Interview (wawancara)

INTERVIEW (WAWANCARA)
Interview (wawancara) adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab, sambil bertatap muka antara sipewawancara dan responden dengan menggunakan alat yang dinamakan interview guide (panduan wawancara). Walaupun wawancara adalah proses pengumpulan data dengan percakapan yang berbentuk tanya jawab dengan tatap muka, wawancara merupakan proses pengumpulan data untuk suatu penelitian .
Interview merupakan proses interaksi antara pewawancara dan responden. Walaupun bagi pewawancara proses tersebuit adalah satu bagian dari langkah-langkah dalam penelitian, tetapi belum bagi responden wawancara adalah bagian dari penelitian. Andaikatapun pewawancara dan responden menganggap bahwa wawancara adalah bagian dari penelitian, tetapi sukses tidaknya pelaksanaan wawancara bergantung sekali darim proses interaksi yang terjadi. Suatu elemen yang paling penting dari proses interaksi yang terjadi adalah wawasan dan pengertian.
Dalam interaksi tersebut, masalah isyarat-isyarat yang berada di bawah persepsi ( subliminal cues ) sukar dikenali karena antara pewawancara dan responden belum saling mengenal. Karena itu pewawancara sedapat mungkin memperbaiki wawasan atau pengertian dalam interaksi.
Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti dan juga peneliti ingin mengetahui hal–hal dari respondennya kecil/sedikit.
Hamidi juga menambahkan bahwa teknik wawancara dipilih jika peneliti yang menginginkan data berupa cerita rinci dan bahasa hasil konstruksi dari para responden, misalnya tentang pengetahuan, pengalaman, pendapat atau pandangan hidup.
Teknik pengumpulan data ini mendasarkan diri pada laporan tentang diri sendiri atau self report atau setidak-tidaknya pada pengetahuan dan keyakinan pribadi. Sugiono mengutip pernyataan Sutrisno Hadi dalam bukunya Metodelogi Research mengatakan bahwa anggapan yang perlu dipegang oleh peneliti dalam menggunakan metode interview dan juga kuesioner adalah sebagai berikut :
1. Bahwa subyek ( responden ) adalah orang yang paling tahu tentang dirinya sendiri
2. Bahwa apa yang dinyatakan oleh subyek kepada peneliti adalah benar dan dapat dipercaya.
3. Bahwa interpretasi subyek tentang pertanyaan-peretanyaan yang diajukan oleh peneliti kepadanya sama dengan apa yang dimaksudkan oleh peneliti.
Ada beberapa sasaran atau tujuan dari wawancara yang ingin diperoleh berjenis-jenis dan banyak sifatnya dan sukar dikelompokkan dalam jenis-jenis umum. Di bawah ini adalah pengelompokan isi dari keterangan yang ingin diperoleh dengan cara wawncara :
~ Sasaran isi untuk memperoleh atau memastikan fakta
~ Untuk memastikan kepercayaan tentang keadaan fakta.
~ Untuk memastikan perasaaan
~ Untuk menemukan suatu standar kegiatan
~ Untuk perilaku sekarang atau perilaku terdahulu
~ Untuk mengetahui alasan-alasan seseorang

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image