi yang terbatas. Kondisi seperti ini akan menimbulkan ancaman bagi perusahaan yang telah ada. Terdapat beberapa faktor penghambat terhadap pendaqtang baru untuk masuk kedalam suatu industri yang sering disebut dengan hambatan masuk, faktor-faktor tersebut adalah : Skala ekonomi, diferensiasi produk, kecukupan modal, biaya peralihan, akses ke saluran distribusi, keunggulan biaya independen dan peraturan pemerintah.

Persaingan sesama perusahaan dalam industri, Adanya persaingan dalam dunia industri akan dapat mempengaruhi kebijakan dan kinerja perusahaan, dimana dalam persaingan yang ologopoli perusahaan mempunyai kekuatan yang cukup besar untuk mempengaruhi pasar, edangkan pada pasar persaingan sempurna biasanya akan memaksa perusahaan untuk menjadi follower termasuk dalam hal harga produk. Tingkat persaingan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaiu : Jumlah kompetitor, tingkat pertumbuhan industri, karakteristik produk, biaya tetap yang besar, kapasitas, dan hambatan keluar.

Kekuatan tawar pembeli, kekutan tawar yang dimiliki para pembeli akan dapat mempengaruhi atau memaksa perusahaan untuk menurunkan harga suatu produk, meningkatkan mutu produk dan pelayanan perusahaan dengan kompetitornya.

Kekuatan tawar pemasok, kekuatan tawar pemasok juga dapat mempengaruhi atau memaksa industri lewat kemampuan mereka menaikan harga atau pengurangan kualitas produk atau pelayanan

LINGKUNGAN INTERNAL

Lingkungan internal perusahaan merupakan kekuatan-kekuatan yang ada alam perusahaan itu sendiri dan sifatnya dapat dikontrol oleh perusahaan. Lingkungan internal berpengaruh secara langsung terhadap kompetensi atau kinerja dari sebuah perusahaan. Kekuatan-kekuatan yang ada dalam lingkungan internal melipputi : pekerja, dewan, komisaris dan pemegang saham.

Jadi, berdasarkan beberapa uraian di atas dapat dikemukakan bahwabaik lingkungan umum, lingkungan industri dan lingkungan internal berpengaruh terhadap perusahaan. Oleh karena itu analisis lingkungan bisnis sangat perlu dilakukan oleh seorang pelaku bisnis untuk mengantisipasi serangan atau manuver dari pesaing. Khususnya dalam pasar yang sama. Analiis lingkungan bisnis selain bertujuan untuk mengantisipasi manuver dari pesaing, dapat pula digunakan untuk mengetahui bagaimana situasi ekonomi, politik, budaya, dan sebagainya pada suatu daerah yang dapat digunakan sebagai dasr untuk pengembangan bisnis pada daerah tersebut. Analisis lingkungan bisnis dapat pula digunaka untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan perusahaan jika dibandingkan dengan perusahaan lain, sehingga dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan bisnis.

RATU DWI WULAN ARIANI

1EB09

22209459

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 2.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
LINGKUNGAN BISNIS, 2.0 out of 10 based on 1 rating
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image