VOTE PULAU KOMODO MENJADI 7 KEAJAIBAN DUNIA

VOTE PULAU KOMODO MENJADI 7 KEAJAIBAN DUNIA
Setelah Candi borobudur tidak masuk dalam kategori Tujuh Keajaiban Dunia, kini Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI berjuang keras agar Taman Nasional Pulau Komodo bisa masuk dalam Tujuh Keajaiban Dunia kategori taman nasional. Jika target ini tercapai, akan berdampak besar terhadap industri pariwisata, karena wisatawan mancanegara diyakini akan banyak berkunjung ke Indonesia.
Direktur Jenderal Pemasaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, Sapta Nirwandar mengatakan, Candi Borobudur ternyata kalah populer secara internasional, sehingga melalui suatu voting melalui internet yang diadakan New7wonder Foundation, Candi Borobudur tak masuk dalam kategori Tujuh Keajaiban Dunia. “Sekarang ada voting lagi, dan Indonesia menjagokan Taman Nasional Pulau Komodo.
Data yang dihimpundari situs www.new7wonder.com menyebutkan, sebanyak 222 negara mendominasikan 261 daerah-daerah tujuan wisata, untuk memperebutkan tujuh kategori keajaiban dunia. Hingga 7 Juli 2009, voting untuk menetapkan 77 unggulan, peringkat 1-11 untuk tujuh kategori. Dari 77 diperas lagi menjadi 21 kandidat atau tiga kandidat masing-masing kategori. Setelah itu, bulan September 2009 pihak New7wonder Foundation baru ditetapkan Tujuh Keajaiban Dunia.
Hasil voting sampai tanggal 16 Februari 2009 pukul 09.37 yang dipantau di situs new7wonder.com, hari Minggu (22/2), Taman Nasional Pulau Komodo berada sementara di peringkat 13 di kategori kelompok E (forest/national park/nature reserves). Peringkat 1-12 sementara kategori ini adalah berturut-turut Puerto Princesa, Amazon, Sundarbans Forest, Tree of Life, Bialowieza Forest, Balck Forest, Retezat National Park, Dinosaur Park, Christmas Island, Eua National Park, Okawango Delta, dan El Kala National Park.
Sapta Nirwandar menjelaskan, kesadaran masyarakat dunia untuk menjadikan obyek wisata alam unggulannya terpilih sebagai Tujuh Keajaiban Dunia sudah tinggi. Di Italia, misalnya, restoran dan tempat wisata menyediakan internet gratis agar bisa mengakses situs yayasan itu untuk ikut memilih langsung.
Sedangkan di Indonesia, pihaknya akan menyosialisasi kegiatan ini melalui kegiatan musik yang akan dilakukan oleh Dwiki Dharmawan dengan orkestranya pada Mei 2009. Masyarakat yang sudah melek internet diharapkan mau berpartisipasi dan mendukung Taman Nasional Komodo masuk objek kategori Tujuh Keajaiban Dunia.
“Kalau mulai sekarang masyarakat Indonesia serentak mendukung maka Insya Allah pada Juli 2009, Komodo bisa masuk ranking 11 dunia dan September baru ditetapkan pemenangnya,” jelas Sapta.
Pengamat pariwisata Ridwan Tulus yang dimintai tanggapannya, Minggu (22/2) mengatakan, pengguna internet sedikitnya ada 13 juta orang. Jika jumlah yang besar ini bisa berpartisipasi mengisi form voting, maka Taman Nasional Pulau Komodo dipastikan bisa masuk Tujuh Keajaiban Dunia kategori taman nasional.
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata harus gencar mempromosikan dan menyosialisasikan tentang voting ini. Jika gagal masuk Tujuh Keajaiban Dunia, berarti Depbudpar gagal. Sosialisasi bisa melalui BUMN, komunitas, lembaga pendidikan, dan banyak cara lainnya, kata Ridwan Tulus, yang juga Presiden Asosiasi Wisata Jalan Kaki Asia-Pasifik.
Gencarkan Lagi Kampanye ”Vote Komodo”
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) akan kembali menggencarkan kampanye “Vote Komodo” sebagai keajaiban dunia baru versi alam.

“Kami akan berkampanye kembali untuk membangkitkan semangat masyarakat untuk melakukan ‘Vote Komodo’ secara online,” kata Direktur Sarana Promosi Depbudpar, Esthy Reko Astuti, di Jakarta, Selasa (15/12/2009).

Ia mengakui akhir-akhir ini kampanye soal komodo sebagai keajaiban dunia baru versi alam sedikit surut karena masyarakat disibukkan dengan pemberitaan soal politik dan hukum.

Rencananya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menggelar kampanye tersebut di Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana Taman Nasional (TN) Komodo berada. “Rupanya masyarakat di sana juga belum terlalu aware dengan masuknya komodo sebagai finalis New 7 Wonders of Nature,” katanya.

Pihaknya akan menggelar kampanye lebih gencar di wilayah-wilayah tertentu, khususnya di Labuan Bajo dan Bali agar “Vote Komodo” lebih memasyarakat. Dengan begitu, potensi TN Komodo untuk menduduki satu dari tujuh keajaiban dunia versi alam semakin besar. TN Komodo sebelumnya telah sukses menempati peringkat ke-9 dari 56 nominasi dalam kategori Forest, National Parks, and Reservation melalui kampanye online New 7 Wonders of Nature.

Jumlah keseluruhan nominasi pada tahap dua adalah 261 dari 222 negara yang terbagi dalam 7 grup. Pada 7 Juli 2009, TN Komodo berada di posisi ke-11 besar Group E sehingga dapat mengikuti seleksi tahap final. Dengan menempati posisi itu, TN Komodo dipublikasikan oleh New Open Word Foundation (NOWF) sebagai salah satu nominasi keajaiban dunia alam.

NOWF bekerja sama dengan United Nation Office for Partnership yang berpusat di Swiss kembali menggelar voting untuk menetapkan tujuh keajaiban dunia alam baru. TN Komodo sukses masuk dalam daftar 21 kandidat terpilih sehingga berhak mengikuti seleksi tahap pemilihan finalis terakhir. Pemilihan tujuh keajaiban alam dunia yang baru sesuai pilihan populer dari 21 kandidat terpilih akan dilanjutkan pada 2010 dan 2011. Untuk 7 keajaiban alam dunia yang baru akan diumumkan secara resmi pada 2011.

Menurut Esthy, bila TN Komodo terpilih menjadi tujuh keajaiban alam dunia maka akan berdampak besar terhadap industri pariwisata Indonesia. “Daerah tujuan wisata di negara lain yang berhasil masuk dalam nominasi pada kampanye New 7 Wonders pada 2007, rata-rata mengalami kenaikan kunjungan wisatawan 2 sampai 3 kali lipat,” katanya.

Pada awalnya ada empat obyek wisata di Indonesia yang masuk dalam tahap pertama kampanye New 7 Wonders of Nature, yakni Danau Toba, Gunung Krakatau, Gunung Bromo, dan TN Komodo. Namun pada akhir 2008, masing-masing negara hanya diperkenankan menominasikan satu obyek wisata sehingga hanya TN Komodo yang bertahan.

Peringkat Komodo Melorot karena Faktor Keamanan?
Melorotnya peringkat Komodo (varanus comodoensis) ke posisi 17 dari 28 kontestan tujuh keajaiban dunia, karena faktor kemanan di dalam negeri. Hal ini diungkapkan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik.
“Agar posisi Komodo tetap diperingkat aman, faktor yang paling utama dalam menjaga posisi tersebut adalah keamanan di dalam negeri sendiri,” kata Menteri Jero Wacik di sela-sela penutupan Festival Sasando di Kupang, Minggu (20/12/2009). Namun, ia tak merinci lebih jauh mengenai faktor keamanan yang dimaksudkannya.
Binatang langka Komodo yang menghuni Pulau Komodo di ujung barat Pulau Flores itu, masuk dalam kandidat tujuh keajaiban dunia, namun posisinya terus melorot hingga peringkat ke 17 dari 28 finalis.
Berkait dengan itu Menbudpar mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan terhadap Komodo agar masuk dalam tujuh keajaiban dunia. “Kami tetap mendukung dan mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan agar Komodo masuk tujuh keajaiban dunia,” katanya.
Depbudpar, katanya, selalu mengimbau dan memberikan dukungan kepada Komodo agar masuk tujuh keajaiban dunia melalui “vote” lewat situs www.new7wonder.com.
Sementara, dalam upaya untuk memperbaiki posisi Komodo ini, pemerintahan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya menggelar kampanye “vote” mendukung Komodo di Kabupaten Manggarai Barat. “Kita pastikan sekitar 3.000 orang akan hadir pada acara “vote” Komodo tersebut,” kata salah seorang penggagas yang juga pemerhati Pariwisata asal Manggarai Barat Rofino Kant.
Kampanye dukungan kepada Komodo bertujuan memberikan penyadaran kepada masyarakat lokal dalam melestarikan kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) dan menaikan peringkat Komodo ke posisi yang lebih aman.
Antisipasi Wisman ke Pulau Komodo, Pemprov NTT Bangun Hotel.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan membangun sebuah hotel di Labuanbajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat di Pulau Flores, untuk mengantisipasi membludaknya arus kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Pulau Komodo.
“Selain hotel, pemerintah juga akan membangun rumah toko (ruko) di Kota Kupang untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah dan Aset NTT, Fransiskus Salem di Kupang, Kamis (24/9).
Gubernur NTT Frans Lebu Raya telah mengalokasikan dana sebesar Rp 500 juta untuk membuat rencana pembangunan Ruko di Kelurahan Naikoten I Kupang dari alokasi dana pembangunan sebesar Rp 4,5 miliar.
Namun, rencana pembangunan ruko tersebut batal dilaksanakan Perusahaan Daerah (PD) Flobamor yang dipercayakan membangun ruko pada saat itu. “Waktu itu, dana tersebut masih dikelola PD Flobamor, sehingga diambil alih agar dana yang telah digunakan untuk rencana bangunan tidak mubazir,” katanya.
Rencana pembangunan hotel di Labuanbajo, kata Salem, untuk mengantisipasi membludaknya arus kunjungan wisman ke Pulau Komodo jika binatang purba Komodo (varanus commodoensis) akhirnya masuk dalam tujuh keajaiban dunia.
“Jika Komodo masuk dalam tujuh keajaiban dunia , arus kunjungan wisman ke Taman Nasional Komodo (TNK) akan terus meningkat untuk melihat dari dekat biawak raksasa tersebut. Kondisi inilah yang perlu diantisipasi dengan pengadaan fasilitas hotel di Labuanbajo sebagai pintu masuk utama ke Pulau Komodo,” kata Salem.
Pemerintah Provinsi NTT menargetkan penerimaan daerah dari hotel dan Roku serta retribusi lainnya sebesar Rp 400 miliar pada tahun 2014. Saat ini PAD NTT baru mencapai sekitar Rp 200 miliar, sedang proyeksi untuk tahun 2011 ditargetkan mencapai Rp 300 miliar.
Untuk memenuhi target tersebut, pihaknya akan memanfaatkan seluruh aset milik daerah yang belum dimanfaatkan, seperti, gedung milik Pemprov NTT di Bandung, Jawa Barat. Pemprov NTT akan bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada Yogyakarta untuk melakukan kajian tentang aset milik Pemprov yang dapat dikembangkan agar mendatangkan penghasilan.
3.000 Orang Kampanye Dukung Vote Komodo.
Sedikitnya 3.000 orang di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan memberikan dukungan untuk kampanye Vote Komodo menjadi salah satu tujuh keajaiban alam yang digelar di kabupaten tersebut.
“Kita pastikan sekitar 3.000 orang akan hadir pada acara vote komodo tersebut,” kata pemerhati pariwisata asal Manggarai, Rofino Kant, Jumat (18/12).
Kampanye baru akan digelar Minggu, tapi antusiasme warga sudah terlihat. “Dimana-mana orang membicarakan komodo. Mereka ingin memberikan dukungan maksimal dengan memberikan vote pada acara itu,” katanya.
Jumlah 3.000 orang tersebut dipastikan tercapai karena acara itu juga dirangkai dengan pesta rakyat yang menghadirkan berbagai atraksi budaya dari seluruh kecamatan di kabupaten itu.
Kampanye ini bertujuan menyadarkan asyarakat lokal dalam melestarikan kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) dan meningkatkan peringkat komodo.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi NTT, Eduard Gana mengatakan, pemerintah terus berusaha menaikkan kembali peringkat komodo dengan mengimbau warga pengguna internet memberikan dukungannya lewat situs www.new7wonder.com.
Upaya itu, harus diikuti seluruh rakyat Indonesia, karena kini posisi komodo melorot jauh hingga urutan 17 dari 28 finalis tujuh keajaiban dunia.
“Setiap kantor pemerintah di NTT wajib menyiapkan komputer yang terhubung dengan internet agar warga bisa memberikan dukungan,”.
Sumber : www.kompas.com
Vote Pulau Komodo klik di http://www.new7wonders.com/n7w

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 8.3/10 (3 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +3 (from 3 votes)
VOTE PULAU KOMODO MENJADI 7 KEAJAIBAN DUNIA, 8.3 out of 10 based on 3 ratings
Share

There Are 4 Responses So Far. »

  1. saya sangat mendukung komodo menjadi bagian dari 7 keajaiban dunia

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. saya mendukung komodo menjadi bagian dari 7 keajaiban dunia

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  3. maju trus indonesia …….
    bukitikan pada dunia bahwa indonesia masih kaya akan kebudayaan dan alamnya …….
    aku dukung trus untuk kemajuan indonesia ……

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  4. pulau komoda adalah salah satu nominasi yang tepat untuk keajaiban alam dunia

    P……U…..L….A….U….
    K……O….M…..O…..D…..O….
    MASUK KEAJAIBAN DUNIA

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image