“Hikmah” Tentang Sebuah Pendakian Gunung
Bagi mereka yang berjiwa petualang, kegiatan mendaki suatu pegunungan mampu membuahkan kebanggan tersendiri.
Rasa bangga itu muncul karena sang pendaki telah mampu melewati berbagai rintangan, dari mulai proses pendakian awal di kaki gunung hingga akhirnya mereka menginjakkan kakinya di puncak gunung. Mesti kita apresiasi pula, bahwa memang tak semua orang suka dan tak semua orang tergolong mampu untuk mendaki gunung. Adakalanya kita berfikir bahwa ketika kita telah sampai di puncak teratas dari pegunungan. Betapa disaat itulah kita merasakan kebesaran Tuhan dengan segala ciptaan-Nya. Sungguh manusia itu ialah sangatlah kecil bila dilihat dari atas ketinggian, dan perbandingan antara gunung dengan manusia pun layaknya serpihan batu dengan tumpukan-tumpukan pasir yang menjulang tinggi.
Oleh karenanya, mungkin cukup banyak pelajaran yang dapat dipetik dari hasil pendakian seseorang ke sebuah gunung, seperti misalnya
setiap pendaki dituntut untuk menjaga kebersamaan antar satu dengan lainnya, pendaki dituntut untuk bagaimana mampu menghormati dan menghargai alam , pendaki harus mampu menjaga bekal persediaan agar sampai pada tujuan (puncak) maupun saat turun gunung, serta setelah mencapai puncak dan melihat keindahan panorama alam, sang pendaki secara sadar dan secara langsung akan menyadari begitu besar kuasa Allah SWT yang telah menciptakan alam raya dengan penuh keseimbangan, seorang pendaki yang tadinya merasa dirinya besar, memiliki kekuasaan dan gagah di daerah wilayah daratan rendah, namun harus mengakui bahwa manusia itu amatlah begitu kecilnya, jika dilihat dari atas pegunungan. Itulah serangkaian hikmah yang bisa diambil dari kegiatan berpetualang dengan mendaki gunung. salam petualang..
citayam , 22 juli 2011
Septian Prima Rusbariandi
artikel diatas bisa juga dilihat di :
septian99.wordpress.com
Popularity: 1% [?]



