Potensi Wisata Sejarah di Jakarta

Tahukan anda bahwa ada lebih dari 130 bangunan cagar budaya di Jakarta? Untuk bisa mengunjungi semua tempat menarik dan penuh akan sejarah ini, tidak cukup memang memerlukan 1-2 hari.

museum sejarah jakarta

Jika anda bertempat tinggal di Jakarta, mulailah mengunjungi beberapa tempat wisata sejarah. Selain akan menambah wawasan sejarah, kita bisa melihat bangunan-bangunan tempo dulu yang keadaannya masih dipertahankan keasliannya hingga sekarang. Contoh seperti Kota Tua, Jakarta. Kawasan ini penuh dengan bangunan-bangunan tua yang unik untuk ditelusuri. Apalagi dengan adanya Museum Fatahillah, pengunjung bisa mengenal sosok kota Jakarta lebih dekat.

Selain Kota Tua masih banyak lagi tempat-tempat wisata sejarah yang patut dikunjungi seperti Pelabuhan Sunda Kelapa yang merupakan pelabuhan tertua di Indonesia, Museum Bahari yang didepannya terdapat menara Syahbandar dengan fungsi untuk memantau setiap kapal yang masuk ke Pelabuhan Sunda Kelapa pada masa dulu.

musium taman prasastimesjid Istiqlal

Museum Taman Prasasti dimana banyak tokoh-tokoh Belanda dikubur disini termasuk Olivia Marianne Raffles, istri dari penemu candi Borobudur, Thomas Stamford Raffles. Ada juga Mesjid Istiqlal, mesjid megah yang dibuat tahun 1964 oleh arsiteknya seorang kristen bernama Federick Silaban. Mesjid ini bisa menampung lebih dari 100.000 jemaah. Di sekitar situ juga terdapat ikon terkenal Jakarta yaitu Monas (Monumen Nasional) yang dirancang untuk mampu bertahan sampai 1000 tahun lamanya. Monumen ini dibangun untuk mengenang semangat perjuangan kemerdekaan dan peringatan guna meningkatkan patriotisme bangsa Indonesia, yang dilambangkan dalam bentuk lidah api terbuat dari perunggu seberat 143 ton dan dilapisi dengan 35 Kg emas murni. Di ruang bawah monumen terdapat museum diorama yang menggambarkan perjalanan sejarah bangsa Indonesia dari masa perjuangan merenut kemerdekaan hingga masa orde baru . juga terdapat ruang kemerdekaan dimana kita dapat mendengarkan rekaman suara bung Karno saat membaca naskah proklamasi di pagi hari tanggal 17 Agustus 1945. Dengan lift yang berkapasitas 8 orang, pengunjung dapat mencapai puncak monumen dan menyaksikan panorama kota Jakarta.

Jakarta

Dengan kayanya potensi wisata sejarah di Jakarta, seharusnya pemerintah DKI lebih tanggap dalam menjaga keadaan gedung-gedung tersebut. Namun nyatanya, tidak sedikit bangunan yang kurang terawat dan butuh penanganan ekstra. Seperti keadaan Kota Tua yang kotor. Terdapat banyak sampah dikawasan tersebut dan bau pesingnya pun sangat amat mengganggu pengunjung. Adalagi menara Syahbandar yang tembok bangunannya sudah kusam dan miring. Bangunan miring mungkin disebabkan oleh keadaan tanah yang memang dekat dengan air (pelabuhan) namun jika pemerintah lebih awas dalam pelestarian sejarah, keadaan Menara Syahbandar akan lebih baik dari keadaannya yang sekarang. Bagaimanapun juga menara ini adalah menara penting pada jaman dulu.

Tidak akan habis memang jika berbicara tentang Jakarta dengan tempat-tempat bersejarahnya. Diharapkan apa yang sudah dipunya Jakarta saat ini, bisa lebih diperhatikan pemerintah guna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengetahui sejarah Jakarta dan juga untuk lebih mengenalkan Jakarta kepada wisatawan asing.

dibuat oleh eka putri
dikutip dari indotravelers

Eka Putri Novianti
12610288
3SA01

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image