Gambaran Umum dan Struktur Umum SIM

1. Pendahuluan

Sistem Informasi Manajemen adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (integrated) untuk menyajikan informasi guna untuk mendukung operasi, manajemen dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Jadi dalam suatu Sistem Informasi Manajemen sangat lazim terdapat sebuah atau bahkan lebih interaksi antar manusia-mesin (komputer), tapi tidak hanya interaksi manusia-mesin yang dapat dikatakan Sistem Informasi Manajemen, interaksi manusia-manusia dan mesin-mesin juga dapat dikatakan sebuah Sistem Informasi Manajemen. Dalam hal ini interaksi antara manusia-mesin sangat lazim disebut karena interaksi menusia-mesin dapat menghasilkan hasil yang sangat maksimal. Pengetahuan/data dari manusia yang akan sangat banyak dan akan memakan waktu jika dikerjakan secara manual dapat dibantu dengan kinerja sebuah mesin yaitu komputer untuk memaksimalkan waktu dan hasil yang diperoleh juga sangat tepat jika tidak ada suatu kesalahan dalam Input data yang dikerjakan sendiri oleh manusia dan proses pada komputer.

Pada dasarnya struktur umum pada Sistem Informasi Manajemen terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, database, prosedur serta petugas operasi atau yang biasa disebut sebagai users. Subsistem dapat ditinjau berdasarkan fungsi keorganisasian atau berdasarkan kegiatan. Setiap subsistem fungsional dapat mengandung subsistem kegiatan yang ada hubungannya dengan fungsi tersebut. Metode perkembangan Sistem Informasi Manajemen pada dasarnya adalah coba dan ralat (trial and error).

2. Tinjauan Pustaka

Dalam kutipannya http://blog.re.or.id dari hasil pencarian www.google.com menyebutkan bahwa struktur sistem informasi pada dasarnya dibedakan menjadi dua yaitu sistem yang terstruktur (formal) dan sistem yang tidak terstruktur (non formal).

Dalam bukunya Pengelolaan Sistem Informasi, DR. Oemar Hamalik menyebutkan struktus sebuah Sistem Informasi Manajemen terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, database, prosedur serta petugas operasi.

Dan Menurut L. Ackof,  Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lainnya.

3. Pembahasan

Seperti yang sudah disebutkan diatas, Sistem Informasi Manajemen adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (integrated) untuk menyajikan informasi guna untuk mendukung operasi, manajemen dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Adapula yang menyebutkan Sistem Informasi Manajemen sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa. Dan adapula yang mengartikan Sistem Informasi Manajemen merupakan metode formal yang menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada manajemen untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuat organisasi dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan pengendalian.

Sistem Informasi digunakan sebagai bangunan yang memiliki 4 lapisan, yaitu :

Lapisan I               : Pengolahan transaksi pemberian informasi.

Lapisan II             : Informasi Manajemen untuk perencanaan operasional, pengembilan keputusan dan

pengendalian.

Lapisan III                        : Informasi manajemen untuk perencanaan taktis dan pengambil keputusan.

Lalu Lapisan IV    : SIM untuk perencanaan dan strategis kebijakan serta pengambilan keputusan.

Informasi adalah bahan penting bagi manajemen. Sistem informasi dalam organisasi dibatasi oleh data yang diperoleh, biaya untuk pengadaan, pengolahan dan penyimpanan, serta biaya untuk meminta dan membagikan nilai informasi bagi pemakai.

Struktur sistem informasi pada dasarnya dibedakan menjadi dua yaitu sistem yang terstruktur (formal) dan sistem yang tidak terstruktur (non formal).

Sistem formal adalah sistem yang berjalan menurut norma-norma organisasi yang berlaku pada semua orang, sesuai dengan kedudukannya dalam organisasi. Sistem ini tergantung kepada tugas, wewenag, dan tanggung jawab yang dibebankan kepada pemegang jabatan organisasi.

Sistem nonformal adalah sistem yang berlaku di lingkungan organisasi melalui saluran-saluran tidak resmi, tetapi mempunyai pengaruh cukup kuat dalam kehidupan organisasi yang bersangkutan (Gordon,1999).

Sistem informasi manajemen berusaha untuk menggabungkan keduanya dengan bertumpu pada norma organisasi dalam mendukung kegiatan organisasi. Dengan demikian diharapkan sistem formal dapat menjadi subsistem terutama keberhasilan organisasi bukan hanya perorangan tetapi hasil kerjasama seluruh organisasi.

Struktur Sistem Informasi dibagi berdasarkan kegiatan manajemen dan fungsi organisasi, yaitu :

Struktur sistem informasi berdasarkan kegiatan manajemen

Kegiatan perencanaan dan pengendalian manajemen dibagi atas tiga macam yaitu: kontrol operasional, kontrol manajemen, dan perencanaan stategi.

Pengendalian operasional/kontrol operasional adalah proses penempatan agar kegiatan operasional dilaksanakan secara efektif dan efisien. Pengendalian operasional menggunakan prosedur dan aturan keputusan yang telah ditentukan lebih dahulu dalam jangka waktu yang relatif pendek. Dukungan pengolahan untuk pengendalian operasional terdiri atas: pengolahan transaksi, pengolahan laporan, dan pengolahan pertanyaan. Ketiga jenis pengolahan berisikan berbagai macam pembuatan keputusan yang melaksanakan aturan keputusan yang telah disetujui atau menyajikan suatu keluhan yang mengeluarkan yang akan diambil (Gordon,1999).

Informasi pengendalian manajemen/kontrol manajemen diperlukan oleh berbagai manajer bagian, pusat laba dan sebagainya untuk mengukur prestasi, memutuskan tindakan pengendalian, merumuskan aturan keputusan baru untuk ditetapkan personalian operasional dan mengalokasikan sumber daya. Proses pengendalian manajemen memerlukan jenis informasi yang berkaiatan dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi menyangkut: pelaksanaan yang direncanakan, alasan adanya perbedaaan, dan analisa atas keputusan atau arah tindakan yang mungkin.

Perencanaan strategi mengembangkan strategi sebagai sarana suatu organisasi untuk mencapai tujuannya. Kegiatan perencanaan strategi tidak mempunyai keteraturan meskipun sebenarnya bisa dijadwalkan dalam periode waktu yang relatif panjang. Informasi yang dibutuhkan haruslah memberikan gambaran yang lengkap dan menyeluruh, walaupun tidak mempunyai ketelitian yang tinggi.

Struktur sistem informasi berdasarkan fungsi organisasi

Setiap informasi dapat dianggap sebagai kumpulan subsistem yang didasarkan atas fungsi yang dilaksanakan dalam organisasi. subsistem-subsistem yang umum adalahh sebagai fungsi-fungsi utama suatu organisasi dalam pemasaran, produk, logistik, personalia, keuangan dan akuntansi. Setiap fungsi akan melakukan kegiatan sebagai subsistem informasi untuk mendukung pengendalian operasional, pengendalian manajemen dan pengendalian strategi.

Struktur sistem informasi manajemen (SIM) dapat pula dipandang menurut konsep struktural yang memungkinkan pembahasan dan perancangan sistem fisik yang akan mendefinisikan cara pelaksanaan SIM.

Struktur Konseptual

SIM didefinisikan sebagai suatu gabungan subsistem fungsional yang masing-masing dibagi dalam empat macam pengolahan informasi, yaitu: pengolahan transaksi, dukungan operasional sistem informasi, dukungan pengendalian manajerial sistem informasi, dukungan perencanaan stategi sistem informasi. Struktur konseptual suatu SIM adalah untuk subsistem fungsional yang terpisah ditambah suatu pangkalan data, beberapa aplikasi umum, dan satu model dasar analisa umum dan model keputusan.

Struktur Fisik

Pada struktur fisik semua aplikasi terdiri atas program yang sama sekali terpisah, tetapi hal ini tidak selalu demikian adanya sehingga ada penghematan yang cukup besar dari pengolah terpadu dan pemakain modul umum. Pengolahan terpadu dicapai dengan perencanaan berbagai aplikasi yang paling berhubungan sebagai suatu sistem tunggal untuk menyederhanakan kaitan (interface) dan mengurangi duplikasi masukan sehingga melewati batas fungsional. Struktur fisik juga dipengaruhi pemakain modul umum untuk pengoperasian pengolahan yang menyebabkan tidak ada aplikasi yang lengkap tanpa pemakain modul umum.

4. Penutup

Kesimpulan

Dalam hal ini suatu Sistem Informasi Manajemen yang baik adalah yang mempunyai dua struktur sistem informasi, yaitu system yang struktur (formal) dan yang tidak terstruktur (non formal) dan Informasi adalah bahan penting bagi manajemen.

Saran

Untuk memiliki suatu Sistem Informasi Manajemen yang baik dalm perusahaan ataupun suatu oganisasi hendaknya kita juga memperhatikan struktur sistem yang kita miliki seperti yang telah kita bahas diatas.

5. Referensi

-          http://blog.re.or.id

-          Pengelolaan Sistem Informasi, DR. Oemar Hamalik

-          “Pengantar Sistem Informasi”, Seri Diktat Kuliah, Universitas Gunadarma

-          www.smecda.com

-          http://elearning.gunadarma.ac.id

-          Management Information System, James A. O’Brien

-          www.docstoc.com

-          www.terranet.or.id

-          www.scribd.com

-          http://mas-devid.blogspot.com

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image