PSIKOLOGI KONSUMEN
Pengaruh lingkungan terhadap perilaku konsumen
A. Nilai, budaya dan etnis
- Nilai : Schwartz (1994) menjelaskan bahwa nilai adalah (1) suatu keyakinan, (2) berkaitan dengan cara bertingkah laku atau tujuan akhir tertentu, (3) melampaui situasi spesifik, (4) mengarahkan seleksi atau evaluasi terhadap tingkah laku, individu, dan kejadian-kejadian, serta (5) tersusun berdasarkan derajat kepentingannya.
- Budaya : Budaya secara harfiah berasal dari Bahasa Latin yaitu Colere yang memiliki arti mengerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang (menurutSoerjanto Poespowardojo 1993). Menurut The American Herritage Dictionary mengartikan kebudayaan adalah sebagai suatu keseluruhan dari pola perilaku yang dikirimkan melalui kehidupan sosial, seniagama, kelembagaan, dan semua hasil kerja dan pemikiran manusia dari suatu kelompok manusia. Menurut Koentjaraningrat budaya adalah keseluruhan sistem gagasan tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan miliki diri manusia dengan cara belajar.
- Etnis : kelompok tertentu yang memiliki kebudayaan atau kepercayaan tertentu,
B. Budaya dan konsumsi
Dinamika budaya konsumtif :
Contoh jelas dari bagaimana nilai budaya membentuk membentuk perilaku konsumen, Di bagian Afrika Timur salah satu kutukan terburuk yang mungkin dihadapi oleh seorang wanita adalah tubuh ramping, dengan kata lain gemuk adalah cantik, dan alat bantu untuk mengurangi berat akan menghadapi pasar yang tidak mau menerima. Kontras yang luar biasa dengan dunia Barat. Budaya seperti ini digunakan di dalam studi perilaku konsumen, mengacu pada nilai, gagasan, artefak, dan simbol-simbol lain yang bermakna yang membantu individu untuk berkomunikasi, melakukan penafsiran dan evaluasi sebagai anggota masyarakat. Mengilustrasikan secara jelas bahwa seorang pemasar dengan pengetahuan yang cacat mengenai budaya pasti mengalami kegagalan.
Namun dari perspektif yang bebeda, semua bentuk pemasaran merupakan saluran tempat makna budaya ditransfer ke barang konsumen. Dengan demikian, pemasaran adalah transmitter nilai yang secara serentak membentuk budaya dan dibentuk oleh budaya.
C. Nilai-nilai yang berubah
Dinamika perubahan nilai pada konsumen :
Perubahan terjadi terus menerus dalam nilai-nilai masyarakat walaupun nilai-nilai inti tersebut relative permanen. Para pemasar harus menaruh perhatian khusus pada nilai-nilai yang mengalami transisi karena nila-nilai tersebut mempengaruhi ukuran pangsa pasar. Perubahan nilai-nilai mungkin mengubah respons terhadap iklan dan juga respons terhadap tawaran servis dan format yang disukai untuk eceran.
D. Pengaruh etnis pada perilaku konsumen
Pengaruh etnis terhadap perilaku konsumen:
Norma dan nilai kelompok-kelompok di dalam masyarakat yang lebih luas disebut pola etnis. Konsumen individual mungkin dipengaruhi sedikit atau secara luas oleh kelompok etnis. Kelompok etnis mungkin terbentuk di sekitar kebangsaan, agama, sifat fisik, lokasi geografis, atau factor-faktor lain.
Etnisitas adalah proses identifikasi kelompok di mana orang menggunakan label etnis untuk mendefinisikan diri mereka sendiri dan orang lain. Di dalam penelitian konsumen dari keduanya, termasuk kekuatan atau kelemahan afiliasi yang orang punyai dengan kelompok etnis. Hingga tingkat di mana orang di dalam kelompok etnis berbagi persepsi dan kognisi yang sama yang berbeda dengan persepsi serta kognisi kelompok etnis yang lain atau masyarakat yang lebih besar, mereka merupakan kelompok etnis dan pangsa yang berbeda.
Sumber :
- Engel, James F. (1994). Perilaku konsumen. Jakarta: Binarupa Aksara.
- http://rumahbelajarpsikologi.com/index.php/nilai.html
- http://organisasi.org/arti-definisi-pengertian-budaya-kerja-dan-tujuan-manfaat-penerapannya-pada-lingkungan-sekitar
Popularity: 1% [?]


