PROFIL DIRI

Nama                 :Armada

NPM                   :36409196

Kelas                  :1ID05

Jurusan             :Tehnik Industri

Mata Kuliah     :Bahasa Indonesia

Tugas                  :Membuat Data Pribadi

Dosen                 :Sugito Marto Diwiryo

BACALAH DAN ANDA AKAN TAHU

31 tahun yang lalu telah lahir seorang anak manusia yang kelak akan turut meramaikan aktivitas di muka bumi ini.Dia bukan bangsa Romawi,bukan Arab,bukan pula Indian atau Cina.Dia hanyalah terlahir dari sebuah suku yang mungkin bagi sebagian orang belum begitu familiar dengan nama suku itu.Suku Komering,sebuah peradaban  yang ada di pesisir sungai Komering yang bermuara di sungai Musi Palembang,dimana masyarakatnya masih menjunjung tinggi adat istiadat.Dan dia adalah saya, yang di anugrahi nama Armada oleh orang tua saya.

Armada memiliki makna bahwa orang tua mengharapkan saya kelak  bisa membawa atau menjadi alat transportasi  keluarga menuju tempat yang didambakan oleh keluarga saya,suatu tempat dimana jadi impian semua orang tua.Saya merasa beruntung terlahir di daerah itu, karena nilai-nilai moral masih dijunjung tinggi didaerah itu,yang tentunya nilai –nilai moral yang terpatri dihati saya itu menjadi modal utama bagi saya untuk bisa bergaul dengan semua lapisan masyarakat dan lingkungan saya saat ini dan yang akan datang.

Pengalaman  menyenangkan adalah Saat  pertama kali saya kuliah di Universitas Gunadarma dan ketika mata kuliah bahasa Indonesia yang di bawakan Oleh dosen yang bersangkutan.Ketika itu saya merasa sedang menyaksikan acara Golden Way nya Mario Teguh.Saya mendapatkan satu spirit untuk terus maju dalam menuntut ilmu.

Pengalaman tidak menyenangkan saya, Ketika ditinggal untuk selamanya oleh orang tua (bapak) saya.Saya sadar semua orang pasti akan mengalami hal ini,tapi saya tidak bisa memungkiri karena ini hal yang manusiawi,rasa sedih karena kehilangan,Karena dia adalah orang tua,guru,dan juga mentor saya.Dia juga tempat saya bertukar pikiran,karena beliau orang yang sangat demokrat,dan yang pasti,beliau adalah orang yang paling saya hormati setelah ibu saya.

Orang yang cukup saya kagumi adalah  seorang guru ngaji dikampung saya,yang terlahir 112 tahun yang lalu bernama H.Manlawie husen.Menyelesaikan madrasah di Mesir,dan kembali kampung untuk mengabdi di desa nya.Hal yang patut saya kagumi dari beliau adalah hidup tahun 100 hidup tanpa rokok.Walaupun beliau telah tiada,namun prinsip hidup beliau menuntun  saya untuk menjalani hidup ini lebih baik.

Demikian secarik berkas kehidupan saya ini,akhir kata saya ucapkan terimakasih kepada para pembaca yang telah sudi meluangkan waktunya untuk membaca artikel ini.

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image