Pro Kontra Pemerintahan SBY, tanya kenapa?

Onyet menulis: Pemerintahan SBY di Indonesia telah mencapai 100 hari dalam jilid 2 nya ini. Namun masih banyak pro kontra yang sedang terjadi akhir-akhir ini. Entah yang kontra tersebut memang dari hati mereka ingin menentang pemerintahan SBY, atau ada dalang ataupun “promotor” yang mensponsori kegiatan mereka. Namun itu semua masih tanda tanya yang sangat besar bagi saya. Sungguh penampilan yang unik bagi saya tentang semua yang terjadi dalam dunia politik Indonesia kita ini. Ada yang berpendapat ini lah ataupun itu lah. Hampir semua orang hanya mampu berpendapat, namun tidak bisa membuktikannya sendiri. tanya kenapa?? begitulah pertanyaan yang tepat yang dikeluarkan oleh salah 1 komersial ternama.
Banyak pihak kontra yang berpendapat :
- Pemerintah SBY gagal,, dan harus segera diganti dengan alasan pemerintahan SBY yang kurang tegas dalam membasmi mafia mafia hukum di Indonesia.
- Pemerintah SBY gagal,, karena masih banyaknya kemiskinan yang ada dalam negara tercinta kita ini.
- Pemerintahan SBY gagal dalam membasmi korupsi yang ada dalam negara kita.
- Pemerintahan SBY gagal dalam memenui janji2 nya dalam kampanye.
- dll
Dan masih banyak lagi alasan yang ada, yang mungkin tidak saya tangkap. Namun saya tetap mempunyai pendapat sendiri dalam hal ini. Walaupun banyak hasil survey yang dilakukan oleh media, yang menunjukkan bahwa kepercayaan rakyat dalam pemerintahan SBY menurun. Namun tetap saja, hasil survey menunjukkan bahwa yang masih percaya dalam pemerintahan SBY menunjukkan angka lebih dari 50%. Angka yang tetap tinggi yang menunjukkan bagaimana rakyat masih berharap besar dalam pemerintahan SBY ini.
Beberapa pendapat saya atas pro kontra yang terjadi akhir-akhir ini:
- Menurut saya respon dari rakyat yang kontra memang sangat terlalu berlebihan, apalagi ditunjukkan dengan adanya DEMO yang brutal, yang memang bukan mencari jalan keluar namun menambah masalah baru.
- 100 hari bukanlah patokan atas GAGAL ata TIDAKnya Pemerintahan SBY, karena jika memang pemerintahan SBY gagal, kenapa beliau masih dipilih dalam pemilu kemarin??? kenapa tidak memilih capresyang mereka pikir sesuai.
- Terlalu banyak nya orang yang merasa dirinya KRITIS namun menurut saya itu tidak dipikir dengan logika yang matang. mereka hanya menilai seseuatu dari hal “negatif” tidak dari hal “positif”.
- dll
Itulah beberapa pendapat yang terintas dalam benak saya dalam memantau perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini dalam berita. Bukan berarti saya pro terhadap pemerintahan SBY. Saya hanya memantau dalam hal positif yang ada. Menurut tidak segampang itu dalam memimpin negeri, jangankan negeri seseorang dalam memimpin sebuah organisasi saja memang tidak pernah bisa mencapai dengan hasil sempurna dalam programnya. Apalagi dalam memimpin bangsa ini?? namun kita harus berpikiran positif, dalam mencapai tujuan yang sesuai dengan harapan kita, maka kita juga harus turun tangan dalam mencapai itu. Contoh kecil dalam hal korupsi, sebelum mengkritik pemerintahan, tanya dalam diri masing-masing apakah kita memang tidak pernah melakukan yang namanya korupsi?/ sekecil apapun itu. Contoh lain dalam hal mafia hukum, Apakah kalian selalu menaati peraturan huum yang ada?? contohnya, dalam hal tilang menilang. Bahkan bukan rahasia lagi kalo disaat kita ditilang, kita kadang bernegosiasi dengan pihak yang bersangkutan. Apakah itu bukan sebagai bukti bahwa kita juga menggunakan jasa mafia hukum???
sekali lagi.. mari bersama-sama kita bangun Indonesia ini dengan semangat nasionalis yang mempunyai tujuan, yaitu membangun Bangsa Indonesia ini lebih maju dengan mensejahterahkan Rakyat Indonesia.
catatan : ini hanyalah tulisan pendapat dari seorang mahasiswa, jangan dijadikan sebagai hinaan ataupun kritikan namun sebagai masukan.
tommy wahyu renanto
21107686
http://onyetquruz.blogspot.com
Popularity: 1% [?]


