Tawuran Antar Pelajar dan Mahasiswa

Tawuran Antar Pelajar SMAN 70 dan SMAN 6 JAKARTA

Selama empat hari terakhir ini, Kepolisian Daerah Metro Jaya sudah mencatat ada tiga aksi tawuran antarpelajar di DKI Jakarta. Di salah satunya Bentrokan pertama terjadi saat sejumlah pelajar SMAN 70 menyerang para pelajar SMAN 6 di Bulungan, Jakarta Selatan. Aksi yang terjadi Senin, 24 September 2012, pecah pada pukul 12.10 wib

Dalam tawuran dua pelajar SMAN 6 mengalami luka, sedangkan satu pelajar tewas yaitu Alawi Yusianto, Polisi sudah menangkap satu pelaku berinsial FR, pelajar kelas XL SMAN 70.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Hermawan, Penyerahan SMAN 70 terhadap SMAN 6 senin lalu, tanggal 24 September 2012 tidak dilakukan secara tidak terencana. Berdasarkan  informasi penyidik, kata Hermawan, pelaku FR dan sejumlah rekannya menyerang secara spontan.

Bahkan Komisi X DPR RI memanggil instansi pemerintah terkait tawuran pelajar SMA Negeri 6 dan SMAN 70 Bulungan pada Senin silam yang menewaskan seorang pelajar siswa SMAN 6 Jakarta. Hadir dalam acara ini antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Disdiknas) DKI Jakarta, dan dua kepala sekolah yang pelajarnya terlibat tawuran.

Menurut Taufik Yudi Mulyano, Kepala Disdiknas DKI Jakarta, tahun 2011 terdapat 339 kasus kekerasan antar-pelajar SMP dan SMA se Jabodetabek. Dari kejadian itu sebanyak 82 orang meninggal

Taufik pun menjelaskan factor – factor Titik-titik rawan Tawuran sekolah, dari Pihak sekolah mengakui sangat sulit mengendalikan tawuran pelajar karena kejadian sering berlangsung di luar lingkungan sekolah dan di luar  jam piket antara pukul 09.00 WIB hingga 21.30 WIB. Tawuran cukup Cepat 15 menit tanpa penyebab signifikan yang menyebabkan perselisihan dan cenderung bersifat terancang

Tawuran kisarannya terjadi antara 10 hingga 15 menit. Dengan  modus tidak ada perselisihan situasional, jadi seperti terancang dan bukan karena (kontak) fisik,” kata Taufik

Menurut para saksi FR pada terjadia sedang membolos Ujian agama, Saat penyerangan ini terjadi, seorang saksi mencoba merebut celurit yang dipegang oleh tersangka FR.

Dari SMAN 6 Jakarta sudah memberi saksi tindakan tegas terhadap siswanya terlibat tawuran tersebut, yakni sudah member surat peringatan sehingga pemecatan, SMAN 6 Jakarta mengklaim sudah mengeluarkan lebih 40 siswa yang bermasalah.

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan enam tersangka baru dalam kasus tawuran antarpelajar di Bulungan, Jakarta Selatan. Penetapan tersangka baru dilakukan setelah polisi memeriksa delapan saksi pada Selasa (9/10/2012).

Tawuran Antar Mahasiswa

Sebuah kelompok lazim tawuran antara mahasiswa Uki dan Yai kali ini pun dipicu oleh masalah yang sangat sepele. “Masalah motor. Ada mahasiswa yang lawan arah terus diteriaki mahasiswa lain,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar AR Yoyol di Pos Polisi Diponegoro, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2012) malam

Mahasiswa uki dan Yai terlibatkan tawuran tersebut ada sebuah motor diteriaki mahasiswa lain, mengibutkan tawuran mahasiswa yang terjadi senin tanggal 14/05/2012

Faktor terjadi tawuran tersebut di karena masalah motor Ada mahasiswa yang lawan arah terus diteriaki mahasiswa lain,

Saksi tersebut, Pihak kepolisian kemudian memanggil perwakilan dari kedua kampus yang kerap bertikai dan mengadakan pertemuan di Pospol Diponegoro. Menyusul berulang peristiwa bentrokan antara kedua pihak, perwakilan masing-masing sepakat untuk saling menahan diri. “Jika terjadi lagi, kami akan langsung melakukan penangkapan,” tegas Yoyol menjelaskan kesepakatan yang diambil pihak kepolisian bersama perwakilan kedua kampus.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 6.5/10 (8 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +2 (from 2 votes)
Tawuran Antar Pelajar dan Mahasiswa , 6.5 out of 10 based on 8 ratings
Share

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image