About the Author

author photo

Nama : Herman Parlindungan Purba NPM : 23209688 Kelas : 1EB05 HP : 0857 1606 6222

See All Posts by This Author

Tanggung jawab sosial

  1. A. Benturan dengan Kepentingan Masyarakat

Dalam suatu perusahaan proses produksi seringkali menyebabkan benturan kepentingan antara masyarakat dengan perusahaan. Hal ini trjadi pada semua tingkat perusahaan mulai dari yang kecil, menengah dan besar. Benturan ini terjadi karena kerap kali perusahaan menimbulkan polusi baik polusi udara, air, suara bahkan sesuatu yang dapat mengganggu mental kejiwaan.

Dalam menunaikan tanggung jawab social, perusahaan mengindahkan etika bisnis. Hal-hal pendorong dilaksanakannya etika bisnis dibagi menjadi dua :

  1. Dorongan eksternal, dari lingkungan masyarakat. Dengan adanya biaya tambahan perusahaan harus memperhitungkan laba atau rugi yang di peroleh.
  2. Dorongan Internal, dari pelaku bisnis. Dengan sisi humanism pelaku bisnis seperti rasa, karsa dan karya yang mendorong terciptanya etika bisnis yang baik dan jujur.
  1. B. Dorongan Tanggung jawab Sosial

Terdapat pengklasifikasi masalah social yang mendorong pelaksanaan tanggung jawab sosial, seperti :

  1. Penerapan Manajemen Orientasi Kemanusiaan.

Terkadang dalam kegiatan intern perusahaan ada yang bersifat kaku, keras,birokratik dan otoriter. Proses administrasi dan jenjang kewenangan yang berbelit-belit sering menyebabkan tekanan batin bagi pihak yang ingin berinteraksi dengan perusahaan baik perusahaan lain, karyawan maupun konsumen.

  1. Ekologi dan Gerakan Pelestarian Lingkungan

Ekologi, yang menitikberatkan pada keseimbangan antara manusia dengan alam banyak di pengaruhi oleh proses produksi. Sebagai contoh penebangan hutan secara liar (illegal logging) dan besar-besaran tanpa adanya reboisasi.

  1. Penghematan Energi

Pengurasan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui secara besar-besaran akan mengakibatkan krisis energy yang akan di alami oleh anak cucu kita selanjutnya.

  1. Partisipasi Pembangunan Bangsa

Tingkat kemiskinan dan pengangguran yang semakin meningkat menjadi pemacu kesadaran para pelaku bisnis membantu pemerintah dalam usaha mensejahterakan masyarakat dengan adanya bakti social, beasiswa dan melibatkan penggunaan tenaga kerja yang ada

  1. Gerakan Konsumerisme

Mengangkat hak-hak konsumen dalam memperoleh perhatian dan tindakan dari pelaku bisnis terhadap keluhan konsumen. Selain itu juga memberi pelayanan purna jual yang lebih baik dan publikasi produk yang mendidik.

  1. Etika Bisnis

Merupakan penerapan secara langsung tanggung jawab sosial suatu bisnis yang timbul dari dalm perusahaan itu sendiri. Etika pergaulan dalam melaksanakan bisnis disebut Etika Pergaulan Bisnis.

  1. a. Hubungan antara bisnis dengan konsumen.

Merupakan pergaulan antara konsumen dengan produsen dan paling banyak ditemui. Berikut beberapa contohnya:

  1. Kemasan yang berbeda-beda menyulitkan konsumen untuk membandingkan harga terhadap produk
  2. Kemasan membuat komsumen tidak dapat mengetahui isi didalamnya sehingga membutuhkan penjelasan lebih lanjut
  3. Promosi, terutama iklan merupakan gangguan etis yang paling utama
  4. Pemberian servis dan garansi sebagai bagian dari layanan purna jual
  1. b. Hubungan dengan Karyawan

Bentuk hubungan ini meliputi penerimaan (recruitment), latihan (training), promosi, transfer,dll. Dimana semua bentuk hubungan tersebut harus dijalankan secara objektif dan jujur

  1. c. Hubungan antar Bisnis

Merupakan hubungan yang terjadi di antara perusahaan, baik prusahaan kolega, pesaing, penyalur, grosir maupun distribusinya.

  1. d. Hubungan dengan Investor

Pemberian informasi yang benar terhadap investor maupun calon investor merupakan bentuk hubungan yang dapat menghindari pengambilan keputusan yang keliru.

  1. e. Hubungan dengan Lembaga-Lembaga Keuangan

Hubungan dengan lembaga keuangan, terutama jawatan pajak pada umumnya merupakan hubungan yang bersifat financial, berkaitan dengan laporan keuangan

Pelaksanaan tanggunga jawab social merupakan penerapan dan pelaksanaan kepedulian bisnis terhadap lingkungan serta mengikuti etika bisnis. Penerapan etika bisnis adalah maksud dari konsep stakeholder yang berlawanan dengan konsep stockholder.

  1. D. Bentuk-Bentuk Tanggung Jawab Sosial dalam Suatu Bisnis

Semakin tingginya kesadaran para pelaku bisnis dengan factor pendorong tanggung jawab social maka terbentuklah beberapa contoh tanggung jawab social yang ada di Indonesia seperti :

  1. Pelaksanaan Hubungan Industrialis Pancasila (HIP)
  2. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL)
  3. Penerapan Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
  4. Perkebunan Inti Rakyat (RIP)
  5. Bimbingan Orang Tua Asuh
VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0 (from 0 votes)

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image