Kenaikan Tarif Listrik Bebankan Masyarakat Menengah

Liputan6.com, Jakarta: Rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) oleh Perusahaan Listrik Negara hampir dipastikan jadi. Dewan Perwakilan Rakyat juga sudah setuju asalkan tidak dibebankan pada pelanggan 900 watt ke bawah. Nah, kemungkinan besar, kenaikan itu akan dibebankan pada pelanggan listrik dengan daya 1.300 sampai 2.200 watt. Rencana itu kontan ditolak warga, terutama pelanggan 1.300 W yang kebanyakan masih hidup pas-pasan.

Inem, misalnya. Sehari-hari dia membuka warung makan untuk membiayai hidupnya dan anak-anak. Hasil jualan pas-pasan untuk melunasi uang sekolah anak-anak, membayar air, dan listrik berdaya 1.300 W. Untuk listrik, Inem harus membayar sekitar Rp 200 ribu. Jika TDL jadi dinaikkan, tentu beban Inem dan masyarakat menengah ke bawah lainnya bertambah berat.

Pengamat listrik Fabby Tumiwa mengatakan kenaikan itu wajar asalkan PLN transparan membeberkan biaya produksinya. Sebab, sebetulnya subsidi listrik tahun ini sudah ditambah dari Rp 16,7 triliun menjadi Rp 54,5 triliun. Namun, tambahan itu ternyata hanya mampu menahan agar tarif listrik tidak naik pada semester pertama 2010.(TES/ANS)

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image