pengenalan linux secara umum

LINUX

Keuntungan Linux

  • Probabilitas terkena virus komputer lebih kecil dibandingkan Windows. Sebab: Linux kurang   populer saat ini sehingga para pembuat virus masih jarang yang mengincar komputer Linux. Selain itu, permission dan ownership file di Linux cukup ketat, masing-masing user memiliki direktori sendiri yang dapat diisolasi sehingga virus tidak mudah menyebar.
  • Dapat dijalankan di komputer dengan spesifikasi hardware tidak
  • terlalu ‘wah’. Sebetulnya ini relatif, bergantung distro Linux yang digunakan. Jika memang spesifikasi komputer Bapak agak ‘ketinggalan zaman’ gunakan distro Linux seperti Vector Linux, Slackware, Debian atau Ubuntu Linux. Jangan gunakan Red Hat atau Mandriva Linux.
  • Investasi awal yang murah. Banyak distro yang bisa didapatkan dengan harga murah.
  • Linux adalah sistem yang Open Source.
  • Freeware yaitu software yang bersifat free tanpa ada tuntutan dari hak cipta.
  • Minimal hardware yaitu tidak begitu membutuhkan hardware yang terlalu besar kapasitasnya maupun biayanya.
  • Stabilitas yaitu stabil digunakan sebagai apa saja, baik Server maupun Client.
  • Shared Libraries tidak merusak sistem lainnya jika di install dengan versi yang lainnya. Sistem yang digunakan dapat berjalan seperti biasanya.
  • Kebal virus tidak terserang virus apapun seperti yang terjadi pada Windows
  • Dapat menggunakan TCP/IP
  • Mendukung File System 32 Bit
  • Multi User
  • dapat menggunakan User yang sama berulang kali tanpa harus menutup sesi yang sebelumnya di buka.
  • Multitasking memungkinkan mengakses data secara bersamaan tanpa terjadinya hang pada komputer.
  • Pemanfaatan memory secara optimal dengan membuat virtual memory
  • Login User tanpa batas
  • Mendukung 34 madan Akses Sistem File yang berbeda
  • Menyediakan Emulator
  • Partition Mounting yaitu dapat membagi partisi seperti MS Windows
  • Linux dilengkapi juga dengan Proxy Server Local yang biasa digunakan oleh ISP  dan juga kampus-kampus di seluruh dunia
  • Dapat digunakan sebagai Web Server
  • Dapat digunakan sebagai FTP Server
  • Dilengkapi dengan Firewall
  • Shell Programmable
  • menyediakan semua Program dan aplikasi networking yang di butuhkan dalan satu CD

Kelemahan

  • Sistem operasi yang digunakan sama sekali berbeda dengan Windows sehingga perlu waktu dan tenaga untuk belajar menggunakannya.
  • Penggunaan WYSYWYG (What You See is What You Get) belum bisa secara menyeluruh, sehingga diperlikan trik tersendiri untuk menggunakannya.
  • Sedikit Sulit bagi para pengguna yang masih awam untuk beradaptasi saat mengoperasikan Linux. File System, Hirarki File, Hak Akses, Format File-nya sangat berbeda dengan MS Windows
  • Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux.
  • Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
  • Banyak aplikasi ‘under Windows’ yang masih belum tersedia di Linux. Khususnya program-program produk Microsoft. Memang banyak program under Windows bisa dijalankan menggunakan emulator, namun akan membutuhkan sumber daya hardaware yang lebih tinggi dibandingkan tidak menggunakan emulator.
  • Untungnya di Linux tersedia berlimpah aplikasi pengganti yang setara, misalnya:

–          Open Office x Microsoft Office

–           GIMP x Photoshop

  • sependapat dengan hal ini. Mudah atau sukar bergantung kemauan kita belajar.
  • Beberapa hardware masih sulit diset up di Linux karena belum tersedia drivernya. Namun pengalaman saya. 85 – 90% instalasi yang saya lakukan, seluruh hardware bisa dikenali Linux dengan baik.

Sejarah Linux

Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun.

Nama “Linux” berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds di Universitas Helsinki, Finlandia. Kemudian Linux dikembangkan lagi dengan bantuan dari banyak programmer dan jagoan UNIX di Internet. Sekarang Linux bisa diperoleh dari distribusi-distribusi yang umum digunakan, misalnya RedHat, Debian, Slackware, Caldera, Stampede Linux, TurboLinux dan lain-lain. Kernel yang digunakan adalah sama-sama Linux, sedangkan perbedaannya hanyalah paket-paket aplikasi yang disertakan, sistem penyusunan direktori, init style, dll. Mana yang lebih baik? Semua sama baiknya, tergantung selera. Jika diperdebatkan kelebihan dan kekurangan masing-masing, tidak akan pernah ada habisnya.

Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds yang memperoleh inspirasi dari Minix. Minix adalah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada bulan Oktober 1991 tanggal 5, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02 yang hanya dapat menjalankan bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Sekarang Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan OS komersial, dengan kemampuan Linux yang setara bahkan lebih.

Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

Linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.

Oleh karena sifatnya yang open, Linux berkembang sangat cepat dimana source code bisa diperoleh secara cuma-cuma, tidak terkait dengan perusahaan/vendor, dan semua penyedia jasa support bisa memberikan dukungan atau bantuan yang baik secara efektif, bahkan untuk bug fixes. Secara teknikal Linux bukanlah UNIX, hanya cara operasinya ’seakan’ UNIX.

Saat ini, linux bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software, dan untuk pekerjaan sehari-hari. Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting, yaitu : keamanan dan dinamika.

Karena sifatnya yang kompatible dengan UNIX maka linux dapat berinteraksi baik dengan sistem operasi lain seperti Windows-nya Microsoft, Macintosh-nya Apple, Netware-nya Novell, dan lain-lain.

Sistem operasi ini  juga menyediakan bahasa pemrograman gratis, lengkap dengan kompilernya, maupun program pembantunya. Beberapa diantaranya adalah :

•    ADA

•    BASIC

•    C

•    C++

•    Expect

•    FORTRAN

•    GTK, untuk membuat aplikasi GUI di Linux

•    PASCAL

•    Phyton

•    Skrip Shell

•    TCL

•    Perl (The Practical Extraction and Report Language), sering dipakai untuk membuat skrip CGI di web.

Jenis-jenis Linux Dan Keunggulannya

Tidak hanya Microsoft Windows saja yang memiliki jenis dan juga versi SO yang mulainya dari versi pertama Windows 3.11 sampai pada saat ini keluaran dari windows yang terbaru yaitu Windows Vista. Linux juga memiliki jenis dan versi yang berbeda-beda sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pengguna Linux.

Ada beberapa linux. Diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Linux Debian : Debian format paket programnya yang menggunakan DEB dianggap lebih stabil dari pada RPM. Debian juga sudah menggunakan metode autodetect untuk penggunaan peripheral pada komputer
  • Linux Redhat : Redhat diakui sebagai server tercepat dibandingkan dengan linux server lainnya. Selain sebagai server tercepat, Redhat juga dapat digunakan sebagai client maupun sebagai PC desktop/PC standolone. Saat ini redhat sudah beredar dengan versi 9.0 yang dapat menggunakan desktop Genome dan juga KDE.
  • Linux Mandrake : Mandriva Linux yg sebelumnya bernama Mandrakelinux atau Mandrake Linux merupakan suatu distribusi Linux yang diciptakan oleh Mandriva. Itu menggunakan RPM Package Manager. Bila redhat direkomendasikan sebagai server, maka mandrake dijadikan sebagai client yang handal. Tujuan awal dari diciptakannya Mandrake Linux adalah untuk mempermudah penggunanya dalam melakukan installasi dan penggunaan Linux itu sendiri. Sebelum keluarnya Corel Linux, Mandrake merupakan distribusi linux yang paling familiar. Jika Redhat keluar desktop manager menggunakan Gnome, maka inux Mandrake keluar dengan desktop manager KDE buatan SuSE Jerman
  • Linux Caldera Open : Caldera merupakan jenis linux yang pertama yang menggunakan Auto-Detect Hardware ( seperti plug and play pada Mac)
  • Linux Slackware : Slackware adalah distribusi linux yang pertama yang merupakan distribusi linux yang murni, kalo ga salah linux tertua n hampir menyamai Unix dalam penggunaannya.
  • Linux SuSe : SuSE Linux dilengkapi dengan Desktop Manager yang dikenal dengan KDE. SuSE adalah jenis Linux pertama yang menyertakan bahasa Indonesia dan pilihan bahasa yang digunakan dalam sistem Operasi Linux.
  • Linux Corel : Corel Linux dirancang sebagai end-User. Pada Corel Linux semuaya serba grafis, dimulai pada saat prosedur Instalasi hingga boot sistem
  • Linux Turbo : Turbo Linux dibuat dari berbagai under Linux/UNIX. Turbo Linux mengkhususkan diri di bidang clustering computer.
  • Linux Ubuntu : Ubuntu Linux hadir dalam 2 versi yaitu versi LiveCD dan versi Install. Anda bisa memakai versi LiveCD kalau anda tidak ingin menginstallnya kedalam Komputer.
  • Linux Fedora

Interaksi Linux dengan OS lain

Linux bisa berinteraksi dengan operating sistem lain melalui tiga cara: kompatibilitas file dan filesystem, kompatibilitas network, dan emulasi (simulasi) operating sistem.

Linux bisa menggunakan file-file dari operating sistem lain, dalam artian bisa membaca dan menulis format file tersebut. Sehingga (hard)disk maupun disket-disket dari OS/2, NT, DOS/Windows, Apple Macintosh, Unix, dan sistem-sistem lain, bisa dibaca (dalam banyak hal juga ditulis) dengan mudah oleh Linux. Hampir semua format file standar industri didukung oleh aplikasi-aplikasi Linux, kecuali beberapa format yang spesifik vendor atau produk.

Di tingkat networking, Linux bisa bekerja sama dengan baik sekali dengan operating sistem lainnya. Linux mempunyai dukungan TCP/IP yang sangat bagus, dan juga mempunyai dukungan SMB untuk Microsoft file sharing and printing melalui paket Samba, Apple file and printer sharing lewat netatalk, dan IPX/SPX (Novell) file sharing lewat paket Mars NWE (dan paket komersial dari Caldera).

Dalam lingkungan campuran Windows/Linux, menggunakan Samba server dan sistem smbclient, komputer Linux akan tampil di Network Neighborhood dari sistem Windows, hampir tidak bisa dibedakan dengan NT. Komputer Linux juga akan mempunyai akses penuh ke file dan printer yang di-share dari WFWG, Windows 95, maupun Windows NT.

Emulasi operating sistem menyediakan kompatibilitas di lain sisi. Paket DOSEMU menyediakan kompatibilitas dengan DOS, dan proyek WINE menyediakan kompatibilitas (terbatas) dengan Windows. Ada juga paket emulasi komersial, yaitu Executor untuk emulasi Mac 680×0, dan WABI untuk emulasi 16-bit Windows 3.1.

Distro Turunan Ubuntu

Ubuntu adalah distro yang sangat populer, bahkan akhir akhir ini  terkesan bahwa linux=ubuntu dan ubuntu =Linux. Nah biar kita tambah wawasan, berikut ini saya tuliskan daftar distro turunan ubuntu.

Secara umum, distro turunan  ubuntu dibagi menjadi 3 kategori yaitu

Official Distribution /Distribusi Resmi

Adalah distribusi turunan resmi dari Canonical sebagai penanggung jawab  proyek  ubuntu , umumnya perbedaan utama antara distribusi resmi dengan distribusi turunan adalah di antarmuka/Desktopnya. distro turunan resmi umumnya akan direlease secara bersamaan dengan distro ubuntu sendiri. diantara distribusi resmi tersebut adalah

  • Ubuntu Server, Untuk keperluan server, tanpa GUI
  • Kubuntu, menggunakan desktop KDE
  • Edubuntu , berisi paket paket untuk keperluan pendidikan
  • Gobuntu, berisi hanya sofware yang benar benar free
  • Ubuntu JeOS dipasang di virtual machine /Appliance
  • Ubuntu Remix Netbook untuk keperluan Netbook
  • Lubuntu, menggunakan desktop LXDE

Contribution Distribution

Adalah distro ubuntu yang dikembangkan oleh pihak ketiga, namun mendapat dukungan dari Canonical, diantara distro turunan ini adalah

  • Ubuntu studio, berisi aplikasi multimedia
  • MythBuntu berisi aplikasi MytTV untuk keperluan Home Entertainment.

Third party Distribution

Distro turunan dari ubuntu yang dikembangkan oleh pihak ketiga dan ubuntu/Canonical tidak ada hubungan sama sekali dengan pihak pengembangnya. Biasanya distro turunan jenis ini digunakan untuk area /negara tertentu dimana paket paket programnya disesuaikan dengan kebutuhan lokal atau untuk kebutuhan yang sangat spesifik . Distro turunan jenis ini antara lain

  • Backtrack, sebelumnya berbasis SLAX, sekarang berbasis Ubuntu. Dipakai untuk keperluan security dan penetration testing, distro yang mirip dengan Backtrack adalah nUbuntu.
  • BlankOn, Turunan ubuntu yang dikembangkan untuk “orang” indonesia dan antarmukanya dibuat “default” bahasa indonesia. distro lokal jenis ini juga dikembangkan oleh negara lain seperti Linux TLE (Thailand),MAX (Madrid,spanyol),  Tuquito (Argentina),
  • ZevenOS, ubuntu dengan tampilan mirip BeOS
  • Spri, distro ubuntu dengan menggunakan antarmuka IceWM
  • Linux Mint digunakan untuk pemula linux dengan kemudahan penggunaannya.
  • Sabily (Ubuntu Moslem Edition) untuk keperluan agama Islam. Jenis  turunan lain yang mirip adalah Ubuntu CE (Cristian Edition), BudhaBuntu(  ubuntu untuk agama Budha) , Ubuntu satanic Editon (reaksi /lawan dari ubuntu CE)
  • Ubuntu untuk keperluan khusus diantaranya PSubuntu (untuk playstation) dan XMBC (untuk Media center)

Linux Untuk Pribadi

Linux digunakan di jutaan rumah di seluruh dunia, karena Linux sangat efektif dari segi biaya, mendukung berbagai jenis aplikasi, berjalan dengan baik di perangkat keras komputer yang agak tua, memperbolehkan konfigurasi atau setting yang ekstensif hingga sekecil-kecilnya, bisa digunakan untuk eksperimen yang ekstensif, dan merupakan alat belajar yang baik.

Pengguna Linux menggunakan Linux untuk keperluan pribadi semacam menjelajahi WWW, mengolah kata (word processing), games, mengolah grafik dan gambar termasuk fotografi digital dan desain website), mengolah spreadsheet, semua jenis aplikasi yang banyak digunakan di Windows atau Macintosh. Namun mereka menggunakannya dengan bebas, bukan hanya berarti tidak dipungut biaya, tapi mereka bisa mengubah isi program karena source code dari program tersebut biasanya tersedia. Mereka juga menikmati technical support gratis dan suasana akrab dari komunitas pengguna Linux dari seluruh dunia melalui Internet dan kelompok pengguna Linux lokal di daerahnya masing-masing.

Menggunakan Linux bukan berarti hanya terbatas menggunakan Linux saja. Kebanyakan dari pengguna Linux di rumah memiliki Windows 9x dan Linux terpasang di komputer mereka, sehingga tetap bisa reboot ke Windows jika perlu (tapi jika sudah di Linux kebanyakan orang semakin jarang reboot ke Windows). .

Linux untuk Bisnis

Linux adalah mengenai kebebasan, ini benar terutama di lingkungan bisnis. Karena Linux adalah operating system yang open source, di mana source code bisa diperoleh secara cuma-cuma, tidak terkait dengan perusahaan/vendor, dan semua penyedia jasa support bisa memberikan dukungan atau bantuan yang baik secara efektif, bahkan untuk bug fixes.

Di lingkungan kantor, Linux biasa digunakan sebagai server, sebab Linux dapat dengan murah dan terpercaya menyediakan sarana file server dan perangkat lain (misalnya printer) untuk komputer-komputer berbasis Microsoft Windows 9x/NT (sebagai NT server), Apple Macintosh (sebagai AppleTalk server), dan UNIX (menggunakan protokol native dari UNIX). Jika sudah dikonfigurasi dengan benar untuk perangkat keras, pada umumnya Linux berjalan tanpa perlu reboot hingga perangkat kerasnya tidak berfungsi lagi atau memang sengaja dimatikan (shutdown), bahkan sewaktu menyediakan servis-servis yang bermacam-macam.

Dengan menggunakan sumber daya perangkat keras secara efisien dan dengan menjaga agar biaya pengoperasian dan pengurusan tetap rendah (melalui stabilitas, scripting, administrasi jarak jauh), Linux membutuhkan biaya yang sangat rendah.

Jika sebuah bisnis telah mencoba dan membuktikan sendiri keuntungan-keuntungan Linux sebagai server, biasanya Linux juga dipakai sebagai solusi efektif untuk desktop, yang menyediakan stabilitas yang langka untuk operating system yang berjalan di komputer personal atau desktop.

Linux juga menganut tradisi UNIX dengan menggunakan program-program individual sebagai dasar untuk menghubungkan antar program-program tersebut sehingga bisa digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan yang lebih besar. Hal ini berarti Linux dapat memenuhi permintaan bisnis yang berubah-ubah secara mudah dan cepat. Hal ini juga berarti mengotomatisasi pekerjaan-pekerjaan yang kompleks yang melibatkan berbagai jenis operating system, protokol, bahasa (pemrograman), dan data.

Tentu saja, untuk memulai mempelajari Linux tidaklah mudah dibandingkan dengan operating system lain. Namun demikian, jika sudah dikuasai, Linux akan memberikan manfaat dan kekuatan yang jauh lebih besar.

PANDUAN SINGKAT

INSTALLASI PCLINUXOS 2007

PclinuxOs 2007 merupakan sebuah perangkat Lunak Sistem Operasi Komputer yang

bebas untuk didapatkan, dipergunakan, diperbanyak, dimodifikasi dan disebarluaskan.

Sebuah OS Linux yang Powerfull dan memiliki keunggulan dalam stabilitas dan kecepatan

serta fitur-fitur yang lengkap. Kemampuannya dalam mengenali hardware Komputer

merupakan salah satu kelebihannya.

  1. Sebelum memulai Proses Instalasi PCLinuxOS 2007, sebaiknya kita mempersiapkan terlebih dahulu sebuah partisi kosong yang akan diinstal PclinuxOS. Kita bisa menggunakan program pemartisi Hardisk seperti Powerquest partition magic di Os windows atau bisa menggunakan Parted Magic Linux Live CD yang powerfull atau bisa mengatur sendiri dalam program pemartisi yang terintegrasi dalam Installer PCLinuxOs. Jika sudah mempersiapkan sebuah partisi kosong yang siap diinstall, silahkan masukan Live CD PcLinuxOs.
  1. Setelah PCLinuxOS selesai Booting, pada layar utama klik Icon “Install PCLinuxOS” dan lanjutkan dengan mengklik tombol Next pada kotak dialog panduan Installasi.

Pilih Opsi Normal Hard Drive lalu lanjutkan Panduan dengan mengklik tombol Next.

Karena kita kita sudah mempersiapkan partisi kosong, maka kita plih Opsi yang pertama. sedikit Penjelasan, Opsi yang kedua akan menghapus semua data pada Hardisk dan menginstall PcLinuxOS pada Hardisk, Pilhan ketiga akan menggunakan sisa ruang hardisk yang tidak terpakai pada partisi Windows Anda dan Pilihan terakhir memberikan anda pilihan untuk membuat sendiri Partisi .

  1. (Jika anda belum sempat  membuat/mempersiapkan partisi). Lanjutkan panduan Instalasi, Klik Next.

Lanjutkan, Klik Next.

Proses Formatting HDD sedang berjalan.

  1. Gambar ini menunjukan bahwa Proses Installasi sedang berlangsung, silahkan tunggu sampai selesai. Biasanya Proses Installasi paling lama memakan waktu + 30 menit (tergantung Spesifikasi Komputer, bisa lebih cepat pada spek komputer yang bagus)

Instalasi sudah hampir selesai, Gambar ini menunjukan Opsi pemasangan Grub (Boot Loader). Lanjutkan dengan mengklik tombol Next.

  1. Silahkan Buat Password root anda.

Silahkan Buat Username beserta Passwordnya, anda bisa membuat banyak User disini.

Buatlah sebanyak yang diperlukan, jika hanya anda yang menggunakan komputer buat saja satu username anda.

  1. Proses Installasi sudah selesai, anda dipersilahkan untuk merestart komputer dan mengakhiri Sesi Live CD PCLinuxOS.

Tamppilan default PCLinuxOS dengan KDE destop manager. Setelah terpasang pada komputer.

  1. Anda bisa langsung menikmati Multimedia berupa Musik atau Film, karena PCLinuxOS telah dilengkapi Codec multimedia yang lengkap, dengan pilihan player yang beragam.

Selamat, PCLinuxOS anda telah terpasang.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image