DAMPAK POLUSI UDARA

DAMPAK POLUSI UDARA
Gressella
36409343
ddellmo@yahoo.com

I. PENDAHULUAN
Latar belakang saya membuat pembahasan ini adalah saya ingin menjelaskan keadaan polsi udara yang ada di bumi kita ini serta saya ingin menjelaskan dampak-dampak yang terjadi karena polusi udara. Ketidaksadaran manusia akan bahaya dari polusi udara adalah penyebab terbesar dari terjadinya polusi yang meningkat di bumi kita ini.

II. PEMBAHASAN

Masalah pencemaran udara di Indonesia, sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu: tofografi, kependudukan, iklim dan cuaca serta tingkat atau angka perkembangan sosio, ekonomi dan industrialisasi. Masalah-masalah ini akan semakin meningkat, apabila jumlah penduduk perkotaan semakin meningkat yang mengakibatkan jumlah penduduk yang terpapar polusi udara juga meningkat. Pertumbuhan polusi kota dan tingkat industrialisasi yang tak terhindar, akan mengarah kepada kebutuhan energi yang lebih besar, pada umumnya akan menghasilkan pembuangan limbah atau zat pencemar lebih banyak.pembakaran bahan bakar posil untuk pemanasan rumah tangga untuk pembangkit tenaga listrik, kendaraan bermotor, dalam proses-proses industri dan pembuangan limbah padat dengan pembakaran merupakan sumber utama dari pembuangan limbah zat-zat pencemar didaerah perkotaan. Sebaiknya dikota-kota negara berkembang menunjukkan variasi sumber polusi udara yang lebih besar. Kontribusi relatif dari mobil dan sumber-sumber yang bergerak atau menetap terhadap emisi – emisi polutan udara berbeda nyata di antara kota-kota, tergantung dari tingkat motorisasi, kepadatan,tipe industri yang ada. Kontribusi dari kendaraan bermotor lebih sedikit dikota-kota dengan tingkat motorisasi rendah. Suatu hal yang perlu diperhatikan pada beberapa negara berkembang adalah
cenderung banyaknya kendaraan bermotor tua dan tak terawat sehingga jelas merupakan suatu faktor yang menunjukkan kendaraan tersebut adalah sumber zat-zat pencemar.
Angka pertambahan jumlah kendraan dunia diproyeksikan akan melampaui kedua jumlah total produksi dan populasi diperkotaan. Peranan kendaraan bermotor terhadap pertambahan polusi menjadi meningkat di negara-negara yang sedang berkembang. Jika tidak dilakukan pengawasan yang ketat terhadap zat-zat pencemar yang berkaitan dengan lalu lintas, sudah pasti akan memperburuk kondisi udara daerah tersebut. Sebagai penambah zat-zat pencemar udara yang lebih tradisionil yang lebih umum, sejumlah besar racun dan zat kimia dideteksi telah meningkat jumlahnya diudara perkotaan, walaupun dengan konsentrasi rendah,
Contohnya :
 Logam-logam berat pilihan
 Sedikit zat-zat organik
 Radionucleids seperti ; radon
 Fibers; Asbes

Bahan-bahan kimia tersebut dikeluarkan dari bermacam-macam sumber seperti : pembakaran sampah, pabrik-pabrik pengelolah limbah, proses-proses industri dan manufaktur, dry cleaning, bahan-bahan bangunan, dan kendaraan bermotor. Walaupun emisi-emisi zat kimia ini umumnya lebih rendah kadarnya dibandingkan zat pencemar tradisionil, namun jelas polutan ini memberi resiko terhadap kesehatan sehubungan dengan daya racun mereka yang sangat tinggi atau bersifat karsinogenik bahkan bisa keduanya. Zat-zat polutan ini lebih sering dianalisa karena rendahnya konsentrasi mereka diudara, juga karena pengawasan yang sangat kurang. Untuk itu dilakukan pengawasan secara otomatis.Dua hal yang sangat mempengaruhi panyebaran dan transportasi dari zat-zat pencemar udara, yakni iklim dan cuaca, serta letak topografi daerah yang dikaitkan dengan penyebaran penduduk. Iklim-iklim dikota besar berbeda dengan benua yang lebih dingin dan lembab, dibandingkan dengan daerah yang di Gurun atau tropical dengan temperatur sedang dan kelembaban tinggi. Akibat beratnya musim dingin, dapat menentukan jumlah pemanasan yang dibutuhkan penduduk sehingga meningkatkan emisi-emisi polutan. Pada kota-kota dengan temperatur sedang, beban polusi cenderung disebarkan secara merata sepanjang tahun.Fenomena iklim dan cuaca lain yang sangat mempengaruhi kualitas udara adalah panas yang dihasilkan oleh sebuah kota mengakibatkan meningkatnya suhu udara, sehingga terjadi penarikan suhu lebih dingin kedalam dan kemungkinan udaranya lebih tercemar dari daerah-daerah industri sekitarnya. Sebaiknya pada kota-kota yang bersuhu lebih tinggi, yang terkena sinar matahari dengan kepadatan lalu lintas yang tinggi, cenderung mudah terbentuknya jaringan ozon dan fotokimia oksidan lain dari emisi-emisi polutan.Zat-zat polutan mungkin akan terperangkap dalam udara selama beberapa hari. Daerah pegunungan juga berfungsi sebagai penghambat transportasi polusi udara di kota-kota besar. Pada kota-kota dengan bangunan berstruktur tinggi penyebaran emisi polutan akibat angin besar lebih rendah (The Canyon Effect), karena terhalang oleh bangunan.

Polusi udara memberikan dampak yang berpengaruh merugikan bagi kesehatan manusia, bukan saja dengan terhisap langsung, tetapi juga dengan cara-cara pemaparan lainnya seperti: meminum air yang terkontaminasi dan melalui kulit. Umumnya sebagian besar zat-zat polutan udara ini langsung mempengaruhi sistem pernafasan dan pembuluh darah. Meningginya angka kesakitan dan kematian dan adanya gangguan fungsi paru-paru dikaitkan dengan kenaikan konsentrasi zat tersebut yang mempengaruhi sistem pernafasan. Pemaparan yang akut dapat menyebabkan radang paru sehingga respon paru kurang permeabel, fungsi paru menjadi berkurang dan menghambat jalan udara. Ozon dapat mengiritasi mata, hidung dan tenggorokan dan penyebab sakit kepala. CO beraffianitas tinggi terhadap Hb sehingga mampu mengganti O2 dalam darah yang menuju ke sistem pembuluh darah dan jantung serta persarafan.
Pengaruh-pengaruh langsung dari polusi udara terhadap kesehatan manusia tergantung pada; intensitas dan lamanya pemaparan, juga status kesehatan penduduk yang terpapar.

III. ANALISIS
Setelah saya menganalisa permasalahan ini saya dapat mengetahui bahwa ternyata asap yang ditimbulkan dari berbagai macam sumbernya ini mengandung zat-zat kimia yang berbahaya dan dapat merusak pernapasan.

IV. KESIMPULAN
Kesimpulan yang saya ambil dalam pembahasan ini adalah bahwa bumi kita ini telah tercemari oleh limbah yang berbentuk gas dan semua ini disebabkan oleh manusia itu sendiri dan tercemarnya bumi kita ini dapat kita perbaiki dengan cara menghemat sumber daya alam dan mengurangi polusi yang ada.

DAFTAR PUSTAKA
Yusad, Y. 2003.
Polusi Udara Di Kota Besar Dunia. Fakultas Kesehatan Msyarakat USU. Medan.

http://agripollute.nstl.gov.cn/MirrorResources/7150/theair.html

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 6.0/10 (2 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
DAMPAK POLUSI UDARA, 6.0 out of 10 based on 2 ratings
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image