About the Author

author photo

Nama Lengkap saya Muhammad Fahrizal Adriyanto, Lahir di bekasi pada tanggal 27 desember 1987, sekarang saya kuliah di Universitas Gunadarma, Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Angkatan 2006, hubungin saya ragnarok_online@student.gunadarma.ac.id atau bisa Fahrizaladiryanto@yahoo.com

See All Posts by This Author

Junimart Girsang: Law Firm Firman & Tina Bukan Kuasa Hukum Sah Ibrahim

Jakarta, RMOL. Kuasa hukum Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Ibrahim, Junimart Girsang menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi, siang ini (Kamis, 1/4).

Kedatangan Junimart ini untuk memberitahukan bahwa Law Firm Firman & Tina bukanlah kuasa hukum sah dari tersangka hakim tertangkap tangan suap Rp 300 juta.

“Firman mengaku-ngaku diminta sebagai kuasa hukum Ibrahim. Saya datang kesini untuk sampaikan kepada pihak KPK bahwa surat yang disampaikan Firman itu tidak benar. Surat kuasa yang dibuat Firman Wijaya itu melawan hukum,” papar Junimart kepada wartawan di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Firman, diceritakan Junimart, petang kemarin (31/3) mendatangi RS Mitra Keluarga, tempat Ibrahim mencuci darah, dan bertemu langsung dengan istri Ibrahim. Dalam pertemuan itu, Firman mengaku diminta pertolongannya oleh Hakim Agung Muda Mahkamah Agung bidang Tata Usaha Negara, Paulus Effendi Lolutung untuk membantu Ibrahim menjalani pemeriksaan di KPK.

“Karena mendengar nama Effendi Lolutung, Pak Ibrahim langsung menandatangani surat kuasa itu,” tutur Junimart.

Namun tak berselang lama Firman pergi, istri hakim ketua PN Tata Usaha Negara, Nyonya Sudarto datang menjenguk Ibrahim. Dari pertemuan itulah, Ibrahim baru mendapat kebenaran bahwa Lolutung sama sekali tidak mengenal ataupun menawarkan Firman menjadi kuasa hukum dia.

“Effendi menyatakan tidak pernah dan tidak mengenal siapa Firman. Tadi pagi, saya dan Pak Arif Pontoh (anggota Tim kuasa Ibrahim) bertemu dengan Ibrahim untuk menyerahkan surat kuasa dari Low Firm Firman yang menyatakan mencabut tandatangan surat kuasa kemarin,” ungkap Junimart.

Junimart pun meminta agar Firman diproses secara hukum.

“Soal akan dilaporkan ke Peradi, kita lihat apakah ada tindak pidana atau belum,” tandasnya. [wid]

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image