Paragraf Deduktif dan Induktif

Dua pola yang sering digunakan untuk mengembangkan kalimat utama, yaitu :

1. Pola pengembangan dari umum ke khusus ( deduktif ), yaitu menempatkan gagasan yang bersifat umum ( universal ) terlebih dahulu, kemudian diikuti oleh gagasan yang bersifat khusus (partikular). Atau paragraf utama di awal dan diikuti oleh kalimat penjelas.

Contoh paragraf deduktif

Perubahan iklim akibat pemanasan global merupakan masalah lingkungan yang sangat serius di planet Bumi karena dapat mengancam kelangsungan habitat, keragaman hayati, system rantai makanan, hingga kelangsungan hidup manusia (umum). Dampak nyata dari perubahan iklim sudah akrab dengan penghuni Bumi, meski sering kali hanya dipandang sebagai peristiwa alam yang wajar, yaitu kekeringan dan banjir, serta naiknya permukaan air laut (khusus). Penelitian World Wild Fund for Nature (WWF) menunjukkan bahwa 33 persen habitat di hamparan muka Bumi memiliki risiko yang tinggi menghadapi perubahan iklim itu, bahkan beberapa tanaman dan spesies hewan tidak kuasa bertahan dan punah (khusus). Beruang kutub adalah satu spesies yang berada paling depan di garis kematian jika permukaan es Samudra Artic terus meleleh (khusus). Sementara di sisi Bumi lainnya, bencana alam seperti : banjir, badai, dan kekeringan terjadi secara berantai.

2. Pola pengembangan dari khusus ke umum (induktif), yaitu menempatkan gagasan yang bersifat khusus (penjelas) terlebih dahulu, kemudian diikuti gagasan yang bersifat umum. Kalimat utama terletak di akhir paragraf setelah kalimat penjelas.

Contoh paragraf induktif

Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk mencegah demam berdarah adalah menguras bak mandi minimal seminggu sekali (khusus). Langkah berikutnya adalah dengan menutup tempat-tempat yang digunakan untuk menampung air (khusus). Adapun langkah ketiga adalah dengan mengubur barang-barang bekas yang mungkin menjadi penampungan air (khusus). Dengan melakukan ketiga hal tersebut secara benar, diharapkan kita mampu mencegah dan memberantas demam berdarah (umum).
Panas atau demam yang tinggi selama beberapa hari dapat dicurigai sebagai demam berdarah (khusus). Seseorang yang menderita demam berdarah juga mengalami pendarahan dari lubang hidung atau mimisan (khusus). Selain itu, muncul bintik-bintik merah pada tubuh (khusus). Semua gejala tersebut hendaknya diperhatikan sehingga jika terdapat gejala-gejala tersebut , penderita bisa segera ditolong dan ditangani dokter (umum).

Referensi

Mahir Berbahasa Indonesia SMA kelas 2

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image