Pisau Partikel “Matahari Kecil”, Metode Baru Terapi Tumor

Pisau partikel merupakan metode baru dari target minimal invasif yang digabungkan dengan kekuatan sinar gamma untuk terapi tumor. Melalui penanaman radio partikel di dalam tumor, keadaan di sekitar tumor akan membentuk lapangan sinar gamma, sehingga menghalangi sel DNA dan RNA tumor tergabung, yang akhirnya membuat sel tumor kehilangan peluang untuk hidup kembali.

Radio partikel berbahan dasar Yodium 125, dengan panjang 4,5 mm dan diameter 0,8 mm. Setiap biji partikel, memiliki fungsi hingga diameter 1,7 mm. Dapat digambarkan bahwa setiap biji partikel sebagai sebuah “Matahari Kecil” yang memancarkan sinar hingga 1,7 dm sehingga tak merusak sel-sel normal di sekitar tumor dalam masa pengobatan.

Di bawah panduan CT-Scan terlihat jelas keberadaan posisi dan ukuran tumor, dari hasil tersebut akan ditentukan jumlah partikel Yodium 125 yang akan ditanam ke dalam tumor. Beberapa partikel yang ditanam akan membentuk lapangan sinar gamma dan akhirnya menuntaskan sel tumor.

Menurut Prof. Peng, dengan penggunaan pisau radio partikel, luka yang didapat kecil bahkan hanya berdiameter satu ml dengan penggunaan plester sudah dapat menutup luka tersebut. Menurut Peng, partikel Yodium 125 hanya memiliki masa efektif selama 60 hari. Setelah itu, fungsinya akan menurun dan setelah satu tahun akan kehilangan fungsi total.

Berdasarkan pengalaman Peng, seorang wanita berasal dari Jepang, satu tahun lalu merasakan batuk berkepanjangan, berdahak, berdarah dan panas. Dari hasil pemeriksaan, penderita didiagnosis sebagai pasien infeksi paru-paru. Namun, dari pemeriksaan CT-Scan diketahui bahwa penderita telah mengidap kanker paru-paru di beberapa bagian.

Atas refrensi dari temannya, penderita memutuskan terapi ke RS Modern Guangzhou. Pada bulan Februari 2010, penderita menggunakan terapi penanaman radio partikel dengan 60 biji partikel ditanam ke dalam tumor tersebut. Satu tahun kemudian, penderita mendapatkan hasil bahwa tumor berangsur-angsur menghilang.

Sumber :

Dikutip dari Harian Kompas, Senin/ 22 Agutus 2011

Gambar dari website http://www.tdwclub.com

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image