Akuntansi Sebagai Bahasa Bisnis dalam Teori Komunikasi

Akuntansi dapat diberikan pengertian atas dasar perspektif (aspek) menurut tujuan atau penekanan pembahasan, salah satunya yaitu berdasarkan aspek semiotika. Dalam ilmu bahasa, system komunikasi dan efek komunikatif (teori komunikasi) dipelajari dalam tiga bidang kajian yaitu semiotika, linguistika, dan logika. Semiotika merupakan bidang kajian yang membahas teori umum tentang tanda-tanda (signs) dan symbol-simbol dalam bidang linguistika. Linguistika itu sendiri merupakan bidang kajian ilmu bahasa yang membahas fonetik, gramatika, morfologi, dan makna kata atau ungkapan. Sedangkan logika membahas masalah yang berkaitan dengan validitas penalaran dan penyimpulan. Ketiga bidang kajian ini menjadi teori yang melandasi terciptanya komukasi yang efektif. Pokok kajian ini membentuk tiga tataran (level) penting semiotika, yaitu sintatika, semantika, dan pragmatika.
Jadi, di dalam aspek tataran semiotika, akuntansi berkepentingan dengan penyediaan dan penyampaian informasi sebagai sarana komunikasi bisnis sehingga akuntansi dapat disebut sebagai bahasa bisnis (the language of business). Bahasa merupakan bagian penting dalam komunikasi. Pesan atau makna yang ada di benak pengirim disimbolkan dalam bentuk ungkapan bahasa yang tepat agar makna tersebut ditafsirkan sama persis seperti apa yang dimaksudkan. Apa yang terkandung dalam symbol bahasa itulah yang menjadi informasi bagai penerima (pembaca). Efek komunikatif menjadi sasaran penyampaian gagasan atau informasi dari pengirim (penyedia informasi) kepada penerima (pemakai informasi). Tanda atau symbol bahasa (gambar-gambar dan kata-kata) dan tata bahasa membentuk ungkapan bahasa yang menjadi media komunikasi.
Contohnya, akuntansi keuangan yang dikenal luas sekarang ini dikembangkan atau direkayasa atas dasar premis bahwa investor dan kreditor adalah pihak yang dituju informasi. Efek komunikasi yang ingin dicapai adalah agar pihak yang ingin dituju tersebut bersedia menanamkan dana ke kegiatan ekonomik yang dibutuhkan masyarakat melalui perusahaan. Karena perilaku investor dan kreditor menjadi sasaran pemengaruhan, pesan yang ingin disampaikan mengenai perusahaan adalah misalnya likuiditas, solvensi, dan profitabilitas. Dianggap pesan tersebut merupakan masukan dalam pengambilan keputusan investor dan kreditor. Pesan tersebut disampaikan melalui medium statemen keuangan.
Atas dasar analogi ini, dapat terlukiskan bagaimana model komunikasi bisnis dengan akuntansi sebagai bahasanya, sehingga dapat disebut bahwa akuntansi merupakan bahasa bisnis dalam teori komunikasi.

Referensi :
“Teori Akuntansi Perekayasaan Pelaporan Keuangan” edisi ketiga, karya : Suwardjono

VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.8_931]
Rating: 0 (from 0 votes)

Popularity: 1% [?]

  • Share/Bookmark

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image