WOMANCIPATORY DEMOCRACY

WOMANCIPATORY DEMOCRACY

:D ari perempuan. Oleh perempuan. Untuk perempuan.

Aku terlempar ke bumi dari rahim seorang perempuan.

Aku memanggilnya Mimi.

Aku dibesarkan untuk jadi lelaki sejati oleh seorang perempuan.

Aku memanggilnya Mama.

Seluruh hidupku kuabdikan untuk tiga orang perempuan;

Pertama, Mimiku yang telah melahirkanku ke dunia.

Kedua, Mamaku yang telah mengasuhku sampai dewasa.

Ketiga, pendamping hidupku yang hingga kini belum kujumpai wujudnya.

*****

THE LIVING HEAVEN

Kalau saja Hawa diciptakan oleh Tuhan lebih dulu daripada surga, mungkin Adam merasa tidak perlu meminta Surga kepada Tuhan, karena Hawa adalah Surga yang hidup, the living heaven.

Tuhan menciptakan Hawa bukan karena kasihan kepada Adam yang kesepian di surga, melainkan Ia merasa ada yang salah dengan Adam, maka diciptakanlah manusia dalam bentuknya yang paling sempurna: perempuan.

*****

Lost In her eyes. . . . .

Matanya lubang hitam hipermassif. Mengajak aku piknik intelektual di tepian samudera ilmu, tetapi selalu membuatku alpa membawa wacana kecil dan bacaan ringan untuk pengantar puisi panjang tentang kehidupan, keindahan dan kebenaran. Lalu lupa jalan pulang setelahnya.

Di dalam bola matanya terjadi benturan antara penciptaan dan cerminan. Bola penglihatan dua-arah adalah pintu berputar ajaib tempat jiwa pencipta bertemu dengan dirinya sendiri di dalam jiwa ciptaan. Sang mata yang meneliti alam semesta adalah mata alam semesta itu sendiri.

Dedicated to: seluruh perempuan yang ada di muka bumi, khususnya untuk MEY.

LET US RE-WOMANIZING THE EARTH…!

(mari kita memperempuankan kembali planet bumi (Dewi Ghaia)!)

Kaum perempuan di seluruh dunia, bersatulah!

Hartono. Bekasi. 08/03/2010. 10:27

VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0 (from 0 votes)

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image