Faktor – faktor yang mempengaruhi Perubahan Sosial dan Kebudayaan

Kecenderungan perubahan sosial dan kebudayaan banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor tersebut ada yang mendorong, memperlancar, mempengaruhi, menghambat, ataupun menghalangi setiap perubahan sosial dan kebudayaan.
1. Faktor Pembentuk Kebudayaan
Kebudayaan itu dapat terbentuk karena berbagai faktor. Faktor pembentuk kebudayaan itu, antara lain :
a. Manusia dengan cipta, rasa, dan karyanya;
b. Lingkungan alam;
c. Kontak antarbangsa atau disebut pula dengan kultur kontak;
d. Keyakinan kepercayaan dan peranannya dalam pembentukan kebudayaan
2. Faktor yang Mendorong dan Mempengaruhi Perubahan Kebudayaan
Faktor yang dapat mendorong dan mempengaruhi perubahan kebudayaan meliputi hal-hal sebagai berikut :
a. Perubahan lingkungan alam (musim, iklim, dan land use).
b. Perubahan kependudukan (jumlah, penyebaran, dan kerapatan penduduk).
c. Perubahan struktur sosial (Organisasi pemerintahan, politik, negara, dan hubungan internasional).
d. Perubahan nilai dan sikap (sikap mental penduduk, kedisiplinan, dan kejujuran para pemimpin).
3. Faktor yang Menyebabkan Perubahan Sosial dan Kebudayaan
a. Sebab-sebab berasal dari luar masyarakat
– Peperangan antarnegara
– Pengaruh kebudayaan masyarakat lain
b. Sebab-sebab berasal dari lingkungan fisik di sekitar manusia; Bencana alam
c. Sebab-sebab bersumber pada masyarakat itu sendiri
– adanya penemuan baru
– bertambah atau berkurangnya jumlah penduduk
– terjadinya pemberontakan
– pertentangan dalam masyarakat itu sendiri
Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya dapat terjadi secara cepat maupun lambat. Selain itu, perubahan sosial budaya ini juga dapat berpengaruh luas maupun tidak luas dan perubahan sosial budaya dapat direncanakan pula dapat tidak direncanakan. Adapun macam-macam perubahan sosial budaya meliputi :
a. Akulturasi adalah pertemuan dua kebudayaan dari bangsa yang berbeda sehingga satu sama lain saling mempengaruhi. Misal lahir kebudayaan Hindu-Jawa.
b. Sinkretisme adalah perubahan kebudayan di masyarakat secara damai, tidak ada pertentangan karena kedua sisi berpadu dengan sinkron
c. Milenarisme atau mesianisme adalah perubahan kebudayaan di masyarakat yang sudah dinantikan bersamaan munculnya pemimpin yang dianggap bijaksana, adil, dan wibawa. Misal adanya gerakan ratu adil di Indonesia di awal masa kemerdekaan.
d. Asimilasi adalah proses sosial dua kebudayaan yang berbeda secara berangsur-angsur sehingga berkembang dan melahirkan kebudayaan baru..
e. Adaptasi adalah proses penyebaran kebudayaan yang masing-masing kebudayaan tersebut bisa beradaptasi dengan lingkungannya.
f. Nominasi terjadi jika kebudayaan setempat terdesak dan lenyap oleh kebudayaan baru.
g. Sintesis adalah terjadinya percampuran dua kebudayaan yang berbeda dan melahirkan bentuk kebudayaan baru yang berbeda dari keduanya.
Sumber :
Sri Wahyuni, S.Ip, Niniek dan Yusniati, S.H., S.Pd (2005), Manusia dan Masyarakat. Jakarta: Ganeca Exact.
Drs. Nurseno (2004), Kompetensi Dasar Sosiologi. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.2/10 (9 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 5 votes)
Faktor – faktor yang mempengaruhi Perubahan Sosial dan Kebudayaan, 5.2 out of 10 based on 9 ratings
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image