Orang Pandai yang Jujur VS Orang Jujur yang Pandai

Tulisan ini terinspirasi dari perbincangan antara saya dengan salah satu teman saya, di salah satu jejaring sosial. Teman saya tersebut menanyakan pendapat saya tentang pernyataan yang ia ajukan. Teman saya bilang, “Nda, menurut lw, lebih baik mana? Orang pandai yang jujur atau orang jujur yang pandai?”. Sesaat setelah saya membaca pertanyaan yang dia ajukan, saya berpikir sejenak, “apa perbedaannya?? sepertinya sama2 saja. Sama-sama baik.” Itulah yang awalnya terpikir oleh saya. Namun, setelah beberapa lama lagi saya merenungi penggambaran sifatnya, akhirnya muncullah satu buah pemikiran yang berbeda dari pemikiran saya sebelumnya. “Tidak, ternyata dua sifat ini tidak sama!!”

Saya akan menjabarkan sejelas mungkin pemikiran saya pada waktu itu.
1. Orang Pandai yang Jujur
Sekilas memamng orang dengan penggambaran sifat seperti ini sangatlah baik. tetapi, jika diresapi, maka justru tipe orang yang seperti ini suatu saat dapat menjadi orang yang paling berbahaya, yaitu orang yang menggunakan kepandaiannya untuk mengelabui kejujurannya. Maksud saya adalah, coba Anda resapi, makna sifatnya. Orang pandai yang jujur, secara tidak langsung berarti orang tersebut lebih terkenal dengan kepandaiannya ketimbang kejujurannya. Dari sisi lain, Kejujuran yang dimiliki oleh orang dengan sifat ini adalah tidak lebih banyak daripada kepandaiannya. Dan tidak ada jaminan bahwa suatu saat nanti, orang ini akan mengalahkan kejujurannya sendiri dengan kepandaiannya sendiri pula.

2. Orang Jujur yang Pandai
Orang dengan tipe sifat seperti ini merupakan orang yang secara tidak langsung memiliki lebih banyak kejujuran di dalam dirinya, ketimbang kepandaiannya. Secara tidak langsung, ia dikenal karena kejujuran yang ia miliki. Orang dengan tipe sifat seperti ini, adalah orang yang dapat mengguakan kejujurannya dengan pandai bersamaan dengan memggunakan kepandaiannya dgn jujur. Apa pentingnya menempatkan kejujuran dengan pandai?? dapat terlihat dari cerita mengenai NABI BESAR MUHAMMAD SAW, berikut ini:

“Suatu hari, Nabi Muhammad sedang duduk di beranda rumahnya. Tidak lama kemudian, tiba-tiba muncullah orang yang berlari ketakutan. Ternyata setelah ditanya oleh Nabi yang masih dalam keadaan terduduk, Nabi pun mengetahuio bahwa orang tersebut adalah orang yang dituduh akan suatu kesalahan yang tidak ia lakukan. Sesaat setelah mendengar pengakuan orang tersebut, tiba-tiba terdengar dari kejauhan suara Warga kampung yang mencari oraqng tesebut. Karena ketakutan, orang itu pun kemudian langsung melarikan diri kembali. setelah orang ketakutan tersebut melarikan diri, Nabi pun beanjak dari duduknya. Beberapa saat kemudian, warga kampung tersebut berpapasan pula dengan Nabi Muhammad yang sedang berdri. Mereka pun bertanya kepada Nabi, apa Beliau melihat orang berlari ketakutan lewat sini, kemudian Nabi pun menjawab, “Sedari tadi saya berdiri disini, saya tidak sekalipun betemu dengan siapapun, kecuali Anda sekalian”

Dari cerita tentang kisah Nabi Muhammad diatas, tersiratlah bagaimana Nabio menggunakan kejujurannya dengan pandai. Sekilas memang tampak seperti berstrategi, tapi jika diresapi kembali ceritanya, Nabi Muhammad tidak pernah berkata dusta dalam cerita ini.
Selain itu, dapat kita lihat juga dari sifat Nabi Muhammad yag dimiliki. Pada urutan pertama yaitu SIDIQ, yang berarti BENAR (bisa diartikan juga sebagai perkataan yg selau benar adanya atau JUJUR).

Jadi, kesimpulannya adalah lebih baik orang jujur yang pandai. Karena yang amanya kepandaian dapat diasah, namun kejujuran tidak dapat ada dalam pribadi seseorang, kecuali orang tersebut menyadari betapa mulianya Kejujuran itu sebenarnya. Jaman sejarang pun lebih mudah menemukan orang pandai yang jujur, tapi masihlah sulit menemukan orang jujur yang pandai.

–SEKIAN–

Diposting untuk memenuhi mata kuliah softskill “MENULIS KREATIF”

05 April 2010

Salam Penulis

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image