Hubungan antara Agama dan Manusia

Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk ciptaan tuhan yang lainnya. Manusia merupakan makhluk Tuhan yang memiliki tuntutan untuk menyembah dan bersyukur atas segala sesuatu yang telah diciptakan sehingga manusia dapat bertahan hidup dan melestarikan populasinya. Manusia memiliki kepercayaan yang berbeda-beda. Walaupun kepercayaan manusia banyak yang berbeda tetapi dari seluruh kepercayaan, kepercayaan tersebut memiliki satu tujuan yang jelas. Kepercayaan dan agama memberikan segala sesuatu penjelasan bahwa manusia adalah makhluk yang harus bersyukur kepada Dia dan memiliki potensi utnuk besikap baik atau bersikap buruk, bersikap jujur atau dusta dan dalam diri manusia selalu terdapat aspek hawa nafsu, seks dan rasa ingin berkuasa. Semua sikap yang telah disebutkan dapat dikendalikan oleh manusia tersebut apabila manusia tersebut mempelajari agama sejak usia dini. Sangat bagus apabila sejak dunia dini manusia telah diperkenalkan agama dalam kehidupan mereka karena pada masa kecil lah otak manusia sangat mudah menyerap ilmu pengetahuan dan mempelajari kehidupan sehingga pengetahuan masa kecil lah yang akan mempengaruhi kehidupan mereka kedepan.
Apabila nilai-nilai agama yang sudah diperkenalkan sejak usia dini dan diterapkan dalam kehidupan manusia saat manusia beranjak dewasa maka manusia tersebut akan menjadi manusia yang lebih berkualitas, berakhlak dan memiliki mampu mengendalikan diri dari pemuasan hawa nafsu yang tidak sesuai dengan ajaran agama.
Seluruh agama diberikan pengetahuan akan adanya pahala dan dosa, surge dan neraka. Apabila kita berbuat suatu kebaikan maka kita akan mendapat pahala dan akan masuk surge dan sebaliknya apabila kita melakukan tindak kejahatan maka kita akan mendapatkan dosa dan akan masuk neraka. Surge diartikan sebagai suatu tempat yang sangat indah dan terdapat segalanya yang kita inginkan disana sedangkan neraka merupakan tempat yang sangat hina dan tempat untuk menghukum manusia yang melakukan kejahatan atau sesuatu yang dilarang oleh agama. Semua ini diajarkan dalam agama. Manusia berlomba-lomba melakukan kebaikan sehingga hidup bermasyarakat menjadi lebih damai dan tenteram. Bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, saling tolong menolong antarumat manusia, saling menghargai, saling menghormati, itu semua merupakan tindakan kebaikan. Semua ini dapat terjadi dikarenakan masyarakat diajarkan peran agama dalam kehidupan bermasyarakat. Para manusia percaya kepada Tuhan sebagai sumber dari segala hukum dan nilai-nilai hidp, manusia percaya adanya adanya hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia percaya wahyu Tuhan yang diberikan kepada Rasul yang bertujuan agar manusia hidup saling berdampingan tak ada peperangan dan melakukan perbuatan yang diperintahkan oleh Tuhan dan tidak melakukan tindakan yang dilarang oleh Tuhan, manusia percaya adanya kehidupan setelah kematian dan kehidupan setelah kematian ditentukan dari perbuatan manusia ketika mereka masih hidup.
Jadi pendidikan agama sangat penting karena menyangkut sikap manusia dalam bermasyarakat sehari-hari. Masa depan Negara tergantung dari manusia atau masyarakat yang tinggal di Negara dan bangsa tersebut, maju mundur suatu bangsa dan Negara tergantung dari sikap tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu adanya kerja sama seluruh masyarakat dalam menumbuhkan dan mengembangkan pendidikan agama dalam kehidupn bermasyarakat.

Nama : Muhammad Edwin Hermawan
Kelas : 1IA22
UNIVERSITAS GUNADARMA

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 8.3/10 (7 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 3 votes)
Hubungan antara Agama dan Manusia, 8.3 out of 10 based on 7 ratings
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image