Zaman Neolitikum

Pada zaman neolitikum , keadaan lingkungan alam cukup banyak berubah . Naiknya permukaan air laut menyebabkan daratan bertambah sempit . Udara menjadi lebih panas . Sehingga membuat daerah menjadi sangat kekeringan . Wilayah tempat manusia berburu makin sempit , sementara penduduk bumi semakin bertambah . Semua itu menyebabkan manusia tidak lagi dapat sepenuhnya menggantungkan diri dari perburuan . Mereka harus mampu menghasilkan makanan sendiri . Karena itu , manusia mulai membudidayakan tanaman dan beternak hewan tertentu . Jadi manusia yang dulunya hanya menjadi pengumpul makanan kini menjadi penghasil makanan . Perubahan yang sangat mendasar itu sering disebut revolusi neolitikum , walaupun sebenarnya perubahan tersebut terjadi dalam jangka waktu yang lama . Pada masa bercocok tanam , pertukaran barang atau bartet sudah dilakukan . Rupanya di daerah yang kaya batuan orang lebih banyak menambang batu untuk dibut beliung . selain dipakai sendiri , sebagian hasilnya ditukarkan dengan benda lain yang tidak dapat mereka hasilkan sendiri . Demikian juga , penduduk yang dapat membuat gerabah akan menukarkan sebagian hasil kerajinan mereka dengan barang lain , misalnya dengan garam atau ikan dari sebagian penduduk pesisir yang ada

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.8/10 (12 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 6 votes)
Zaman Neolitikum, 5.8 out of 10 based on 12 ratings
Share

There Is 1 Response So Far. »

  1. kok krang lengkap…
    yang lengkap donk????

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +1 (from 1 vote)

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image