Tempat Sampah Bisa Jadi Sarang Penyakit
Jangan terburu-buru merasa aman jika telah membuang sampah pada tempatnya. Jika didiamkan dalam waktu lama, sampah dalam tempat sampah dapat berkembang menjadi biang penyakit.
Konsil Higiene yang didirikan oleh perusahaan Reckitt Benckiser melakukan studi dan survey tentang sampah dengan mengunjungi 35 rumah di Amerika. Kemudian para peneliti mengambil sampel bakteri di 32 lokasi disetiap rumah. Hasilnya, tempat sampah menduduki peringkat ke-14 dari 32 lokasi yang mengandung bakteri dengan jumlah bakteri sebanyak 411 bakteri/inci kuadrat.
Meskipun tampak bersih dan tertutup, tempat sampah bias menjadi sarang bakteri dan bibit penyakit. Indikasinya adalah munculnya bau tak sedap. Bau ini pertanda bahwa bakteri pengurai sedang bekerja dan mengeluarkan bau busuk. Jika sampah didiamkan selama berhari-hari, selain menebarkan aroma tak sedap, kuman dan bakteri akan berkembang biak didalam sampah. Tidak hanya didalam sampah, tempat sampah pun menjadi “rumah baru” bakteri dan kuman. Oleh karena itu, kebersihan tempat sampah perlu diperhatikan.
Cara membersihkan tempat sampah tidak terlalu sulit. Gunakan 3-4 cangkir cuka untuk membersihkan tempat sampah seminggu sekali. Bila perlu, bilas dengan air panas,kemudian jemur tempat sampah hingga kering. Jangan lupa untuk mencuci tangan setelah membuang sampah.
Sebaiknya pisahkan sampah organic dan sampah non-organik. Pastikan sampah organic seperti kulit buah dan sayur dibuang ditempat sampah yang tertutup. Dengan suhu ruangan yang stabil, sampah sayuran dan buah ini tidak mudah membusuk. Sampah dapur organik yang berasal dari bahan-bahan alam juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk kompos. Sedangkan sampah non-organik yang berupa plastic, kaleng dan barang pecah belah bisa diolah kembali menjadi barang-barang daur ulang.
Agar tidak memicu pertumbuhan bakteri dan jamur, jauhkan tempat sampah dari daerah basah dan lembab. Ada baiknya tempat sampah dilapisi dengan plastik. Sehingga, ketika sampah dibuang atau dipindahkan, tempat sampah lebih terjaga kebersihannya. Tidak kalah penting, buanglah sampah sehari sekali. Jika lebih dari sehari, pertumbuhan bakteri dan jamur dalam tempat sampah bisa mengganggu kesehatan penghuni rumah.
Popularity: 1% [?]


