Tim nasional itu adalah Timnas Indonesia !

Tim nasional itu adalah Timnas Indonesia !

Pernahkah anda Memperhatikan pertandingan sepak bola atau kejuaraan sepakbola antar negara ? Contohnya piala dunia ataupun euro ? pernahkah anda memperhatikan setiap jadwal pertandingan tersebut ? pertandingan antara ” TIMNAS RFEF VS TIMNAS KNVB “. Saya beropini sangat Jarang ataupun bahkan tidak akan pernah melihat hal tersebut . Biasanya para pencinta sepak bola hanya melihat ” TIMNAS SPANYOL VS TIMNAS BELANDA ” .

Ada sebuah makna yang tersirat pada kalimat tersebut Yaitu, istilah tim nasional akan selalu diikuti dengan nama sebuah negara, bukan nama organisasi maupun nama ketua umum suatu organisasi. Karena sebuah tim nasional mempunyai tanggung jawab yang sangat besar untuk mengahrumkan suatu negara, bukan  hanya bertanggung jawab kepada seseorang atau institusi tertentu

Oleh karena itu siapa saja berhak untuk mengkritisi tim nasional Indonesia.demi kemajuan persepakbolaan indonesia

Selama seseorang tersebut mempunyai kartu tanda penduduk Indonesia, walau seseorang tersebut tidak mengerti mana organisasi sepak bola indonesia yang resmi maupun yang tidak resmi, yang berkualitas maupun yang tidak berkualitas, setiap orang berhak mengkritik para pemain tim nasional, saat mereka bermain jelek. Selama memegang akte kelahiran indonesia, walau tak hafal siapa ketua umum organisasi persepakbolaan indonesia berhak mencaci-maki tim nasional, ketika kalah bertanding. Maupun selama seseorang lahir di Indonesia, walau tidak tahu siapa Presidennya, berhak bersuka-cita dan berpesta jika tim nasional Indonesia meraih kemenangan.

Jika sebuah generasi yang hanya menelan mentah-mentah sebuah informasi, tanpa mau mengunyahnya terlebih dahulu, persis seperti orang yang sudah ompong. Celakanya lagi, hal tersebut diperkeruh dengan adanya golongan yang hanya suka mengaburkan fakta, dan membesarkan kesalahan, serta menjadikan informasi sebagai alat propaganda.

Tidak semua orang demikian memang. Akan tetapi kita tidak dapat lari dari kenyataan, bahwasanya media-media di negeri ini baik media cetak, online maupun televisi banyak yang masih bersifat  netral kepada suatu hal. Saya sangat mengapresiasi positif . Sehingga mengatakan benar jika memang benar, dan mengatakan salah jika memang salah. Akan tetapi sayangnya jumlah media yang bersih tersebut masihlah minoritas. Kebanyakan dari itu masih mengeruk keuntungan dari segala konflik yang terjadi di dalam persepakbolaan negeri ini.

Dengan segala rasa hormat kita kepada indonesia, juga demi kebaikan serta kenyamanan bersama. Mari kita panggil tim nasional sepakbola Indonesia, cukup dengan nama Tim Nasional. Tanpa ada embel embel apapun Karena sekali lagi, istilah tim nasional dengan sendirinya akan diikuti dengan nama sebuah negara.

“Tim Nasional kita semua adalah timnas indonesia, bukan timnas PSSI ataupun timnas KPSI. Tim nasional itu identik dengan Merah-Putih, Dan tim nasional itu tidak milik Djohar Arifin atau milik La Nyalla, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia..

Tidak dapat kita pungkiri, jika cara penyebutan istilah tim nasional oleh para media-media di negeri ini, telah menimbulkan dan menciptakan perpecahan opini di kalangan masyarakat. Segala pengabaran, penamaan atau penyebutan yang salah, telah membuat masyarakat ikut dengan segala alur pemberitaan dan turut hanyut dalam arus perseteruan. Padahal media harus paham, bahwasanya apapun yang mereka sampaikan dapat membentuk opini publik yang teramat sangat kuat.

Walaupun itu sebenarnya tetap saja akan menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Akan tetapi jika kita mengabarkan sesuatu secara benar, apa adanya tanpa ada muatan apapun. Maka setidaknya kita sudah menjalankan tanggung jawab moral sebagai seorang pewarta..

Seperti masalah tim nasonal misalnya. Penyebutan nama tim nasional tanpa ada embel-embel apapun, akan membuat semua pihak merasa nyaman. Hal tersebut membuat tidak ada pihak yang merasa di menangkan, juga di kalahkan. Karena sejatinya, jika ada pihak-pihak yang merasa di menangkan atau di kalahkan dengan bersatunya pemain di tim nasional, ingat tolong renungkan Dua tahun kita sibuk bergelut dalam konflik yang tidak menentu arah tujunya, membuat kita semua telah menjadi orang-orang yang kalah.

Di tengah situasi ini yang keadaannya semakin hari semakin kritis ini, tim nasional adalah media paling pas untuk menjadi pemersatu.

Tim nasional adalah wajah persepakbolaan negeri ini. Oleh karena itu, posisi tim nasional sudah seharusnya berada lebih tinggi dari segala konflik yang terjadi selama ini.

AFF Cup sudah berada dipelupuk mata, maka tim nasional harus menjadi sebuah prioritas. “Sebuah keburukan janganlah dibalas dengan keburukan jadikanlah keburukan tersebut menjadi sebuah kesempurnaan  Karena jika kita terus melakukan kesalahan demi kesalahan, maka tidak akan pernah ada ujungnya.

Selama ini kita semua sudah sudah terlalu banyak melakukan kesalahan. Selalu mencari-cari kesalahan, berusaha saling menjatuhkan. Sampai kapan kita harus merasakan hal ini . Jika kita tidak segera melakukan perbaikan, maka mimpi jutaan rakyat Indonesia akan terkubur oleh perbuatan kita sendiri dan akan menyesal nantinya

Sekali lagi, dengan segala rasa hormat serta kerendahan hati, mari kawan kawan bangsa indonesia kita menyebut tim nasional Indonesia cukup dengan “Tim Nasional”, karena Tim Nasional indonesia adalah TIMNAS INDONESIA

ALLAH BLESS INDONESIA

ALLAH BLESS ME

AMIN ….

www.novriantoramadhan.blogspot.com

There Is 1 Response So Far. »

  1. permainan timnas kita kurang meyakinkan lawan Laos, demam panggung, striker mandul, pertahanan bolong, tengah kurang kreatif dan kurang berani menguasai bola. Hanya kiper saja yang menurut saya oke punya. Tapi kalau nanti lawan singapura hal-hal tadi diperbaiki, bukan tidak mungkin singapura kita tekuk …. BRAVO GARUDA, BRAVO INDONESIA, BRAVO NKRI!!!

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image