Analisis Kasus Mengenai Psikologi Industri

Kasus Motivasi Kerja

Kasus diberikannya sanksi kepada Citibank oleh BI, tidak membuat Citibank melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 3000 karyawannya. (Sumber: www.finace.detik.com, Jumat, 05 Agustus 2011, Herdaru Purnomo). Sanksi tersebut diberikan terkait kasus pembobolan dana nasabah dan kematian satu nasabah kartu kredit Citibank. Sanksi yang diberikan berupa larangan menerima akuisisi nasabah baru, penerbitan kartu kredit, dan jasa penagih kartu kredit pihak ketiga. Citibank berupaya semaksimal mungkin untuk tidak memecat karyawan bagian akuisisi kartu kredit terkait larangan yang diberikan, dengan melakukan rotasi dan program-program baru. Berdasarkan ulasan kasus tersebut, hal yang dilakukan oleh Citibank merupakan suatu tindakan yang baik dengan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Para karyawan dibagian akuisisi tersebut tentunya sudah merasa gelisah dan khawatir akan nasibnya terkait sanksi yang diberikan BI mengakibatkan mereka tidak bisa melakukan pekerjaannya. Hal tersebut memicu timbulnya stress pada pekerja. Namun hal tersebut dapat diatasi oleh Citibank dengan melakukan rotasi karyawan dan membuat program baru untuk para karyawan tersebut. Citibank berupaya untuk membangkitkan kembali moral pekerjanya dan memberikan motivasi untuk terus berjuang bersama membangun perusahaan.

Motivasi yang dilakukan Citibank dilakukan dengan memberikan harapan baru kepada para karyawan akuisisi tersebut. Citibank tidak lantas memecat mereka namun memberikan harapan baru dengan membuat program baru yang dapat dikerjaan karyawan tersebut dan juga merotasi karyawan untuk bekerja ke bagian lainnya sampai sanksi yang diberikan usai. Harapan dalam pekerjaan yang baru dan program baru yang dibuat, dapat memotivasi para karyawan untuk terus berusaha bekerja dalam perusahaan. Teori pengharapan beragumen bahwa kekuaan dari suatu kecenderungan untuk bertindak dengan suatu cara tertentu bergantung pada kekuatan dari suatu pengharapan bahwa tindakan itu akan diikuti oleh suatu keluaran tertentu dan pada daya tarik keluaran tersebut bagi individu tersebut. Praktisnya, seorang karyawan dimotivasi untuk menjalankan tingkat upaya yang tinggi apabila ia meyakini upaya akan menghantar ke suatu penilaian kinerja yang baik, suatu penilaian yang baik akan mendorong ganjaran-ganjaran organisasi dan ganjaran tersebut akan memuaskan tujuan pribadi karyawan tersebut. Solusi yang dilakukan Citibank untuk mengatasi permasalahan sanksi yang diberikan oleh BI, dinilai cukup baik karena perusahaan berusaha untuk tidak memecat karyawan bagian akuisisi tersebut.

 

Kasus Pemicu Stress Kerja

Kasus penunggakan 8 bulan gaji oleh PT Bakrie Life berujung pada gugatan yang dilakukan karyawan Bakrie Life ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (Sumber: www.finace.detik.com, Minggu, 10 Juli 2011, Herdaru Purnomo). Hal tersebut dikarenakan pihak Bakrie melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak. PT Bakrie Life juga melanggar UU Ketenagakerjaan dengan membayar pesangon karyawan dengan surat utang.  Berdasarkan ulasan kasus tersebut, hal yang dilakukan oleh PT Bakrie Life dapat menimbulkan efek stress kerja pada karyawan. Penunggakan gaji selama 8 bulan bukanlah waktu yang sebentar. Apabila gaji yang menjadi hak karyawan tidak diberikan selama 8 bulan, bagaimana bisa karyawan dapat bekerja dengan nyaman, tenang, dan tentram. Sebaliknya karyawan akan merasakan stress karena merasa hak-nya belom dipenuhi oleh perusahaan.  Selain itu, pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan secara sepihak juga dapat menimbulkan tingkatan yang stress bagi karyawan yang di PHK tersebut. Belum lagi dipenuhi Hak-nya selama 8 bulan, karyawan malah harus menanggung beban PHK.

Stress kerja yang dialami karyawan akibat hal tersebut dapat menimbulkan berbagai hal seperti berkurangnya tingkat produktivitas dari karyawan, tidak dihasilkan pekerjaan yang optimal, suasana kerja yang tidak kondusif lagi, bahkan bisa sampai menimbulkan bunih diri. Tentunya hal tersebut juga tidak diinginkan perusahaan, maka sebaiknya perusahaan mengambil langkah yang paling tepat yang juga tidak sangat merugikan karyawan. Sumber potensial dari stress yang dapat dialami karyawan tersebut berasal dari faktor organisasi dimana kepemimpinan organisasi menjadi faktor utamanya. Pimpinan perusahaan Bakrie Life tersebut tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik sehingga perusahaan harus menunggak gaji karyawan selama 8 bulan dan melakukan PHK secara sepihak saja. Konsekuensi yang dapat diterima dari yaitu timbulnya stress yang dapat dilihat dari gejela psikologis seperti gelisah, depresi, dan penurunan kepuasan kerja. Sementara dari gejala perilaku dapat dilihat dengan penurunan produktivitas, seringnya mangkir kerja (tidak hadir), dan perpindahan karyawan.

Solusi yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut yaitu sebaiknya perusahaan tidak menunggak gaji karyawan selama itu walau dengan kondisi apapun, karena karyawan juga pastinya memerlukan hak-nya tersebut. Selain itu, walaupun dalam kondisi krisis ataupun kondisi terburuk sekalipun, perusahaan juga tetap harus menaati peraturan ketenagakerjaan yang ada. Meskipun harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), perusahaan juga harus melakukan hal tersebut tidak hanya sepihak dan tidak juga melakukan pemecatan via email. Sebaiknya perusahaan membayar tunggakan gaji karyawan. Perusahaan dapat melakukan pembayaran bertahap apabila tidak memungkinkan membayar penuh 8 bulan. Selain itu, sebaiknya melakukan PHK dijadikan perusahaan sebagai opsi terakhir untuk menanggulangi masalah yang timbul. PHK juga tidak bisa dilakukan secara sepihak saja melalui email, sebaiknya perusahaan membicarakan hal tersebut secara personal pada karyawannya. Sehingga walaupun diputuskan hungan kerjanya, karyawan dapat merasa sedikit dihargai ketimbang hanya di PHK melalui email saja. Hal tersebut dapat mengurangi stress karyawan yang dikenai PHK.

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image