MENGULAS TENTANG RICARDO KAKA

Hmmm… siapa sih yang gak kenal Ricardo kaka yang sering disapa kaka, pesepak bola ganteng yang memiliki skills diatas rata2 dan termasuk pemain terbaik ini, tapi disini saya akan mengulas profil, prestasi dan biodata tentang pesepak bola ganteng ini,, berikut profil dan biografi dari Ricardo kaka.

PROFIL RICARDO KAKA

Nama : Ricardo Izecson dos Santos Leite
Lahir : Brasilia, Brazil, 22 April 1982
Klub : Real Madrid
Tinggi/Berat : 186 cm/73 kg
Posisi : Gelandang Serang (Attacking Midfielder)
Nomor Punggung : 8

Karir :
Sao Paulo, 2000-2001
Sao Paulo, 2001-2002
Sao Paulo, 2002-2003
Tim Nasional Brazil, 2002 – sekarang
AC Milan, 2003-2004
AC Milan, 2004-2005
AC Milan, 2005-2006
Ac Milan, 2006-2007
AC Milan, 2007-2009
Real Madrid, 2009-sekarang

Prestasi di Klub :
Torneio Rio (Sao Paulo), 2001
Supercampeonato Paulista (Sao Paulo), 2002
European Super Cup, 2003
Runner Up Intercontinental Cup, Juara Seri A, dan Juara Italian Super Cup (AC Milan), 2004
Runner Up Liga Champion UEFA, 2004-2005
Juara Liga Champion UEFA, 2006-2007

Prestasi Nasional (Brazil) :
Juara FIFA World Cup, 2002
Runner Up CONCACAF Gold Cup, 2003
Juara Piala Konfederasi, 2005

Prestasi Pribadi :
Golden Ball (Pemain Terbaik Liga Brasil) dan Silver Ball (Pemain Terbaik untuk Gelandang Serang), 2002
Pemain terbak ke-11 CONCACAF Gold Cup, 2003
Pemain Tengah (Midfielder) Terbaik versi UEFA Club Football, 2004-2005
Pemain Terbaik Seri A, 2004 dan 2006
Top Skor Liga Champion UEFA, Pemain Favorit Liga Champion UEFA, Best Forward Liga Champion, dan Pemain Tim Terbaik UEFA, 2006-2007

BIOGRAFI RICARDO KAKA

Kaká dilahirkan di Brasília, Brazil pada tanggal 22 April 1982, ia merupakan anak dari pasangan Simone Cristina dos Santos Leite dan Bosco Izecson Pereira Leite. Kaká mempunyai adik laki-laki, Rodrigo, yang dikenal sebagai Digao, yang mengikuti langkahnya bermain bola di Italia.
Nama panggilannya Kaka, diambil dari bahasa aslinya, Bahasa Portugis, yang diucapkan seperti ejaannya, dengan penekanan pada suku kata kedua yang ditandai dengan aksen. Itu biasa dipakai untuk menyingkat nama “Ricardo” di Brasil, bagaimanapun juga, Kaká mendapatkan nama panggilannya dari adiknya, Rodrigo, yang tidak bisa mengucapkan kata “Ricardo” ketika mereka masih kecil. Rodrigo memanggil kakaknya “Caca” yang kemudian berganti menjadi Kaká. Di Eropa ia dikenal dengan pamnggilan RickyKaka.
Kaka menandatangani kontrak dengan Sao Paulo saat berusia 15 tahun dan memimpin tim juniornya pada kemenangan Copa de Juvenil. Ia memulai debutnya di Sao Paulo pada tahun 2001 ketika berumur 18 tahun. Pada musim pertama bermain, ia telah menciptakan 12 gol dari 27 pertandingan dan 10 gol dalam 22 pertandingan di musim berikutnya.
Pada usia 17 tahun, ketika masih dalam tim junior, Sao Paulo berniat menjual Kaka ke tim Liga divisi 1 Turki, Gaziantepspor. Namun transaksi dibatalkan karena manajer Gaziantepspor, Nurullah Sağlam dan dewan pengurus tim menolak untuk membayar US$ 1.5 juta untuk pembelian Kaka. Setelah ia bergabung dengan tim senior Sao Paulo, penampilan Kaka mulai menarik perhatian klub-klub Eropa.
Kaka akhirnya bergabung dengan AC Milan. Dalam sebulan, ia telah masuk tim utama dan sejak saat itu pula menjadi starter. Debutnya di Serie A saat Milan bertandang melawan Ancona dan menang 2-0. Kaka menghasilkan 10 gol dalam 30 pertandingan pada musim pertamanya itu.
Kaka menciptakan 7 gol dalam 36 pertandingan liga dan membawa AC Milan menjadi juara Italian Super Cup. Salah satu gol terbaik Kaka adalah ketika melawan Fenerbahce di pertandingan pertama AC Milan dalam Liga Champion musim 2005-2006 dengan skor akhir 3-1 untuk kemenangan AC Milan.
Kaka memulai debut internasionalnya bersama tim nasional Brazil pada bulan Januari 2002 dalam pertandingan melawan Bolivia. Ia menjadi bagian dari tim nasional Brazil yang menjuarai Piala Dunia 2002. Pada tahun 2003, Kaka menjadi kapten tim dalam turnamen Gold Cup di Amerika Serikat dan Mexico. Ia berhasil memimpin Brazil ke posisi kedua dan membuat gol yang menentukan dalam pertandingan melawan Kolombia. Setelah itu, ia kembali beraksi di Confederation Cup 2005 dengan menciptakan gol yang membuat Brazil menang di pertandingan final melawan Argentina.
Kaka berhasil mendapat tempat ke-10 dalam voting penghargaan untuk FIFA World Player of the Year 2004. Pada kompetisi tahun 2005, ia naik dua peringkat lebih tinggi di posisi 8. Terakhir, ia membantu Brazil masuk kualifikasi Piala Dunia 2006. Ia menciptakan gol pertama bagi Brazil di Piala Dunia 2006 pada pertandingan melawan Kroasia tanggal 13 Juni 2006. Tanggal 15 November 2006, Kaka dipilih sebagai kapten Brazil dalam pertandingan persahabatan melawan Switzerland karena absennya sang kapten, Lucio akibat cidera.
Kaka menikahi Caroline Celico di Gereja pada 23 Desember 2005, dua tahun setelah kepindahan Kaká dari Sao Paulo ke Milan. Caroline dilahirkan pada 26 Juli 1987, anak dari Rosangela Lyra, direktur Dior di Brazil dan Celso Celico, seorang pengusaha. Dia dan Kaká bertemu pada tahun 2001 ketika ia masih seorang menjadi seorang siswi dan Kaká masih bermain untuk Sao Paulo Football Club. Pernikahannya dihadiri 600 orang, termasuk rekan-rekan pesepak bola: Cafu, Ronaldo, Adriano, Dida, Júlio Baptista dan juga pelatih nasional Brasil, Carlos Alberto Parreira. Caroline berencana mendapatkan gelar sarjana bisnis dari universitas di Milan.
Kaka adalah seorang penganut Kristen yang taat. Dia dikenal suka memakai Christian gear dari dulu: dia pernah memakai T-shirt dengan tulisan I Belong to Jesus dalam beberapa pertandingan, seperti saat perayaan kemenangan Brasil di Piala Dunia 2002, dan perayaan Scudetto Milan pada Mei 2004. Dia menggunakan sepatu yang ditambah dengan tulisan pada lidah sepatunya. Tiap kali ia mencetak gol dia menunjuk dengan jari-jarinya ke langit sebagai tanda terim kasihnya kepada Tuhan dan mungkin ini yang pertama bagi seorang pesepak bola yang di levelnya: Dia bangga bahwa dia masih virgin ketika dia menikah.
Tidak seperti kebanyakan pemain bola lainnya, minuman yang disukai Kakà hanyalah air putih dimana kebanyakan pesepak bola lainnya lebih suka menenggak minuman-minuman keras sambil berpesta di bar dan kaka merupakan pemain bola yang sangat setia, walaupun dia memiliki wajah yang sangat tampan dan pastinya banyak cewe- cewe yang mengantri untuk dia tapi kaka tetap setia dengan istrinya. Meskipun sempat diremehkan rekan-rekannya, ia tetap konsisten pada pendiriannya sehingga akhirnya ia justru dihormati teman-temannya, keukaanya mendengar musik gospel juga aneh di kalangan pemain yang lain ia sangat mengidolakan penyanyi gospel Brasil, Aline Baros. Kakà suka dengan kepribadiannya yang saleh. Semua rekan-rekannyanya sama sekali tidak mengetahui Aline Baros karena mereka mungkin lebih memilih musik bertipe rock, dan lain-lain. Hal ini pulalah yang dulu membuat hubungan Kaka dan Andriy Shevchenko sangat dekat, Shevchenko juga seorang pribadi religius sehingga Kaka merasa begitu dekat dengannya, namun hubungan itu harus terputus setelah Shevchenko pindah ke Chelsea musim 2006, tetapi Kakà kadang-kadang masih menyempatkan diri menghubungi Shevchenko. Kaka sangat menyukai warna putih yang melambangkan kesucian serta ketulusan. Kakà sangat suka berdoa, bahkan ia sering mengajak rekan-rekannya turut berdoa. Kakà termasuk seorang penggila mobil Ferrari, ia suka dengan modelnya yang sporty dan elegan. Kakà juga mengidolakan aktor Tom Hanks.
Saat ini kaka bergabung didalam klub Real Madrid, namun di klub ini kaka jarang sekali main dilapangan, dia selalu dijadikan sebagai pemain cadangan, meskipun gaji di klub ini sangat besar untuk kaka, tapi kaka tetap tidak merasa senang karena jarang sekali dia bermain di lapangan untuk klubnya seperti yang dulu dia lakukan di AC Milan.
Maka dari itu banyak desas- desus tentang klub-klub yang akan bergabung bersama kaka, seperti yang satu ini kaka dikabarkan akan bergabung dalam klub asal Amerika yaitu LA galaxy, namun kaka menampik semua berita itu sambil menyatakan Namun, Kaka membantah rumor tersebut sambil menyatakan dirinya tetap setia bersama Real Madrid. ”Tidak ada yang terjadi dengan LA Galaxy atau klub MLS lainnya pada saat ini. Kita lihat saja apa yang ada dalam pikiran Real Madrid,” kata Kaka kepada harian AS seperti dikutip Soccerway. Kaka mengatakan bahwa dirinya selalu ingin membela Real Madrid. Dirinya mengaku baik-baik saja meski sempat terlibat perselisihan dengan manajer Jose Mourinho. Mantan bintang AC Milan itu masih memiliki kontrak hingga 2015. ”Saya tinggal menunggu keputusan klub,” katanya. ”Kami akan mendapatkan jawabannya pada musim panas nanti. Saya akan melanjutkan latihan atau saya akan melakukan apa yang saya inginkan.”

nama blog : http://liarahmadanii.blogspot.com/

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image