PERDAGANGAN DAN HUBUNGAN EKONOMI INTERNASIONAL DALAM ERA GLOBALISASI

Dalam pemikiran ahli-ahli ekonomi semenjak beberapa abad yang lalu dan dalam kasus-kasus mengenai faktor pertumbuhan ekonomi di berbagai negara di dunia, telah ditunjukkan bahwa hubungan perdagangan dan hubungan ekonomi dengan dunia luar sangat penting peranannya dalam menunjang pembangunan ekonomi sesuatu negara. Dalam sejarah pemikiran ekonomi terdapat golongan ahli ekonomi yang dinamakan mahzab merkantilisme. Mereka mengemukakan pemikiran mereka di abad ke-15 hingga pertengahan abad ke-18. Golongan ini sangat menekankan kepada perlunya pemerintah suatu negara mendorong kegiatan perdagangan luar negeri, dengan harapan dapat mengumpulkan mata uang emas dan perak yang pada masa tersebut merupakan jenis mata uang yang paling utama.

Ahli-ahli ekonomi merkantilisme berkeyakinan kedudukan suatu negara akan bertambah kukuh dan kaya apabila dapat mengembangkan perdagangan luar negerinya. Melalui ekspor yang lebih banyak negara dapat mengumpulkan lebih banyak uang emas hasil dari perdangangan tersebut.

Golongan ahli ekonomi sesudahnya, yang dalam sejarah pemikiran ekonomi dinamakan golongan Klasik, juga melihat tentang peranan perdagangan luar negeri dalam mengembangkan suatu perekonomian menunjukkan bahwa spesialisasi dan perdagangan akan menaikan efisiensi pengguna faktor-faktor produksi. Berdasarkan kepada argumentasi ini ahli-ahli ekonomi Klasik sangat menekankan kepada kegiatan perdagangan bebas – yaitu perdagangan luar negeri antara berbagai negara yang tidak dibatasi oleh hambatan pajak impor dan halangan perdagangan yang lain. Sistem perdagangan seperti ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kemakmuran dengan lebih pesat.

Di abad ke-20 yang lalu timbul beberapa kritik terhadap pandangan ahli-ahli ekonomi Klasik, terutama tentang kebaikan dari perdagangan bebas. Analisis makroekonomi yang dikembangkan oleh John Maynard Keynes dan penyokongnya menunjukkan efek buruk yang mungkin timbul dari perdagangan bebas. Hal tersebut dapat memperburuk keseimbangan antara ekspor dan impor dan menurunkan nilai mata uang. Pertumbuhan ekonomi dan perkembangan kesempatan kerja juga dapat dipengaruhinya. Apabila hal-hal seperti timbul, pemerintah perlu menjalankan kebijakan proteksi perdagangan dan meningkatkan pajak impor.

Akan tetapi pandangan yang ingin membatasi perdagangan bebas dan meningkatkan proteksi tidak lama kepopulerannya. Dalam tiga dekade belakangan ini berlaku perombakan yang nyata dalam pemikiran ahli ekonomi dan para politisi di negara maju. Pertama-tama mereka kembali berkeyakinan bahwa sistem pasar bebas dengan campur tangan pemerintah yang minimum akan dapat menciptakan tingkat ekonomi yang tinggi dan efisien. Selanjutnya, sebagai implikasi dari pandangan ini, mereka sangat menekankan tentang perlunya menjalankan perdagangan bebas dalam kegiatan ekonomi global. Perdagangan bebas menurut keyakinan mereka, dapat menunjang perkembangan ekonomi di berbagai negara.

FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG PERDAGANGAN LUAR NEGERI

Beberapa Faktor Bersifat Umum

  1. Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksikan sendiri
  2. Memperluas pasar produksi dalam negeri
  3. Mengimpor teknologi dan meningkatkan produktifitas

Spesialisasi sebagai faktor pendorong perdagangan

  • Keunggulan Absolut (Absolut Advantage)

Suatu negara dinamakan memiliki keuntungan atau keunggulan absolute dalam menghasilkan sesuatu barang apabila ia dapat memproduksi barang itu lebih murah dari negara lain atau lebih tinggi produktifitas dari negara lain.

  • Keunggulan komparatif (comparative Advantage)

BERBAGAI ASPEK DARI HUBUNGAN EKONOMI ANTAR NEGARA

Untuk lebih memahami pola hubungan ekonomi internasional di antara satu negara dengan berbagai negara lain, dalam bagian ini seterusnya akan diperhatikan mengenai bentuk-bentuk hubungan ekonomi di antara berbagai negara. Hubungannya yang utama dapat dibedakan kepada tiga aspek:

  1. Perdagangan
  2. Penanaman modal asing
  3. Investasi portfolio

Disamping ketiga-tiga bentuk hubungan utama ini masih terdapat beberapa bentuk hubungan lain, seperti pinjaman  (jangka pendek dan jangka panjang) di antara pemerintah dengan pemerintah, pinjaman di antara swasta dengan swasta dan kegiatan pariwisata. Yang akan dibahas dalam bab ini terbatas kepada tiga bentuk hubungan yang pertama.

Perdagangan Barang dan Jasa

Perdagangan luar negeri diartikan sebagai kegiatan mengekspor barang – seperti karet, minyak, dan pakaian dan kegiatan mengimpor – barang seperti mesin, alat pengangkutan, berbagai jenis barang kosmetik, dan barang perantara (barang setengah jadi) kegiatan industri pengolahan. Di samping itu perdagangan dapat pula dilakukan dalam bentuk ekspor dan impor jasa.

Kegiatan Ekspor-Impor Barang

Kegiatan ekspor dalam usahanya untuk menambah produksi dan menambah keuntungan, sebagian perusahaan akan mencoba meluaskan pasarannya ke luar negeri. Maka kegiatan ekspor pada dasarnya merupakan usaha untuk menjual barang yang diproduksinya ke pasaran internasional. Dari Indonesia, perusahan-perusahaan menjual karet, kelapa sawit, barang-barang industri dan berbagai barang lain ke berbagai negara.

Perusahaan yang mengekspor barang dibedakan kepada dua golongan, yaitu perusahaan yang khusus dikembangkan dengan tujuan untuk mengekspor barang yang diproduksikannya dan perusahaan yang lebih mengutamakan pasaran dalam negeri tetapi mengekspor kelebihan produksinya. Dalam perusahaan golongan pertama termasuk perusahaan garmen untuk ekspor dan perusahaan perkebunan karet dan kelapa sawit. Untuk perusahaan yang menghasilkan barang terutama untuk pasaran dalam negeri, kegiatan ekspor merupakan usaha untuk mempercepat perkembangan perusahaan dan menambah keuntungan.

Kegiatan impor merupakan kegiatan perusahaan yang membeli barang-barang yang di produksi negara lain. Kegiatan impor memberikan efek atau pengaruh yang sebaliknya dari kegiatan mengekspor. Aliran ke luar mata uang asing akan berlaku dan menurunkan devisa yang tersedia. Impor barang konsumsi dapat menyaingi perusahaan dalam negeri dan menurunkan produksi mereka. Apabila ini terjadi, maka produksi, penjualan, dan keuntungan perusahaan-perusahaan yang dipergaruhi oleh keberadaan barang impor akan menurun. Dari segi gambaran secara makro, hal tersebut dapat menyebabkan defisit dalam keseimbangan aliran keluar-masuk devisa, menurunkan nilai mata uang domestik dan mengurangi kesempatan kerja.

Pelaksana kegiatan ekpor-impor. Ekspor dan impor dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Dalam ekspor secara langsung pengekspor mengirim langsung bayarannya kepada pembeli di luar negeri. Yang dimaksud dengan ekspor dan impor tak langsung adalah kegiatan perdagangan luar negeri yang menggunakan instusi perantara. Ekspor tak langsung berarti barang ekpor tidak langsung dijual ke luar negeri tetapi dijual kepada agen dalam negeri.

Kegiatan Ekspor-Impor Jasa

  1. pengangkutan
  2. perjalanan dan pariwisata
  3. ekpor-impor jasa lain

Penanaman Modal Asing dalam bahasa Inggris diguanakan unutk menerangkan penanaman modal asing adalah foreign direct investment. Maksudnya adalah membawa dana modal ke suatu negara dan menggunakan dana ini untuk mendirikan perusahaan.

Penanaman modal asing ke sesuatu negara dapat dibedakan dalam beberapa bentuk yaitu anak perusahaan dan perusahaan patungan atau join venture. Pada dasarnya perusahaan patungan adalah suatu perusahaan yang didirikan melalui kerja sama antara perusahaan asing dan perusahaan dalam negeri. Apabila perusahan induk mendirikan anak perusahaan, seluruh sahamnya dimiliki oleh perusahaan induk. Dengan demikian modal yang digunakan disediakan perusahaan induk dan pengelolaan perusahaan dilakukan oleh tenaga ahli yang ditunjukkan oleh perusahaan induk. Sifat ini berbeda dengan perusahaan Joint Venture, dimana perusahaan asing yang menanamkan modalnya di suatu negara mengambil perusahaan dalam negeri sebagai kongsi untuk mendirikan perusahaan baru. Modal ditentukan berdasarkan kesepakatan bersama, sedangkan operasi perusahaan dikelolah oleh perusahaan dalam negeri tetapi dinasehati oleh tenaga ahli yang berasal dari perusahaan luar negeri.

Pemberian Hak Memproduksi  (memberi lisensi)

Memberi hak memproduksi oleh perusahaan asing ternama kepada perusahaan dalam negeri merupakan cara lain untuk suatu perusahaan asing beroperasi di suatu negara. Memberi hak memproduksi atau memberi lisensi merupakan suatu bentuk kontrak memproduksi, yaitu memberi hak kepada suatu perusahaan dalm negeri untuk memproduksi barang yang sama dengan yang diproduksi oleh perusahaan dalam negeri.

Kebaikan penting dalam memberikan lisensi:

  • Pemberi lisensi tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk memasarkan barangnya di negara lain
  • Perusahaan tidak menghadapi resiko apabila berlaku ketidakstabilan politik dan ekonomi di negara di mana lisensi diberikan

Keburukan penting dalam meberikan lisensi:

  • Pendapatan perusahaan pemberi lisensi lebih rendah daripada apabila perusahaan    itu membuat anak perusahaan di negara penerima lisensi
  • Perusahaan induk menghadapi risiko penyalahgunaan teknologi memproduksi barang yang telah diserahkan melalui pemberian lisensi
  • Perusahaan yang menjadi penerima lisensi dapat mengubah perjanjian dan menjadi perusahaan yang menyaingi perusahaan asal.

Investasi Portfolio

Invesatasi portfolio investasi yang bersifat keuangan dalam bentuk membeli saham, oblogasi, memberi pinjaman kepada perusahaan swasta dan perusahaan pemerintah dan medepositokan dana sebagai deposito berjangka, dari suatu negara ke berbagai negara.

Emerging markets

Emerging markets pasaran keuangan di negara-negara berkembang tersebut dan pasaran keuangan yang bermunculan di negara-negara Eropa yang merupakan bekas negara Komunis.

Perbedaan ivestasi langsung dan portfolio

Terdapat beberapa perbedaan yang fundamental di antara penanaman asing langsung (foreign direct investment) dengan investasi portfolio.

  1. Investasi langsung aliran modalnya bersifat permanen yaitu dana investasi yang dialirkan diguanakan untuk mendirikan perusahaan. Sebagai investasi keuangan, investasi portfolio bersifat mengubah dana dalam mata uang asing tertentu kepada dana lokal (misalnnya rupiah) dan kemudian menggunakan dana ini untuk membeli harta keuangan, seperti saham dan obligasi.
  2. Dalam jangka pendek aliran investasi langsung cenderung memperkukuh cadangan devisa negara yang menerima investasi tersebut. Aliran dana investasi portfolio cenderung akan menimbulkan ketidakstabilan yang lebih besar terhadap nilai kurs valuta asing. Pada ketika investasi portfolio mengalir masuk ke suatu negara, mata uang dalam negeri akan menguat apabila dibandingkan nilai mata uang asing. Akan tetapi pada ketika dana investasi portfolio mengalir kembali keluar, hal ini dapat menurunkan nilai tukar mata uang dalam negeri dan mempengaruhi kestabilan neraca pembayaran.
  3. Efek kedua-dua jenis investasi langsung dapat memberikan beberapa sumbangan positif kepada pertumbuhan perkonomian. Investasi portfolio sumbangannya lebih terbatas yaitu memudahkan perusahaan memperoleh dana melaui pasaran saham, pasaran obligasi atau pinjaman.

NERACA PEMBAYARAN DAN KURS VALUTA ASING

Berbagai aspek dari perhubungan ekonomi dengan negara lain yaitu kegiatan ekspor-impor barang dan jasa, penanaman modal asing secara lansung dan investasi portfolio akan menimbulkan aliran dana dari satu negara ke negara lain. Data aliran dana tersebut diringkaskan dalam bentuk neraca pembayaran

Neraca Perdagangan dan Neraca Pembayaran

Neraca pembayaran merupakan neraca keuangan yang menujukkan berbagai bentuk aliran keuangan yang berlaku di antara satu negara dengan negara lain pada suatu tahun tertentu. Dalam neraca pembayaran, biasanya yang ditunjukkan adalah aliran neto- yaitu aliran dana yang masuk dikurangi dengan aliran dana yang ke luar yang melebihi aliran dana yang masuk dan nilai netonya adalah positif apabila nilai dana yang masuk melebihi dari yang keluar.

Suatu neraca pembayaran dapat dibedakan kepada dua komponen yang utama, yaitu neraca berjalan dan neraca modal. Perimbangan di antara keseluruhan aliran masuk dengan aliran ke luar dinamakan neraca keseluruhan

Neraca Berjalan (Current Accounts)

Neraca berjalan menunjukkan aliran-aliran keuangan yang bukan berbentuk aliran modal dan aliran investas. Neraca berjalan terutama mencatat aliran keuangan yang disebabkan oleh kegiatan ekspor dan impor dan pembayaran kepada jasa faktor-faktor produksi yang digunakan untuk mewujudkan barang dan jasa. Neraca perdagangan barang, aliran dana untuk ekspor dan impor jasa aliran pembayaran dan pendapatan faktor-faktor produksi asing yang berlaku.

  • Neraca pedagangan barang
  • Neraca perdagangan jasa
  • Pembayaran dan pendapatan dari investasi

Neraca Modal (Capital Accounts)

Neraca modal memberi gambaran tentang aliran pinjaman dan aliran investasi yang berlaku antara sesuatu negara dengan negara-negara lain. Aliran dana ini merupakan aliran jangka panjang maupun aliran jangka pendek. Investasi langsung dan pinjaman selalu digolongkan sebagai aliran dana jangka panjang, sedangkan investasi portfolio digolongkan sebagai aliran modal jangka pendek.

Neraca Keseluruhan (Overall Balance)

Nilai neto dari gabungan berbagai aliran uang yang diterangkan di atas dinamakan neraca keseluruhan. Neraca ini merupakan gabungan dari neraca dalam aliran-aliran dana yang tergolong dalam neraca berjalan dan neraca modal.

Kurs Valuta Asing

Kurs, atau nilai tukar, valuta asing menunjukkan jumlah uang yang diperlukan untuk memperoleh satu unit mata uang asing. Kurs pertukaran biasanya dibedakan kepada dua: nilai jual dan nilai beli. Nilai jual berarti harga jual para pemilik atau pedagang valuta asing termasuk bank, kepada pembelinya. Sedangkan nilai beli adalah nilai yang akan dibayar oleh pedagang valuta asing (atau bank) apabila kita menjual mata unag asing yang kita miliki kepada mereka. Seterusnya analisis mengenai penentuan kadar pertukaran di antara satu mata uang dengan mata uang asing dapat dibedakan kepada dua jenis: kurs pertukaran fleksibel dan kurs pertukaran tetap

Kurs Pertukaran Fleksibel

Kurs atau nilai pertukaran mata uang asing yang akan berubah secara otomatis dari waktu ke waktu dinamakan kurs pertukaran fleksibel atau kurs pertukaran berubah bebas. Dalam bahasa Inggris ia dinamakan flexible exchange rate atau  floating exchange rate. Maksudnya, haraga valuta asing akan selalu mengalami perubahan yang disebabkan oleh perubahan dalam permintaan dan penawaran.

Kurs Pertukaran Tetap

Niali pertukaran uang sesuatu negara dengan mata uang negara lain yang tetap nilainya dari waktu ke waktu dinamakan kurs pertukaran tetap atau fixed exchange

Proteksi: Alasan dan Cara Melakukannya

Proteksi adalah langka-langkah yang dilakukan pemerintah untuk membatasi kebebasan perdagangan di antara suatu negara dengan negara lain.

Alasan Melakukan Proteksi

  1. Mewujudkan kestabilan ekonomi dan mengatasi pengangguran
  2. Mengembangkan sektor modern
  3. Melindungi kegiatan ekonomi tertentu

Cara Melakukan Proteksi

Cara Langsung Membatasi Impor

  1. Mengenakan tarif

Tarif atau cukai impor adalah pungutan ke atas barang-barang yang diimpor. Kebanyakan dari tarif ini adalah berupa pajak ke atas nilai barang yang diimpor.

  1. Kuota

Lagnkah ini merupakan pembatasan jumlah barang yang dapat diimpor pada suatu tahun tertentu, atau oleh perusahaan-perusahaan tertentu dalam periode yang ditentukan.

  1. Embargo

Yang dimaksud dengan embargo adalah larangan impor, yaitu tak seunit barang pun dapat dimasukkan dari luar negeri.

Cara Tak Langsung Membatasi Impor

Beberapa cara dapat digunakan untuk tujuan tersebut. Dalam mengimpor barang pertanian harus ada surat yang menyatakan bahwa barang tersebut bersih dari hama sudah dikarantinakan. Larangan mengimpor tanaman membatasi jenis-jenis barang yang dapat diimpor suatu negara.

Kampanye membeli barang dalam negeri dengan mendorong toko-toko melakukan promosi penjualan dapat juga dipandang sebagai usaha membatasi impor.

Globalisasi, Kerja Sama Regional dan Instusi Ekonomi Internasional

Globalisasi dan Efeknya

Arti globalisasi dapat diterangkan dari berbagai sudut. Dari sudut pandangan ekonomi dan perdagangan, globalisasi dapat diartikan sebagai peningkatan dalam hubungan dan saling ketergantungan dalam kegiatan ekonomi dan perdagangan di antara berbagai negara di dunia.

Faktor yang Mendorong Perkembangan Globalisasi

  1. Perkembangan perusahaan multinasional yang lebih pesat, terutama ke negara-negara berkembangan.
  2. Kemajuan teknologi dalam bidang pengangkutan dan elektronik (termasuk komputer).
  3. Peralihan sistem ekonomi di negara-negara Komunis dari sistem perencanaan pusat kepada sistem pasaran bebas.
  4. Persetujuan WTO (World Trade Organization) yang menggalakan perdagangan bebas dalam ekonomi global.

Kebaikan dan Keburukan Globalisasi

  • Argumnentasi menyokong globalisasi
  1. Kemakmuran penduduk dunia akan meningkat.
  2. Tekonologi modern dapat disebarkan ke seluruh dunia.
  3. Negara yang miskin modal dapat dikembangkan melalui investasi asing.
  4. Pasaran dunia dapat memperluas melalui peningkatan kemakmuran yang semakin pesat.
  • Argumentasi yang menolak globalisasi

Kebanyakan negara-negara berkembang merasa bahwa globalisasi merupakan perubahan kegiatan dan hubungan ekonomi dunia yang sangat merugikan negara-negara berkembang. Ini terutama benar untuk negara-negara yang tidak mepunyai kemampuan untuk bersaing di pasaran dunia. Ekspor tidak akan berkembang, sementara impornya semakin menigkat. Keadaan ini dapat menimbulkan akibat yang buruk terhadap neraca pembayaran dan kurs valuta asing.

Organisasi Kerja Sama Regional

  • AFTA (ASEAN Free Trade Area)

Tujuan pembentukan AFTA. AFTA didirikan dengan tujuan berikut:

  1. Menghapus tarif, kuota, dan lain-lain hambatan perdagangan
  2. Mengenakan satu tarif terhadap negara bukan anggota secara seragam
  3. Menigkatkan mobilitas modal,buruh, dan perusahaan yang bebas
    1. Merumuskan kebijakan pengangkutan, pertanian, pendidikan, persaingan dan perilaku perniagaan secara bersama

Efek Negatif AFTA. Antara efek negatif yang mungkin dapat berlaku dengan pendirian AFTA adalah efek perdagangan bebas tersebut terhadap perusahaan kecil. Perusahaan-perusahaan kecil mungkin rugi sebagai akibat dibatalkannya kebijakan proteksi.

  • APEC (Asia Pasific Economic Cooperation)

Kerja sama Ekonomi Asia Pasific didirikan pada tahun 1989 sebagai reaksi atas peningkatan ketergantungan antara negara-negara Asia-Pasifik.

Tujuan pendirian ialah untuk mengembangkan kegiatan ekonomi serta kerja sama dalam bidang teknikal demi mengekalkan dan menggalakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan seimbang di kalangan negara anggota

  • NAFTA (North American Free Trade Agreement)

Perjanjian perdagangan bebas Amerika Utara disetujui pada 1 Januari 1994, hasil persetujuan kerja sama ekonomi dan perdagangan antara negara Amerika Serikat, Kanada, Meksiko

Liputan Perjanjian NAFTA

  1. 1. Mengahapus tarif naik 99% dari barang yang diperdagangkan dalm jangka 10 tahun.
  2. 2. Mengubah kebanyakan hambatan-hambatan dalam mendorong pengaliran jasa antarnegara di ketiga-tiga buah negara tersebut.
  3. 3. Menyetujui untuk melindungi hak-hak intelektual warga negaranya.

Beberapa Persetujuan Lain Perjanjian NAFTA ini juga bertujuan untuk menghapus hambatan dalam mendorong investasi (penanaman modal) asing antara ketiga-tiga negara

  • European Union (EU)

EUROPEAN UNION merupakan integrasi ekonomi antara negara-negara Eropa. Organisasi tersebut pada mulanya dinamakan EEC (European Economic Community) atau Kesatuan Ekonomi Eropa, yang didirikan hasil dari perjanjian Rome pada tahun 1957

  • IMT-GT (Indonesia, Malaysia, Thailand Growt Triangle)

IMT-GT ialah salah satu bentuk kerja sama regional dengan kebijakan yang inovatif dan bertujuan agar semua negara dapat menghadapi tantangan abad ke- 21 dan globalisasi. Kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan sinergi dalam investasi dan dengan itu meningkatkan tahap kegiatan ekonomi yang sukar dicapai secara terpisah.

  • IMS-GT (Indonesia, Malaysia, Singapore Growt Triangle)

IMS-GT ialah konsep kerja sama antara daerah yang berusaha mengeksploitasi potensi kawasan ekonomi yang berkembang pesat di dalam wilayah ASEAN.

  • BIMP EAGA (Brunei, Indonesia, Malaysia, Philipines-East ASEAN Growt Area)

BIMP-EAGA ialah salah satu usaha untuk mengembangkan kawasan-kawasan yang kurang maju tetapi berpotensi untuk dikembangkan.

Tujuan pendiriannya ialah untuk menciptakan suasana untuk melaksanakan program-program strategis untuk menigkatkan perdagangan dan investasi antara perbatasan negara anggota.

INSTUSI EKONOMI INTERNASIONAL

  • GATT dan World Trade Organization (WTO)

GATT adalh singkatan dari The General Agreement on Trade and Tariff, yang merupakan organisasi yang dianggotai oleh berbagai negara di dunia, yang bertujuan menciptakan suatu persetujuan umum mengenai perdagangan dan peraturan-peraturan pembatasan impor. Pada tahun 1995 tercapai persetujuan untuk menggantikan GATT dengan World Trade Organization (WTO). WTO merupakan organisasi perdagangan internasional yang lebih menggalakan lagi perdagangan bebas kalau dibandingkan dengan GATT. Perjanjian yang disetujui dalam WTO antara lain adalah: mendorong berbagai negara menciptakan fasilitas untuk perdagangan bebas, mengurangi biaya untuk melaksanakan perdagangan, mendorong pengaliran modal antarnegara, menyederhanakan administrasi pabean dan mendorong kerja sama teknik dan ekonomi.

  • Bank Dunia (The World Bank)

Bank Dunia dikembangkan sebagai usaha untuk membatu negara-negara yang sedang berusaha memulihkan dan membangun kembali perekonomiannya.

Tujuan utamanya adalah membangun negara-negara yang mengalami kehancuran dalam peperangan untuk memulihkan kembali ekonominya.

  • International Monetary Fund (IMF)

Tugas utama IMF adalah untuk membantu negara-negara yang menghadapi masalah di sektor luar negerinya dan dalam kegiatan perdagangan. IMF berfungsi untuk membangun agar nilai mata uang asing tidak mengalami kemerosotan saecara drastis. Fungsi lain dari IMF adalah menggalakan lebih banyak pengaliran modal ke negara-negara berkembang untuk membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi di negara-negara tersebut.

PERUSAHAAN MULTINASIONAL DI NEGARA-NEGARA

BERKEMBANG

Yang dimaksudkan dengan Multi National Corporation (MNC) atau perusahaan multinasional adalah suatu perusahaan yang biasanya berasal dari negara maju, yang beroperasi di berbagai negara dengan mendirikan anak perusahaan atau mengembangkan perusahaan secara franchise atau secara patungan

Kebaikan dan Keburukan Perusahaan Multinasional

  • Argumentasi yang menyokong
  1. a. Dapat mengatasi masalah kekurangan modal yang dihadapi negara-negara berkembang
  2. b. Dapat membantu perkembangan teknologi dan manajemen modern yang menyertai kedatangan perusahaan multinasional
  3. c. Membantu menciptakan kesempatan kerja baru dan pendapatan. Hal ini dapat menimbulkan multiplier kepada kegiatan ekonomi lain.
  4. d. Dapat meningkatkan ekspor, yaitu apabila perusahaan multinasional mengekspor barangnya.
  5. e. Membantu mengembangkan keseluruhan ekonomi dan menambah pendapatan pemerintah dari pajak perusahaan
  • Argumentasi yang menentang
  1. a. Menimbulkan persaingan ke atas perusahaan sejenis yang sudah berkembang di dalam negeri.
  2. b. Untuk perusahaan yang mengeksploitasi kekayaan alam, manfaat kepada penduduk sekitarnya sangat terbatas dan sering sekali operasinya merusak lingkungan.
  3. c. Efeknya dalam menciptakan kesempatan kerja tidakalah sebaik seperti yang diharapakan.
  4. d. Keuntungan yang diperoleh dari operasinya akan dibawa ke negara dimana perusahaan induk beroperasi.

Tantangan yang Dihadapi Perusahaan Multinasional

  • Kemungkinan dinasionalisasi
  • Masalah politik dan kestabilan ekonomi
  • Masalah kepastian hukum
  • Masalah sosial – budaya

Referensi: Buku Pengantar Bisnis Edisi Pertama Karangan Sadono Sukirno

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 10.0/10 (2 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
PERDAGANGAN DAN HUBUNGAN EKONOMI INTERNASIONAL DALAM ERA GLOBALISASI , 10.0 out of 10 based on 2 ratings
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image