Hidup itu? Belajarlah dari Gunung dan Pendakinya

Hidup itu? Belajarlah dari Gunung dan Pendakinya
Assalamualaikum..
          Akhirnya setelah melewati seminggu setelah tulisan yang terakhir mengenang awal perjalanan saya di program sarmag, saya kembali sempat untuk menulis. Yah, kali ini saya tertarik untuk mengeluarkan isi pikiran saya mengenai gunung. Gunung merupakan dataran yang tinggi, walaupun tidak selalu dingin dan dikelilingi pohon – pohon yang rindang gunung tetaplah salah satu panorama alam yang ciptaan Allah yang paling indah untuk menghiasi dunia ini. Bayangkan, dunia ini akan semakin gerah jika tanpa gunung yang ditumbuhi oleh pohon – pohon yang rindang, manusia tak akan merasakan udara sejuk yang tak mereka temui di kota metropolitan. Lalu, bayangkan betapa datarnya dunia bila tanpa gunung yang menjulang tinggi di dalamnya. Tidak akan ada pemandangan indah di bumi tercinta ini. Sungguh Allah sangat baik dengan melukiskan gunung di bumi ini. :)
          Disini saya akan mengajak teman – teman sekalian untuk mengambil pelajaran dari gunung. Pelajaran apa itu yah? Hmm.. Tepatnya pelajaran kehidupan, bagaimana kita mengambil hikmah dari gunung dan pendakinya. Para pendaki gunung tentu tahu setinggi apa tujuan yang akan mereka capai saat mereka akan mulai mendaki, dengan banyak rintangan yang akan mereka hadapi tentunya disaat proses mendaki, tentu mereka bukanlah tipe orang yang mudah menyerah. Mereka tahu untuk mencapai suatu tujuan dan keindahan bukanlah merupakan hal yang mudah, perlu perjuangan, kekuatan dan keberuntungan, karena di dalam sebuah perjuangan siapa yang kuat dalam bertahan dan siapa yang beruntung lah yang akan survive dan sukses dalam melewati ujian. Ketika mereka sampai dipuncak mereka bisa merasakan buah dari perjuangan yang mereka lakukan, bukanlah merupakan sebuah hal yang sia – sia dan hanya untuk mengantarkan nyawa belaka. Mereka bisa memperoleh keindahan, kepuasan, serta bisa lebih dekat dengan Allah SWT sang maha pencipta. Tanpa disadari banyak hal yang bisa kita ambil dari gunung dan pendakinya kawan. :)
          Berdasarkan analisis yang saya renungkan dari pikiran saya, pelajaran pertama adalah di dalam hidup kita harus melihat keatas untuk benar – benar mengetahui apa yang menjadi tujuan kita sebenarnya dan kita bisa memperkirakan bagaimana cara untuk meraih tujuan tersebut. Pelajaran kedua, Di dalam hidup itu tidak ada yang instant dan mudah dalam memperoleh suatu tujuan kita, butuh perjuangan, kekuatan, dan keberuntungan di dalam hidup kita. Karena ujian kehidupan di dunia ini keras dan dibutuhkan perjuangan untuk melewatinya, dan yang kuat serta beruntunglah yang survive dari ujian kehidupan kita yang sebenarnya untuk memperoleh tujuan serta keindahan itu. Pelajaran ketiga, Keindahan itu akan datang tepat pada waktunya.. :) Setelah melewati proses panjang serta pengorbanan yang tidak ternilai maka semua itu terbayar dengan memperoleh sebuah keindahan dan menikmatinya untuk beberapa saat dan tentunya menjadi kepuasan tersendiri bagi kita. Pelajaran keempat, disini gunung sebagai ciptaan Allah mengajarkan para pendakinya untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan sang maha pencipta kepada mereka. Kita harus melihat kebawah disaat kita sudah benar – benar di puncak tujuan yang merupakan puncak kesuksesan di dalam hidup kita. Karena kita benar – benar tahu bagaimana beratnya perjuangan untuk sampai ke puncak tersebut dan apakah kita akan melepaskannya begitu saja? Bagiku tentu saja tidak..  :)
          Baiklah semoga teman – teman pembaca bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari tulisan ini, semoga tulisan ini bermanfaat. Terus semangat, dan berjuang di dalam hidup ini karena keindahan menanti kita dibalik semua ini. :)
                                                                             Wassalamualaikum..

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image