Antropometri Ergonomi

TUGAS ANTROPOMETRI (ERGONOMI)

Nama : Asriana Novi Saesa

NPM  : 10507029

Kelas : 3 PA 05

PERTIMBANGAN ANTROPOMETRI PADA PENDESAINAN

Penelitian mengenai terjadinya kesalahan dalam proses kerja yang memicu pada terjadinya kecelakaan menunjukkan bahwa terjadinya kesalahan kerja lebih banyak disebabkan oleh adanya kesalahan dalam perancangan karena sejumlah peralatan kerja dirancang tidak sesuai dengan kondisi fisik operatornya. Hal ini seharusnya menyadarkan kita bahwa sudah saatnya bangsa Indonesia memiliki data antropometri manusia Indonesia. Dimilikinya data antropometri manusia Indonesia adalah langkah awal menuju terwujudnya kemandirian industri yang selama ini diidamkan selain untuk menunjang keselamatan.

Ilmu ergonomi memang masih relative baru di Indonesia, itupun baru diperkenalkan dan diaplikasikan di lingkungan tertentu secara sporadis. Dalam dunia perancangan kenyataan menunjukkan betapa kesadaran ergonomic belum tertanam. Kasus-kasus kecelakaan yang terjadi di sektor perhubungan maupun industri lebih banyak diakibatkan oleh salahnya pendekatan antropometri pada desain. Untuk mendesain peralatan secara ergonomis yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari atau mendesain peralatan yang ada pada lingkungan harus disesuaikan dengan manusia di lingkungan tersebut. Apabila tidak ergonomis akan menimbulkan berbagai dampak negatif pada penggunanya.

ANTROPOMETRI

Antropometri merupakan bagian dari ilmu ergonomi yang berhubungan dengan dimensi tubuh manusia yang meliputi bentuk, ukuran dan kekuatan dan penerapannya untuk kebutuhan perancangan fasilitas aktivitas manusia. Data antropometri sangat diperlukan untuk perancangan peralatan dan lingkungan kerja. Kenyamanan menggunakan alat bergantung pada kesesuaian ukuran alat dengan ukuran manusia. Jika tidak sesuai, maka dalam jangka waktu tertentu akan mengakibatkan stress tubuh antara lain dapat berupa lelah, nyeri, pusing. Rancangan yang mempunyai kompatibilitas tinggi dengan manusia yang memakainya sangat penting untuk mengurangi timbulnya bahaya akibat terjadinya kesalahan kerja akibat adanya kesalahan disain (Liliana dkk, 2007).

Nurmianto (2004) melakukan interpolasi dari data antropometri masyarakat Inggris dan masyarakat Hongkong yang dikemukakan Pheasant(1986) oleh terhadap data orang Indonesia yang dikemukaan oleh sumakmur (1989) dan hsilnya seperti terlihat dalam table berikut ini.

Antropometri berasal dari kata antropo (manusia) dan metri (ukuran). Antropometri yaitu studi yang berkaitan dengan pengukuran tubuh manusia yang akan digunakan sebagai pertimbangan ergonomis dalam memerlukan intraksi manusia. Ukuran yang digunakan yaitu standar rata-rata/kurva normal. Data antropometri diaplikasikan secara luas antara lain dalam perancangan area kerja, perancangan peralatan kerja, perancangan produk konsumtif, dan perancangan lingkungan kerja fisik. Perancangan suatu produk harus memperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhi ukuran tubuh manusia yaitu umur, jenis kelamin, suku/bangsa, posisi tubuh.

Antropometri merupakan pengetahuan yang menyangkut pengukuran dimensi tubuh manusia dan karakteristik khusus lain dari tubuh yang relevan dengan perancangan alat-alat / benda-benda yang digunakan manusia.

  • Antropometri dibagi atas dua bagian utama, yaitu:

Antropometri Statis, dimana pengukuran pada manusia dilakukan dalam posisi diam dan linier pada permukaan tubuh.

Antropometri Dinamis, dimana pengukuran dilakukan dengan memerhatikan gerakan-gerakan yang mungkin terjadi saat pekerja tersebut melaksankan kegiatannya.

Antropometri biasa digunakan dalam bidang perancangan produk yang tentunya produk yang berkaitan langsung dengan manusia. Hampir semua produk yang ada memang berkaitan langsung dengan manusia. Ambil saja contoh, pedal rem pada mobil. Pernahkah kita merasa bahwa pedal tersebut lebarnya terlalu sempit? atau bahkan tidak terjangkau oleh kaki sama sekali, walaupun ukuran jok kemudi sudah disesuaikan sedemikian rupa? Ato mungkin pel berdiri yang kita miliki di rumah mengharuskan kita terus membungkuk, sehingga sering pegal-pegal? Benar itu adalah masalah antropometri.

Untuk mengatasi masalah-masalah seperti di atas, konsep desain berdasarkan antropometri dibagi menjadi tiga hal penting, yakni :

Desain untuk individu ekstrim

Desain untuk rataan populasi

Desain yang dapat disesuaikan (adjustable range)

Desain untuk individu ekstrim banyak dikenal dengan istilah penggunaan persentil. Intinya untuk merancang bagi ukuran yang kecil seperti tinggi orang pendek maka gunakan persentil 5, dan untuk ukuran yang besar seperti tinggi pintu maka gunakan persentil 95. Mungkin gambar di bawah ini bisa memberikan ilustrasi lebih jelas.

Perancangan dengan rataan populasi digunakan jika dirasa penggunaan ekstrim sulit untuk dilakukan dimana kerugian lebih besar daripada keuntungannya. Sementara desain yang dapat diatur-atur (adjustable range) lebih bagus jika dilihat dari dapat tidaknya menyesuaikan ukuran dengan antropometri manusia. Mungkin produk-produk dengan pendekatan ini sering kita lihat di sekitar kita seperti kursi yang dapat diatur ketinggiannya, meja, ukuran tangga dan lain-lain.

  • Standar cara pengukuran posisi tubuh:

Pengukuran dimensi struktur tubuh (pengukuran dalam dalam berbagai posisi standar dan tidak bergerak seperti berat, tinggi saat duduk/berdiri, ukuran kepala, tinggi, panjang lutut saat berdiri/duduk, panjang lengan, dll.

Pengukuran dimensi fungsional tubuh (pengukuran saat melakukan gerakan tertentu yang berkaitan dengan kegiatan yang harus dilakukan atau dengan kata lain pengukuran dilakukan saat tubuh melakukan gerakan kerja dalam posisi dinamis dan banyak diaplikasikan pada proses perancangan fasilitas/ruang kerja)

Antropometri merupakan bidang ilmu yang berhubungan dengan dimensi tubuh manusia. Dimensi-dimensi ini dibagi menjadi kelompok statistika dan ukuran persentil. Jika seratus orang berdiri berjajar dari yang terkecil sampai terbesar dalam suatu urutan, hal ini akan dapat diklasifikasikan dari 1 percentile sampai 100 percentile. Data dimensi manusia ini sangat berguna dalam perancangan produk dengan tujuan mencari keserasian produk dengan manusia yang memakainya. Pemakaian data antropometri mengusahakan semua alat disesuaikan dengan kemampuan manusia, bukan manusia disesuaikan dengan alat. Rancangan yang mempunyai kompatibilitas tinggi dengan manusia yang memakainya sangat penting untuk mengurangi timbulnya bahaya akibat terjadinya kesalahan kerja akibat adanya kesalahan disain (design-induced error).

  • Antropometri dan Peralatan

Kenyamanan menggunakan alat bergantung pada kesesuaian ukuran alat dengan ukuran manusia. Jika tidak sesuai, maka dalam jangka waktu tertentu akan mengakibatkan stress tubuh antara lain dapat berupa lelah, nyeri, pusing. Penelitian yang dilakukan Chang terhadap 30 orang laki-laki sebegai operator pneumatic screwdriver usia 22 tahun panjang lengannnya rata-rata 18,2 cm dan tinggi tubuh rata-rata 168,5 cm, ternyata yang melakukan kerja pada posisi duduk lebih menerima getaran pneumatic screwdriver dan otot lengan depannya mengalami stress dibanding yang posisi kerja berdiri. Selain itu penelitian Gunnar terhadap 20 orang wanita dan 20 orang laki-laki yang sedang menggunakan handle pelatuk powered drill tools, median panjang lengannLiliana Y.P dkk rancangan tersebut akan dioperasikan oleh orang Indonesia. Karena itu perlu dilakukan pengukuran data antropometri orang Indonesia untuk menjawab permasalahan yang timbul. Data-data antropometri yang dipelukan itu adalah :

  • Antropometri Posisi Berdiri

Antropometri posisi berdiri untuk diterapkan pada ergonomi yang terpenting

adalah :

1. Tinggi badan

2. Tinggi bahu

3. Tinggi pinggul

4. Tinggi siku

5. Panjang lengan

  • Antropometri Posisi Duduk

Antropometri posisi duduk terpenting yang harus diukur adalah :

1. Tinggi lutut

2. Lipat lutut punggung

3. Tinggi duduk

4. Lipat lutut telapak kaki

5. Panjang lengan bawah dan lengan

UKURAN ANTROPOMETRI POSISI DUDUK

Antropometri Dalam Sistem Manusia-Mesin

Jika disadari bahwa perancangan suatu produk juga dilakukan oleh manusia, maka perancangan sistem manusia-mesin juga tidak lepas dari faktor-faktor manusia karena sebagian dari kesalahan-kesalahan kerja yang terjadi disebabkan oleh rancangan produk yang tidak mempunyai kompatibilitas dengan manusia yang menanganinya. Karena itu seorang perancang produk mempunyai peran besar dalam mengurangi risiko bahaya akibat kesalahan kerja. Diantara penyebab kesalahan pengoperasian setiap produk, didapat kesalahan manusia. Dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa besarnya faktor manusia berperan dalam kelancaran pemakaian produk. Memang kesalahan adalah manusiawi, tetapi penelitian lebih jauh menunjukkan bahwa kesalahan manusiabanyak disebabkan kesalahan rancangan produk. Ini menunjukkan bahwa kesalahan manusia berawal pada perancangannya yang ‘tidak manusiawi’ dan berakibat pada tahap pemakaiannya sebagaimana juga pada perawatannya. Sejalan dengan munculnya kesadaran akan arti pentingnya faktor manusia, para pendisain reaktor maupun instalasi-instalasi lainnya mengikutsertakan antropometri dalam desain stasiun kerjanya serta peralatan pendukungnya. Tujuan utama penyertaan antropometri ini adalah untuk memperkecil beban kerja operator sehingga keamanan dan keselamatan instalasi itu dapat dipertinggi lagi.  Persoalan yang muncul berkaitan dengan desain peralatan adalah berkaitan dengan antropometri orang Indonesia adalah kompatibilitasnya dengan antropometri tenaga kerja Indonesia.

Nama   : Asriana Novi Saesa

NPM   : 10507029

Kelas   : 3 PA 05

REFERENSI :

www.google.com

http://megabagus.com/perancangan-sistem-kerja-dan-ergonomi/sekilas-antropometri/

jurnal.sttn-batan.ac.id/wp…/17-liliana-antropometri-hal-183-189.pdf

batikyogya.wordpress.com/category/ergonomi-kerja/

one.indoskripsi.com/node/8861

VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0 (from 0 votes)

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

There Is 1 Response So Far. »

  1. smoga bermanfaat lg dech .. :)

    UA:F [1.6.8_931]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UA:F [1.6.8_931]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image