Motivasi Aktualisasi Diri
Motivasi adalah suatu variable perantara yang digunakan untuk menerangkan faktor-faktor dalam diri individu, yang dapat membangkitkan, mempertahankan, dan menyalurkan tingkah laku ke arah suatu tujuan tertentu (J.P. Chaplin)
Aktualisasi diri menunjuk kebutuhan pribadi untuk mengembangkan potensi mereka. Karena itu aktualisasi diri adalah orang yang menggunakan kemampuannya secara menyeluruh atau penuh. Tujuan seseorang untuk mengaktualisasikan dirinya itu berbeda-beda. Salah satu tujuan untuk mendapatkan kepuasan dalam pekerjaan.
Aktualisasi diri merupakan kebutuhan tertinggi dalam hirarki kebutuhan Maslow. Kebutuhan terendah sampai kebutuhan tertinngi dari hirarki Maslow adalah sebagai berikut:
- Kebutuhan fisiologis (makanan, air, udara, tidur, seks)
- Kebutuhan akan rasa aman (jaminan stabilitas, perlindungan, bebas dari ketakutan dan kecemasan)
- Kebutuhan cinta dan memiliki (hubungan akrab dengan orang lain, menggabungkan diri dengan kelompok tertentu)
- Kebutuhan akan penghargaan (dari orang lain dan dari diri sendiri)
- Kebutuhan akan aktualisasi diri (tingkatan tertinggi, penggunaan dan pengembangan dari semua kualitas dan kapasitas diri)
Dasar dari teori hirarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Maslow, yaitu
- Manusia adalah makhluk sosial yang berkeinginan. Ia selalu menginginkan lebih banyak. Keinginan ini terus menerus, baru berhenti jika akhir hayatnya tiba.
- Suatu kebutuhan yang telah dipuaskan tidak menjadi alat motivasi bagi pelakunya, hanya kebutuhan yang belum terpenuhi yang menjadi alat motivasi.
- Kebutuhan manusia tersusun menurut hirarki tingkat pentingnya kebutuhan.
Istilah-istilah dalam pandangan Maslow:
- Defeciency motivation / survival motives : dorongan untuk memenuhi kekurangan.
- Defeciency needs : kebutuhan-kebutuhan yang menuntut harus dipuaskan atau dipenuhi.
- Metamotivation / being motivation : suatu keadaan dimana individu tidak lagi berusaha untuk memenuhi kekurangan atau mereduksi tegangan.
- Metaneed / B-Needs / B-Values / metakebutuhan : keadaan “lebih” pada pengaktualisasikan diri.
- Metapatologi : suatu kondisi dimana metaneed gagal terpenuhi.
Penjelasan mengenai konsep motivasi manusia menurut Abraham Maslow mengacu pada lima kebutuhan pokok yang disusun secara hirarkis. Adapun penerapan kebutuhan tersebut dalam brorganisasi:
- Kebutuhan yang bersifat fisiologis : kebutuhan akan gaji, uang lembur, fasilitas-fasilitas dari kantor.
- Kebutuhan keamanan dan keselamatan kerja (safety needs) : jaminan karyawan dalam kedudukannya, jabatannya, wewenangnya, dan tanggung jawab sebagai karyawan.
- Kebutuhan sosial (social needs) : kebutuhan akan kasih sayang dan bekerja sama dalam kelompok kerja. Kebutuhan akan diikutsertakan, meningkatkan relasi dengan pihak-pihak yang diperlukan dan tumbuhnya rasa kebersamaan termasuk adanya sense of belonging dalam organisasi.
- Kebutuhan akan prestasi (esteem needs) : Kebutuhan akan prestasi ditunjukkan dengan kedudukan dan promosi di bidang kepegawaian.
- Kebutuhan mempertinggi kapasitas kerja (self actualization) : motivasi kerja pada tingkat ini diperlukan kemmapuan manajemen untu dapat mensinkronisasikan antara cita diri dan cita organisasi untuk dapat melahirkan hasil produktivitas organisasi yang lebih tinggi.
Popularity: 1% [?]



Comment by sbw on 24 November 2009:
tuengkyu infonya……
Comment by sbw on 24 November 2009:
trims…