Proses-proses sosial dan interaksi social

iii.   Proses-proses sosial dan interaksi social

  1. 1. Pengertian proses social

Adanya pengaruh hubungan timbal balik antara segi kehidupan baik itu antara individu dengan kelompok ataupun sebaliknya. Dalam berbagai aspek-aspek kehidupan social ini dapat membantu untuk menentukan perkembangan manusia dalam kehidupan bersama, misalnya politik, ekonomi, social, budaya dan keamanan. Seperti pengetahuan mengenai proses-proses social yang dapat memungkinkan seseorang memperoleh pengetahuan mengenai masyarakat dari segi dinamis atau gerak masyarakat tersebut.

  • Sosiologi Klasik : ilmu social yang hanya menekankan perhatiannya pada segi struktur masyarakatnya saja (kelompok social, Kebudayaan, Lembaga social, Stratifikasi dan kekuasaan)
  • Sosiolog lebih meningkatkan perhatiannya baik segi statis (struktur Masyarakat) maupun segi dinamis (fungsi masyarakat).
  1. 2. Perhitungan sosiologi dewasa ini

Masyarakat :

STRUKTUR MASYARAKAT (Segi-segi Statis)

  • Kelompok-kelompok Sosial
  • Kebudayaan
  • Lembaga Sosial
  • Kekuatan
  • Kaedah-kaedah Sosial, dll

FUNGSI MASYARAKAT (Segi-segi Dinamis)

Masyarakat bisa lebih berkembang dan mengalami perubahan, hal ini dikarenakan adanya interaksi.  Dan adanya suatu proses kearah bentuk konkrit yang sesuai dengan nilai-nilai social di dalam masyarakat.

  1. 3. Interaksi  social merupakan factor utama dalam kehidupan social

Prof. DR. Soerjono Soekanto dalam pengantar sosiologi, Interaksi Sosial: Kunci semua kehidupan social, tidak ada interaksi berarti tidak mungkin ada kehidupan bersama.

  • Interaksi Sosial : dasar proses social, berarti menunujukan adanya hubungan social yang dilihat dari segi dinamis.
  • Interaksi Sosial : bentuk umum dari proses social, karena interaksi social merupakan syarat utama terjadinya aktivitas social.
  • Tidak adanya  interaksi antar individu dengan individu maupun individu dengan kelompok maka akan mengakibatkan tidak adanya kehidupan bersama. Contoh interaksi social, seperti : Undangan Seminar, Rapat, dll.
  1. 4. Macam-macam interaksi social
  • Interaksi Sosial antara kelompok-kelompok manusia, tetapi pribadi yang saling terkait.
  • Interaksi Sosial antara individu dan individu dimana masyarakat terkait.

Adapun factor yang menyebabkan berlangsungnya proses interaksi

  • Factor Imitasi
  • Factor Sugesti
  • Faktor Identifikasi
  • Factor Simpati

  1. 5. Factor imitasi

Berasal dari bahasa Latin (imitari) yang berarti  meniru atau mencontoh.

Adapun factor Imitasi terbagi menjadi dua, yaitu :

  • Positif : mendorong seseorang untuk mematuhi kaedah-kaedah dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat
  • Negative : apabila meniru tindakan yang menyimpang.

a)        Dari setiap factor tersebut akan berdampak pada masyarakat, yaitu : Pada setiap diri individu terdapat beberapa minat yang terkait terhadapa hal-hal yang akan ditirunya dan kemudian menimbulkan perhatian besar terhadap hal-hal tersebut.

b)        Setiap individu beranggapan bahwa hal-hal yang diminatinnya ada satu nilai yang berharga dan berguna bagi dirinya sendiri.

  1. 6. Factor sugesti

Proses yang mempengaruhi dari individu ke individu lain, sehingga ia dapat menerima norma atau pedoman tingkah laku tertentu tanpa melalui pertimbangan terlebih dahulu.

Faktor-faktor yang memungkinkan terjadinya sugesti :

  • Factor hambatan daya kemampuan berpikir
  • Factor daya pikir yang terpecah-pecah
  • Factor penggunaan kewibawaan
  • Factor pengukuhan keyakinan diri
  • Factor pendapat  mayoritas.
  1. 7. Factor identifikasi

Identifikasi adalah suatu kecenderungan yang tanpa disadari untuk menyamakan diri atau bertingkah laku yang sama seperti orang lain.

Factor penyebab terjadinya identifikasi :

  • Awalnya tidak disadari
  • Adanya motif yang tanpa disadari dengan nilai-nilai yang menjadi sasaran Identifikasi.
  1. 8. Syarat terjadinya interaksi social

Interaksi Sosial Yang Terjadi karena adanya Kontak.

Kontak berasal dari bahasa Latin Cum atau Con artinya Bersama, secara Harfiah berarti sama-sama Menyentuh, secara Fisik apabila terjadi hubungan Badaniah.

Sifat-sifat Kontak, yaitu :

  • Positif : Kerja sama
  • Negative : tidak menyebabkan kelanjutan interaksi social
  • Primer : Face to Face (tatap muka)
  • Sekunder : langsung tidak langsung (melalui alat komunikasi).

Interaksi Sosial Yang Terjadi karena adanya Komunikasi

Komunikasi berasal dari bahasa Inggris, Common berarti Umum, mengandung pengertian pandangan umum atau adanya konsepsi yang sama tentang sesuatu.

Alat-alat komunikasi social :

  1. Sarana komunikasi elektronika : Film, radio, Televisi dan Telephon.
  2. Sarana komunikasi cetak : surat kabar, majalah, brosur dan lain-lain.
  1. 9. Kehidupan yang terasing

Zoon Politicon-nya Aristoteles dan Man is a social and Political being-nya Hans Kelsen, erat kaitannya dengan kontak dan komunikasi bagi perwjudan interaksi social.

Kehidupan terasing ini dapat disebabkan oleh beberapa hal diantaranya :

  • Secara badaniah seseorang sama sekali diasingkan hubungan dengan orang lain
  • Karena cacat salah satu panca indra
  • Pengaruh perbedaan Ras/Agama.
  1. 10. Bentuk-bentuk interaksi social
    1. Kerjasama (Cooperation)
    2. Persaingan (Competition) : ekonomi, kebudayaan, kedudukan dan peranan, Ras/Agama
    3. Pertentangan atau pertikaian (Conflict)
    4. Akomodasi (Accomodation)
  • Menunjukan pada suatu keadaan keseimbangan dalam interaksi antar sesame manusia  yang berkaitan dengan norma-norma dan nilai-nilai social yang berlaku dalam masyarakat.
  • Menunjuk pada suatu usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan guna mencapai kestabilan.
  1. 11. Bentuk-bentuk akomodasi
  • Coersion, prosesnya dilaksanakan karena adanya paksaan. Dan dilaksanakan secara pisik atau psikologis. Contoh : perbudakan.
  • Compromise, cara menyelesaikan perselisihan dengan cara mengurangi tuntutannya. Contoh : Traktat (antar beberapa Negara).
  • Arbitration, cara untuk mencapai compromise bila pihak-pihak yang bertentangan tidak dapat menyelesaikan masalahnya sendiri. Contoh menyelesaikan masalah perburuhan.
  • Mediatation, cara menyelesaikan masalah melalui pihak ketiga, dimana pihak ketiga berkedudukan sebagai penasehat.
  • Conciliation, usaha untuk mempertemukan pihak-pihak yang berselisih dalam mencapai suatu persetujuan bersama.
  • Toleration, bentuk akomodasi yang tidak resmi, yang terkadang timbul secara tidak sadar atu tanpa direncanakan.
  • Stalemate, melakukan pertentangan para pihak berhenti pada satu titik, karena sadar bahwa kekuatanya seimbang dan tidak mungkin lagi maju ataupun mundur.
  • Adjudication, penyelesaian masalah melalui jalur hokum atau pengadilan.
  1. 12. Ringkasan
  • Proses-proses social pada pengantar sosiologi hanya dibatasi pada interaksi social.
  • Proses social, yaitu cara berhubungan yang dapat dilihat apabila orang perorangan dan kelompok-kelompok manusia saling bertemu dan menentukan system serta bentuk hubungan  tersebut yang akan terjadi apabila perubahan yang menyebabkan goyahnya cara-cara hidup yang telah ada.
  • Para sosiolog hanya pada segi struktur masyarakat, sekarang perhatian sosiolog yaitu baik struktur masyarakat juga segi dinamis (gerak dari masyarakat).

Factor berlangsungnya interaksi social :

  • Imitasi
  • Sugesti
  • Identifikasi
  • Simpati

Sebab timbulnya interaksi social, yaitu : adanya kontak dan karena adanya komunikasi

Sebab-sebab mengenai keadaan terasing :

  1. Seseorang merasa diasingkan dari hubungan orang lain
  2. Karena cacatnya salah satu panca indera
  3. Karena perbedaan Ras/Agama

Bentuk-bentuk interaksi social :

  • Kerjasama (cooperation)
  • Persaingan
  • Pertentangan
  • Akomodasi

Bentuk-bentuk akomodasi :

  1. Coercion                  5. Conciliation

2.    Compromise 6. Toleration

3.    Arbitrasion             7. Stalemate

  1. Mediation                 8. adjudication

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image