cara belajar TOEFL

Cara Belajar TOEFL
Sebenarnya ada berbagai alasan kenapa orang mengambil TOEFL. Kalau untuk alasan sekolah di luar negeri, biasanya sekarang mereka meminta syarat International TOEFL (computer-based, dengan interview juga). Tapi untuk keperluan domestik (kerja, program pasca sarjana di dalam negeri), biasanya paper-based TOEFL juga sudah cukup. Jadi, jika ingin ambil intrnational TOEFL, persiapannya harus lebih serius dengan mengambil kursus TOEFL preparation. Tapi intinya, persiapan TOEFL dapat dilakukan dengan self-preparation, tapi tergantung pada kemampuan Bahasa Inggris Anda juga. Untuk mengukurnya cobalah cara sbb:

Tahap pertama, coba ikut tes percobaan TOEFL (biasanya jugs disebut tes prediksi TOEFL) yang diadakan oleh lembaga pendidikan bahasa inggris. Ini penting untuk mengetahui sampai seberapa jauh kemampaun bahasa Inggris Anda untuk mengerjakan pertanyaan2 sejenis TOEFL. Biasanya biayanya cukup murah dan pertanyaannya dibuat hampir serupa dengan tes TOEFL sesungguhnya.

Tahap kedua, setelah menerima score tes di atas, kita akan tahu apakan perlu untuk ikut kursus TOEFL preparation atau tidak. Biasanya untuk score di bawah 400-450 (paper-based TOEFL), sangat dianjurkan untuk ikut kursus. Tapi kalau scorenya sudah di atas 450, untuk bisa meningkatkan score, umumnya bisa berlatih sendiri dengan buku2 tes TOEFL yang banyak terdapat di pasaran.

Saya mengambil contoh diri Saya aja deh :P . Ga papa kan? Sekedar sharing aja. Saya memiliki hobi membaca komik naruto. Berhubung komik naruto terbitan Indonesia sangat lambat, sehingga Saya mencari dan mendownload melalui internet. Nah, komik yang Saya download di internet ini memiliki kelebihan yakni selalu terbit sesaat setelah versi asli dari jepang terbit. Sehingga, Saya duluan tahu dari versi yang terbit di Indonesia. Kekurangannya? Teks yang ada dalam komik versi internet berbahasa Inggris! Mau tidak mau Saya akan terus membuka kamus jika menemui kata yang tidak Saya mengerti. Hal ini Saya lakoni semenjak tahun 2005 sampai sekarang!

Oh iya.. Satu hal lagi. Berhubung Saya sangat menyukai dunia internet dan terkadang bereksperimen dalam hal apa saja seperti membuat theme wordpress, membangun forum, membuat blog dll. Sumber yang paling banyak beredar adalah dalam bahasa Inggris. Sehingga Saya juga terkadang harus mentranslate-kan sendiri. Lama-lama menjadi kebiasaan.

Ternyata, Saya mendapat “pencerahan” sewaktu mengerjakan tes TOEFL. Karena mata ini sudah terbiasa melihat kalimat bahasa Inggris dan kosakata baru pun bertambah. Padahal jika Saya disuruh mentranslate sesuai kaidah bahasa Inggris, Saya yakin tidak bisa melakukannya. Ini hanya masalah kebiasaan. Setidaknya itu menurut Saya

Jika Anda tidak memiliki kebiasaan Aneh seperti Saya, Saya akan mencoba memberikan tips serta trik yang mungkin berguna saat menjalani tes TOEFL, yaitu:

1. Berdoa. Di mana ada waktu dan kesempatan, berdoalah. Telpon orang tua Anda atau kerabat Anda untuk meminta doa serta restu mereka. Selain sebagai wujud spiritual, secara tidak langsung juga akan menguatkan mental Anda. Percayalah!

2. Percaya bahwa Anda mampu berhasil melewati TOEFL ini dengan baik! “Anda adalah Apa yang Anda pikirkan” begitu kata Ayah Saya sewaktu Saya kecil dulu ;)

3. Berikan waktu khusus selama 1 minggu untuk “membiasakan“ diri membaca dalam bahasa Inggris. Misalnya Anda hobi membaca resep masakan, cari yang bahasa Inggris. Jika Anda suka gossip, cari juga yang berbahasa Inggris. Ingat pengorbanan yang dilakukan dengan tulus dan sesuai hobi akan membekas di hati ;)

4. Sebisa mungkin saat satu hari menjelang tes berlangsung, Anda mengistirahatkan kepala Anda. Ini penting untuk menghindari stress saat tes nanti. Boleh-boleh saja Anda belajar, namun jangan yang berat-berat.

5. Datang ke tempat tes ujian TOEFL JANGAN terlambat! Terlambat hanya akan menambah beban mental Anda. Ok? :)

6. Jangan “mengkotori” pikiran Anda dengan pikiran “mudah-mudahan Saya duduk di dekat teman yang pintar” atau “jenis-jenis” yang lain. Pikiran semacam ini secara tak langsung mengakui bahwa Anda tidak mampu! Ingat no.2 :)

7. Saat ujian, jangan biarkan perhatian Anda teralih. Lebih-lebih saat sesi listening. Jangan memikirkan cucian yang dijemur karena hari hujan. Jangan memikirkan skripsi Anda. Pikirkan soal saja.

8. Pada sesi listening, usahakan Anda membaca terlebih dahulu pilihan jawaban yang ada sehingga Anda dapat menebak “kira-kira, jika jawabannya adalah ini, maka soalnya pasti berhubungan dengan itu”

9. Sebisa mungkin jangan mengulang membaca soal yang sama lebih dari 2x! Ingat waktu!

10. Jangan ada jawaban yang kosong. TOEFL tidak memiliki nilai penalti jika jawaban Anda salah.

11. Beritahu teman Anda, jika ingin mencontek Anda (solidaritas :P ), tidak usah bertanya, tapi lihat saja ke lembar jawaban Anda. Sebab, pertanyaan teman Anda hanya akan membuat konsentrasi Anda pecah.

12. Ingat. Soal TOEFL memiliki struktur “semakin tinggi nomor soal, maka semakin sulit tingkat kesulitannya”. Namun bagi sebagian orang tingkat kesulitan ini berbeda. So flexibel aja :D

13. Sebagian besar soal TOEFL terkait masalah tenses. Pelajarilah.

14. Berdoa, berdoa dan berdoa

15. …… Ada yang ingin menambahkan? :)

Sekedar Anda tahu, cara saya menjawab dalam sesi melengkapi kalimat, Saya hanya membaca soal dengan memasukkan pilihan jawaban yang ada. Jika terdengar “pas” saat pengucapan, maka itulah jawabannya (jangan ditiru :P ). Hal ini bisa saja Anda ikuti namun dengan syarat Anda sering dan telah terbiasa membaca teks berbahasa Inggris. Cara yang aneh ya? But, it’s work! Trust me!

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 1.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: -1 (from 1 vote)
cara belajar TOEFL, 1.0 out of 10 based on 1 rating
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image