sebab-sebab kemiskinan

Sebab – Sebab Kemiskinan
Pendahuluan
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidak mampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Hal tersebut membuat jutaan manusia di dunia ini hidup dalam serba kekurangan, masalah kemiskinan merupakan masalah global. Karena kemiskinan tidak hanya terjadi pada negara berkembang, bahkan negara yang sudah majupun mengalami masalah tersebut, hal tersebut dapat dilihat dari tingkat kriminalitas yang terjadi di negara-negara di dunia ini, Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.
Isi
Kemiskinan banyak dihubungkan dengan banyak hal, contohnya dari segi kurangnya pemerintah dalam menyediakan lapangan pekerjaan, hal tersebut diperparah oleh mahalnya biaya pendidikan yang dapat menunjang sumber daya manusia untuk lebih maju dan berpotensi. Hal tersebut berdampak terhadap perekonomian di negara tersebut, sebab dengan banyaknya kemiskinan membuat daya beli masyarakat menjadi turun. Banyaknya pengangguran semakin memperparah keadaan, walaupun mereka para pengangguran berpotensi akan tetapi tidak mendapat kesempatan dalam mengembangkan potensinya. Hal tersebut terjadi karena kurangnya lapangan pekerjaan di negara tersebut. Masalah-masalah tersebut akan mendatangkan banyak masalah di negara, misalnya tingginya kriminalitas seperti pencurian, perampokan, penipuan dll. Tidak dapat dipungkiri bahwa yang menjadi musuh utama dari bangsa ini adalah kemiskinan. Sebab, kemiskinan telah menjadi kata yang menghantui negara-negra berkembang. Khususnya Indonesia. Mengapa demikian? Jawabannya karena selama ini pemerintah belum memiliki strategi dan kebijakan pengentasan kemiskinan yang jitu. Kebijakan pengentasan kemiskinan masih bersifat pro buget, belum pro poor. Sebab, dari setiap permasalahan seperti kemiskinan, pengangguran, dan kekerasan selalu diterapkan pola kebijakan yang sifatnya struktural dan pendekatan ekonomi semata.
Penutup
Dari masalah diatas dapat kita simpulkan bahwa kemiskinan masih sulit untuk diatasi, seharusnya pemerintah harus bisa membuat kebijakan yang dapat mengurangi masalah kemiskinan, walaupun hasilnya sedikit demi sedikit, pemerintah juga harus jeli untuk melihat potensi-potensi yang ada pada anak bangsa ini, beri kesempatan untuk mengembangkan potensi sehingga dapat menciptakan lapangan kerja dan mampu menyerap banyak sumber daya manusia yang ada di negara ini. Tanamkan jiwa wiraswasta untuk setiap anak bangsa, agar mereka tidak terlalu bergantung kepada pemerintah. Tumbuhkan perekonomian mikro atau home industri, sehingga yang terjadi di masyarakat pedesaan yang umumnya di batas kemiskinan mempunyai daya beli yang tinggi, sehingga dapat mengangkat perekonomian nasional dan mampu mensejahterakan seluruh bangsa.
Sumber

http://us.suarapembaca.detik.com/read/2010/02/22/081829/1303963/471/indonesia-dan-problem-kemiskinan

http://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image