<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Warta Warga &#187; Resensi Buku</title>
	<atom:link href="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/category/resensi-buku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id</link>
	<description>Student Journalism</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 May 2013 05:09:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Kisah Pilot Kamikaze yang dibungkam sejarah</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/10/kisah-pilot-kamikaze-yang-dibungkam-sejarah/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/10/kisah-pilot-kamikaze-yang-dibungkam-sejarah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Oct 2012 05:14:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>NUR SYAIMA ANNISA</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=225766</guid>
		<description><![CDATA[Mawar Jepang Berawal dari tugas yang diperintahkan oleh seorang produser acara dokumenter NHK kepada jurnalis wanita, Mayumi Onodera, untuk mencari informasi yang puluhan tahun telah dirahasiakan. Cerita itu bermula dari seorang wanita renta yang bernama Rika Kobayashi sebagai narasumber utama yang akan menceritakan kejadian kurang lebih sekitar 60 tahun yang lalu. Cerita itu bermula pada [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>Mawar Jepang</strong></p>
<p align="center">
<p>Berawal dari tugas yang diperintahkan oleh seorang produser acara dokumenter NHK kepada jurnalis wanita, Mayumi Onodera, untuk mencari informasi yang puluhan tahun telah dirahasiakan. Cerita itu bermula dari seorang wanita renta yang bernama Rika Kobayashi sebagai narasumber utama yang akan menceritakan kejadian kurang lebih sekitar 60 tahun yang lalu.</p>
<p>Cerita itu bermula pada tahun 1941 dimana Jepang telah meluluh lantahkan pertahanan Amerika di pelabuhan Pearl Harbour, Hawai. Maka dengan rasa bangga Pemerintahan Jepang mengumumkan kemenangan Jepang secara bergeriliya melalui radio. Namun tidak sama dengan pemikiran Sayuri Miyamoto, sayuri berfikir bahwa pemerintahan Jepang hanya akan membangunkan macan yang sedang tidur, sehingga cepat atau lambat Amerika akan menuntut balas terhadap hancurnya markas besar mereka.</p>
<p>Sayuri adalah  seorang gadis yang berumur 20 tahun, memiliki seorang adik laki-laki yang bernama Hiro, sayuri tinggal bersama kedua orang tunya yaitu Tomi dan Michio. Mereka tinggal di sebuah desa kecil bernama Matsumoto.</p>
<p>Satu tahun kemudian pasca pengeboman di pearl harbour, keluarga sayuri mendapat perintah yang memilukan. Pemerintahan Jepang memerintahkan wajib militer untuk laki-laki yang berusia 18 tahun keatas, Hiro menyambut secara hangat perintah itu karena dia sangat menginginkan mengabdi kepada negaranya walaupun dia belum berpengalaman dalam kegiatan militer sedangkan ayah Sayuri tidak diperbolehkan mengikuti wajib militer dikarenakan luka di tangannya.</p>
<p>Beberapa hari berlalu, Hiro pun pergi ke Tokyo untuk mengikuti pelatihan intensif, banyak remaja yang pergi dari desa Matsumoto sehingga jumlah gadis lebih banyak daripada pemudanya. Reiko yang merupakan sahabat Sayuri sejak kecil mengajak Sayuri untuk menyusul kekasihnya yang megikuti pelatihan di Tokyo, Sayuri pun menyanggupinya selain itu  ia juga ingin bertemu dengan Hiro. Setelah mendapat restu dari orangtuanya, Sayuri dan Reiko pun menuju Tokyo dengan bermodal alamat Bibi Sayuri yang tinggal di Tokyo. Setelah tiba di Tokyo mereka mencari alamat Bibi Sayuri, namun alamat rumah yang dicarinya tersebut ternyata sudah terbakar hangus disebabkan bom yang terus menerus menghantam Tokyo sebagai pusat pertahan Jepang. Keadaan disana sangatlah berbeda dengan desa Sayuri, akhirnya mereka bermalam di gudang beratap walaupun dindingnya sudah hangus terbakar. Keesokan harinya mereka mencari pekerjaan untuk menjadi perawat di rumah sakit, pada saat itu jasa perawat sangatlah dibutuhkan karena jumlah korban perang yang terus bertambah setiap harinya.</p>
<p>Beberapa hari berlalu, Sayuri dan Reiko sudah terbiasa dengan keadaan melihat darah, kesakitan, dan organ tubuh yang lepas. Walaupun pada awalnya mereka tidak tahan pada keadaan tersebut. Mereka pun juga sudah terbiasa dengan berlari menuju banker untuk melindungi diri dari ledakan bom yang hampir setiap  hari. Keadaan tersebut membuat Sayuri tertekan sehingga di dalam benaknya dia sangat ingin membalas kejahatan yang dilakukan oleh Amerika terhadap negaranya.</p>
<p>Pada suatu hari, alarm peringatan bom berbunyi, Sayuri dan Reiko serta perawat–perawat yang lain bergegas menuju banker untuk melindungi diri. Bom tersebut adalah bom yang terbesar beberapa hari itu. Beberapa saat kemudian mereka keluar karena pasti akan banyak korban yang berdatangan. Pada hari itu banyak sekali korban yang harus dievakuasi, salah satunya adalah kekasih Reiko, Yukio, orang yang selama ini menjadi alasan mengapa mereka memutuskan untuk pergi ke Tokyo. Pada saat itu Sayuri yang menangnani Yukio, Sayuri tidak menginginkan Reiko melihat kekasihnya dalam keadaan seperti itu dan disela akhir nyawa Yukio, Sayuri berjanji untuk menjaga Reiko. Reiko belum mengetahui kekasihnya itu telah meninggal dan Sayuri juga tidak akan memberi tahu. Beberapa hari kemudian mereka mencoba untuk mencari Hiro dan Yukio, setelah tiba di pusat pencarian orang militer akhirnya mereka mendapatkan data bahwa Yukio sudah menjadi korban dari peristiwa pengeboman kemarin dan Hiro akan dikirim ke Singapura untuk berperang.</p>
<p>Mendengar hal itu Reiko menjadi tidak sadarkan diri dan mulai putus asa menjalankan kehidupannya. Beberapa hari kemudian terjadi pengeboman kembali di Tokyo, saat Sayuri dan Reiko bergegas menuju Banker, Reiko bertahan di tempat dan Reiko pun menjadi korban pada pengeboman hari itu.</p>
<p>Merasa prustasi, Sayuri memiliki dendam pada perperangan yang merenggut nyawa orang – orang yang di cintainya itu. Dalam hatinya, ia ingin sekali mendapat bagian untuk mengalahkan musuh, ia bermaksud untuk mengutarakannya langsung kepada panglima perang. Keesokan harinya ia memutuskan untuk ke asrama pilot, disana ia mengutarakan maksudnya untuk menjadi pilot <em>Kamikaze</em> dan tentu saja ia di tolak karena alasan <em>gender</em>, namun nasib berkata lain Sayuri diberi kesempatan menjadi juru masak di asrama itu dan alangkah bahagianya ia karena itu merupakan suatu peluang untuk tahap selanjutnya. Pilot <em>kamikaze</em> adalah pilot pesawat tempur yang di wajibkan untuk merelakan dirinya mati pada saat itu. <em>Kamikaze</em> yang berarti angin Tuhan ini, mengharuskan menabrakan pesawat yang ditumpanginya kepada pesawat musuh agar musuh berhenti menyerang. Ada dua tipe <em>Kamikaze</em>: pertama membawa pesawatnya sendiri lalu menabrakan pada sasaran dan yang kedua adalah di jalankan oleh pesawat lain namun membawa bom yang dikenal dengan <em>cherrybom</em>. Sayuri tertarik untuk menjadi pilot <em>Kamikaze</em> yang pertama, karena ia tidak mau mati dalam keadaan pasrah dan di jalankan oleh orang lain. Mulailah keberanian Sayuri untuk menyamar menjadi laki-laki dan bergabung pada <em>camp</em> itu. Dimalam sebelum ia manyamar, Sayuri mencuri seragam tentara lengkap dengan atributnya. Keesokan harinya Sayuri memotong rambut panjangnya menjadi seperti laki – laki dan ia mengganti namanya menjadi Hiro Miyamoto, nama adiknya yang tewas di lautan menuju singapura karena di serang Amerika. Keberuntunngan memihak pada Sayuri karena usaha penyamarannya berjalan dengan lancar, sampai suatu ketika ia merasakan jatuh cinta pada pelatihnya, Takushi. Di suatu hari Takushi mengetahui identitas Sayuri yang sebenarnya, namun Takushi tidak melaporkan kepada atasannya. Mereka saling  mencintai dan sering mencuri-curi waktu untuk bertemu.</p>
<p>Di <em>camp</em> tersebut mereka didoktrin untuk berani merelakan nyawanya demi Jepang. Setiap hari mereka harus mengikuti kuliah umum selama dua jam dan hasilnya banyak yang tambah berkobar semangatnya dan adapula yang terpaksa karena tidak ingin di asingkan oleh teman-temannya. Dalam kuliah tersebut, dikenalkan prinsip <em>Bushido </em>yang berarti kesetiaan dan semangat perang. Kesetiaan pada Pemerintahan Jepang dan semangat perang yang ditekankan pada pilot <em>Kamikaze</em>.</p>
<p>Hari demi hari, banyak pilot <em>Kamikaze</em> menerbangkan pesawatnya dan tak pernah kembali. Namun jika mereka kembali, atau di tawan oleh musuh maka mereka akan menerima aib sepanjang hidupnya. Sebelum keberangkatan, mereka akan dirayakan bersama teman-teman lainnya. Pagi itu sorak sorai <em>banzai</em> memenuhi asrama angkatan udara tersebut, mereka akan menerbangkan beberapa pilot <em>Kamikaze</em> yang akan menjemput kematiannya.</p>
<p>Takushi mendapat panggilan untuk keberangkatan <em>Kamikaze</em> bulan depan, ia mengajak Sayuri untuk pergi bersamanya, Sayuri pun menyetujuinya. Tapi terkadang keinginan Sayuri goyah karena ia tak ingin berpisah dengan Takushi, ia mengajak Takushi untuk melarikan diri dari <em>camp</em> tersebut. Tapi Takushi menolaknya karena ia tahu bahwa pengawasan terhadap pilot-pilot <em>Kamikaze</em> yang ingin melarikan diri sangatlah ketat dan hukuman itu jelaslah nyata lebih berat daripada mati sebagai pilot <em>Kamikaze</em>.</p>
<p>Tibalah saat keberangkatan mereka, Sayuri dan Takushi berjalan bersama menuju pesawat masing-masing, pemandangan itu tak lebih terlihat sebagai sepasang <em>gay </em>yang akan berpisah. Takushi melukiskan mawar merah di pesawat Sayuri sembari berkata, “Kau adalah mawar Jepangku yang cantik.” dan mereka masuk ke dalam pesawat masing-masing. Mereka terbang menuru daerah sasaran, sekitar dua jam mengambang di udara mereka membentuk lingkaran untuk menunggu pimpinan mereka yang akan mengantarkan mereka ke tempat tujuan. Sayuri selalu berada di belakang Takushi, dan saat tiba di lokasi penyerangan Sayuri hanya terfokus pada Takushi sehingga dia tidak sadar kalau ia diikuti musuh. Sayuri melihat Takushi melajukan kecepatan pesawatnya, lalu menukik dan menabrakan pesawat kepada musuh. Takushi hilang dalam ledakan besar dan Sayuri pun jatuh tertembak musuh hingga ia tak sadarkan diri.</p>
<p>Saat Sayuri membuka matanya, ia merasakan kesakitan yang luar biasa di sekujur tubuhnya dan ia sadar bahwa ia telah gagal menjadi pilot <em>Kamikaze</em>. Seorang tentara asing memberi handuk kecil dan seragam tahanan, sambil mengatakan sesuatu yang Sayuri sama sekali tidak mengetahui artinya. Sayuri pun mengelap luka-lukanya dan mengganti pakaiannya. Beberapa saat kemudian Sayuri di datangi oleh kapten tentara tersebut dan ia ditanyai beberapa hal yang Sayuri tidak mengerti artinya, Sayuri hanya diam,  tapi ia menerawang kalau sang kapten bingung mengapa pilot <em>Kamikaze</em> ini seorang wanita padahal seorang pilot <em>Kamikaze</em> haruslah laki-laki. Kapten itu marah dengan sikap Sayuri dan ia dikembalikan ke ruang bawah tanah. Sayuri merasa tertekan dengan kegagalannya dan ia ingin mati dengan cara tidak makan. Disaat tidurnya, ia bertemu dengan Takushi, lalu Takushi berkata bahwa Sayuri harus hidup, ia tidak boleh mati karena ia akan menjadi saksi kekejaman perang. Sayuri pun bangkit dari tidurnya, ia merasa lelah. Lalu perlahan ia memakan roti dan kopi yang telah di siapkan. Makanan itu berdatangan tiga kali sehari. Beberapa hari kemudian Sayuri merasa dirinya sudah membaik dan Takushi lah yang menjadi semangat hidupnya.</p>
<p>Keesokan harinya ia dibawa keluar sel dan menuju suatu tempat. Di sana ia di introgasi, ternyata ada penerjemah yang jelas jelas orang tersebut berkebangsaan Jepang namun ia mengakui kalau ia berpihak pada Amerika. Sayuri tetap tidak ingin memberikan informasi apapun pada orang itu. Tahun itu adalah tahun 1945, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu dan Sayuri berfikir bahwa usaha yang di lakukan ia serta teman – temannya sangatlah sia – sia. Tibalah hari saat Sayuri dan tahanan lainnya dikembalikan kepada pemerintahan Jepang. Sayuri menanggung beban aib yang sangat berat karena selain ia gagal menjadi pilot kamikaze, ia juga telah mengelabui Pemerintahan Jepang dengan penyamarannya selama ini. Sebagai hukuman dari semua itu, Sayuri diperintahkan untuk mengganti identitasnya menjadi Rika Kobayashi dan menghapus nama Sayuri di Jepang, membuat seolah-olah Sayuri Miyamoto sudah meninggal. Sayuri dipindahkan ke desa kecil dan menjadi Rika Kobayashi. Ia menikah dan memiliki seorang anak perempuan cantik yang sekarang ini sudah dewasa.</p>
<p>Setiap tahun, tepatnya tanggal 24 Maret Sayuri mengunjungi kuil Yasukuni, disana ia mendoakan Takushi dan orang-orang yang dicintainya.  Didekat kuburan Takushi, terdapat nisan yang bertuliskan Sayuri Miyamoto. Berpuluh-puluh tahun Sayuri merahasiakan cerita ini, namun sekarang ia menceritakannya kepada Mayumi, seorang Jurnalis NHK, bukan karena NHK media terkenal, melainkan Sayuri merasa waktunya sudah tidak lama lagi. Sesuai perkiraan Sayuri, setelah membuka lembaran lamanya, Sayuri pun memejamkan matanya untuk selama lamannya. Dan kuburan kosong yang bertuliskan Sayuri Miyamoto itu akhirnya telah diisi oleh pemiliknya yang sah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>=============================THE END==============================</p>
<div>
<p>Judul Novel                  : <em>Mawar Jepang</em></p>
<p>Pengarang                    : Rei Kimura</p>
<p>Jumlah Halaman            : 291 Halaman</p>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2012%2F10%2Fkisah-pilot-kamikaze-yang-dibungkam-sejarah%2F&amp;title=Kisah%20Pilot%20Kamikaze%20yang%20dibungkam%20sejarah" id="wpa2a_2"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/10/kisah-pilot-kamikaze-yang-dibungkam-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Econom, novel berhubungan dengan ekonomi Syariah</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/12/econom-novel-berhubungan-dengan-ekonomi-syariah/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/12/econom-novel-berhubungan-dengan-ekonomi-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 00:23:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>NOVIA HEIDITA</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=206235</guid>
		<description><![CDATA[NAMA : NOVIA HEIDITA KELAS : 3EB07 NPM : 22209374 SOFTSKILL BAHASA INDONESIA DOSEN : YUDHI PERWANTO Judul Novel: Econom Tebal: 224 halaman Terbitan: Azam Penulis: 1. Hendri Tanjung (Doktor International Islamic University of Islamabad, Pakistan), Pembimbing FLP Pakistan 2. Irfan Azizi (Mahasiswa magister International Islamic University of Islamabad, Pakistan), anggota FLP Pakistan Resensi Syauqi [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>NAMA     : NOVIA HEIDITA<br />
KELAS    : 3EB07<br />
NPM      : 22209374<br />
SOFTSKILL BAHASA INDONESIA<br />
DOSEN    : YUDHI PERWANTO</p>
<p>Judul Novel: Econom<br />
Tebal: 224 halaman<br />
Terbitan: Azam<br />
Penulis:</p>
<p>1. Hendri Tanjung (Doktor International Islamic University of Islamabad, Pakistan), Pembimbing FLP Pakistan<br />
2. Irfan Azizi (Mahasiswa magister International Islamic University of Islamabad, Pakistan), anggota FLP Pakistan</p>
<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/-M-T0cEdqmn0/Tve8aLI8SxI/AAAAAAAAADY/n-Xoz73RSG0/s1600/econom.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px;text-align: center;cursor: pointer;width: 300px;height: 215px" src="http://2.bp.blogspot.com/-M-T0cEdqmn0/Tve8aLI8SxI/AAAAAAAAADY/n-Xoz73RSG0/s400/econom.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Resensi<br />
Syauqi Dunya adalah salah seorang yang mempunyai perhatian terhadap perkembangan tata perekonomian syariah. Ia sering resah dengan kapitalisasi perekonomian. Geram terhadap seluruh fakta ketidakadilan di masyarakat, yang terus-menerus melahirkan komunitas-komunitas nestapa.</p>
<p>Ia bertekad menumbuhkan semangat kepada masyarakat untuk menjalankan perekonomian berlandaskan keadilan, perekonomian yang jauh dari sikap saling libas, perekonomian yang menjunjung tinggi solidaritas kemanusiaan.</p>
<p>Ia yakin suatu saat negeri ini akan mampu merasakan kemakmuran yang ditelurkan oleh usaha-usaha perekonomian yang berbasis keadilan dan kepedulian ini. Inilah sejumput rahmat Islam di sektor ekonomi. Sejumput rahmat ini harus bisa ditebarkan ke seluruh saentro negeri ini.</p>
<p>Ragam aneka persekongkolan pajak dan lonjakan harga-harga dengan penuh keangkuhannya itu telah membuat hatinya miris. “Ini tidak boleh dibiarkan”. Ujarnya sesaat.</p>
<p>“Kenapa pajak airport mahal?” gumamnya suatu ketika di pojok bangku pesawat yang ia tumpangi. Ah… itu hanya sekelumit urusan uang dalam hidup kita, yang ia gumamkan. Tapi yang sekelumit itu sudah menyatu dengan sekelumit lainnya. Yang sekelumit itu sudah menggunung. Maka kita memang harus segera berbuat. Kita harus membebaskan bangsa ini dari kapitalisme perekonomian. Karena sistem ini telah menjerat leher anak bangsa. Membuat rakyat miskin semakin miskin.</p>
<p>Ekonomi syariah mencitakan tersemainya kehidupan yang tentram, damai, dan akur. Itu cita seorang Syauqi Dunya. Itu juga seharusnya menjadi cita kita semua sebagai seorang muslim yang merindukan kesejahteraan merata ke seluruh pelosok negeri.</p>
<p>“Seandainya seluruh anak negeri ini, terutama mereka yang muslim, memilih bank syariah sebagai tempat untuk menyimpan uangnya, mungkin perjuangan mewujudkan tata perekonomian syariah tidak akan sulit.” Demikian ujarnya, mengidam-idamkan.</p>
<p>Syauqi Dunya yang kini seorang dosen di sebuah Universitas Islam akan menceritakan bagaimana perkembangan perbankan syariah kini. Ia juga akan berbagi tentang formula, guna kebangkitan perbankan syariah.</p>
<p>Baginya, perjalanan pasang surut bank syariah tidak bisa dilepaskan dengan keberadaan SDM yang melingkupinya. Maka ia juga bertutur tentang karakteristik seorang SDM perbankan syariah, yang dengan kerja-kerjanya, perbankan syariah akan terus melesat di pelataran perekonomian negeri ini.</p>
<p>Perjuangan menegakkan ekonomi syariah bukanlah perjuangan institusional semata yang sangat membutuhkan good will pemerintah, namun juga perjuangan sosial yang menyangkut kesejahteraan hidup rakyat banyak. Perjuangan yang juga membutuhkan sekian banyak sumbedaya insani dan dukungan dari berbagai pihak dalam bentuk apapun, demi mewujudkan keadilan, kesejahteraan, pemerataan dan kestabilan negara.</p>
<p>Econom adalah novel yang berlandaskan cerita nyata seorang pegiat ekonomi syariah. Novel ini hadir untuk memberikan pencerahan dan gambaran yang jelas tentang keunggulan ekonomi syariah. Novel ini juga ditujukan sebagai penyemangat gerak kemajuan ekonomi syariah, agar penduduk negeri ini yang mayoritas muslim mampu memahami dengan baik komponen solusi Islam di bidang perekonomian.</p>
<p>Pencerahan tentang berbagai hal yang selalu menjadi pertanyaan bagi masyarakat mengenai keunggulan ekonomi syariah dalam memajukan sektor riil sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi, keragu-raguan terhadap sistem perbankan syariah, kepedulian terhadap masyarakat dhuafa, hingga prospek masa depan ekonomi syariah di jelaskan lugas dan cukup detil melalui rangkaian narasi, dialog dan diskusi, sehingga membaca novel ini ibarat hadir dalam perkuliahan namun tidak terkesan membosankan bahkan menjadi sangat menarik untuk di simak karena dipaparkan dalam cerita-cerita yang berkesan dan menyentuh hati. Alur ceritanya yang disetting sedemikian rupa membuat pembaca jadi penasaran. Inilah salah satu kelebihan novel ini selain substansinya yang berlatar belakang ekonomi syariah.</p>
<p>Bagi saudara-saudara non-muslim, novel ini semoga mampu memberikan gambaran yang baik tentang keuniversalan ajaran Islam. Islam yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan tanpa memandang status dan agama seseorang. Islam yang menghendaki kesejahteraan tersebar merata ke setiap warga masyarakat tanpa membeda-bedakan SARA. Maka, jika memang sistem ekonomi syariah baik untuk kemajuan negeri ini, juga kesejahteraan masyarakatnya, mngapa kita tidak bersama mendukungnya sebagai sebuah solusi keterpurukan ekonomi.</p>
<p>SUMBER : BUKU ECONOM</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F12%2Feconom-novel-berhubungan-dengan-ekonomi-syariah%2F&amp;title=Econom%2C%20novel%20berhubungan%20dengan%20ekonomi%20Syariah" id="wpa2a_4"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/12/econom-novel-berhubungan-dengan-ekonomi-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RESENSI</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/10/resensi-17/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/10/resensi-17/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2011 00:08:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>YUDHISTIRA NURNUGROHO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=202062</guid>
		<description><![CDATA[YUDHISTIRA NURNUGROHO 21209801 3EB19 / BAHASA INDONESIA 2 TUGAS “ 1 ” 05 OKTOBER 2011 TEMA “ RESENSI “ RESENSI 1. Pengertian Resensi Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya, baik itu buku, novel, majalah, komik, film, kaset, CD, VCD, maupun DVD. Tujuan resensi adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>YUDHISTIRA NURNUGROHO</p>
<p>21209801</p>
<p>3EB19 / BAHASA INDONESIA 2</p>
<p>TUGAS “ 1 ” 05 OKTOBER 2011</p>
<p>TEMA “ RESENSI “</p>
<p align="center"><strong>RESENSI</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>1. </strong><a href="http://jajawilsa.blogspot.com/2009/05/pengertian-resensi.html"><strong>Pengertian Resensi</strong></a><strong> </strong></li>
</ol>
<p>Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya, baik itu buku, novel, majalah, komik, film, kaset, CD, VCD, maupun DVD. Tujuan resensi adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak. Yang akan kita bahas pada buku ini adalah resensi buku. Resensi buku adalah ulasan sebuah buku yang di dalamnya terdapat data-data buku, sinopsis buku, bahasan buku, atau kritikan terhadap buku.</p>
<p>Resensi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata kerja revidere atau recensere. Artinya melihat kembali, menimbang, atau menilai. Arti yang sama untuk istilah itu dalam bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review. Tiga istilah itu mengacu pada hal yang sama, yakni mengulas buku. Tindakan meresensi dapat berarti memberikan penilaian, mengungkap kembali isi buku, membahas, atau mengkritik buku. Dengan pengertian yang cukup luas itu, maksud ditulisnya resensi buku tentu menginformasikan isi buku kepada masyarakat luas.</p>
<ul>
<li>Umumnya, resensi dapat dibagi menjadi 3, yaitu:</li>
</ul>
<p>1. <em>Deskriptif </em>: menggambarkan dan menjelaskan mengenai karya seseorang secara menyeluruh, baik dari segi isi, penulisannya, maupun penciptanya (creator). Resensi deskriptif tidak sampai pada penilaian kritik (bagus/tidak) si penulis terhadap karya yang dia resensi. Dia hanya menjelaskan secara singkat tentang isi, proses, dan pencipta sebuah karya.</p>
<p>2. <em>Deskriptif-evaluatif </em>: resensi dengan karakter ini melakukan penilaian terhadap sebuah karya lebih dalam dari yang pertama. Dia tidak hanya menggambarkan, tapi menilai sebuah karya secara keseluruhan dengan kritis dan argumentatif. Sehingga ada kesimpulan pada akhir resensi, apakah karya yang diresensi baik kualitasnya atau tidak.</p>
<p>3. <em>Deskriptif-komparatif </em>: resensi ini lebih sulit lagi daripada macam resensi yang kedua. Resensi ini mencoba melakukan penilaian pada sebuah karya dengan cara membandingkan karya orang lain yang memiliki kesamaan atau keterkaitan secara isi dan materi. Disebut sulit, sebab selain membutuhkan analisa mendalam dan kritis, dibutuhkan pengetahuan dan wawasan luas.</p>
<ul>
<li>Terdapat tujuan dari pembuatan resensi</li>
</ul>
<ol>
<li>Sebagai alat promosi suatu karya kepada khalayak yang belum mengetahui karya tersebut.</li>
<li>Untuk mendapatkan informasi atau pemahaman yang komprehensif terhadap suatu karya.</li>
<li>Penulisan resensi merupakan latihan yang sangat baik untuk menulis. Dengan menulis resensi dapat belajar mengungkapkan gagasan dengan lebih baik.</li>
<li>Mengetahui perbandingan suatu karya yang dihasilkan penulis terhadap karya penulis lain yang sejenis.</li>
<li>Mengetahui kelemahan dan kelebihan buku yang diresensi.</li>
<li>Memberi pertimbangan kepada pembaca apakah suatu karya tulis tersebut cukup pantas dibca atau tidak.</li>
</ol>
<ul>
<li>Bahasa Resensi</li>
</ul>
<p>Bahasa resensi biasanya singkat, padat, dan jelas. Pemilihan karakter bahasa yang digunakan disesuaikan dengan karakter pembaca yang akan menjadi sasarannya. Pemilihan karakter bahasa berkaitan dengan masalah penyajian dari tulisan.</p>
<ul>
<li>Pola Tulisan Resensi</li>
</ul>
<p>Terdapat tiga pola dalam penulisan resensi buku, yaitu :</p>
<ol>
<li>Meringkas (sinopsis), yakni menyajikan semua persoalan buku secara padat dan jelas.</li>
<li>Menjabarkan (deskripsi), yakni mengungkapkan hal-hal menonjol dari sinopsis yang sudah dibuat.</li>
<li>Mengulas, yakni menyajikan uraian sebagai isi pernyataan atau materi buku yang sudah dipadatkan dan dijabarkan kemudian diinterpretasikan.</li>
</ol>
<ul>
<li>Dasar-Dasar Resensi</li>
</ul>
<ol>
<li>Peresensi memahami sepenuhnya tujuan pengarang buku itu.</li>
<li>Peresensi menyadari sepenuhnya tujuan meresensi karena sangat menentukan corak resensi yang akan dibuat.</li>
<li>Peresensi memahami latar belakang pembaca yang menjadi sasarannya: selera, tingkat pendidikan, dari kalangan macam apa asalnya, dan sebagainya.</li>
<li>Peresensi memahami karakteristik media cetak yang akan memuat resensi.</li>
</ol>
<ol>
<li><strong>2. </strong><strong>Unsur-unsur  / Komponen Resensi</strong></li>
</ol>
<p>Daniel Samad (1997: 7-8) menyebutkan unsur-unsur resensi adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Membuat judul resensi</li>
</ol>
<p>Judul resensi yang menarik dan benar-benar menjiwai seluruh tulisan atau inti tulisan, tidakharus ditetapkan terlebih dahulu. Judul dapat dibuat sesudah resensi selesai. Yang perlu diingat, judul resensi selaras dengan keseluruhan isi resensi.</p>
<ol>
<li>Menyusun data buku</li>
</ol>
<p>Data buku biasanya disusun sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Judul buku (Apakah buku itu termasuk buku hasil terjemahan. Kalau demikian, tuliskan judul aslinya),</li>
<li>Pengarang (Kalau ada, tulislah juga penerjemah, editor, atau penyunting seperti yang tertera pada buku),</li>
<li>Penerbit,</li>
<li>Tahun terbit beserta cetakannya (cetakan ke berapa),</li>
<li>Tebal buku,</li>
<li>Harga buku (jika diperlukan).</li>
</ol>
<ol>
<li>Membuat pembukaan</li>
</ol>
<p>Pembukaan dapat dimulai dengan hal-hal berikut ini:</p>
<ol>
<li>Memperkenalkan siapa pengarangnya, karyanya berbentuk apa saja, dan prestasi apa</li>
</ol>
<p>saja yang diperoleh,</p>
<ol>
<li>Membandingkan dengan buku sejenis yang sudah ditulis, baik oleh pengarang sendiri maupun oleh pengarang lain,</li>
<li>Memaparkan kekhasan atau sosok pengarang,</li>
<li>Memaparkan keunikan buku,</li>
<li>Merumuskan tema buku,</li>
<li>Mengungkapkan kritik terhadap kelemahan buku,</li>
<li>Mengungkapkan kesan terhadap buku,</li>
<li>Memperkenalkan penerbit,</li>
<li>Mengajukan pertanyaan,</li>
<li>Membuka dialog.</li>
</ol>
<ol>
<li>Tubuh atau isi pernyataan resensi buku</li>
</ol>
<p>Tubuh atau isi pernyataan resensi biasanya memuat hal-hal di bawah ini:</p>
<ol>
<li>Sinopsis atau isi buku secara bernas dan kronologis,</li>
<li>Ulasan singkat buku dengan kutipan secukupnya,</li>
<li>Keunggulan buku,</li>
<li>Kelemahan buku,</li>
<li>Rumusan kerangka buku,</li>
<li>Tinjauan bahasa (mudah atau berbelit-belit),</li>
<li>Adanya kesalahan cetak.</li>
</ol>
<ol>
<li>Penutup resensi buku</li>
</ol>
<p>Bagian penutup, biasnya berisi buku itu penting untuk siapa dan mengapa.</p>
<ol>
<li><strong>3. </strong><strong>Teknik Resensi</strong></li>
</ol>
<p>Bagi yang gemar membaca buku akan terbuka wawasannya, mereka akan mendapatkan informasi yang dipikirkan selama ini.begitu juga dengan Resensi buku juga akan menambah wawasan untuk membuka wawasan agar tidak terjebak dalam pola fikir yang sempit ketika menghadapi problem penting yang selama ini mengganjal fikiran. mereka perlu memiliki keterampilan khusus tentang meresensi buku. sebelum kita melangkah pada teknik meresensi buku, ada beberapa hal penting mengapa kita perlu meresensi buku. tujuannya antara lain:</p>
<ol>
<li>Membantu para pembaca (publik)      yang belum berkesempatan membaca buku yang dimaksud  (buku baru)      karena mereka sibuk dengan berbagai aktifitas sehari-hari, dengan adanya      resensi, mereka bisa mengetahui gambaran umum terhadap buku tertentu</li>
<li>Mengetahui kelebihan dan      kelemahan buku yang diresensi. dengan begitu, pembaca bisa belajar      bagaimana semestinya membuat karya yang bagus, dan melalui resensi buku      para peresensi bisa melakukan koreksi terhadap buku.</li>
<li>Mengetahui latar belakang buku      tersebut diterbitkan,sisi undercovernya.</li>
<li>Mengetahui perbandingan buku      yang telah dihasilkan oleh penulis lain yang sejenis.</li>
<li>Dengan meresensi bererti      peresensi bisa menjadi kreatifitas untuk proses penerbitan selanjutnya,      karena tak jarang peresensi memberikan kritik yang tajam baik dari segi      gaya dan isi tulisan dan substansi bukunya.</li>
</ol>
<ol>
<li><strong>A. </strong><strong>Tahap Persiapan</strong><strong> </strong></li>
</ol>
<ul>
<li>Memilih buku, tentu peresensi mempunyai minat tertentu pada sebuah buku. pada proses pemilihan buku ini akan lebih baik kalau kita lebih fokus pada buku-buku yang baru terbit dan dapat membandingkan isi dengan buku yang lama yang sejenis. karena tidak mungkin kita menguasai semua buku sekaligus.</li>
<li>Membuat natomi buku, yaitu mengenai gambaran umum tentang buku yang akan diresensi. seperti judul buku, penulis, penerbit dan harga serta tebal buku.</li>
</ul>
<ol>
<li><strong>B. </strong><strong>Tahap Pengerjaan</strong><strong> </strong>
<ol>
<li>Membaca detail dan mencatat hal-hal yang penting, ini yang membedakan membaca biasa dengan meresensi bukubagi seorang peresensi buku, mesti membaca buku secara tuntas agar mendapat informasi secara menyeluruh. dan memcatat pemikliran dan kitipan yang dirasa penting yang terdapat dalam buku.</li>
<li>Setelah membaca barulah memulai menulis resensi buku yang dimaksud. buku yang diresensi hendaknya menagndung beberapa hal berikut ini :</li>
<li><strong>C. </strong><strong>Tahap Publikasi</strong></li>
</ol>
</li>
</ol>
<ul>
<li>Informasi  awal buku</li>
<li>Tentukan judul yang      menarik&#8221;provikatif&#8221;</li>
<li>Membuat ulasan singkat buku, garis      besarnya</li>
<li>Memberi penilaian buku      (substansinya)</li>
<li>Menonjolkan isi atas buku      resensi yang lain</li>
<li>Mengulas manfaat buku tersebut      bagi pembaca</li>
<li>Editing kelengkapan karya, EYD.      dan sistematika jalan pikiran resensi yang telah dihasilkan</li>
</ul>
<p>Karya disesuaikan dengan ruang media yang akan kita kirimi resensi, menyertakan cover halaman buku, mengirim karya sesuai dengan jenis buku yang diresensi sebelumnya .</p>
<p><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>Sumber</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p><a href="http://anismukhsal-netpublishing.blogspot.com/2011/07/teknik-resensi-buku.html"><strong>http://anismukhsal-netpublishing.blogspot.com/2011/07/teknik-resensi-buku.html</strong></a><strong> </strong></p>
<p><a href="http://jajawilsa.blogspot.com/2009/05/pengertian-resensi.html"><strong>http://jajawilsa.blogspot.com/2009/05/pengertian-resensi.html</strong></a><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F10%2Fresensi-17%2F&amp;title=RESENSI" id="wpa2a_6"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/10/resensi-17/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RESENSI NOVEL INDONESIA  “ SANG PEMIMPI ”</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/10/resensi-novel-indonesia-%e2%80%9c-sang-pemimpi-%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/10/resensi-novel-indonesia-%e2%80%9c-sang-pemimpi-%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2011 00:06:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>YUDHISTIRA NURNUGROHO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=202060</guid>
		<description><![CDATA[YUDHISTIRA NURNUGROHO 21209801 3EB19 / BAHASA INDONESIA 2 TUGAS “  2 ” 05 OKTOBER 2011 TEMA “ RESENSI BUKU “ RESENSI NOVEL INDONESIA “ SANG PEMIMPI ” 1. Identitas Buku Judul                   : Sang Pemimpi Penulis                : Andrea Hirata Penerbit               : PT Bentang Pustaka Halaman              : x + 292 Halaman Cetakan               : ke-14, januari 2008 Jenis [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>YUDHISTIRA NURNUGROHO</p>
<p>21209801</p>
<p>3EB19 / BAHASA INDONESIA 2</p>
<p>TUGAS “  2 ” 05 OKTOBER 2011</p>
<p>TEMA “ RESENSI BUKU “</p>
<p><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>RESENSI NOVEL INDONESIA</strong></p>
<p align="center"><strong>“ SANG PEMIMPI ” </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center">
<p align="center"><img class="alignnone size-medium wp-image-202059" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/10/sang-pemimpi-gdhe121-223x300.jpg" alt="sang-pemimpi-gdhe12" width="223" height="300" /></p>
<p align="center">
<p align="center">
<ol>
<li><strong>1. </strong><strong>Identitas Buku </strong></li>
</ol>
<p>Judul                   : Sang Pemimpi</p>
<p>Penulis                : Andrea Hirata</p>
<p>Penerbit               : PT Bentang Pustaka</p>
<p>Halaman              : x + 292 Halaman</p>
<p>Cetakan               : ke-14, januari 2008</p>
<p>Jenis Cover         : Soft Cover<br />
Dimensi(L x P)   : 130x205mm<br />
Kategori              : Petualangan<br />
Harga                  : Rp 40.000<br />
Text                     : Bahasa Indonesia</p>
<p>ISBN                   : 979-3062-92-4</p>
<ol>
<li><strong>2. </strong><strong>Pratinjau </strong></li>
</ol>
<p>Luar biasa. Begitulah kesan yang tersirat setelah membaca buku kedua dari tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata ini. Alur cerita dan gaya bahasa yang disuguhkannya mampu dikemas begitu apik dari awal hingga akhir. Ditinjau dari segi intrinsiknya, novel ini bisa dibilang hampir tanpa cela. Sebab di setiap peristiwa, Andrea dengan cerdas menggambarkan karakteristik dan deskripsi yang begitu kuat pada tiap karakternya. Sehingga pembaca bisa dengan mudah menafsirkan arah jalan ceritanya. Bahasanya pun sangat memikat, dengan dibumbui ragam kekayaan bahasa dan imajinasi yang luas. Novel ini memiliki kekayaan bahasa sekaligus keteraturan berbahasa Indonesia. Dimulai dari istilah- istilah saintifik, humor metaforis, hingga dialek dan sastra melayu bertebaran di sepanjang halaman. Mulanya, cerita ini lebih bernuansa komikal dengan latar kenakalan remaja pada umumnya. Canda tawa khas siswa SMA sangat kental. Namun lebih dalam menjelajahi setiap makna kata demi kata, terasalah begitu kuat karakter yang muncul di tiap-tiap tokohnya. Terlebih saat Andrea membawa kita ke dalam kenyataan hidup yang harus dihadapi tokoh Ikal yang mimpinya seakan sudah mencapai titik kemustahilan, dan dengan sensasi filosofis Andrea kembali membangkitkan obor semangat meraih mimpi dan menekankan begitu besarnya kekuatan mimpi Ikal yang akhirnya dapat mengantarkannya ke Sorbonne, kota<br />
impiannya.</p>
<p>Selain menggambarkan betapa super powernya kekuatan mimpi, pada novel ini Andrea juga mencitrakan kebijaksanaan seorang ayah yang begitu besar. Pengorbanan dan ketulusan seorang ayah dalam mendukung mimpi anaknya di tengah keterbatasan hidup menjadikan semangat tak terbeli bagi Ikal dan Arai dalam menggapai impiannya. Disinilah cerita mulai berevolusi menjadi balada yang begitu mengharu biru. Kesabaran seorang ayah dan rasa sayang seorang anak yang luar biasa besarnya kepada sang ayah menyempurnakan novel ini menjadi bacaan yang begitu kolosal dan sarat akan pesan-pesan moril.</p>
<ol>
<li><strong>3. </strong><strong>Isi</strong></li>
</ol>
<p>3.1  Unsur Intrinsik</p>
<ul>
<li>Tema.</li>
</ul>
<p>Tema yang tersirat dalam novel Sang Pemimpi ini tak lain adalah “persahabatan dan perjuangan dalam mengarungi kehidupan serta kepercayaan terhadap kekuatan sebuah mimpi atau pengharapan”. Hal itu dapat dibuktikan dari penceritaan per kalimatnya dimana penulis berusaha menggambarkan begitu besarnya kekuatan mimpi sehingga dapat membawa seseorang menerjang kerasnya kehidupan dan batas kemustahilan.</p>
<ul>
<li>Latar</li>
</ul>
<p>Dalam novel ini disebutkan latarmya yaitu di Pulau Magai Balitong, los pasar dan dermaga pelabuhan, di gedung bioskop, di sekolah SMA Negeri Bukan Main, terminal Bogor, dan Pulau Kalimantan. Waktu yang digunakan pagi, siang, sore, dan malam. Latar nuansanya lebih berbau melayu dan gejolak remaja yang diselimuti impian-impian.</p>
<ul>
<li>Penokohan dan Perwatakan</li>
</ul>
<p>Ikal  : baik hati, optimistis, pantang menyerah, penyuka</p>
<p>Bang Rhoma Arai  : pintar, penuh inspirasi/ide baru, gigih, rajin,  pantang  menyerah  Jimbron : polos, gagap bicara, baik, sangat antusias pada kuda</p>
<p>Pak Balia : baik, bijaksana, pintar</p>
<p>Pak Mustar : galak, pemarah, berjiwa keras</p>
<p>Ibu Ikal : baik, penuh kasih sayang</p>
<p>Ayah Ikal : pendiam, sabar, penuh kasih sayang, bijaksana</p>
<p>Dan tokoh lain Mahader, A Kiun, Pak Cik Basman, Taikong Hanim, Capo, Bang Zaitun, Pendeta Geovanny, Mak cik dan Laksmi adalah tokoh pendukung dalam novel ini.</p>
<ul>
<li>Alur</li>
</ul>
<p>Dalam novel ini menggunakan alur gabungan (alur maju dan mundur). Alur maju ketika pengarang menceritakan dari mulai kecil sampai dewasa dan alur mundur ketika menceritakan peristiwa waktu kecil pada saat sekarang/dewasa.</p>
<ul>
<li>Gaya Penulisan</li>
</ul>
<p>Gaya penceritaan novel ini sangat sempurna. Yaitu kecerdasan kata-kata dan kelembutan bahasa puitis berpadu tanpa ada unsur repetitif yang membosankan. Setiap katanya mengandung kekayaan bahasa sekaligus makna apik dibalik tiap-tiap katanya. Selain itu, Novel ini ditulis dengan gaya realis bertabur metafora, penyampaian cerita yang cerdas dan menyentuh, penuh inspirasi dan imajinasi. Komikal dan banyak mengandung letupan intelegensi yang kuat sehingga pembaca tanpa disadari masuk dalam kisah dan karakter-karakter yang ada dalam novel Sang Pemimpi.</p>
<ul>
<li>Amanat</li>
</ul>
<p>Amanat yang disampaikan dalam Sang Pemimpi ini adalah jangan berhenti bermimpi. Hal itu sangat jelas pada tiap-tiap sub babnya. Yang pada prinsipnya manusia tidak akan pernah bisa untuk lepas dari sebuah mimpi dan keinginan besar dalam hidupnya. Hal itu secara jelas digambarkan penulis dalam novel ini dengan maksud memberikan titik terang kepada manusia yang mempunyai mimpi besar namun terganjal oleh segala keterbatasan.</p>
<ul>
<li>Sudut Pandang</li>
</ul>
<p>Sudut pandang novel ini yaitu “orang pertama” (akuan). Dimana penulis memposisikan dirinya sebagai tokoh Ikal dalam cerita.</p>
<p>3.2  Unsur Ekstrinsik</p>
<ul>
<li>Nilai Moral</li>
</ul>
<p>Nilai moral pada novel ini sangat kental. Sifat-sifat yang tergambar menunjukkan rasa humanis yang terang dalam diri seorang remaja tanggung dalam menyikapi kerasnya<br />
kehidupan. Di sini, tokoh utama digambarkan sebagai sosok remaja yang mempunyai perangai yang baik dan rasa setia kawan yang tinggi.</p>
<ul>
<li>Nilai Sosial</li>
</ul>
<p>Ditinjau dari nilai sosialnya, novel ini begitu kaya akan nilai sosial. Hal itu dibuktikan rasa setia kawan yang begitu tinggi antara tokoh Ikal, Arai, dan Jimbron. Masing-masing saling mendukung dan membantu antara satu dengan yang lain dalam mewujudkan impian-impian mereka sekalipun hampir mencapai batas kemustahilan. Dengan didasari rasa gotong royong yang tinggi sebagai orang Belitong, dalam keadaan kekurangan pun masih dapat saling membantu satu sama lain.</p>
<ul>
<li>Nilai Adat istiadat</li>
</ul>
<p>Nilai adat di sini juga begitu kental terasa. Adat kebiasaan pada sekolah tradisional yang masih mengharuskan siswanya mencium tangan kepada gurunya, ataupun mata pencaharian warga yang sangat keras dan kasar yaitu sebagai kuli tambang timah tergambar jelas di novel ini. Sehingga menambah khazanah budaya yang lebih Indonesia.</p>
<ul>
<li>Nilai Agama</li>
</ul>
<p>Nilai agama pada novel ini juga secara jelas tergambar. Terutama pada bagian-bagian dimana ketiga tokoh ini belajar dalam sebuah pondok pesantren. Banyak aturan-aturan islam</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F10%2Fresensi-novel-indonesia-%25e2%2580%259c-sang-pemimpi-%25e2%2580%259d%2F&amp;title=RESENSI%20NOVEL%20INDONESIA%20%20%E2%80%9C%20SANG%20PEMIMPI%20%E2%80%9D" id="wpa2a_8"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/10/resensi-novel-indonesia-%e2%80%9c-sang-pemimpi-%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dapatkan Deal Special Dari KrisKros.com</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/09/dapatkan-deal-special-dari-kriskros-com/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/09/dapatkan-deal-special-dari-kriskros-com/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2011 00:46:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RIYANTO WIBOWO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adat Istiadat]]></category>
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Disain & Arsitektur]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi&Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Elektronika & Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Perundangan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesiaku]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga & Parenting]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Media dan Telekomunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[News and Events]]></category>
		<category><![CDATA[Obat dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku & Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Reportase]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi Film]]></category>
		<category><![CDATA[Sastra]]></category>
		<category><![CDATA[Sketsa Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Software Review]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[deal special]]></category>
		<category><![CDATA[kupon kriskros]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=201951</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang muda, yang gaul, yang smart dan yang doyan makan-makan rame-rame, ada kupon deal special dari KrisKros.com nih. Mau tau bagaimana caranya men-dapatkan deal special dari Kriskros.com, makanya baca artikel ini sampai selesai. Deal Special dari KrisKros.com adalah penawaran kupon diskon dan deal special dari restaurant favoritmu, hotel berbintang, boutique, spa, lounge atau cafe [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi yang muda, yang gaul, yang smart dan yang doyan makan-makan rame-rame, ada <a href="http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&amp;id=335">kupon deal special dari KrisKros.com</a> nih. Mau tau bagaimana caranya men-<a href="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/09/dapatkan-deal-special-dari-kriskros-com">dapatkan deal special dari Kriskros.com</a>, makanya baca artikel ini sampai selesai.</p>
<p><a href="http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&amp;id=335">Deal Special dari KrisKros.com</a> adalah penawaran kupon diskon dan deal special dari restaurant favoritmu, hotel berbintang, boutique, spa, lounge atau cafe langgananmu, bahkan tempat rerekresi yang menarik dan seru KrisKros memberikan deal serunya.</p>
<p>Kalau sudah kenal dan berkunjung di KrisKros.com, meskipun tanggungbulan atau uang jajan terpangkas, dengan <a href="http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&amp;id=335">deal special dari KrisKros.com</a>, makan enak, perawatan spa, travelling tetap jalan terus….soalnya dengan KrisKros.com tidak mengenal istilah KANKER alias Kantong Kering. Yuk <a href="http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&amp;id=335">smart shopping dengan deal special dari kriskros.com</a></p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F09%2Fdapatkan-deal-special-dari-kriskros-com%2F&amp;title=Dapatkan%20Deal%20Special%20Dari%20KrisKros.com" id="wpa2a_10"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/09/dapatkan-deal-special-dari-kriskros-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resensi Novel</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/resensi-novel-31/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/resensi-novel-31/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 05:22:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>YULI KOMALASARI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=198922</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F05%2Fresensi-novel-31%2F&amp;title=Resensi%20Novel" id="wpa2a_12"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/resensi-novel-31/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tulisan Bahasa Indonesia 2 &#8220;Resensi&#8221;</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/tulisan-bahasa-indonesia-2-resensi/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/tulisan-bahasa-indonesia-2-resensi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 May 2011 08:41:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IMELDA MAGDALENA</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=197391</guid>
		<description><![CDATA[Nama : Imelda Magdalena NPM : 10208630 Kelas : 3EA10 Resensi adalah kombinasi antara uraian, ringkasan, dan kritik terhadap sebuah buku. Resensi berfungsi bagi pembaca untuk memutuskan apakah ia akan membacanya atau tidak. Pembaca mengharapkan selain ringkasan juga penilaian terhadap mutu dan faedah buku tersebut. Persyaratan penulisan resensi buku yaitu 1. Terdapat informasi berupa data [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Nama : Imelda Magdalena<br />
NPM : 10208630<br />
Kelas : 3EA10</p>
<p>Resensi adalah kombinasi antara uraian, ringkasan, dan kritik terhadap sebuah buku. Resensi berfungsi bagi pembaca untuk memutuskan apakah ia akan membacanya atau tidak. Pembaca mengharapkan selain ringkasan juga penilaian terhadap mutu dan faedah buku tersebut.<br />
Persyaratan penulisan resensi buku yaitu</p>
<p>   1. Terdapat informasi berupa data buku (nama pengarang, penerbit, tahun terbit dan tebal buku)<br />
   2. Ulasan singkat tentang isi buku<br />
   3. Kelebihan dan Kelemahan buku<br />
   4. Manfaat buku</p>
<p>Contoh Resensi:<br />
Judul : Tanah Air Bahasa: Seratus Jejak Pers Indonesia<br />
Penulis: Taufik Rahman, dkk<br />
Penerbit: I:BOEKOE<br />
Cetakan: I, Desember 2007<br />
Tebal: xiv + 460 halaman</p>
<p>Tirto Ardhi Soerjo memulai karyanya sebagai jurnalis saat berusia 22 tahyn lewat surat kabar Pembrita Betawi. Setahun kemudian Tirto menerbitkan surat kabar Soenda Berita, selanjutnya Medan Prijaji pada 1907. Kehadiran Medan Prijaji membuat khalayak mempunyai sarana berkeluh kesah lewat media surat kabar. Meskipun mendapatkan tekanan pemerintah kolonial, Tirto melaju dengan menerbitkan pula Soeloeh Keadilan dan Poetri Hindia. Tak berlebihan apabila Tirto disebut sebagai &#8216;pengguncang Bumiputera dari Bangun Tidurnya&#8217; oleh murid Marco Kartodikromo.</p>
<p> Aktivitas jurnalis Siti Roehana Koedoes juga menarik untuk disimak. Perempuan ini hampir terlupakan. Padahal, dia berperan menghadirkan surat kabar khusus perempuan pada 1912 lewat Soenting Melajoe. Kiprahnya dilatari keinginan mencerahkan perempuan Indonesia lewat kegiatan membaca surat kabar. Wanita kelahiran Kota Gadang ini menggoyahkan peraturan adat yang mapan kala itu melalui tulisan-tulisan yang menekankan pentingnya pendidikan bagi perempuan. Meski bukan surat kabar khusus perempuan pertama, Soenting Melajoe hadir atas inisiatif perempuan yang memaknai aktivitas membaca surat kabar layaknya meminum air laut.</p>
<p>Kisah ini terangkum dalam publikasi yang diterbitkan dalam rangka memperingati Hari Pers Indonesia dan ulang tahun Persatuan Wartawan Indonesia yang bertepatan dengan hari penguburan Tirto Adhi Soerjo. Diantara 100 tokoh yang dipilih terdapat nama Dja Enadar Moeda, Douwes Dekker, sutan Takdir Alisjahbana, S.K. Trimurti, Rosihan Anwar, Petrus Kanisius Ojong, Goenawan Muhammad, Dahlan Iskan, Seno Gumira Ajidarma, Maria Hartiningsih, Fuad Muhammad Syafrudin (Udin), hingga Bondan Winarno.</p>
<p>Buku ini menarik untuk dibaca karena adanya pengetahuan berharga tentang tokoh pers Indonesia. Publikasi ini tidak bertujuan membuat pemeringkatan tokoh, tetapi berupaya menunjukkan perjuangan mereka mengawal bahasa Indonesia sesuai gaya dan karakteristik penulisan masing-masing.</p>
<p>Sumber: Buku Cerdik Bahasa Indonesia. Olo Tahe Sinaga, dkk. Mitra Wacana Media </p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F05%2Ftulisan-bahasa-indonesia-2-resensi%2F&amp;title=Tulisan%20Bahasa%20Indonesia%202%20%E2%80%9CResensi%E2%80%9D" id="wpa2a_14"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/tulisan-bahasa-indonesia-2-resensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resensi Buku &#8220;Menikmati Hidup Cara Rasulullah SAW&#8221;</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/resensi-buku-menikmati-hidup-cara-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/resensi-buku-menikmati-hidup-cara-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Apr 2011 00:30:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RESTIYANTI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[menikmati hidup cara rasulullah saw]]></category>
		<category><![CDATA[siap kecewa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=195383</guid>
		<description><![CDATA[Judul buku: Menikmati Hidup Cara Rasulullah SAW Pengarang: H. Muhammad Abbas Basalamah Penerbit: Pustaka Ibnu Abbas, Depok Cetakan: I, Januari 2010 Tebal: iv +278 ISBN: 9789-7555-2369 Buku yang berjudul Menikmati Hidup Cara Rasulullah SAW ini ditulis oleh Bapak Haji Abbas Basalamah. Buku ini berisi berbagai macam kisah teladan Rasulullah Muhammad SAW yang memang sepatutya kita [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Judul buku: Menikmati Hidup Cara Rasulullah SAW</p>
<p>Pengarang: H. Muhammad Abbas Basalamah</p>
<p>Penerbit: Pustaka Ibnu Abbas, Depok</p>
<p>Cetakan: I, Januari 2010</p>
<p>Tebal: iv +278 ISBN: 9789-7555-2369</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-195384" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/04/cover.jpg" alt="cover" width="216" height="299" /></p>
<p>Buku yang berjudul Menikmati Hidup Cara Rasulullah SAW ini ditulis oleh Bapak Haji Abbas Basalamah. Buku ini berisi berbagai macam kisah teladan Rasulullah Muhammad SAW yang memang sepatutya kita teladani sebagai seorang muslim, umat Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Buku yang terdapat 20 judul ini sangat bermanfaat bagi kita umat Rasulullah SAW karena berisi kisah-kisah yang sebenarnya bisa menjadi solusi bagi berbagai persoalan yang sering kita hadapi sebagai warga masyarakat yang hidup berdampingan dengan masyarakat lainnya atau pun dalam kehidupan keluarga.</p>
<p>“Siap Kecewa” merupakan salah satu judul dari mengatasi rasa kecewa, bukan bagaimana menghindar dari kekecewaan. Sebab kekecewaan sering membuat orang frustasi, dan tidak jarang berlanjut kepada tindakan-tindakan tidak terpuji.</p>
<p>Rasulullah SAW berpesan agar bersikap wajar dalam mencinta maupun membenci karena kehidupan di dunia ini tidak ada yang betul-betul ‘sejati’, misalnya kehidupan sejati, kebahagiaan sejati, penderitaan sejati, cinta sejati, dan sahabat sejati. Yang ada hanya kehidupan semu, ‘cinta-cintaan’ (bukan cinta sejati), ‘sahabat-sahabatan’ (bukan sahabat sejati). Yang hari ini berkawan esok bermusuhan, yang hari ini bermusuhan, esok berkawan.</p>
<p>Kita meski menyadari bahwa dalam kehidupan ini seluruhnya pergumulan, silih bergantinya antara tangis dan tawa, sedih dan gembira, yang menyenangkan dan yang tidak menyenangkan. Tersimpulkan bahwa semuanya dalam konteks ujian hidup bagi manusia sebagaimana ditegaskan Allah SWT dalam surat al-Anbiya ayat 35.</p>
<p>Setelah membaca bab ini kita akan berpikir dan menyadari bahwa kita tengah diamanati titipan dan kelak akan dimintai pertanggungjawaban bagaimana mengelola amanat tersebut. Selain itu kita juga harus menyadari bahwa segala sesuatu bisa berubah, saat baik atau nyaman atau kaya bisa menjadi tidak baik atau tidak nyaman dan miskin. Begitu pila sebaliknya.</p>
<p>Keseluruhan cerita diuraikan begitu mendetail. Kisah simbolis yang menajubkan diuraikan dengan begitu gamblang. Hal ini tentunya membuat pembaca semakin memahami isi cerita dan pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang. Firman-firman Allah SWT serta sabda Rasulullah SAW membuat pembaca semakin yakin akan isi yang disampaikan. Dalam bab ini hanya satu kisah yang diceritakan sehingga membuat pembaca merasa kurang akan kisah-kisah yang lain.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F04%2Fresensi-buku-menikmati-hidup-cara-rasulullah-saw%2F&amp;title=Resensi%20Buku%20%E2%80%9CMenikmati%20Hidup%20Cara%20Rasulullah%20SAW%E2%80%9D" id="wpa2a_16"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/resensi-buku-menikmati-hidup-cara-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Book Reviews (Novels)</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/book-reviews-novels/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/book-reviews-novels/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 10:40:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ADE ARYA DWIGUNA</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=192180</guid>
		<description><![CDATA[Layla Majnun : (Endless Story Love  The God and The Lover.) MASTER PIECE BY  :  N I Z A M I COVER ARTIST AND DESIGN     : (Is done  genuiness of original wrapper    : Majnun.) LANGUAGE                    : INDONESIAN ORIENTATION BY                          : WAHYU A. PRATAMA TRANSLATOR BY                               : DEDE ADITYA KASWAR EDITOR BY                         : [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img class="size-full wp-image-192181 aligncenter" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/04/cov-laila-majnun.jpg" alt="Laila &amp; Majnun" width="185" height="258" /></p>
<p align="center"><em>Layla Majnun : (</em>Endless Story Love  The God and The Lover.<em>)</em></p>
<p><em> </em></p>
<p align="center"><strong>MASTER PIECE BY  :  N I Z A M I</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>COVER ARTIST AND DESIGN     : </strong>(Is done  genuiness of original wrapper    : Majnun.)</p>
<p align="center">
<p align="center"><strong>LANGUAGE                    : INDONESIAN</strong></p>
<p align="center"><strong>ORIENTATION BY                          : WAHYU A. PRATAMA</strong></p>
<p align="center"><strong>TRANSLATOR BY                               : DEDE ADITYA KASWAR</strong></p>
<p align="center"><strong>EDITOR  BY                         : NAZLA LUTFIAH</strong></p>
<p align="center"><strong>EXAMINER OF LETTER BY          : LANGGERSARI ELSARI </strong></p>
<p align="center"><strong>PUBLISHER BY                                : OASE  Mata Air Makna</strong></p>
<p style="text-align: center"><strong>PLACE OF PUBLISHED                        : BANDUNG</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>Translation novel of Layla Majnun</strong><strong>.</strong></p>
<p style="text-align: justify">
<p><strong>SUMMARY</strong></p>
<p style="text-align: justify">This story came from Persian country about one hundreds years ago, where in Persian and like Arab country else there still hold strong tradition culture of Persian and Arab country there and Islam. By then, empires of Persian still glorious, that empire is conceived of frequent by <em>tribes</em>. Among one <em>tribe</em> with other <em>tribe </em>of them live in peacefulness there&#8217;s no war except there is opposition which must be finished with bloodbath.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">One day in a <em>tribe</em> in that country, there are a king or the same name with SAYID, owning many estaes, owning big power, noted for his philanthropy, was respected and a king which always entertain good all voyagers which was halting-place, at the time his heart feel do not feel euphoria, although every thing able to trigger the coming of that bliss and easiness have been owned by him. One matter which do not make the Sayid is happy because by one matter. One matter very expected by every husband commonly, although this Sayid is a very heroic king in battlefield but just remain to the Sayid is a Husband. Desire of the Sayid is able to make happy and equip the life of remaining one, that is a child.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">The Sayid do all kinds of ritual to ask The God of a child. Start from praying, pray, fasting and  have alms. Come up with a his prayer dot, the Sayid finally get a son. After his son has been five years old, The Sayid gave his son by name Qais. Moment of Qais step on ten years, the Sayid send him to</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">a nicest school in all Arab areas in place country of the Sayid stay. Qais grow excellently, do not from appearance facet. Behavior and elegance of even also very good extraordinary, but he even also grow glorious in Iesson problem at his school. One day at school where Qais studying, his school arrival by a new pupil, a woman who the beauty of really fascinating, there&#8217;s no woman capable to contest her beauty. Swiftly all men children in the school infatuate to the girl, including Qais. Directly Qais infatuate to the girl, so called by Laila. Qais immerse on the his love to Laila, before himself know what meaning love itself.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">By degrees, in one&#8217;s teens, both each other showing love among both, but news concerning Laila and of Qais which each other falling in love spread over quickly from mouth to mouth to all tribes of both. As according to Persian and Arab tradition and also Islam, &#8216; making special relationship&#8217; will only generate libel. For that tribes of family of Laila set mind on to prohibit Laila meet Qais. The Decision make Qais very suffer so also with Laila. They finally live in endless love which do not earn they pour one another. Qais become madness, about his love to Laila, and Laila every day always weep because cannot meet with the lover, Qais. Qais progressively do not got better, and become madness, he stay outs to pour the love to Laila with own way, stood apart in the middle of ferocious sand desert. People who see craziness of Qais about his great love to the lover, people nicknaming him as &#8216;Majnun&#8217; as the madness.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Knowing her lover becoming madness, Laila growing sorrowfully, she cannot do many besides praying for her lover that. Qais progressively growing mad when hearing news, Laila married with a prince from a very famous tribe. Laila marrying by the father with the very famous prince, who name is Ibnu Salam. But Laila do not little love him, to be obedient to his father, Laila even also want to marry with Ibnu Salam. Laila remain to take care of the faithfulness of love just for Majnun, although he have been married. Laila do not little touch by his own husband because the faithfulness of love only to Majnun.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Situation of this real love couple progressively deteriorate, they remain to be dissociated, cannot be associated. Till at one day finally they earn also associated, but it is not in nuptials but in death. Lalia die by effect of sorrowful, and Majnun die departure of Laila. Majnun die above mausoleum of Laila. So like that, finally they earn to be firmed up with his love.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">So that describing  which in fact regarding real love like real love among God with the lover. Got Iesson of this story really excrutiatingly to the number of. But which very send out for in this stories is, a real love is love able to make night become noon and got better to become madness. Very endless love is God love to the lover. This is endless love among couple of Laila and Majnun, which the was eternity of defeating all temptations <strong>(arreya).</strong></p>
<p><strong>INSTRINSICT OF ELEMENT THE STORY</strong></p>
<p><strong>1. </strong><strong>PLOT </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>The plot used by writer in this story of Laila Majnun is path go forward (progress). Why writer use path go forward in the story. Because the writer wish gave how a story concerning love among a men and a  woman which endless ( Laila and of Majnun) in walking endless love until mortally dissociating , which is the same as like love among The God and The Lover. Here writer narrate considerably amaze, with possible Ianguage of 11th century from Persian country, but the meaning of this story can penetrate room constrain and time.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>BACKGROUND</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>There are so many backgrounds showing on this story. As for some backgrounds which of vital importance happened which in it happened many conflicts for example as following :</p>
<p>1.       In the Sayid’s tribe ( In  Bani Amir ). Tribe of Qais ‘Majnun’</p>
<p>2.       At Laila and Majnun School.</p>
<p>3.       In the garden of Tribe of Laila.</p>
<p>4.       In the whole of markets in among of both tribe.</p>
<p>5.       In a desert of unknown or strange areas where Majnun spend his time to pour his love to Laila on a large scale.</p>
<p>6.       On the Caves where Majnun visiting for pouring his love to the lover.</p>
<p>7.       In The Band of Ibnu Salam’s Tribe inside tent where Laila have come to be Ibnu Salam wife.</p>
<p>8.       In mausoleum of Laila.</p>
<p>9.       In grief of their love ( Laila and of Majnun), which dissociated by cruel destiny ( extrinsic background ).</p>
<p>10.   When love appear among of them ( Laila and Majnun ) ( extrinsic background ).</p>
<p>11.   When their love is obliged to apart ( extrinsic background ).</p>
<p>12.   In Shirvanshah ( Place where Bani Amir or Qais Tribe was lived ).</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>3. </strong><strong>CHARACTER</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Many figure or characters which on the story in this novel. But the analyst only taking some figures, specially figure which is the analyst assume very give contribution in the way story, for example are :</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Main Character </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>1.1.  Qais  ‘Majnun’, Son of The Sayid of Shirvanshah.</p>
<p>1.2.  Laila, Daughter of Her Father, tribe of Laila ( In this story, the Father of Laila, didn’t mention )</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Subordinate Character</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.1.                 The <strong>Sayid</strong>, Qais’s Father. Who is the leader of Bani Amir Tribe, place of Qais lived.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.2.                  Qais’s Mother. <strong>Sayid’s </strong>wife. A mother who love his son very much, Qais.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.3.                 Ibnu Salam. Husband of Laila. But until now, Laila never love him. Her love only for Majnun.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.4.                 Amir, The uncle of Majnun. A brother’s <strong>Sayid, </strong>who ever asks Majnun to go home from the insane dessert, where Majnun spend out his love mostly.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.5.                 Naufal, war lord and a leader a very famous tribe, very strong and heroic, and heroic and also have many armies. A friend of Majnun which will assist Majnun to get the lover, Laila. <strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.6.                 The Father of Laila. A Father who very coherent to his daughter, laila. A Leader of his Tribe, Laila’s Tribe.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.7.                  The Mother of Laila. A Mother who very love her child very much and full of affection.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.8.                  A Man 1, a man who want accompanying Majnun, where Majnun was in crazy dessert.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.9.                  A Man 2, a man who visiting Majnun, give the message when Laila have been married with Ibnu Salam.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.10.               An old Man, who take a part in Laila and Majnun love as message deliverer. From Laila to Majnun and Majnun to Laila.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>3. </strong><strong>CHARECTERIZATION</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>1. </strong><strong>Main Character</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>1.1.  Qais  ‘Majnun’, The a love man, crazy man,  which is very love his lover. Dare to sacrifice any which in the world of to the only one lover which he loves. The expert write poetry, clever and bright of speaking. Perfect man who ever created.</p>
<p>1.2. Laila, The lover of Majnun, very persistent woman maintain the love for the only    one who she love, Majnun. very strong woman in face of temptation which knock over herself in the middle of problems which is facing by herself and her lover, Majnun.</p>
<p><strong>2. </strong><strong> Subordinate Character </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.1.        The <strong>Sayid</strong>, Qais’s Father. A wise father and  very authoritative . A father which also love his son very much, Majnun. Strong character.</p>
<p>2.2.        Qais’s Mother. <strong>Sayid’s </strong>wife. Strong character. A mother who love her son very much, Majnun.</p>
<p>2.3.        Ibnu Salam. A leader a tribe, authoritativeness and very patient.</p>
<p>2.4.        Amir, The uncle of Majnun. Strong Character. A coherent gentle but, coherent  and wise. An uncle which is love his nephew very much, Majnun.</p>
<p>2.5.        Naufal, war lord and a leader a very famous tribe. a very coherent leader and man of one&#8217;s word. Strong character, powerful and gentlemen.</p>
<p>2.6.        The Father of Laila. Strong character. A man who which do not want to hurried in taking decision. Wise and hold firmly to founding of him.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.7.        The Mother of Laila. Strong character. A mother who very humane, especially to love his daughter, Laila. And full of affection.</p>
<p>2.8.        A Man 1, a man who want accompanying Majnun. A man of forcing, and hurried in taking decision and also do not think length.</p>
<p>2.9.        A Man 2, a man who visiting Majnun. Man who has the character very harsh. Hurried. And play judge alone. In other side, this man is good.</p>
<p>2.10.     An old Man, who take a part in Laila and Majnun love as message deliverer. Hyper sensitive man and attention to condition which is being experience of by someone or more. Especially in love among Laila and Majnun.</p>
<p><strong>5. </strong><strong>POINT OF VIEW</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>From story in novel of Laila and Majnun this, writer very submit what is such with meaning love that in fact. This story concerning love relation among a woman and a men which each other falling in love. Then what meaning of meaning of their love ? ad for meant by writer regarding what the meaning of in fact love that. Laila and  Majnun is one real picture concerning meaning love in fact. Love meaning which in fact is like love among God and the lover. That love which in fact. Where love each other devoted by each other, not lying and obliged to high, and also hold responsible. Majnun Success get out of the nature of transient mundane to love Laila, detached himself to a foreign place just for loving is which loved very much by him.</p>
<p><strong>Marginally, this story send to every the reader of that love have the power of to change situation and someone. From getting better become madness, and from night become noon</strong><strong>.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p align="center">
<p><strong>6. </strong><strong>THE USE PATTERNS, SYMBOL, AND RECURTING IMAGE</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>This story, writer use the image of fact which in fact regarding experience each human being specially in loving the lover. In existing reality, either from epoch of Nizami at that time until now there&#8217;s no different, but the meaning of love which is era now very differ. Love in era in this time, according to analyst very differ from what which is on story of Laila and Majnun. In this time love only made as requirement, and when it doesn&#8217;t need again someone can throw away it off ahead ( arreya). But far very differ in story of Laila Majnun masterpiece of Nizami, if that love supposing as our love to the infinite, the creator. God. It is not for just requirement. But seriousness and commitment for love.</p>
<p>Language style used by Nizami was very touch and &#8216; horrifying&#8217;. Nizami using many Persian Ianguage styles of  years 1100s . But with language style now Nizami use all existing Ianguage styles like Ianguage style of metonymy, personification, metaphor and others. Very perfect language style of Nizami.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: right"><strong>Ade Arya Dwiguna</strong></p>
<p style="text-align: right"><strong>2SA 01</strong></p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F04%2Fbook-reviews-novels%2F&amp;title=Book%20Reviews%20%28Novels%29" id="wpa2a_18"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/book-reviews-novels/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>China Wholesale Secrets Program</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/02/china-wholesale-secrets-program/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/02/china-wholesale-secrets-program/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Feb 2011 16:49:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ARIES  ANDRIYANTO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=186646</guid>
		<description><![CDATA[Rahasia Program Grosir China Impor di seluruh dunia / pasar ekspor adalah multi-triliun dolar rezeki nomplok uang tunai! Seratus tahun yang lalu itu hampir tidak mungkin bagi pengusaha kecil masuk ke pasar ini karena satu diperlukan modal yang signifikan, kontak dan banyak keahlian dalam hukum internasional dan kontrak. Semua itu telah berubah. Hari pengusaha dapat [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><strong><span style="font-size: x-small"><img class="aligncenter" src="http://img.myph.us/ApH.jpg" border="0" alt="[Image: ApH.jpg]" width="260" height="273" /></span></strong></p>
<p><span lang="id"><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Rahasia</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Program Grosir China</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Impor</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">di seluruh dunia</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">/</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">pasar ekspor</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">adalah</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">multi</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">-</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">triliun</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dolar</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">rezeki nomplok</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">uang tunai</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">!</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Seratus</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">tahun</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">yang lalu</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">itu</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">hampir tidak mungkin bagi</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">pengusaha</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">kecil</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">masuk ke</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">pasar</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">ini</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">karena</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">satu</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">diperlukan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">modal yang signifikan</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">,</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">kontak</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">banyak</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">keahlian dalam</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">hukum</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">internasional</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">kontrak</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">.</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Semua</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">itu</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">telah</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">berubah</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">.</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Hari</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">pengusaha</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dapat</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">memulai</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">impor</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">/</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">ekspor bisnis</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dari</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">kenyamanan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">rumah mereka sendiri</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dengan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">hanya</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dengan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">sebuah komputer</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">,</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">saluran</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">telepon</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">,</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">akses Internet</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">rekening</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">bank</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">.</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Selain</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">itu</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">,</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">ada</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">ratusan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">website</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">sumber daya yang</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">tersedia</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">bagi pengusaha</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">hari ini</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">yang</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">tidak</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">ada</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">sepuluh tahun</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">atau</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">bahkan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">lima</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">tahun yang</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">lalu</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">.</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Sebagai contoh</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">,</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">website</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Alibaba.com</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">adalah</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">impor</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">terbesar</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">paling</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">sukses</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">/</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">ekspor</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">situs</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">pengusaha</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">di dunia</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">.</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Alibaba.com</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">menawarkan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">lebih</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dari</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">18 juta</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">anggota</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">di</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">200</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">negara</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">!</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Dan itu</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">hanya</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">puncak</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">gunung es</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">!</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Meskipun</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Alibaba.com</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">memfasilitasi</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">lebih</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dari $</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">5 milyar pada</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">impor</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">/</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">ekspor</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">transaksi</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">setiap tahun</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">-</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">yang</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">masih</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">daun</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">triliunan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dolar</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dalam</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">bisnis</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">di atas meja</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">.</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">Impor</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">internasional</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">/</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">ekspor</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">bisnis</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">adalah</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">perbatasan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">baru</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dari</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">abad ke</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">-21</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">untuk</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">kedua</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">calon</span><br />
<span title="Klik untuk terjemahan alternatif">dan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">pengusaha</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">mendirikan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">&#8230;</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">ini adalah</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">di mana</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">kesempatan</span> <span title="Klik untuk terjemahan alternatif">menanti</span><span title="Klik untuk terjemahan alternatif">.</span></span></p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F02%2Fchina-wholesale-secrets-program%2F&amp;title=China%20Wholesale%20Secrets%20Program" id="wpa2a_20"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/02/china-wholesale-secrets-program/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
