BAHAN MATERIAL LANSEKAP

NAMA : JEFI BAKARBESSY

KELAS : 2TB02

NPM     : 25309814

Pemahaman dan penguasaan terhadap material atau bahan lansekap salah satu bagian yang penting dalam perancangan lansekap. Mengapa? Arsitektur lansekap pada dasarnya berkaitan erat dengan pembentukan ruang luar atau terbuka. Pembukaan ruang tersebut sangat tergantung pada komponen pembentuk ruang. Sedangkan pembentuk jomponen ruang terdiri dari bidang alas, bidang dinding, dan bidang atap. Kualitas nilai ruang tergantung dari fungsi ruang yang diiingkan. Gubahan ruang terhadap fungsi ruang yang dihasilkan dapat tergubah melalui bidang-bidang sebagi komponen pembentuk ruang. Bidang yang dimaksud terbentuk karena adanya unsure material yang direkayasa sesuai bentuk, tekstur, warna, dan ukuran dimensi yang diciptakan. Untuk itulah maka pengetahuan dan penguasaan serta pemahaman terhadap material/bahan lansekap menjadi penting.

Disamping pemahaman terhadap karakteristi bentuk bahan, juga perlu diketahui fungsi, spesifikas, paska pemeliharaan dari bahan, serta nilai ekonomis.

Dalam arsitektur lansekap dikenal 2 bagian besar material lansekap, yakni material lunak (soft materials) dan material keras (hard materials)

1. Material Lunak (Soft Materials)

Kelebihan dari arsitektur lansekap dalam menggubah ruang, adalahdapat “menggubah ruang” dalam komponen material lunak, yaitu tanaman/pepohonan dan air.

Tanaman merupakan material lansekap yang hidup dan terus berkembang. Pertumbuhan tanaman akan mempengaruhi besar tanaman, bentuk tanaman, tekstur, dan warna selama masa pertumbuhannya. Dengan demikian, kualitas dan kuantitas ruang terbuka akan terus berkembang dan berubah sesuai dengan pertumbuhan tanaman. Jadi dalam perencanaan lanseka, tanaman sangat erat hubunganya dengan waktu dan perubahan karakteristik tanaman.

2. Material Keras (Hard Materials)

Telah diuraikan bahwa hal-hal yang perlu dipahamai dalam pengetahuan bahan adalah,

  • · Karakteristik bentuk bahan
  • · Fungsi
  • · Spesifikasi
  • · Pasca pemeliharaan dari bahan, serta
  • · Nilai ekonomisnya

Material keras dapat dibagi dalam 5 kelompok besar yaitu,

1. Material keras alami (organic materials)

2. Material keras alami dari potensi geologi ( inorganic materials used in their natural state)

3. Material keras bahan metal (inorganic materials used in highly modified state )

4. Material keras buatan sintetis/tiruan (synthetic materials)

5. Materials keras buatan kombinaksi ( composite materials)

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image