Resensi Buku “Menikmati Hidup Cara Rasulullah SAW”

Judul buku: Menikmati Hidup Cara Rasulullah SAW

Pengarang: H. Muhammad Abbas Basalamah

Penerbit: Pustaka Ibnu Abbas, Depok

Cetakan: I, Januari 2010

Tebal: iv +278 ISBN: 9789-7555-2369

cover

Buku yang berjudul Menikmati Hidup Cara Rasulullah SAW ini ditulis oleh Bapak Haji Abbas Basalamah. Buku ini berisi berbagai macam kisah teladan Rasulullah Muhammad SAW yang memang sepatutya kita teladani sebagai seorang muslim, umat Nabi Muhammad SAW.

Buku yang terdapat 20 judul ini sangat bermanfaat bagi kita umat Rasulullah SAW karena berisi kisah-kisah yang sebenarnya bisa menjadi solusi bagi berbagai persoalan yang sering kita hadapi sebagai warga masyarakat yang hidup berdampingan dengan masyarakat lainnya atau pun dalam kehidupan keluarga.

“Siap Kecewa” merupakan salah satu judul dari mengatasi rasa kecewa, bukan bagaimana menghindar dari kekecewaan. Sebab kekecewaan sering membuat orang frustasi, dan tidak jarang berlanjut kepada tindakan-tindakan tidak terpuji.

Rasulullah SAW berpesan agar bersikap wajar dalam mencinta maupun membenci karena kehidupan di dunia ini tidak ada yang betul-betul ‘sejati’, misalnya kehidupan sejati, kebahagiaan sejati, penderitaan sejati, cinta sejati, dan sahabat sejati. Yang ada hanya kehidupan semu, ‘cinta-cintaan’ (bukan cinta sejati), ‘sahabat-sahabatan’ (bukan sahabat sejati). Yang hari ini berkawan esok bermusuhan, yang hari ini bermusuhan, esok berkawan.

Kita meski menyadari bahwa dalam kehidupan ini seluruhnya pergumulan, silih bergantinya antara tangis dan tawa, sedih dan gembira, yang menyenangkan dan yang tidak menyenangkan. Tersimpulkan bahwa semuanya dalam konteks ujian hidup bagi manusia sebagaimana ditegaskan Allah SWT dalam surat al-Anbiya ayat 35.

Setelah membaca bab ini kita akan berpikir dan menyadari bahwa kita tengah diamanati titipan dan kelak akan dimintai pertanggungjawaban bagaimana mengelola amanat tersebut. Selain itu kita juga harus menyadari bahwa segala sesuatu bisa berubah, saat baik atau nyaman atau kaya bisa menjadi tidak baik atau tidak nyaman dan miskin. Begitu pila sebaliknya.

Keseluruhan cerita diuraikan begitu mendetail. Kisah simbolis yang menajubkan diuraikan dengan begitu gamblang. Hal ini tentunya membuat pembaca semakin memahami isi cerita dan pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang. Firman-firman Allah SWT serta sabda Rasulullah SAW membuat pembaca semakin yakin akan isi yang disampaikan. Dalam bab ini hanya satu kisah yang diceritakan sehingga membuat pembaca merasa kurang akan kisah-kisah yang lain.

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image