<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Warta Warga &#187; Renungan</title>
	<atom:link href="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/category/renungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id</link>
	<description>Student Journalism</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 04:47:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sistem Digital Di Masa Sekarang</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/05/sistem-digital-di-masa-sekarang/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/05/sistem-digital-di-masa-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 14:24:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RIZKI ANDRIANTO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku & Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Andrianto]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[interaksi]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Rizki]]></category>
		<category><![CDATA[SISTEM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=219480</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang kita ketahui, pada masa sekarang semua serba digital. Mulai dari pembuka/ penutup jendela pada pintu mobil sampai Pengatur posisi spion pada mobil. Semua itu tidak lepas dari suatu mata kuliah yang mungkin sama-sama kita pelajari di Gunadarma (Smester 4 di jurusan Sistem Komputer), yaitu &#8220;Sistem Digital&#8221;. Mata kuliah tersebut sedikit banyak telah memberikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti yang kita ketahui, pada masa sekarang semua serba digital. Mulai dari pembuka/ penutup jendela pada pintu mobil sampai Pengatur posisi spion pada mobil. Semua itu tidak lepas dari suatu mata kuliah yang mungkin sama-sama kita pelajari di Gunadarma (Smester 4 di jurusan Sistem Komputer), yaitu &#8220;Sistem Digital&#8221;. Mata kuliah tersebut sedikit banyak telah memberikan dasar dari semua alat yang bekerja secara digital di jaman seperti sekarang ini. Sistem Digital mengajarkan kita akan pentingnya mengetahui dasar dari sistem yang tercanggih dengan cara yang sederhana. Sistem Digital juga menganjurkan setiap mahasiswa &#8220;menelurkan&#8221; sebuah proyek. Dasar dari proyek tersebut lah yang banyak diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari di sekitar kita. Sebagai contoh saya ambil proyek &#8220;BEL MUSIC 10 LAGU&#8221;, proyek ini merupakan dasar dari mainan anak-anak yang sekarang banyak dijual secara bebas. Selain itu juga masih banyak proyek Sistem Digital yang digunakan di kehidupan sehari-hari, misalnya saja &#8220;Alarm Lemari Es&#8221; dan lain-lain.</p>
<p>Pada masa sekarang manusia cenderung memilih sesuatu yang &#8220;Ribet di awal, namun praktis pada akhirnya&#8221;. mengapa saya katakan demikian? Ya banyak sekali orang yang menciptakan alat-alat canggih hanya untuk kepraktisan walaupun untuk sebuah kebutuhan kecil. Misalnya saja &#8220;Mesin Pembuat Kopi&#8221;, semua orang tentu bisa membuat kopi, apalagi jaman sekarang, takaran per bungkusnya sudah di sesuaikan untuk 1 porsi kopi. Namun ternyata orang menginginkan cara yang menjadikan agar membuat kopi menjadi lebih praktis, akhirnya mereka bersusah payah untuk membuat Mesin Pembuat Kopi. Inilah mengapa saya katakan ribet di awal namun praktis pada akhirnya. Karena mereka mau &#8220;ribet&#8221; untuk sebuah kepentingan yang menurut saya masih bisa dikerjakan secara manual. Berapa menit sih waktu untuk membuat secangkir kopi? Ya tidak sampai 5 menit lah. Namun itu jika hanya secangkir, bayangkan jika pada suatu acara, sang pelayan harus membuat puluhan cangkir kopi per 5 menit? Nah untuk keperluan yang seperti inilah alat tersebut bisa dikatakan praktis di akhirnya.</p>
<p><img class="alignnone" src="http://gymfinity.files.wordpress.com/2010/11/wall-e-human.jpg" alt="" width="718" height="536" />Namun tidak semua yang digital &amp; praktis itu baik. Bahkan telah digambarkan pada film Wall-E, dimana semua manusia bumi menjadi gendut &amp; bahkan tidak bisa bergerak dengan anggota tubuh mereka sendiri. Itu adalah serentetan akibat dari kepraktisan gaya hidup mereka. Mereka hanya bisa mengandalkan kursi untuk bergerak. Begitu pula pada jaman sekarang, beberapa &#8220;alat canggih&#8221; sudah bisa membuat orang berubah gaya hidupnya, bahkan merubah berat badannya. Sebut saja &#8220;TV Remote Control&#8221;, pada jaman sebelum Remote ditemukan, viewers harus bergerak mendekati arah TV untuk bisa memindah channel, namun sekarang viewers tidak perlu bergerak lagi, cukup diam ditempat sambil menikmati makanan ringan. Itulah hal sepele yang membuat &#8220;obesitas&#8221;.</p>
<p>Perkembangan sistem digital perlu di sikapi secara bijak, kita harus mengerti baik &amp; buruknya dari tekhnologi tersebut. Kita juga harus bisa &#8220;Menciptakan&#8221; bukan hanya menunggu hasil ciptaan saja. Kita tinggal memilih, menjadi Penonton atau Pelaku di era serba Sistem Digital ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="mceTemp"></div>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=219480&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2012%2F05%2Fsistem-digital-di-masa-sekarang%2F&amp;linkname=Sistem%20Digital%20Di%20Masa%20Sekarang"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/05/sistem-digital-di-masa-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HUBUNGAN MANUSIA DAN PERADABAN</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/hubungan-manusia-dan-peradaban/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/hubungan-manusia-dan-peradaban/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Apr 2012 16:44:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya.bw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=215630</guid>
		<description><![CDATA[PENGERTIAN MANUSIA 1.Menurut Sokrates, Manusia adalah makhluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar. 2.Menurut Nicolaus dan Sudiarja, Manusia itu bhineka tetapi tunggal. Bhineka karena terdiri dari jasmani dan rohani akan tetapi satu karena jasmani dan rohani terdapat dalam satu jasad. 3.Menurut Omar Muhammad, Manusia adalah makhluk yang paling mulia karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PENGERTIAN MANUSIA<br />
1.Menurut Sokrates, Manusia adalah makhluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar.<br />
2.Menurut Nicolaus dan Sudiarja, Manusia itu bhineka tetapi tunggal. Bhineka karena terdiri dari jasmani dan rohani akan tetapi satu karena jasmani dan rohani terdapat dalam satu jasad.<br />
3.Menurut Omar Muhammad, Manusia adalah makhluk yang paling mulia karena dapat berpikir. Manusia itu memiliki 3 dimensi yaitu badan, akal dan ruh.</p>
<p>PENGERTIAN PERADABAN<br />
1.Menurut Oswalg Spengl, Peradaban adalah kebudayaan yang mengalami perubahan dan menekankan pada kesejahteraan fisik dan material.<br />
2.Menurut Anne Ahira, Peradaban adalah kebudayaan yang mengalami kemajuan yang tinggi.<br />
3.Menurut KBBI, Peradaban adalah kemajuan yang menyangkut sopan santun, budi bahasa dana kebudayaan suatu bangsa.</p>
<p>PERJALANAN PERADABAN<br />
Perkembangan peradaban akan selalu menimbulkan benturan, ini adalah pandangan dari abang Huntington. Ia menyebutnya sebagai Clash Civilization. Perkembangan peradaban akan selalu seiring dengan timbulnya benturan-benturan seperti peradaban barat dan peradaban timur.</p>
<p>HUBUNGAN MANUSIA DAN PERADABAN<br />
Manusia dan peradaban adalah hal yang tidak bisa terpisahkan karena manusia itu memiliki cipta, rasa dan karsa. Cipta, rasa dan karsa itu akan menimbulkan perkembangan pengetahuan yang berasal dari suatu budaya. Nah, dari hal itulah kebudayaan akan mengalami kemajuan sehingga dikatakan sebagai peradaban.<br />
Contoh : zaman dahulu, manusia menanam karet dan hanya menunggu hasil berdasarkan kemampuan alam untuk memproduksi. Tetapi sekarang tidak lagi karena ada perkembangan seperti pupuk, dan itu akan menumbuhkan karet dengan cepat.</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=215630&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2012%2F04%2Fhubungan-manusia-dan-peradaban%2F&amp;linkname=HUBUNGAN%20MANUSIA%20DAN%20PERADABAN"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/hubungan-manusia-dan-peradaban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nubuat ramalan tentang muhammad saw</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/nubuat-ramalan-tentang-muhammad-saw/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/nubuat-ramalan-tentang-muhammad-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Apr 2012 16:39:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aditya.bw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=215624</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kesempatan kali ini, kembali saya ajak Anda sekalian untuk lebih jauh mengenal tentang diri Nabi Muhammad SAW dan ajarannya (Islam). Mulai dari kabar/ramalan (nubuat) tentang kehadirannya hingga pada makna kata dari namanya yang tiada lain tidak ada celahnya. &#160; &#160; Sebelumnya, saya sangat berterimakasih kepada saudara Abdul Haq Vidyarthi (Juru dakwah dan penulis Islam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam kesempatan kali ini, kembali saya ajak Anda sekalian untuk lebih jauh mengenal tentang diri Nabi Muhammad SAW dan ajarannya (Islam). Mulai dari kabar/ramalan (nubuat) tentang kehadirannya hingga pada makna kata dari namanya yang tiada lain tidak ada celahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebelumnya, saya sangat berterimakasih kepada saudara Abdul Haq Vidyarthi (Juru dakwah dan penulis Islam yang mendapatkan gelar Vidyarthi karena pengetahuannya yang sangat mendalam tentang kitab Weda) yang telah membagikan ilmunya meski berasal dari hasil perenungan dan penelitiannya. Karena dari bantuannyalah saya pun akhirnya semakin banyak memahami makna dan hakekat dari ajaran Islam, khususnya dari sudut padang agama Zoroaster, Hindu, dan Buddha.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mempersingkat waktu, marilah kita memulai penjelasan ini dengan hati yang tenang dan penuh cinta. Semoga bisa memberikan berkah dan wacana yang lebih luas bagi diri kita semua.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>1. Muhammad, nama yang tak tercela</strong></p>
<p>Dalam <em>Zenda Avesta</em>, buku yang diakui di tulis oleh Zaratushtra (kitab ajaran Zoroaster) misalnya, dikatakan bahwa Muhammad sebagai <em>“Astvat-ereta”</em> atau <em>Soeshyant </em>(rahmat bagi dunia). Dalam kitab suci Hindu, Muhammad disebut sebagai <em>“Narashansah Astvisyate”</em>(yang terpuji dan yang Diagungkan). Dalam kitab suci agama Buddha disebutkan bahwa setelah sang <em>Buddha Agung </em>akan ada sang <em>Buddha Maitreya</em> (rahmat, ampunan) yaitu tiada lain adalah Muhammad.</p>
<p>Sedangkan nama dari Muhammad sendiri memiliki banyak keunikan, diantaranya adalah tidak tercela dari segi arti meski di eja dalam banyak cara, seperti; <em>Muhammad, Mahamet, Mohamet, Mahemmet</em> dan <em>Mehemet</em>. Sebagai bukti berikut penjelasannya:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>a) <em>Mahamet </em>atau <em>Muhammad</em>. Kata ini seperti berasal dari kata <em>“Maaha” </em>dan <em>“Metta”</em>. Kata<em>“Maho”</em> atau <em>“Maha”</em> dalam bahasa Pali dan Sansekerta berarti “Agung, Hebat”. <em>“Metta”</em>berarti “ampunan”. Karenanya, seluruhnya kata Mahamet atau Muhammad berarti “ampunan yang agung” atau “ampunan yang besar”.</p>
<p>b) <em>Mohamet</em>. Sepertinya terdiri dari kata <em>“Moh” </em>dan <em>“Metta”</em>. <em>“Moh”</em> dalam bahasa Sansekerta berarti “kasih sayang atau simpati”. Karenanya, seluruh kata <em>Mohamet</em> berarti “ampunan yang penuh kasih sayang dan simpati”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>c) <em>Mehemet</em>. Sepertinya terdiri dari kata <em>“Meh”</em> dan <em>“Metta”</em>. Meh dalam bahasa Sansekerta berarti hujan. Karenanya, seluruh kata <em>Mehemet </em>berarti “Hujan ampunan” atau “seorang yang memberi ampunan laksana hujan”.</p>
<p>d) <em>Mahemmet</em>. Sepertinya berasal dari kata <em>“Mahema”</em> atau <em>“Mahima”</em> yang dalam bahasa Sansekerta berarti “keagungan, kemegahan”. Karenanya, seluruh kata <em>Mahemmet</em> berari “ampunan yang agung” atau “ampunan yang besar”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jadi, dengan melihat penjelasan diatas, maka tidak diragukan lagi bahwa Rasulullah Muhammad SAW adalah seorang yang sangat layak untuk ditiru tingkah lakunya (<em>Sunnah</em>) dan bahkan menjadi Nabi utusan Allah SWT. Karena dari namanya saja telah menunjukkan banyak rahmat dan kemuliaan.</p>
<p><strong>2. Nubuat Muhammad SAW dalam agama Zoroaster</strong></p>
<p>Zoroaster/Zoroastrianisme secara umum dikenal sebagai Parsi-isme adalah agama kuno bangsa Persia. Ini adalah agama yang dianut bangsa Iran jauh sebelum kedatangan Islam. Agama ini juga disebut sebagai agama para “Penyembah Api” atau <em>“Magianisme”</em>. Berbagai kitab suci mereka bisa ditemukan dalam bahasa <em>Zendi</em> dan <em>Pahlawi</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain kedua jenis kitab tersebut, terdapat juga beberapa kitab yang menggunakan aksara<em>Cuneiform</em>. Kitab berbahasa Pahlawi menyerupai literatur Persia masa sekarang, tetapi<em>Zendi</em> dan <em>Cuneiform</em> sangat jauh berbeda. Dua bagian kitab Iran kuno ini sangatlah penting – satu dikenal sebagai <em>Dasatir </em>dan yang lain <em>Vesta</em> dan <em>Zenda Avesta</em>. Setiap bagian kitab itu terbagi dua – <em>Khurda Dasatir</em> dan <em>Kalam Dasatir, Khurda Avesta</em> dan <em>Kalam Avesta</em> juga dikenal sebagai <em>Zend </em>atau <em>Maha Zend</em>.</p>
<p>Ada banyak nubuat yang jelas di dalam <em>Zent Avesta</em> (buku yang diakui di tulis oleh Zaratushtra) mengenai Al-Qur`an, Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Sebagian nubuat (ramalan) itu hanya bersifat mistik dan diungkapkan dalam bahasa yang tidak bisa diterima tepat secara harfiah. Namun bila kita mengintrepretasikan dengan cara yang tepat dan mengolaborasikan dengan berbagai nubuat tersebut dengan fakta-fakta sejarah, maka berbagai nubuat tadi dengan jelas mengacu pada Rasulullah Muhammad SAW dan bukan orang lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Contoh, di dalam <em>Vendidad</em>, bagian pertama dari<em> Zent Avesta</em>, dan <em>Yashts</em>, bagian kedua dari kitab yang sama, tercatat kalau ada penerus Zoroaster yang masih tersembunyi yang akan muncul beberapa lama setelah Zoroaster.</p>
<p><em>“Seorang wanita akan mandi di danau Kasava dan akan hamil. Dia akan melahirkan nabi yang dijanjikan “Astvat-ereta” atau ”Soeshyant” (rahmat bagi dunia), yang akan melindungi Iman Zoroastrianisme, menumpas iblis, meruntuhkan berhala, dan membersihkan para pengikut Zoroaster dari kesalahan mereka”</em> (<em>Zent Avesta</em>)</p>
<p>Danau <em>Kasava</em> disini bukanlah danau dalam bentuk fisik, melainkan mata air ruhani atau “Kautsar” dari Nabi Muhammad SAW, seperti yang dikatakan Al-Qur`an <em>“Telah kami berikan kepadamu Al-Kautsar”</em>. Kautsar ini tidak lain dan tidak bukan adalah Al-Qur`an yang merupakan sebuah tambang kebenaran dan memuar berbagai ajaran dari semua Nabi. Melalui Kautsar inilah Rasulullah SAW menjadi peneguh semua Nabi dan juga menjadi “Yang dijanjikan” yang disebut semua agama. Nubuat Zoroaster menyebut “Yang dijanjikan” akan melindungi berbagai ajarannya seperti halnya dia melindungi ajaran dari beberapa Nabi lainnya. Dan air yang mengalir dari mata air ini memadamkan api yang menyala di dalam kuli Zoroaster.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikut terjemahan dari nubuat yang asli:</p>
<p><em>“Takzim kami pada para pelindung Fravashes yang teguh, yang bertarung disisi Tuhan…. Mereka datang kepadanya laksana gerombolan elang perkasa. Mereka datang bak senjata dan perisai, melindunginya dari belakang dan dari depan, dari yang terlihat, dari iblis varenya betina, dari semua penyebar kebatilan yang ingin mencelakainya, dan dari iblis yang menginginkannya musnah, Angra Mainyu (Abu Lahab). Seakan ada ribuan orang melindungi satu manusia, sehingga tidak ada pedang yang terhunus, gada yang diayun, panah yang meluncur dari busur, lembing yang terbang, maupun batu yang dilempar yang bisa mencelakainnya”</em> (Farvadin Yasht, 63, 70-72)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari nubuat diatas, jelas memberikan gambaran terhadap perlindungan atam iman Zoroaster dan kesetiaan serta pengorbanan tanpa pamrih para sahabat Rasulullah. Bagaimana mereka membangun benteng manusia di sekeliling Rasulullah SAW untuk melindunginya dari serangan musuh adalah fakta sejarah, tetapi bagaimana <em>“Kautsar” </em>yang diberikan kepada Rasulullah bisa merasuk ke dalam berbagai ajaran Zoroastrianisme dan melindungi ajaran tersebut, akan terlihat dari berbagai kutipan berikut ini:</p>
<p>a) <em>“Allah itu Esa”</em> tetapi keesaan-Nya bukan dalam bentuk keesaan jumlah melainkan sebuah atribut pribadi. Zoroaster dalam <em>Namah Shat Vskshur Zartusht Dasatir</em>, h. 69, berkata <em>“Dia itu Esa, tetapi bukan Esa dalam jumlah”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>b) <em>“Dan tidak sesuatu pun yang setara dengan-Nya” </em>(QS. Al-Ikhlash [112] : 4). Kami menemukan <em>Dasatir</em> (buku sepuluh bagian yang memuat hukum dan aturan agama) memuat<em>“Dia tidak memiliki satupun yang serupa dengan-Nya”</em></p>
<p>c) <em>“Tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia”</em> (QS. As-Syura [42] : 11). Di dalam<em>Dasatir</em> kami menemukan “Tidak ada satupun yang menyerupai-Nya”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>d) <em>Dasatir </em>berkata <em>“Dia tanpa awal ataupun akhir, musuh, prototipe, teman, ayah, ibu, anak, tempat berlindung, tubuh ataupun bentuk, warna ataupun aroma”</em> Al-Qur`an dengan lebih indah mengatakan <em>“Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia”</em> (QS. Al-Ikhlash [112] : 2-4)</p>
<p>e) <em>Dasatir</em> menyebutkan <em>“Dia memberi hidup dan keberadaan pada segala sesuatu”</em> . Al-Qur`an menginformasikan <em>“Dia menciptakan segala sesuatu” </em>(QS. An-`Aam [6] : 102)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>f) Dasatir menyebutkan <em>“Dia melebihi semua yang bisa engkau bayangkan”</em> Al-Qur`an menyebutkan <em>“…. Dia memiliki sifat Yang Maha Tinggi….”</em> QS. Ar-Ruum [30] ayat 27</p>
<p>g) Dasatir menyebutkan <em>“Jangan kecewa dengan semua rahmat dan kebaikan-Nya”</em>. Al-Qur`an mengatakan <em>“Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Tuhanmu”</em> (QS. Az-Zumar [39 ] : 53)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>h) Ada tiga cara wahyu diturunkan yaitu dalam mimpi, kondisi antara mimpi dan terjaga dan dalam kondisi terjaga penuh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>i) Selain itu, di dalam <em>Dasatir</em> ditemukan pula berbagai perintah bagaimana berlaku lemah lembut, tentang pernikahan, kesucian, pemenuhan janji, larangan terhadap <em>Khamar</em>, memotong rambut bayi yang baru lahir, membasuh tubuh dengan mandi, berwudu, tayamum, dll.</p>
<p>Demikianlah keterangan dari ajaran Zoroastrianisme mengenai sosok reformis mereka, yakni <em>Astvat-ereta</em> (Muhammad), orang Arab yang sosok pribadinya, sahabat-sahabatnya, juga ajarannya dihargai dan dipuji oleh Zoroaster. Seorang yang dianggap akan meluruskan iman orang-orang Persia, menghancurkan berhala dan akan menghadapkan wajah orang-orang Persia ke arah Ka`bah dalam ibadah mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Namanya akan bermakna, Yang Menang, “Soeshyant” dan yang namanya akan berarti “Astvat-ereta”. Dia akan menjadi Soeshyant (sang penolong) karena dia akan bermanfaat bagi seluruh dunia. Dia akan menjadi Astvat-ereta (dia yang membantu umat bangkit) karena sebagai makhluk, dia akan berdiri menentang penghancuran yang dilancarkan mereka yang menyembah berhala dan kelompoknya dan kesalahan orang-orang Mazdaynians”</em> (Farvadin Yazht, XXVII: 129)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, dalam <em>Dasatir </em>juga dijelaskan tentang diri <em>Astvat-ereta</em> (Muhammad) ini. Sebagaimana ayat berikut adalah penggalan dari <em>Dasatir</em> yang diterbitkan oleh Mulla Pheroze dengan bantuan pendeta Zoroastrian pada zaman Nasir-ud-Din Kachar, Shah (raja) Persia:</p>
<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/penggalan-dari-dasatir-yang-diterbitkan-oleh-mulla-pheroze1.jpg"><img src="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/penggalan-dari-dasatir-yang-diterbitkan-oleh-mulla-pheroze1.jpg?w=177&amp;h=300" alt="" width="177" height="300" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terjemahannya:</p>
<p><em>“Ketika seperti itu perbuatan yang akan dilakukan bangsa Persia, dari tengah-tengah bangsa Arab seorang pria akan dilahirkan dari tengah-tengah pengikut dimana tahta dan kekuasaan dan dulat dan agama bangsa Persia semua akan musnah dan hilang. Dan akan bangsa yang sombong bertekuku lutut. Mereka akan saksikan bukannya rumah penuh berhala dan kuil-kuil api melainkan rumah ibadah dari Ibrahim tanpa satu pun berhala di dalamnya Ka`bah. Dan mereka akan menjadi rahmat bagi dunia dan kemudian mereka akan kuasai tempat-tempat dari kuil-kuil api Madian atau Cteshipon dan wilayah sekelilingnya darinya dan Tus dan Balkh dan tempat-tempat lain yang penting sui dan pemimpin agama mereka, mereka adalah seorang pria jernih turu sapa dan pesannya atau apa yang akan dia katakan akan terbukti benar”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak ada nabi lain kecuali Nabi Muhammad SAW yang bisa menjadi pengejawantahan dari nubuat ini dengan begitu tepat. Beliau adalah “yang terpuji”, keberadaannya adalah rahmat bagi alam semesta. Sedangkan nabi-nabi sebelumnya hanya bersifat untuk kalangan umatnya sendiri. Beliau adalah seorang yang memperbaiki kesalahan penyembah berhala dan kaum <em>Mazdaynians</em> sebagai tindakan khususnya. Dialah pemenang yang penuh kasih yang tergambarkan dari perlakuan yang ia berikan kepada para musuhnya setelah penaklukan Makkah. Mereka itu beliau bebaskan hanya dengan berucap; <em>“Tidak akan ada balas dendam atas kalian hari ini”</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Biarkan orang-orang Persia percaya dengan fakta jelas ini dan mematuhi Tuhan mereka dan memenuhi harapan Zoroaster. Dikatakan <em>“Orang-orang bijak di Iran dan lainnya akan mengikuti mereka”</em> (<em>Dasatir</em>).</p>
<p><strong>3. Nubuat Muhammad SAW dalam agama Hindu</strong></p>
<p>Muhammad dalam kitab ajaran Hindu dikenal dengan <em>Narashansah Astvishyate</em> (Rahmat bagi dunia).</p>
<p>Berbagai nubuat dalam ajaran agama Hindu juga bisa ditemukan dalam kitab-kitab suci agama Hindu. Ada tiga bagian kitab suci Hindu: <em>Weda, Upanishad</em> dan <em>Purana</em>. Sedangkan<em>Granth Brahmana</em>, satu lagi kitab suci Hindu tidak lebih dari komentar terhadap <em>Weda</em>, tetapi tetap dimasukkan ke dalam goongan kitab wahyu (<em>Shurti</em>).</p>
<p>Kitab <em>Weda</em> dianggap sebagai kitab yang tertua. Bahkan ada cendikia yang beranggapan bahwa kitab Weda diturunkan 1,3 miliar tahun yang lalu (Swami Daya Nand, pendiri Arya Samaj, gerakan reformis Hindu di India yang didirikan tahun 1875). Kitab <em>Weda </em>juga dianggap sebagai kitab suci Hindu yang paling autentik dan mandasar dari Hindu Dharma.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kitab yang berada di bawah <em>Weda</em> dalam hal otoritas adalah <em>Upanishad</em>. Di dalam<em>Upanishad</em> pun kita akan menemukan ungkapan superioritas atas <em>Weda</em> (<em>Mandak Upanishad Mandak</em>, 1: 1, 4-6 – Chhandogya VII: 1-2 – Shatpath, X:3, 5-12).</p>
<p>Kitab selanjutnya adalah <em>Purana</em>. Kitab ini sangat mudah dibaca dan tersedia luas, sedangkan <em>Weda</em> sangat sulit dimengerti dan jarang ditemukan. Penganut Hindu sangat menghormati kitab ini dan membacanya dengan penuh minat. <em>Purana</em> merupakan kompilasi penciptaan alam semesta, sejarah awal bangsa Arya dan kisah-kisah para Dewa dalam agama Hindu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bicara mengenai kitab <em>Weda</em>, maka kita tidak bisa lepas dari <em>Maharishi</em> Wyasa/Wiyasa. Ia adalah sosok yang sangat dihormati oleh kaum Hindu sebagai Rishi agung dan mendapat bimbingan langit. Dia adalah sosok yang sangat alim, takut kepada Tuhan dan manusia yang berhati suci. Dialah orang yang menyusun <em>Weda</em> di bawah berbagai tajuk. Dia juga menulis kitab yang sangat berharga yang berhubungan dengan sosial dan mistisisme. <em>Gita</em> dan<em>Mahabharata</em> adalah hasil karya penanya yang sangat luarbiasa. Namun karya terhebatnya adalah delapan belas volume kitab <em>Purana</em>. Yang terutama diantara kitab Purana adalah sebuah kitab yang dikenal sebagai <em>“Bhavisya Puran”</em> dimana sang Maharishi melontarkan pengamatan luar biasa tentang berbagai kejadian pada masa depan. Kaum Hindu menganggap kitab ini sebagai firman Tuhan sama halnya dengan <em>Weda</em>. <em>Maharishi</em> Vyasa hanyalah orang yang mengumpulkan kitab ini. Penulis sebenarnya adalah Sang Maha Kuasa.</p>
<p>Berikut cuplikan terjemahan dari <em>“Bhavisya Puran”</em> yang dicetak oleh Venktesh-war Press di Mumbai. Kami menemukan nubuat berikut di dalam <em>Prakti Sagr Parv</em> III: 3, 3, 5,-8:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/prati-sarg-parv-iii-31.jpg"><img src="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/prati-sarg-parv-iii2.jpg?w=274&amp;h=300" alt="" width="274" height="300" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/prati-sarg-parv-iii-31.jpg"><img src="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/prati-sarg-parv-iii-21.jpg?w=200&amp;h=300" alt="" width="200" height="300" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/prati-sarg-parv-iii-31.jpg"><img src="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/prati-sarg-parv-iii-31.jpg?w=300&amp;h=275" alt="" width="300" height="275" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terjemahannya:</p>
<p><em>“Seorang malechha (berasal dari negara lain dan berbicara bahasa lain) guru spiritual akan datang bersama para sahabatnya. Namanya Muhammad. Raja (Bhoj) setelah memandikan Maha Dev Arab (yang serupa malaikat) di dalam “Panchgavya” dan sungai Gangga (untuk membersihkan dirinya dari dosa) menawarkan hadiah kepadanya atas pengabdiannya yang tulus dan menghormatinya, dan kemudian berkata “Aku membungkuk di hadapanmu, wahai kebanggaan manusia, penghuni Arabia. Engkau telah kumpulkan kekuatan besar untuk membunuh iblis dan engkau sendiri terlindung dari musuh-musuh malechha. Wahai citra Tuhan Yang Maha Asih, Tuhan Yang Maha Besar, akulah hamba-Mu, dan anggaplah aku sebagai hamba-Mu yang bersimpuh di hadapan-Mu”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam sajak tentang Rasulullah Muhammad SAW ini, <em>Maharishi</em> Vyasa menggarisbawahi hal-hal berikut:</p>
<p>1. Nama sang Nabi dengan jelas disebut sebagai Muhammad.</p>
<p>2. Dia dikatakan berasal dari Arab. Kata marusthal dalam bahasa Sansekerta di dalam nubuat ini berarti jejak di atas pasir atau gurun.</p>
<p>3. Para sahabat Rasulullah SAW disebut dengan begitu jelas. Sangat jarang ada nabi diatas muka bumi ini yang memiliki sekelompok sahabat yang begitu banyak seperti dia.</p>
<p>4. Dia terjaga dari dosa dan memiliki penampakkan seperti malaikat.</p>
<p>5. Rasa India akan menunjukkan penghormatan yang teramat besar baginya.</p>
<p>6. Sang Nabi akan dilindungi dari musuh-musuhnya.</p>
<p>7. Dia akan menghancurkan kebathilan, meruntuhkan penyembahan berhala dan menghilangkan semua penyimpangan.</p>
<p>8. Dia akan menjadi citra Tuhan Yang Maha Kuasa.</p>
<p>9. Maharshi mengklaim dirinya bersimpuh di hadapan Sang Nabi.</p>
<p>10. Sang Nabi disebut sebagai kebanggaan umat manusia (<em>Perbatis Nath</em>).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu dan sebagai tambahan, <em>Weda</em> telah memuja Muhammad SAW sebagai tuntunan bagi dunia dan penyelamat umat manusia yang akan muncul di Makkah. Adapun diantaranya sebagai berikut:</p>
<p>1. Dialah <em>Narashansah</em> atau yang di puja (Muhammad).</p>
<p>2. Dialah sang pangeran atau sang pengelana yang tetap selamat walaupun berada di tengah musuh-musuhnya. (ayat 1)</p>
<p>3. Dialah sang <em>rishi</em> yang menunggang kuda. Dialah pemilik kereta kuda yang menjulang ke angkasa. (ayat 2)</p>
<p>4. Dialah <em>Mamah Rishi</em> yang menerima seratus rantai emas (seratus orang sahabat yang pertama mempercayai beliau dan menemani semasa kehidupan di Makkah yang penuh cobaan, kesusahan, dan akhirnya hijrah ke Abyssinia), sepuluh rangkaian bunga (sepuluh sahabat yang mulia dan di jamin Syurga), tiga ratus kuda tunggangan (tiga ratus orang sahabat yang ikut dalam perang Badar), dan sepuluh ribu ekor sapi (umat Islam yang ikut dalam penaklukan Makkah). (ayat 3)</p>
<p>5. Dia dan pengikutnya selalu menjalankan shalat, bahkan di medan laga sekalipun mereka tetap sujud. (ayat 4)</p>
<p>6. Dia memberikan kebijaksanaan kepada dunia, yaitu Al-Qur`an. (ayat 5)</p>
<p>7. Dialah raja dunia, manusia terbaik dan tuntunan bagi seluruh umat manusia, (ayat 6)</p>
<p>8. Dia telah menyediakan tempat berlindung bagi rakyat, memberi perlindungan kepada semua orang, dan menyebarkan perdamaian di atas dunia. (ayat 7-8)</p>
<p>9. Rakyat hidup bahagia dan makmur di bawah pemerintahannya, dan dari lembah kenistaan mereka bangkit menduduki puncak kemegahan. (ayat 9-10)</p>
<p>10. Dia diperintahkan bangun dan memberi peringatan kepada dunia. (ayat 11)</p>
<p>11. Dia sangat dermawan. (ayat 12)</p>
<p>12. Para pengikutnya telah diselamatkan dari permusuhan dan tipuan iblis. (ayat 13)</p>
<p>13. Di dalam ayat terakhir, <em>Rishi</em> telah membujuknya untuk menerima doanya dan meminta perlindungan dari mara bahaya dan kejahatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikut teks aslinya:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/nubuat-tentang-muhammad-dari-kitab-weda-2.jpg"><img src="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/nubuat-tentang-muhammad-dari-kitab-weda-1.jpg?w=263&amp;h=300" alt="" width="263" height="300" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/nubuat-tentang-muhammad-dari-kitab-weda-2.jpg"><img src="http://oediku.files.wordpress.com/2010/11/nubuat-tentang-muhammad-dari-kitab-weda-2.jpg?w=214&amp;h=300" alt="" width="214" height="300" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jadi nubuat ini sangat jelas dan tidak ada keraguan sedikit pun terhadap penyematannya pada diri Muhammad. Kita telah melihat apa yang <em>Brahmaji</em> (Tuhan) wahyukan dan apa yang<em>Vyasaji</em> katakan pada dunia. Sang <em>Maharishi</em> menganggap Sang Nabi sebagai manusia yang shaleh secara sempurna dan tanpa dosa. Maka sang <em>Maharishi</em> menunjukkan loyalitas dan rasa hormatnya dengan cara bersimpuh di kaki Sang Nabi. Tidakkah kita atau siapapun kita untuk bisa mencermati dan berpikir tentang apa yang telah disampaikan oleh <em>Maharishi</em>Vyasa tentang Nabi Muhammad SAW, untuk kemudian mematuhi perintah Tuhan?</p>
<p><strong>4. Nubuat Muhammad SAW dalam agama Buddha</strong></p>
<p>Muhammad dalam agama Buddha disebut sebagai <em>“Buddha Maitreya”</em> atau <em>“Metteyya”</em>. Untuk menelaah tentang kehadiran Muhammad dalam agama Buddha maka kita bisa mengambilnya dari beberapa sumber. Diantaranya:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber-sumber Burma/Myanmar:</p>
<p><em>“Akulah sang Buddha Agung. Tetapi setelah aku, Metteyya tiba. Sementara hidup bahagia ini terus bergulir, menyonsong bertahun-tahun kisahnya yang kan berlalu. Buddha ini yang kemudian disebut Metteyya, begitu agung dan menjadi teladan umat manusia”</em>(<em>Buddhism in Translation</em> oleh Warren, hh. 482)</p>
<p>Sumber-sumber Srilangka:</p>
<p>Ananda bertanya pada yang Diberkati: <em>“Siapa yang akan menuntun kami setelah kau tiada?”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan yang Diberkati menjawab:</p>
<p><em>“Bukanlah aku Buddha pertama yang dikirimkan ke atas dunia, dan bukanlah aku yang terakhir. Pada saatnya, seorang Buddha lain akan datang ke atas dunia ini. Buddha yang suci, yang sangat diberkati, diberi kebijaksanaan tindakan, keberhasilan, memahami jagat saya, pemimpin yang tiada tara, pemimpin para malaikat dan umat manusia. Dia akan memberimu kebenaran abadi yang sama seperti yang telah aku ajarkan kepadamu. Dia akan menyebarkan pesan-pesannya, mulia asalnya, gemerlap puncaknya, dan penuh kemenangan tujuannya. Dia akan mencanangkan kehidupan yang religius, sepenuhnya sempurna dan suci, seperti yang sekarang aku canangkan” </em></p>
<p><em></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ananda bertanya:<em> “Bagaimana kami akan mengenalinya?”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yang Diberkati menjawab:</p>
<p><em>“Dia akan dikenal sebagai Metteyya, nama yang berarti kebaikan” </em>(The Gospel of Buddha oleh Carus, hh. 217-218)</p>
<p>Dari kedua contoh sumber di atas, maka menariknya adalah Nabi Muhammad SAW telah mengumumkan bahwa dirinya dikirim sebagai rahmat atau ampunan (<em>Maitreya, Metteyya</em>). Sebagaimana yang dijelaskan Al-Qur`an surat Al-Anbiya [21]: 107:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sedangkan untuk keindahan pribadi <em>Maitreya</em> ini maka ada beberapa ungkapan yang indah, diantaranya:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Tubuhnya laksana emas murni; terang, bersinar dan murni”</em> (M. Vol, 2, hh. 561-562)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan keindahan pribadi Maitreya”</em> (M. Vol. II, hh. 562)</p>
<p><em>“Dalam berbagai pernyataan yang berkaitan dengannya, dia dikatakan memiliki karakter terbaik dan paling sempurna dikalangan manusia”</em> (<em>Budhhism</em> oleh Monier William, h. 82)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, ada sebuah catatan penting tentang kesamaan ciri yang disebutkan dalam beberapa literatur agama Buddha dengan fakta ketika Nabi Muhammad SAW hidup. Itu adalah mengenai “<em>pertemuan dibawah pohon Bo”</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Sang Buddha Maitreya akan menyebarkan pesan-pesannya dengan sukses besar di bawah pohon Bo”</em> (<em>Chamber`s Ency</em>)</p>
<p>Beberapa orang shaleh dalam agama Buddha juga telah mengungkapkan keinginan mereka untuk mendengarkan sang <em>Buddha Maitreya</em> di bawah pohon ini. Seperti ungkapan I-Tsing:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Biarkan aku mencari pertemuan pertama di bawah pohon bungan naga untuk mendengar alunan suara sang Buddha Maitreya”</em> (h, 494. Catatan Kaki)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam Al-Qur`an pertemuan ini disebutkan di surat Al-Fath [48]: 18:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang Mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon</em><strong>[1],</strong><em> maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya)</em><strong>[2]</strong><em>”</em></p>
<p><strong>[1]</strong> Pada bulan Zulkaidah tahun keenam Hijriyyah Nabi Muhammad SAW. beserta pengikut-pengikutnya hendak mengunjungi Mekkah untuk melakukan ‘umrah dan melihat keluarga-keluarga mereka yang telah lama ditinggalkan. Sesampai di Hudaibiyah beliau berhenti dan mengutus Utsman bin Affan lebih dahulu ke Mekah untuk menyampaikan maksud kedatangan beliau dan kamu muslimin. Mereka menanti-nanti kembalinya Utsman, tetapi tidak juga datang karena Utsman ditahan oleh kaum musyrikin kemudian tersiar lagi kabar bahwa Utsman telah dibunuh. Karena itu Nabi menganjurkan agar kamu muslimin melakukan bai’ah (janji setia) kepada beliau. Merekapun mengadakan janji setia kepada Nabi dan mereka akan memerangi kamu Quraisy bersama Nabi sampai kemenangan tercapai. Perjanjian setia ini telah diridhai Allah sebagaimana tersebut dalam ayat 18 surat ini, karena itu disebut Bai’atur Ridwan. Bai’atur Ridwan ini menggetarkan kaum musyrikin, sehingga mereka melepaskan Utsman dan mengirim utusan untuk mengadakan perjanjian damai dengan kaum Muslimin. Perjanjian ini terkenal dengan <em>Shulhul Hudaibiyah</em>.</p>
<p><strong>[2]</strong> Yang dimaksud dengan kemenangan yang dekat ialah kemenangan kaum muslimin pada perang Khaibar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena adanya catatan tentang pohon <em>Bo</em> ini untuk Muhammad, dan pertemuan di bawah pohon ini sangat berarti dan terkenal di dalam sejarah umat Islam, maka Muhammad SAW adalah Sang <em>Buddha Maitreya</em> yang dimaksud dalam agama Buddha.</p>
<p>Sehingga dengan semua kajian diatas, maka bisa dipastikan bahwa kehadiran dan kenabian Muhammad SAW tidak bisa disangsikan dan memang telah di nubuatkan sejak kelahiran agama Buddha.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Berbicara mengenai nubuat Muhammad dan sebagaimana penjelasan di atas, maka tidaklah mengherankan bila ajaran Islam menjadi agama terbesar di dunia. Betapa tidak, diri Muhammad SAW – yang tiada lain adalah “pembawanya” – telah menjadi keyakinan dan ketetapan yang di muat dalam kitab-kitab setiap ajaran agama terdahulu dengan penuh sanjungan dan penghormatan. Kehadirannya (Muhammad) telah sangat di nantikan dan menjadi harapan kebaikan dan bisa mendatangkan kemuliaan bagi setiap umat manusia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penulisan artikel ini tidak bermaksud untuk menonjolkan agama yang satu di atas agama yang lain. Sebab, tulisan ini diharapkan bisa menjadi jalan untuk semakin terbukanya dialog antar umat beragama. Menjadi pencerahan bagi mereka yang tertarik dengan Islam dan sebagai wacana yang luas mengenai ajaran Islam, sehingga tidak perlu ditakuti ataupun di musuhi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kita sebagai umat beragama dengan ini semakin disadarkan untuk tidak beralasan yang kuat demi melakukan perselisihan dan menebarkan kebencian atas nama agama. Tidak ada alasan bagi kita untuk menyerang ataupun menghina orang lain yang kebetulan berbeda keyakinan dengan kita. Tinggal bagaimana kita bisa bersikap tenang dan menerima segala perbedaan. Dan bila kedatangan Rasulullah Muhammad SAW sebagai nabi dan utusan-Nya, yang membawa ajaran Islam bagi umat manusia sebagaimana yang telah di nubuatkan oleh agama Zoroaster, Hindu dan Buddha, maka hendaknya tidak ada perselisihan antar penganut ketiga agama ini dengan Islam, begitu pula sebaliknya.</p>
<p><em>“Untukmu agamamu dan untukkulah agamaku”</em> (QS. Al-Kaafiruun [109] : 6)</p>
<p>Semoga kita senantiasa berjiwa besar dengan hati yang lapang dan menjadi sosok yang bisa menerima segala perbedaan sebagai bentuk dari rahmat Tuhan. Amin</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=215624&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2012%2F04%2Fnubuat-ramalan-tentang-muhammad-saw%2F&amp;linkname=Nubuat%20ramalan%20tentang%20muhammad%20saw"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/nubuat-ramalan-tentang-muhammad-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TUHAN DENGAN MANUSIA</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/tuhan-dengan-manusia/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/tuhan-dengan-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2012 15:43:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MUKHAROMI FATIMAH</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adat Istiadat]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku & Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan tuhan dan manusia]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan tuhan dengan manusia]]></category>
		<category><![CDATA[kaitan tuhan dan manusia]]></category>
		<category><![CDATA[kaitan tuhan dengan manusia]]></category>
		<category><![CDATA[softskill tuhan dengan manusia]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan dan manusia]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan dengan manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=214712</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita berbicara hubungan Tuhan dengan Manusia, semua itu sangat lah erat kaitannya. Manusia adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan  oleh Tuhan karena Tuhan menciptakan manusia dengan akal dan pikiran. Tuhan sendiri memang tidak bisa dibuktikan secara logika keberadaannya. Karena Tuhan ada sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan dari setiap manusia itu sendiri. ASAL USUL [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">Jika kita berbicara hubungan Tuhan dengan Manusia, semua itu sangat lah erat kaitannya. Manusia adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan  oleh Tuhan karena Tuhan menciptakan manusia dengan akal dan pikiran. Tuhan sendiri memang tidak bisa dibuktikan secara logika keberadaannya. Karena Tuhan ada sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan dari setiap manusia itu sendiri.</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">ASAL USUL TUHAN  :</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">Banyak yang berpikir? Tuhan itu ada darimana? Tuhan itu berwujud atau tidak?</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">Semua pertanyaan itu sangatlah tidak bisa dijawab dengan jawaban yang ilmiah. Tuhan ada karena Agama yang kita percaya. Untuk itu asal usul Tuhan hanyalah kepercayaan dan keyakinan dari manusia itu sendiri. Terutama manusia yang telah mempunyai Agama. Karena manusia yang tidak mempunyai Agama sudah pasti dan yakin sekali bahwa tidak adanya keberadaan Tuhan.  Namun dengan pikiran yang jernih, kita sebagai manusia hanya bisa merenung dan memikirkan siapa yang menciptakan manusia? siapa yang menciptakan alam? siapa yang menciptakan dunia? dari renungan tersebut kita bisa mengambil kesimpulan bahwa yang menciptakan itu semua adalah Yang Maha Segalanya dan Maha Agung dan itulah yang kita namakan Tuhan Yang Maha Esa.</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">Dengan kata lain Tuhan ada karena keyakinan kita sendiri. Dari sini saya bisa mensimpulkan bahwa Tuhan ada karena keyakinan dan kepercayaan.</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">KAITAN TUHAN &amp; MANUSIA :</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">Manusia dan Tuhan kaitannya sangat erat. Sifat manusia yang sosial sehingga membutuhkan bantuan dari orang lain untuk melakukan aktifitas dan kehidupan. Manusia mempunyai cita – cita, manusia juga mempunyai permasalahan dalam kehidupannya. Sehingga selain meminta pertolongan sesama, manusia  juga sering meminta pertolongan kepada Tuhan sebagai pencipta dari segalanya. Dengan cara apa? Dengan Bagaimana? mungkin pertanyaan itu sering muncul dibenak kita. Namun sebagai manusia yang mempunyai agama dan keyakinan kita punya cara berkomunikasi dengan Tuhan yaitu dengan cara yang sering kita sebut ber-Doa. Ber-Doa adalah salah satu cara komunikasi yang diajarkan oleh Agama apapun itu di dunia ini. Doa adalah berbicara dalam hati dengan keyakinan dan harapan yang akan kita harapkan terjadi dengan harapan Tuhan akan mengabulkan doa itu. Namun cara komunikasi dengan Tuhan tidak hanya dengan berdoa melainkan dengan cara beribadah yaitu melaksanakan peraturan dalam agama masing – masing.</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">HUBUNGAN MANUSIA DENGAN ALLAH SWT :</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">
Ketaqwaan atau pemeliharaan hubungan dengan Allah SWT. dapat dilakukan dengan cara :</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">
1. Beriman kepada Allah SWT. menurut cara-cara yang diajarkannya melalui wahyu yang disengaja diturunkannya untuk menjadi petunjuk dan pedoman hidup manusia.</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">
2. Beribadah kepada Allah SWT. dengan jalan melaksanakan sholat lima waktu dalam sehari, menunaikan zakat apabila telah mencapai syarat nisab dan haulnya, berpuasa pada bulan suci ramadhan, dan melakukan ibadah haji seumur hidup sekali dengan cara-cara yang telah ditentukan.</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">
3. Mensyukuri nikmat-Nya dengan jalan menerima, mengurus dan memanfaatkan semua karunia dan pemberian Allah kepada manusia.</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">4. Bersabar menerima cobaan dari Allah dalam pengertian tabah, tidak putus asa ketika mendapat musibah.</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">
5. Memohon ampun atas segala dosa dan kesalahan serta bertaubat dalam arti sadar untuk tidak lagi melakukan segala perbuatan jahat atau tercela.</p>
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px">
<p style="margin-top: 12px;margin-right: 0px;margin-bottom: 12px;margin-left: 0px;padding: 0px"><span style="color: #333300">sumber : <a href="http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/pendidikan-agama-islam/tuhan-yang-maha-esa">http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/pendidikan-agama-islam/tuhan-yang-maha-esa</a></span></p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=214712&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2012%2F04%2Ftuhan-dengan-manusia%2F&amp;linkname=TUHAN%20DENGAN%20MANUSIA"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/tuhan-dengan-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada 12 Jenis Serangga Tomcat dan Cara Mengatasi Racunnya</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/ada-12-jenis-serangga-tomcat-dan-cara-mengatasi-racunnya/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/ada-12-jenis-serangga-tomcat-dan-cara-mengatasi-racunnya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 23:42:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ulfa_1407</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=214294</guid>
		<description><![CDATA[TRIBUNNEWS.COM &#8211; Serangga yang disebut serangga tomcat menyerang warga apartemen di Surabaya. Serangga ini juga dilaporkan menyerang kawasan Kenjeran dan Wonorejo. Pakar serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Hari Sutrisno, mengatakan, &#8220;Serangga Tomcat sebenarnya adalah serangga genus Paederus.&#8221; Serangga tersebut adalah kumbang memiliki ukuran relatif kecil, sekitar 1 cm sehingga kadang tidak dikenali. Keunikan serangga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong>TRIBUNNEWS.COM</strong><span> &#8211; Serangga yang disebut serangga<span> tomcat </span>menyerang warga apartemen di Surabaya. Serangga ini juga dilaporkan menyerang kawasan Kenjeran dan Wonorejo.</span></div>
<p><span><span>Pakar serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Hari Sutrisno, menga<span>tak</span>an, &#8220;Serangga</span><span> Tomcat </span>sebenarnya adalah serangga genus Paederus.&#8221;</span><br />
<span>Serangga tersebut adalah kumbang memiliki ukuran relatif kecil,  sekitar 1 cm sehingga kadang tidak dikenali. Keunikan serangga ini  adalah bagian sayap yang<span> tak </span>menutupi seluruh abdomen.</span><br />
&#8220;Ada 12 jenis serangga jenis ini. Namun yang paling banyak di sini  adalah Paederus fasciatus. Jadi kemungkinan yang di Surabaya adalah  jenis ini,&#8221; jelas Hari.<br />
<span>Hari menga<span>tak</span>an,  serangga ini memiliki habitat di persawahan, hutan maupun taman kota.  Biasanya, serangga ini memakan telur serangga lain pemakan daun.</span><br />
<span>Sebutan serangga ini sedikit kurang tepat sebab sebenarnya<span> tomcat </span>adalah nama pestisida. Di beberapa daerah, serangga ini sering disebut semut kanai atau semut kayap.</span><br />
<span>Hari saat dihubungi Senin (19/3/2012) mengungkapkan bahwa serangga Paederus biasanya menyerang<span> untuk </span>mempertahankan diri. Serangga ini bisa menyerang apapun yang dianggap menggangggu.</span><br />
<span>Namun demikian, Hari menga<span>tak</span>an, &#8220;Serangan pada manusia sebenarnya bukan tujuan. Hanya mungkin ada aktivitas manusia yang mengganggu serangga ini.&#8221;</span><br />
Aktivitas yang mengganggu antara lain saat serangga akan masuk ke  rumah dan terhalang tirai, manusia membuka tirai tersebut sehingga  kumbang ini terbang dan menyerang.<br />
Ciri khas Paederus adalah kemampuan memproduksi toksin yang disebut  paederin. Saat menyerang, serangga akan mengeluarkan toksin ini, persis  seperti ular yang mengeluarkan bisa.<br />
<span>Toksin tersebut yang dika<span>tak</span>an  bisa berdampak buruk bagi manusia. Akibat jika terserang serangga ini  adalah dermatitis, dimana kulit melepuh seperti mengalami luka bakar dan  mengeluarkan cairan.</span><br />
<span><span>&#8220;Jika kena serangga ini, maka kita harus cuci dengan air  sabun agar menetralisir racun. Lalu bisa juga memakai Kalium permanganat  atau salep<span> untuk </span>meng</span><span>obat</span>i,&#8221; terang Hari.</span><br />
<span>Dika<span>tak</span>an bahwa racun serangga ini konsentrasinya 12 kali lebih besar dari bisa kobra. Namun demikian, Hari menga<span>tak</span>an bahwa racun serangga ini<span> tak </span>mematikan.</span><br />
<span>Menurut Hari, kumbang Paederus sebenarnya serangga yang  menguntungkan bagi petani karena mampu membasmi wereng. Karenanya,  serangga ini cukup dicegah kehadirannya,<span> tak </span>perlu dibasmi dengan pestisida kimia.</span><br />
Hari menghimbau masyarakat agar tidak panik. Serangan serangga ini  sebenarnya sudah biasa dialami. hany perlu langkah tepat saat terkena  serangannya.</p>
<p>http://id.berita.yahoo.com/ada-12-jenis-serangga-tomcat-dan-cara-mengatasi-002220661.html</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=214294&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2012%2F04%2Fada-12-jenis-serangga-tomcat-dan-cara-mengatasi-racunnya%2F&amp;linkname=Ada%2012%20Jenis%20Serangga%20Tomcat%20dan%20Cara%20Mengatasi%20Racunnya"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/ada-12-jenis-serangga-tomcat-dan-cara-mengatasi-racunnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hebatnya uang RP. 1000 Rupiah</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/hebatnya-uang-rp-1000-rupiah/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/hebatnya-uang-rp-1000-rupiah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2012 05:13:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MOHAMED ADENAN</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=211126</guid>
		<description><![CDATA[Uang Rp 1000 dan Rp 100.000 sama2 terbuat dari kertas, sama2 dicetak dan dari Bank Indonesia..Pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar dimasyarakat.. 3 bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tidak sengaja didalam dompet seorang pemuda.. Kemudian diantara kedua uang tsb terjadilah percakapan yg Rp 100.000 bertanya kepada yg Rp 1000, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Uang Rp 1000 dan Rp 100.000 sama2 terbuat dari kertas, sama2 dicetak dan dari Bank Indonesia..Pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar dimasyarakat..</p>
<p>3 bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tidak sengaja didalam dompet seorang pemuda..</p>
<p>Kemudian diantara kedua uang tsb terjadilah percakapan yg Rp 100.000 bertanya kepada yg Rp 1000, &#8230;&#8221;kenapa badan kamu begitu lusuk,kotor,dan bau amis&#8230;?&#8221; dijawablah olehnya &#8220;karena aku begitu keluar dari Bank langsung ditangan orang2 bawahan dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan ditangan pengemis&#8221; lalu Rp 1000 bertanya balik pada Rp 100.000,&#8221;</p>
<p>Kenapa kamu kelihatan begitu baru,rapi dan masih bersih?&#8221; dijawabnya, &#8220;karena begitu aku keluar dari Bank, langsung langsung disambut perempuan cantik dan beredarnya pun di restauran mahal, di Mall dan juga dihotel-hotel berbintang serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet.<br />
Lalo Rp.1000 bertanya lagi pernahkah engkau mampir ditempat ibadah ? Dijawablah &#8221; belum pernah &#8221;<br />
Rp.1000 pun berkata kembali, ketahuilah walapun keadaanku seperti ini adanya setiap JUMAT aku selalu mampir di MASJID dan ditangan anak anak Yatim, bahkan aku selalu bersukur kepada TUHAN.<br />
Aku tidak dipandang manusia bukan sebuah nilai, tapi yang dipandang sebuah Manfaat &#8230;&#8230;&#8230;&#8221; Akhirnya menangislah uang Rp.100.000 karena merasa besar, hebat tinggi tapi tidak bermanfaat selama ini &#8221;<br />
Jadi &#8230;&#8230;&#8230; bukan seberapa besar penghasilan anda, tabi seberapa bermanfaatnya penghasilan anda itu, karena kekayaan bukanlah untuk .kesombongan.<br />
Semoga kita termasuk golongan orang2 yg selalu mensukuri nikmat dan memberi manfaat untuk semesta alam serta dijauhkan dari sifat SOMBONG&#8230;&#8230;.Amin !!!:)</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=211126&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2012%2F03%2Fhebatnya-uang-rp-1000-rupiah%2F&amp;linkname=Hebatnya%20uang%20RP.%201000%20Rupiah"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/hebatnya-uang-rp-1000-rupiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jembatan Bisikan</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/jembatan-bisikan/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/jembatan-bisikan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2012 05:01:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MOHAMED ADENAN</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[http://mohamedadenan.blogspot.com/2012/03/jembatan-bisikan.html]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=211122</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, 3000 tahun lalu, kaum terapung dari negeri Cina kuno tinggal di rumah&#8221; di atas air. Setiap keluarga tinggal di atas panggung di sebuah teluk. Jika seorang anak laki sudah tumbuh dewasa, dia akan berdiri di tepi panggungnya dan memanggil Gadis yg dcintainya dan memanggilnya kembali. Lalu pemuda itu akan membangun jembatan dari panggungnya ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah, 3000 tahun lalu, kaum terapung dari negeri Cina kuno tinggal di rumah&#8221; di atas air.</p>
<p>Setiap keluarga tinggal di atas panggung di sebuah teluk. Jika seorang anak laki sudah tumbuh dewasa, dia akan berdiri di tepi panggungnya dan memanggil Gadis yg dcintainya dan memanggilnya kembali. Lalu pemuda itu akan membangun jembatan dari panggungnya ke panggung si gadis.</p>
<p>Jika keluarga si pemuda menyukai si gadis, mereka akan membantu membangun jembatan itu. Kedua rumah mereka akan digabungkan dan kedua keluarga akan menjadi satu.</p>
<p>Tapi suatu hari, seorang pemuda terapung mendengar bisikan dari atas cakrawala. Bisikan itu datang dari seorang gadis yg tinggal jauh di sana. Mereka saling memanggil dlam waktu yg lama. Mereka memutuskan untuk menikah.</p>
<p>Keluarga pemuda bilang tidak. Gadis itu berasal dari kalangan berbeda dan jauh. Tapi si pemuda bersikeras. Ia mulai membangun jembatan menuju cakrawala. Ia menggali dlam ke dasar laut membangun fondasi yg kuat.</p>
<p>Keluarganya tidak membantu.</p>
<p>Mereka menamakan jembatan si pemuda “Jembatan Bisikan“. Mereka meyuruhnya berhenti membangunnya. Namun si Pemuda tidak peduli. Ia membangun jembatan itu 8 tahun.</p>
<p>Ketika jembatan slesai, ia bertemu dgn gadis yg berbisik dari cakrawala. Mereka pun menikah di atas jembatan istimewa itu.</p>
<p>Tahun berikutnya, badai besar dtang menghantam. Badai itu memusnahkan rumah panggung kaum terapung.</p>
<p>Namun jembatan bisikan itu tetap tegar !</p>
<p>Benda yg membutuhkan wktu lama untuk membangunnya akan membutuhkan waktu lama pula untuk memusnahkannya.</p>
<p>Melakukan sesuatu yg tak dapat dilakukan itu memang sulit. Tapi stelah ia tuntas, maka tidak bisa lagi dibuyarkan.</p>
<p>Dlm cerita di atas, tkandung kunci&#8221; sukses yg abadi.</p>
<p>Kunci&#8221; itu tak terbantahkan. Ia telah berulang kali digunakan semua orang sukses.</p>
<p>Kunci&#8221; itu telah mnolong mereka. Kunci&#8221; yg sama akan terus menolong siapa saja yang benar&#8221; ingin sukses.</p>
<p>Apa kunci&#8221; sukses cerita ini?</p>
<p>Ada 3 yg utama:</p>
<p>1. Tujuan yg jelas<br />
2. Berani mrubah tradisi<br />
3. Kesabaran tiada akhir <img src='http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=211122&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2012%2F03%2Fjembatan-bisikan%2F&amp;linkname=Jembatan%20Bisikan"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/jembatan-bisikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BLACKBERRY VS QUR&#8217;AN</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/01/blackberry-vs-quran/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/01/blackberry-vs-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 05:02:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MOHAMED ADENAN</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[http://mohamedadenan.blogspot.com/2012/01/blackberry-vs-quran.html]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=209138</guid>
		<description><![CDATA[Kira&#8221; apa yang bakal terjadi kalo kita perlakukan Qur&#8217;an seperti BB!! Bisa nggak kita bawa Qur&#8217;an kemanapun kita pergi ? Mau nggak kita ngebukanya beberapa kali sehari? Apa kita ngulang bagian yang kita lupa? Apa udah kita amalin setelah baca pesennya? Mungkin ga ya kalo kita ga bisa hidup tanpa Quran? Bisa ga kita kasih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kira&#8221; apa yang bakal terjadi kalo kita perlakukan Qur&#8217;an seperti BB!!<br />
Bisa nggak kita bawa Qur&#8217;an kemanapun kita pergi ?<br />
Mau nggak kita ngebukanya beberapa kali sehari?<br />
Apa kita ngulang bagian yang kita lupa?<br />
Apa udah kita amalin setelah baca pesennya?<br />
Mungkin ga ya kalo kita ga bisa hidup tanpa Quran?<br />
Bisa ga kita kasih ke anak buat hadiah?<br />
Bisa ga kita pake waktu di perjalanan?<br />
Masihkah kita gunakan saat darurat?<br />
Bakal bikin kita: &#8220;&#8230;. Hmm &#8230; Quran ku mana ya?&#8221;<br />
Eh, satu lagi. Ga kaya BB, kita ga usah kuwatir Quran bakal ga aktif karena Allah udah ngasih abodemen gratis seumur hidup!<br />
Bikin kamu diam dan berpikir prioritasku apa dulu ya?<br />
Quran dulu atau BB dulu?<br />
Dan ga ada pemutusan hubungan! Ga perlu lepas batere, ga perlu di charge, ga perlu download, ga perlu tambahan aplikasi.</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=209138&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2012%2F01%2Fblackberry-vs-quran%2F&amp;linkname=BLACKBERRY%20VS%20QUR%26%238217%3BAN"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/01/blackberry-vs-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SETIAP ORANG PUNYA CERITA</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/01/setiap-orang-punya-cerita/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/01/setiap-orang-punya-cerita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 04:56:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MOHAMED ADENAN</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[http://mohamedadenan.blogspot.com/2012/01/setiap-orang-punya-cerita.html]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=209136</guid>
		<description><![CDATA[Hidup selalu terbungkus oleh banyak lapisan. Kita hanya melihat lapisan luar &#38; tidak tahu isi dalamnya Kita hanya melihat, wah&#8230;. pengusaha itu hebat, rumahnya besar, mobilnya mewah, hidupnya bahagia sekali Padahal dia lagi stress &#38; hidupnya penuh hutang, kerja keras hanya buat bayar bunga pinjaman, semua asetnya sudah jadi milik bank Atau Pasangan anggun yg [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup selalu terbungkus oleh banyak lapisan. Kita hanya melihat lapisan luar &amp; tidak tahu isi dalamnya</p>
<p>Kita hanya melihat, wah&#8230;. pengusaha itu hebat, rumahnya besar, mobilnya mewah, hidupnya bahagia sekali<br />
Padahal dia lagi stress &amp; hidupnya penuh hutang, kerja keras hanya buat bayar bunga pinjaman, semua asetnya sudah jadi milik bank</p>
<p>Atau Pasangan anggun yg hadir di acara reuni itu begitu serasi &amp; mempesona, mrk pasti hidup harmonis &amp; bahagia<br />
Padahal hidup mrk penuh dgn kebencian, saling menuduh, menghianati &amp; menyakiti, bahkan sudah dlm proses perceraian &amp; bagi harta</p>
<p>Lihat pemuda itu, lulusan Harvard dgn nilai cumlaude, pasti mudah dpt kerja, gaji besar, hidupnya pasti bahagia<br />
Padahal dia kena PHK sudah 10x, jadi korban fitnah di lingkungan kerjanya. Sudah 2 bulan belum dapat job baru</p>
<p>Woww&#8230; Ibu muda itu, selalu ke pub clubbing &amp; diskotik, dia punya byk waktu, gak perlu pusingin kerjaan rumah, hidupnya enjoy banget, dia pasti bahagia<br />
Padahal batinnya hampa &amp; kesepian jiwanya merintih. suaminya tak pernah menghargai &amp; mengasihinya</p>
<p>Lihat tetangga kita anaknya sudah besar2 semua, bapak ibunya sudah boleh santai &amp; tenang, mrk pasti bahagia, namun kenyataannya org tua mrk tak pernah bisa tidur nyenyak, anak2nya tak berbakti, suka judi &amp; narkoba</p>
<p>Kita selalu tertipu oleh keindahan di luar &amp; tdk tahu realita yg di dalam</p>
<p>Sesungguhnya semua keluarga punya masalah. Semua org punya cerita duka Begitulah hakekat hidup</p>
<p>Janganlah menggosip tentang masalah org, sebenarnya siapapun tidak mau mengalami masalah tp manusia tak luput dari masalah</p>
<p>Jangan mengeluh krn masalah<br />
Hayatilah makna dibalik semua masalah maka semua masalah akan membuat hidup menjadi bermakna</p>
<p>Jgn bandingkan hidupmu dgn orang lain. Krn orang lain belum tentu lebih bahagia dari kita</p>
<p>Ingatlah -bahwa rumput tetangga tak selalu hijau. Bersyukurlah dgn apa yg ada miliki sekarang ini. Karena semua itu adalah titipan Tuhan.</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=209136&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2012%2F01%2Fsetiap-orang-punya-cerita%2F&amp;linkname=SETIAP%20ORANG%20PUNYA%20CERITA"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/01/setiap-orang-punya-cerita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasihat Kubur</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/01/nasihat-kubur/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/01/nasihat-kubur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 02:39:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MOHAMED ADENAN</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[http://mohamedadenan.blogspot.com/2012/01/nasihat-kubur.html]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=209096</guid>
		<description><![CDATA[1). Aku adalah tempat yg paling gelap di antara yg gelap, maka terangilah aku dengan TAHAJUD 2). Aku adalah tempat yang paling sempit, maka luaskanlah aku dengan ber SILATURAHMI. 3). Aku adalah tempat yang paling sepi maka ramaikanlah aku dengan perbanyak baca AL-QUR&#8217;AN. 4). Aku adalah tempatnya binatang2 yang menjijikan maka racunilah ia dengan Amal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1). Aku adalah tempat yg paling gelap di antara yg gelap, maka terangilah aku dengan TAHAJUD</p>
<p>2). Aku adalah tempat yang paling sempit, maka luaskanlah aku dengan ber SILATURAHMI.</p>
<p>3). Aku adalah tempat yang paling sepi maka ramaikanlah aku dengan perbanyak baca AL-QUR&#8217;AN.</p>
<p>4). Aku adalah tempatnya binatang2 yang menjijikan maka racunilah ia dengan Amal SHODAQOH,</p>
<p>5). Aku yg menjepitmu hingga hancur bilamana tidak Shalat, bebaskan jepitan itu dg SHALAT</p>
<p>6). Aku adalah tempat utk merendamu dg cairan yg sangat amat sakit, bebaskan rendaman itu dg PUASA..</p>
<p>7). Aku adalah tempat Munkar &amp; Nakir bertanya, maka Persiapkanlah jawabanmu dengan Perbanyak mengucapkan Kalimat &#8220;LAILAHAILALLAH&#8221;&#8230;<br />
saat kamu membawa Al-Qur&#8217;an, setan biasa2 saja.<br />
Saat kamu membukanya, syaitan mulai curiga.<br />
Saat kamu membacanya, ia gelisah.<br />
Saat kamu mmahaminya, ia kejang2.<br />
Saat kamu mengamalkan Al-Qur&#8217;an dlm kehidupan shari-hari, ia stroke.<br />
Trus n trus baca &amp; amalkan agar syaitan stroke total, jantungan n mati.Ketika anda ingin menyebarkan ini, lagi2 syaitan pun mencegahnya.a</p>
<p>Syaitan bilang;<br />
&#8220;Udahlaaaaaah gak usah di SEBARIN, g penting kok, BUANG2 WAKTU aja, gak akan di baca koq&#8221;&#8230;</p>
<p>Sekecil apapun amal ibadah, Allah SWT menghargainya puluhan kali lipat..</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=209096&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2012%2F01%2Fnasihat-kubur%2F&amp;linkname=Nasihat%20Kubur"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/01/nasihat-kubur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

