definisi produk bingkai foto

1. Latar Belakang Pemilihan Produk

Seiring dengan perkembangaan zaman untuk memperindah ruangan dalam suatu rumah banyak dilakukan berbagai cara salah satunya adalah dengan membuat bingkai foto karena permintaan akan bingkai foto sangatlah pesat karena akan kreasi – kreasi yang dibuat.

Bingkai foto bukan lagi hal yang mewah karena harga yang cukup murah semua kalangan hampir bisa memilikinya hal tersebut membuat perminytaan semakin meningkat. Bingkai tersebut tidak hanya untuk menaruh foto saja tetapi dapat untuk memajang piagam – piagam.

Bingkai foto merupakan produk yang cukup tahan lama asalkan pemilik produk tersebut lalai dalam penempatan sehingga dapat saja jatuh dan langsung rusak karena bahan yang digunakan pada pembuatan bingkai tersebut dari bahan yang mudah pecah seperti halnya kaca dan tidak bisa kembali seperti semula.

2. Definisi Produk

Bingkai foto terbuat dari bahan yang mudah didapat dan murah harganya seperti halnya kayu dan kaca begitu pula untuk bahan tambahannya seperti baut dan mur apa lagi paku. Produk ini terdiri dari 5 komponen utama diantaranya adalah rangka panjang, rangka pendek, kaca, papan belakang dan kaki penyangga semuanya dirakit menjadi satu kesatuan menjadi produk yang namanya bingkai foto.

Gambar Bingkai Foto

Produk ini mempunyai kekurangan dan kelebihan pastinya diantaranya adalah kekurangan produk ini terdapat pada bahan yang mudah pecah jika barang ini jatuh. Dan kelebihan dari produk ini adalah bingkai foto ini tidak hanya digunakan untuk menaruh foto saja tetapi dapat untuk menaruh sertifikat atau piagam pemilik bingkai.

3. Analisis Peta Proses Operasi Produksi Bingkai Foto

Alat yang digunakan dalam pembuatan bingkai foto cukup sederhana seperti halnya terdapat penggaris, gergaji, amplas, dan gergaji mesin kaca sedangkan bahan tambahan adalah paku, baut dan mur. Alat yang digunakan berfungsi sebagai alat potong dan sebagai penghalus komponen pada bingkai foto. Bahan tambahan digunakan untuk menyambung atau merangkai suatu komponen pada bingkai foto.

Komponen pertama yang dikerjakan adalah rangka panjang dengan ukuran 43 cm dan lebar 33 cm. Proses pengukuran lamanya adalah 50 detik. Rangka panjang yang telah diukur kemudian dipotong sesuai dengan ukuran yang telah dilakukan lamanya adalah 80 detik setelah terpotong rangka diamplas sehalus mungkin dengan waktu 180 detik.

Komponen untuk rangka pendek dilakukan pengukuran dengan waktu 40 detik kemudian dilakukan pemotongan dengan waktu 70 detik lakukan pengamplasan pada rangka pemdek yang telah diukur dan langsung dilakukan perakitan pada rangka panjang telah menunggu yang siap dirangkai. Penyambungan rangka panjang dan pendek menggunakan paku waktu yang ditempuh adalah 325 waktu.

Lakukan pemotongan pada lembaran kaca dengan ukuran 43 cm dengan lebar 33 cm dengan waktu 60 detik dan langsung dilakukan pemotongan selama 40 detik pengamplasan dilakukan selama 40 detik langsung dirangkai terhadap rangka yang sebelumnya dibuat selama 30 detik. Pengkuran pada komponen papan belakang sebanyak 1 buah dengan ukuran panjang 43 cm dan lebar 33 cm selama 100 detik. Lakukan pemotongan dengan gergaji selama 80 detik dan pengamplasan selama 150 detik dan langsung dirakit dengan waktu 25 detik sehingga bingkai foto sudah mulai terbentuk.

Pemotongan kaki penyangga dilakukan selama 45 detik, dipotong selama 35 detik pengamplasan dilakukan selama 55 detik dan langsung dirakit dengan menggunakan mur dan baut selama 195 detik.

Proses pembuatan bingkai foto sebenarnya dapat dilakuakan penambahan komponen agat supaya hasil produk yang dibuat lebih menarik untuk dilihat. Peta proses oprasi ini dapat memberikan informasi – informasi apa saja yang perlu diperbaiki untuk kegiatan yang telah dilakukan.

Ada beberapa analisis mengenai lamanya waktu, baik itu waktu pengukuran bahan, lamanya bahan dipotong, lamanya pemeriksaan terhadap hasil potangan, dan lamanya perakitan komponen-komponen yang ada. Setiap perlakuan aktivitas terlihat makin lama makin cepat. Hal ini dikarenakan keterampilan pekerja dimana semakin pekerja melakukan pekerjaan per komponen, semakin cekatan dan terlatih pula pekerjaan yang dilakukannya, sehingga bedampak positif kepada lamanya waktu yang diperlukan.

Tabel yang dibuat terdapat yang namanya tabel ringkasan terdapat yang namanya jumlah dari operasi dan lamanya waktu operasi. Pemeriksaan terdapat jumlah sebanyak 9 kali pemeriksaan tetapi waktu tidak dapat dilihat karena kegiatan tersebut dilakukan secra bersamaan dengan kegiatan operasi. Total dari jumlah kegiatan adalah sebanyak 28 kali kegiatan operasi dengan jumlah waktu selama 1750 detik.

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image