Penggunaan Komputer dalam psikologi.

Penggunaan Komputer dalam psikologi.

Berhubungan dengan penggunaan komputer dalam psikologi, kami yakin bahwa bidang kepribadian akan sangat diuntungkan oleh semakin canggihnya cara berfikir para psikolog tentang sifat dan fungsi formulasi teoritis. Meski perkembangan ini banyak aspek, barangkali yang paling penting menyangkut pemahaman akan preran sentral teori -teori sebagai sarana untuk menghasilkan atau mendorong penelitian. Para psikolog harus membuang pikiran bahwa telah menunaikan kewajiban -kewajiban mereka jika mereka telah menyajikan suatu perumusan teoritis yang memperhatikan atau selaras dengan apa yang diketahui di bidang empiris tertentu.

Telah terjadi berbagai revolusi metode dan konsep, tidak hanya dalam bidang psikobiologi tetapi juga dalam bidang komputer dan analisis kuantitatif. Komputer digunakan secara ekstensif untuk analisis kuantitatif, kerapkali memungkinkan psikologi melakukan perhitungan – perhitungan yang benar -benar mustahil sebelum komputer – komputer diperkenalkan. Jadi, teori teori Cattell dan Guilford, telah ditingkatkan secara luar biasa dalam hal jangkauan dan kekuatan analisis yang dapat dilakukan. Juga benar bahwa banyak teori yang akrab dengan laboratorium, telah sangat dipermudah karena komputer merupakan bagian yang hakiki dari banyak laboraturium eksperimental yang bertugas mengontrol pelaksanaan eksperimen maupun menganalisis data selama penelitian itu sendiri, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi fase penelitian berikutnya. Ini tidak hanya membuat eksperimen menjadi lebih efesien, tetapi juga memberi kemungkinan untuk mengadakan banyak penelitian yang tidak mungkin terlaksana tanpa komputer.

Penggunaan komputer – komputer untuk menstimulasikan pikiran atau proses – proses psikologis lain yang juga telah menjadi suatu kegiatan teoritis penting. Memang, bidang intelegensi artifisikal pada hakekatnya penggunaan komputer untuk melakukan tugas kognitif seperti yang biasa dianggap sebagai bukti tentang pikiran atau intelegensi manusia telah menjadi suatu bidang penelitian menarik yang melibbatkan para pakar Matematika, para insinyur listrik, dan para psikolog, dan juga para ilmuan komputer. Suatu asumsi umum yang mendasari penelitian bidang intelegensi artifisial : apakah komputer digunakan untuk bermain catur, melakukan terapi atau menjalankan pemikiran yang kompleks, asumsinya adalah bahwa untuk menghasilkan padanan penalaran manusia, atau bentuk tingkah laku lain manapun, maka pertama – tama kita harus memahami proses pokok yang terlibat dalam tingkah laku manusia. Sekurang – kurangnya ada beberapa psikolog yang melihat program komputer dan stimulasi tingkah laku manusia sebagai jalan teoritis ke masa depan(Simon,1969).

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image