PSIKOLOGI KONSUMEN
Pengertian Konsumsi
Konsumsi, dari bahasa Belanda consumptie, ialah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik berupa barang maupun jasa, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung. Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali, maka dia disebut pengecer atau distributor. Pada masa sekarang ini bukan suatu rahasia lagi bahwa sebenarnya konsumen adalah raja sebenarnya, oleh karena itu produsen yang memiliki prinsip holistic marketing sudah seharusnya memperhatikan semua yang menjadi hak-hak konsumen. Objek konsumsi dipandang secara simbolis, berkenaan dengan respons emosi, kesenangan indera, lamunan atau pertimbangan estetika. Contoh : Masyarakat di seluruh dunia mengkonsumsi bahan bakar minyak untuk transportasi.
Pengertian Konsumen
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali, maka dia disebut pengecer atau distributor. Pada masa sekarang ini bukan suatu rahasia lagi bahwa sebenarnya konsumen adalah raja sebenarnya, oleh karena itu produsen yang memiliki prinsip holistic marketing sudah seharusnya memperhatikan semua yang menjadi hak-hak konsumen. Langkah-langkah keputusam konsumen adalah pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternative, pembelian, hasil. Contoh : Pemakai atau konsumen bahan bakar minyak diseluruh dunia berusaha untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak untuk transportasi.
Pengertian Konsumtif
Konsumtif : Kata “konsumtif” (sebagai kata sifat; lihat akhiran –if) sering diartikan sama dengan kata “konsumerisme”. Padahal kata yang terakhir ini mengacu pada segala sesuatu yang berhubungan dengan konsumen. Sedangkan konsumtif lebih khusus menjelaskan keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal. Bisa diakatakan sikap konsumtif adalah sikap menggunakan sesuatu tidak sesuai dengan keperluannya. Bisa juga diartikan sikap boros dalam menggunakan barang dan jasa. Sikap ini muncul karena pengaruh iklan-iklan produser yang begitu gencar. Melihat iklan-iklan ini orang jadi tertarik untu menggunakan atau memakai produk mereka walaupun sipemakai belum tentu butuh, mungkin hanya karena gengsi dan hal lain. Contoh : Kebanyakan dari kaum wanita di dunia selalu membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkannya sehingga menimbulkan sifat yang berlebihan di dalam mengkonsumsi suatu barang.
Pengertian Konsumerisme
Konsumerisme adalah paham atau ideologi yang menjadikan seseorang atau kelompok melakukan atau menjalankan proses konsumsi atau pemakaian barang-barang hasil produksi secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara sadar dan berkelanjutan. Hal tersebut menjadikan manusia menjadi pecandu dari suatu produk, sehingga ketergantungan tersebut tidak dapat atau susah untuk dihilangkan. Sifat konsumtif yang ditimbulkan akan menjadikan penyakit jiwa yang tanpa sadar menjangkit manusia dalam kehidupannya. Contoh : konsumsi bahan bakar minyak yang berlebihan oleh seluruh masyarakat dunia menimbulkan masalah yang sangat kompleks.
Sumber :
- Engel, James F. (1994). Perilaku konsumen. Jakarta: Binarupa Aksara.
- wikipedia.org
- http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20091106063848AAqSeIJ
Popularity: 1% [?]


