Transgender (tercantik sepanjang masa) dan Merokok Sejak Kecil, Penyimpangan Sosialkah?

Duh, rasanya dunia memang sudah deket sama kiamat. sepertinya dimana-mana norma-norma sudah bergeser. bahkan, norma hukum dan agama yang sudah jelas-jelas ‘Hitam diatas Putih’-pun sudah tidak dihiraukan. mau jadi apa negara kita?.

Kebetulah kemarin saya belajar sospol tentang penyimpangan sosial, dan sepertinya ini adalah kasus penyimpangan sosial. tapi sebelumnya mari kita simak pengertian Penyimpangan sosial menurut M.Z Lawang, penyimpangan perilaku adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sitem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang.

Sekejap kita sudah berkenalan dengan ‘arti’ dari penyimpangan sosial itu sendiri, lalu tadi pagi saya shock setengah mati ( untungnya tidak mati beneran. .hhehhehhe) waktu menonton berita di salah satu stasiun tv swasta, seorang anak kecil yang sudah MEROKOK sejak usia 1,5 tahun !, coba anda bayangkan. karena penasaran saya berselancar dan berguru kepada Mbah gugel (google). menurut metrotvnews.com bocah itu bernama Sandi Adi Santoso, putra pasangan Mujiati dan Mulut Riyadi. Sandi sudah merokok sejak usia dua tahun. Mulanya, satu batang sehari. Namun, kini ia sudah mampu menghabiskan setengah hingga satu pak rokok per hari. Luar biasa! (beri tepuktangan . .prok prok prok . .*lho??)

Ironisnya, yang terlihat justru Sandi diperlakukan layaknya manusia dewasa oleh orang-orang di sekitarnya. Seperti tampak saat bocah kecil ini ditawari minuman kopi saat tengah merokok.

Menurut Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi, kebiasaan merokok sejak kecil tidak baik, bahkan membahayakan kesehatan. Dalam sebatang rokok terdapat ratusan zat berbahaya, seperti nikotin. Ia meminta Sandi segera diperiksakan ke dokter untuk menghentikan kebiasaan buruk itu.

Ancaman kesehatan bagi para perokok juga tidak main-main karena dapat menimbulkan penyakit jantung, kanker, paru-paru, emfisema atau kehilangan elastisitas paru-paru hingga akan terlihat lebih cepat tua. (DOR)
elexyoben.wordpress.com
percakapan sandi di video youtube
SW gede dadi..? (SW besar jadi..?)” tanya mereka.
“Maliing!” sahut SW.
“Duite digawe…? (Uangnya dipakai untuk..?)” tanya mereka lagi.
“Mba… (Melacur),” cetus bocah itu.
“Nang endi? (di mana?)” kata mereka
“Ndek Dolly (Di Dolly, lokalisasi di Surabaya),” jawab SW lantang.

Tentang video youtube, setelah di blokir, sejumlah orang menguploadnya ulang dengan judul BOCAH PREMAN dan PREMAN CILIK.

*sepertinya Fatwa Haram merokok itu harus dijalankan, paling tidak ada batasan usianya. Kasus Sandi adalah fenomena gunung es, saya banyak menemukan bocah usia 4-5 tahun yang sudah merokok di kawasan terminal Blok-M setiap pulang kampus. miris memang, karena faktor lingkungan pergaulan mereka menjadi korban penyimpangan sosial.

satu lagi penyimpangan sosial yang teramat sangat menyakitkan bagi saya dan kaum hawa. pernah dengar artis korea yang bernama Harisu? dia adalah transgender cantik, walaupun tidak secantik NongPoy (transgender tercantik sepanjang sejarah) tetapi dia berhasil menikah dengan seorang laki-laki (entah namanya siapa) yang tampaaannnn sekali. rasanya sebagai kaum hawa yan original saya sungguh iri *jujur*

(kaskus) Harisu lahir di Lee Kyung-yup in Seongnam, South Korea, anak pertama dari lima bersaudara.walaupun terlahir sebagai pria, dia kenali sebagai perempuan,mengulang.”saya adalah perempuan yang sering bermain boneka hal ini tidak di ketahui oleh keluarganya atau teman sekolah nya,yang mengira bawah ia seorang perempuan. hubungan yang gagal dengan seorang laki laki saat remaja mendorong harisu untuk mengubah kelamin nya, dan di saaat ia lulus dari sekolah nya,dia mengikuti penggantian terapi hormon.untuk alasan ini dia di bebaskan dari pelatihan militer yang biasanya di wajibkan untuk pria di south korea, yang di tolak karena penyakit mental.

Betapa bahagianya memang bisa bersanding dipelaminan bersama pasangan kita, sekalipun pasangan kita transgender, yah. . .bukannya cinta memang buta ya? .

Kita tinggalkan kisah manis nan romantis dari Harisu dan beralih pada transgender TERCANTIK sepanjang SEJARAH dan semakin membuat saya sebagai kaum hawa yang original sedikit iri (pasang wajah miris).

Nong Poy, Thai Lady Boy, lahir sebagai lelaki dengan nama Tracheeda Marnyaporn dan melakukan operasi ganti kelamin ketika dia berumur 17 tahun. Umur dia sekarang sudah 24 tahun, mempunyai tinggi: 171 cm, ukuran badan: 34-24-35 dan berat: 48 kg

Ketika dia hadir di satu acara Talk Show Thailand, dia bilang kalau dia merasa kalau dia itu lebih cocok jadi perempuan daripada lelaki ketika waktu dia duduk di bangku SD. Nong Poy juga bercerita ketika melakukan operasi kelamin pada saat dia berumur 17thn, dia mengalami sakit yang luar biasa tapi demi cita-citanya menjadi seorang perempuan, dia seakan tidak peduli dengan rasa sakitnya pada saat itu. Hebat ya dia.

Profile

Name: Treechada Marnyaporn
Nickname : Poy ( ปอย )
Height : 171 cm
Weight : 48 kg
Measurement: 33 — 24 — 36
Awards : Miss Tiffany 2004
Miss International Queen 2004
Occupation : Actress, Singer, Model

(joensdesign.wordpress.com)

mirip agnes monica y? cantiiik deh
kunjungi ajengajeng.ngeblogs.com untuk melihat foto-fotonnya
Tiga kasus di atas adalah korban penyimpangan sosial, penyimpangan sosial itu sendiri disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikt :

(ips-mrwindu.blogspot.com)

* Proses sosialisasi yang tidak sempurna atau tidak berhasil karena seseorang mengalami kesulitan dalam hal komunikasi ketika bersosialisasi. Artinya individu tersebut tidak mampu mendalami norma- norma masyarakat yang berlaku.
* Penyimpangan juga dapat terjadi apabila seseorang sejak masih kecil mengamati bahkan meniru perilaku menyimpang yang dilakukan oleh orang-orang dewasa. (seperti kasus SANDI si perokok berat)
* Terbentuknya perilaku menyimpang juga merupakan hasil sosialisasi nilai sub kebudayaan menyimpang yang di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor ekonomi dan faktor agama.
* Pertentangan antar agen sosialisasi
Pesan-pesan yang disampaikan antara agen sosialisasi yang satu dengan agen sosialisasi yang lain kadang bertentangan, misalnya : orang tua mengajarkan merokok itu tidak baik, sementara iklan rokok begitu menarik, dan anak memiliki kelompok teman sebaya yang pada umumnya merokok.
* Pertentangan antara norma kelompok dengan norma masyarakat
Kelompok masyarakat tertentu memiliki norma yang bertentangan dengan norma masyarakat pada umumnya. Contoh : masyarakat yang hidup di daerah kumuh sibuk dengan usahanya memenuhi kebutuhannya, kebanyakan mereka menganggap pengucapan kata-kata kotor, membuang sampah sembarangan, membunyikan radio dengan keras merupakan hal biasa. Namun hal tersebut bagi masyarakat umum merupakan hal yang menyimpamg.

* Faktor-faktor Penyebab Penyimpangan Sosial
* Faktor dari dalam adalah intelegensi atau tingkat kecerdasan, usia, jenis kelamin dan kedudukan seseorang dalam keluarga. Misalnya: seseorang yang tidak normal dan pertambahan usia.
* Faktor dari luar adalah kehidupan rumah tangga atau keluarga, pendidikan di sekolah, pergaulan dan media massa. Misalnya: seorang anak yang sering melihat orang tuanya bertengkar dapat melarikan diri pada obat-obatan atau narkoba. Pergaulan individu yang berhubungan teman-temannya, media massa, media cetak, media elektronik.

baiklah, mari kita kembali pada kasus SANDI, dimana peran orang tuanya? sungguh saya sangat prihatin, kok bisa ya orang tuanya membiarkan bocah selucu itu hidup dalam belenggu rokok? bagaimana dengan masa depan Sandi? bagaimana dengan kesehatan, daya pikir dan emosionalnya?

apapun yang terjadi anak adalah tanggung jawab orang tua sepenuhnya, terlebih Sandi masih balita. masa-masa balita Sandi adalah tahap awal ia berinteraksi dan ia akan mencontoh dan belajar bersosialiasi dengan orang-orang disekitarnya. Adalah peran orang tua untuk selalu mengawasi dan memperikan contoh-contoh positif. kalau perlu pindah rumah dengan pergaulan yang lebih baik (seperti yang saya alamai, selalu berpindah sampai orang tua saya menemukan lokasi pemukiman yang pergaulannya baik). kalau kasus nongpoy dan para transgender lainnya saya belum mampu berkomentar, mungkin faktor panggilan hati (seperti yang selalu mereka bilang) dan lingkungan yang membentuk mereka seperti itu.

Semoga artikel ini mampu menambah wawasan anda.

mohon kritik dan saran serdadukecill@yahoo.com
atau kunjungi blog saya
ajengajeng.ngeblogs.com (untuk melihat foto-foto tersebut)

Terima kasih

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image