<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Warta Warga &#187; Wawancara</title>
	<atom:link href="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/category/wawancara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id</link>
	<description>Student Journalism</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 15:48:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dapatkan Deal Special Dari KrisKros.com</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/09/dapatkan-deal-special-dari-kriskros-com/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/09/dapatkan-deal-special-dari-kriskros-com/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2011 00:46:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RIYANTO WIBOWO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adat Istiadat]]></category>
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Disain & Arsitektur]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi&Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Elektronika & Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Perundangan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesiaku]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga & Parenting]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Media dan Telekomunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[News and Events]]></category>
		<category><![CDATA[Obat dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku & Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Reportase]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi Film]]></category>
		<category><![CDATA[Sastra]]></category>
		<category><![CDATA[Sketsa Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Software Review]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[deal special]]></category>
		<category><![CDATA[kupon kriskros]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=201951</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang muda, yang gaul, yang smart dan yang doyan makan-makan rame-rame, ada kupon deal special dari KrisKros.com nih. Mau tau bagaimana caranya men-dapatkan deal special dari Kriskros.com, makanya baca artikel ini sampai selesai.
Deal Special dari KrisKros.com adalah penawaran kupon diskon dan deal special dari restaurant favoritmu, hotel berbintang, boutique, spa, lounge atau cafe langgananmu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi yang muda, yang gaul, yang smart dan yang doyan makan-makan rame-rame, ada <a href="http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&amp;id=335">kupon deal special dari KrisKros.com</a> nih. Mau tau bagaimana caranya men-<a href="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/09/dapatkan-deal-special-dari-kriskros-com">dapatkan deal special dari Kriskros.com</a>, makanya baca artikel ini sampai selesai.</p>
<p><a href="http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&amp;id=335">Deal Special dari KrisKros.com</a> adalah penawaran kupon diskon dan deal special dari restaurant favoritmu, hotel berbintang, boutique, spa, lounge atau cafe langgananmu, bahkan tempat rerekresi yang menarik dan seru KrisKros memberikan deal serunya.</p>
<p>Kalau sudah kenal dan berkunjung di KrisKros.com, meskipun tanggungbulan atau uang jajan terpangkas, dengan <a href="http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&amp;id=335">deal special dari KrisKros.com</a>, makan enak, perawatan spa, travelling tetap jalan terus….soalnya dengan KrisKros.com tidak mengenal istilah KANKER alias Kantong Kering. Yuk <a href="http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&amp;id=335">smart shopping dengan deal special dari kriskros.com</a></p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=201951&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F09%2Fdapatkan-deal-special-dari-kriskros-com%2F&amp;linkname=Dapatkan%20Deal%20Special%20Dari%20KrisKros.com"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/09/dapatkan-deal-special-dari-kriskros-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memilih Kaca Film dan Perawatannya</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/memilih-kaca-film-dan-perawatannya/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/memilih-kaca-film-dan-perawatannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2011 08:29:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DEDI MURDANI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Elektronika & Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesiaku]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[News and Events]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku & Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Reportase]]></category>
		<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=196643</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com – Dengan banyaknya merek kaca film dipasarkan di Indonesia, menuntut  konsumen harus menentukan pilihan. Tidak bisa dipungkiri, faktor harga  sangat menentukan. Begitu juga dengan performa atau kinerja lapisan kaca  tersebut.
Kendati  demikian, menurut Christopher Sebastian,  Distributor Masterpiece  Indonesia,  faktor utama yang harus dipertimbangkan memilih kaca film  adalah keamanan dan bukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="line-height: normal"><strong><span>JAKARTA, KOMPAS.com</span></strong><span> – Dengan banyaknya merek kaca film dipasarkan di Indonesia, menuntut  konsumen harus menentukan pilihan. Tidak bisa dipungkiri, faktor harga  sangat menentukan. Begitu juga dengan performa atau kinerja lapisan kaca  tersebut.</span></p>
<p style="line-height: normal"><span>Kendati  demikian, menurut Christopher Sebastian,  Distributor Masterpiece  Indonesia,  faktor utama yang harus dipertimbangkan memilih kaca film  adalah keamanan dan bukan hanya penampilan. Pasalnya,  dari segi  penampilan banyak kaca film yang menarik, namun keamanannya kurang.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt;line-height: normal"><span>Kedua  adalah  tingkat kegelapan untuk kaca depan. “Jangan sampai berlebihan.  Pemerintah hanya membolehkan, maksimal 40 persen. Kalau terlalu gelap  plus  kualitas kaca kurang baik, justru akan membahaya pengemudi  di malam dan saat hujan. Pandangan bisa tergganggu,” urai Chris.</span></p>
<p style="line-height: normal"><strong><span>Umur Pakai</span></strong><strong><span><br />
</span></strong><span>Dijelaskan  pula, usia kaca film maksimal 5-7 tahun dan sangat  tergantung pada  kualitas produk. Jika sudah melewati  masa tersebut, kemampuannya membendung panas matahari, sinar ultraviolet  dan infra merah dipastikan sudah tidak efektif. Kalau sudah begini  harus diganti! </span></p>
<p style="line-height: normal"><strong><span>Perawatan</span></strong><strong><span><br />
</span></strong><span>Bagaimana  merawat agar awet? Pertama, utamakan kebersihan kaca baik dari dalam  atau di luar luar kabin. Untuk membesihkannya, gunakan lap basahdan  setelah itu dilap lagi dengan kain kasa kering atau chamois.</span></p>
<p style="line-height: normal">
<p style="line-height: normal"><span>sumber &gt;&gt; </span>http://otomotif.kompas.com/read/2011/03/26/13192227/Memilih.Kaca.Film.dan.Perawatannya.</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=196643&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F04%2Fmemilih-kaca-film-dan-perawatannya%2F&amp;linkname=Memilih%20Kaca%20Film%20dan%20Perawatannya"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/memilih-kaca-film-dan-perawatannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sokbreker Elektromagnetik dari Belanda</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/sokbreker-elektromagnetik-dari-belanda/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/sokbreker-elektromagnetik-dari-belanda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2011 08:27:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DEDI MURDANI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Disain & Arsitektur]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi&Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Elektronika & Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[News and Events]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=196641</guid>
		<description><![CDATA[AMSTERDAM, KOMPAS.com – Desember lalu pada kompresi “Future of Electric Vehicle”  atau masa depan mobil listrik di San Jose, Amerika Serikat, perwakilan  dari Universitas Teknologi Eindhoven Belanda mempresentasikan hasil  riset institusinya, yaitu tipe suspensi baru yang bekerja secara  elektromagnetik.
Lebih tepatnya yang dipresentasi kan tersebut  adalah komponen utama suspensi yaitu kita kenal dengan sokbreker atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="line-height: normal"><strong><span>AMSTERDAM, KOMPAS.com</span></strong><span> – Desember lalu pada kompresi “<em>Future of Electric Vehicle</em>”  atau masa depan mobil listrik di San Jose, Amerika Serikat, perwakilan  dari Universitas Teknologi Eindhoven Belanda mempresentasikan hasil  riset institusinya, yaitu tipe suspensi baru yang bekerja secara  elektromagnetik.</p>
<p>Lebih tepatnya yang dipresentasi kan tersebut  adalah komponen utama suspensi yaitu kita kenal dengan sokbreker atau  peredam kejut (shock absorber). Ternyata, hasil pengembangan dari  universitas tersebut mengalami kemajuan dan terakhir mengirimkan hasil  ke media internasional.</span></p>
<p style="line-height: normal"><span>Mobil  tes yang digunakan untuk menguji sokbreker ini sempat mengikuti   AutoRAI di Amsterdam minggu lalu. Sementara itu, rilis dikirimkan  Universitas Eindhoven  membeberkan detil makin lengkap tentang sokbreker  ini. Klaim dari universitas terebut, dengan sokbreker ini tingkat  kenyamanan dan stabilitas kendaraan naik 60 persen. </span></p>
<p style="line-height: normal"><strong><span>Suspensi Aktif</span></strong><span><br />
Sokbreker  ini tidak hanya bekerja secara elektromagnetik, juga aktif. Tepatnya,  juga memberi  respon mekanis bila  mobil melaju di permukaan jalan yang  tidak rata. Hebatnya lagi, kerja aktifnya kini dikontrol melalui  komputer.</span></p>
<p>Komputer mengatur kerja  suspensi berdasarkan informasi yang diterima dari akselerometer dan  sensor lainnya pada kendaraan. Berdasarkan data tersebut  kemudian sokbereker diatur kerjannya kembali dan hanya berlangsung dalam  beberapa detik.</p>
<p style="line-height: normal"><span>Suspensi  aktif sebenanrya bukan   baru pada suspensi mobil. Sudah banyak  produsen yang menggunakannya. Kendati demikian, sistemnya bekerja secara  hidraulik. Nah, para periset dari Eindhoven mengatakan kemampuan respon  elektromagnetik jauh lebih bagus. Di samping itu juga dinial ebih aman.  Pasalnya saat kendaraan diajak membelik, kondisi tetap mantap dan  nyaman! </span></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt;line-height: normal"><strong><span>Tenaga Listrik<br />
</span></strong><span> Ukuran peredam kejut elektromagnetiki ini sama dengan tipe  konvensional,. Sistem terdiri dari pegas pasif dan aktuator  elektromagnetik, unit kontrol dan baterai. Pegas – bekerja cukup baik  –  menghasilkan kepegasan,  sementara magnet melakukan peredaman pasif.  Bila baterai soak, sistem   bekerja secara mekanis.</span></p>
<p style="margin-bottom: 0.0001pt;line-height: normal"><span>Konsumsi  listriknya 500 watt atau semperampat dari tenaga yang dibutuhkan  suspensi hidraulik. Umur pakai dan daya tahan baterai pun dinilai akan  menjadi  lebih lama. Bahkan, sifat elektromagnetik pada sokbreker bisa  digunakn untuk menghasilkan listrik. Dijelaskan pula oleh para perancang  sokbreker ini masih terus mengembangkan untuk mendapatkan kinerja yang  terbaik, antara lain meningkatkan efisiensi energi. </span></p>
<p style="line-height: normal"><span>Dijelaskan  pula, peningkatkan kenyamanan mencapai 60 persen. Itu pun hanya dicoba  pada  satu roda dan dites secara simulasi di laboratorium.  Sedangkan  hasil tes dengan pemasangan pada  dua roda, lebih mantap lagi. </span></p>
<p style="line-height: normal"><span>Sokbreker  ini sekarang msih dites. Setiap roda dilengkapi dengan sokbreker  yang bekerja sendiri-sendiri. Direncakan, setiap unit suspensi  (sokbreker) ini bisa saling berhubungan atau berkomunikasi dengan unit  lainnya. Dengan ini, koordinasi gerakan sobreker sbiasa diatur lebih  presisi lagi. </span></p>
<p style="line-height: normal"><span>Kalau  sudah mantap, suspensi  ini dikembangkan Universitas Eindhoven yang  mendapatkan bantuan dari perusahaan mekatronik asal Swedfia terkenal,  SKF. Segera memantenkan dan memasarkannya secara komersial! Hebat juga  perguruan tinggi sperti ini!</span></p>
<p style="line-height: normal">
<p style="line-height: normal"><span>sumber &gt;&gt;&gt; </span>http://otomotif.kompas.com/read/2011/04/08/11443876/Sokbreker.Elektromagnetik.dari.Belanda</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=196641&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F04%2Fsokbreker-elektromagnetik-dari-belanda%2F&amp;linkname=Sokbreker%20Elektromagnetik%20dari%20Belanda"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/sokbreker-elektromagnetik-dari-belanda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sip! Sepeda Motor Pakai &#8220;Airbag&#8221;</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/sip-sepeda-motor-pakai-airbag/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/sip-sepeda-motor-pakai-airbag/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2011 08:24:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DEDI MURDANI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Disain & Arsitektur]]></category>
		<category><![CDATA[Elektronika & Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=196639</guid>
		<description><![CDATA[
TOKYO, KOMPAS.com — Honda Motor Co divisi roda dua kini sedang mengembangkan kantong udara (airbag) generasi terbaru. Sebelumnya, Honda sudah  membekalinya pada sepeda motor jenis touring, Goldwing, pada 2006.
Kelebihan teknologi airbag yang baru ini nantinya bisa diaplikasikan ke semua model sepeda motor,  terutama yang punya dimensi luas mirip kabin mobil. Bedanya dengan model  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>TOKYO, KOMPAS.com </strong>— Honda Motor Co divisi roda dua kini sedang mengembangkan kantong udara (<em>airbag</em>) generasi terbaru. Sebelumnya, Honda sudah  membekalinya pada sepeda motor jenis <em>touring, </em>Goldwing, pada 2006.</p>
<p>Kelebihan teknologi <em>airbag</em> yang baru ini nantinya bisa diaplikasikan ke semua model sepeda motor,  terutama yang punya dimensi luas mirip kabin mobil. Bedanya dengan model  terdahulu yang ditempatkan di tangki Goldwing, untuk yang baru ini  ditempatkan di antara panel instrumen dan setang.</p>
<p>Bentuk <em>airbag </em>baru  tersebut cukup unik. Bukan bulat seperti pada umumnya, melainkan  berbentuk kotak meninggi sebatas kepala pengendara. Tentu, Anda  penasaran, bagaimana ia bisa menahan tubuh manusia. Jadi, ketika terjadi  tabrakan, <em>airbag</em> mengembang dan tertahan oleh bodi kendaraan. Hanya, tidak dijelaskan pada kecepatan berapa <em>airbag </em>itu mengembang saat tabrakan.</p>
<p>Informasi  lainnya juga belum ada. Namun, satu hal yang pasti bahwa Honda  sepertinya benar-benar berupaya meningkatkan level fitur keselamatan  pengendara sepeda motor ke titik baru. Dengan demikian, langkah ini  menepis cap bahwa motor adalah alat pembunuh nomor satu di jalan.  Mudah-mudahan upaya ini lancar dan semua <em>biker </em>bisa lebih aman saat menunggangi sepeda motor.</p>
<p>sumber &gt;&gt; http://otomotif.kompas.com/read/2011/04/13/09264046/Sip.Sepeda.Motor.Pakai.quot.Airbag.quot.</p></div>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=196639&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F04%2Fsip-sepeda-motor-pakai-airbag%2F&amp;linkname=Sip%21%20Sepeda%20Motor%20Pakai%20%26%238220%3BAirbag%26%238221%3B"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/sip-sepeda-motor-pakai-airbag/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awas! 10 Pemicu Mobil Terbakar</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/awas-10-pemicu-mobil-terbakar/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/awas-10-pemicu-mobil-terbakar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2011 08:21:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DEDI MURDANI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektronika & Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesiaku]]></category>
		<category><![CDATA[Media dan Telekomunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku & Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Sketsa Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=196637</guid>
		<description><![CDATA[
JAKARTA, KOMPAS.com &#8211;  Pemilik mobil tentu tak ingin kendaraannya hangus dilalap api.  Musibahnya, tak hanya menimpa mobil berusia tua, tapi mewah pun seperti  Jaguar yang terjadi di Pondok Indah, Jakarta Selatan, akhir Januari  lalu. Lantas, apa penyebab timbulnya percikan api dan di mana saja  asalnya?
Tiga nara sumber, yakni Usman Adie [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com</strong> &#8211;  Pemilik mobil tentu tak ingin kendaraannya hangus dilalap api.  Musibahnya, tak hanya menimpa mobil berusia tua, tapi mewah pun seperti  Jaguar yang terjadi di Pondok Indah, Jakarta Selatan, akhir Januari  lalu. Lantas, apa penyebab timbulnya percikan api dan di mana saja  asalnya?</p>
<p>Tiga nara sumber, yakni Usman Adie (Service Operation  Manager Tunas Toyota), Angian (mekanik bengkel AMS) dan Andrie Widjaya  (instalatur audio Bassindo, Jakarta Utara)  telah disambangi untuk  mengetahui inti masalahnya.</p>
<p>Inilah sumber-sumber api yang patut diwaspadai dan dicermati.</p>
<p>1. Knalpot bocor. Uap panasnya tertransfer ke selang saluran bahan bakar yang lama kelamaan jebol dan meneteskan bensin.</p>
<p>2.  Material. Kain, kertas atau bahan kardus di exhaust manifold atau  knalpot terbakar dan menyambar ke bagian lain yang mudah terbakar karena  panas.</p>
<p>3. Kebocoran. Biasanya pada selang bensin lantaran klem  pengikat kurang bagus, mengakibatkan bensin bocor di ruang mesin dan  bisa tersulut saat mesin di-starter atau kala mesin sudah panas.</p>
<p>4.  Selang Power steering. Dengan oli bertekanan tinggi dan mengalami rusak  membuat olinya menyebar ke exhaust manifold. Umumnya dialami mobil yang  selang power steering dekat dengan exhaust manifold. Hal ini tak akan  terjadi bila selang ikut diperiksa saat servis.</p>
<p>5. Penambahan atau  optional pada selang-selang bahan bakar. Biasanya, klemnya tidak kuat,  akibatnya bensin yang di ruang bensin bocor dan terbakar lantaran  pengaruh panas.</p>
<p>6. Solder. Perhatikan pada sambungan kabel alarm  yang patriannya kurang kuat bisa jadi pemicu kebakaran lantaran  korsleting listrik.</p>
<p>7. Kabel listrik. Karena tergencet dan mengelupas lalu menyentuh bodi yang menyebabkan korsleting listrik.</p>
<p>8.  Kabel menumpuk. Biasanya pada aki, terlepas karena terkena guncangan.  Ketika kabel menyentuh bagian negatif di aki atau bodi, terjadilah  korsleting listrik.</p>
<p>9.Sambungan kabel. Karena kurang kuat  menimbulkan korsleting kabel antara kabel positif dan negatif. Ditambah  lagi dengan sekring yang terlalu besar, sehingga kabel menjadi panas dan  timbul kepulan asap.</p>
<p>10. Kemungkinan terbesar ada pada O ring di  injector. Kalau tanda-tandanya basah, hati-hati berarti O ring sudah  getas membuat bahan bakar ke luar dari injektor dan jika dibiarkan dan  terkena mesin yang panas, makan akan timbul api.</p>
<p>Nah, pesan dari  para mekanik, jangan memperbaiki atau mengganti komponen yang  berhubungan dengan bensin dan oli, menggunakan bahan imitasi. usai  servis, periksa di seputar mesin, barangkali ada barang yang tertinggal  yang dapat memicu timbulnya api. <em><strong>(Rahmat Sadeli)</strong></em></p>
<p><em><strong>sumber &gt;&gt; </strong></em>http://otomotif.kompas.com/read/2011/02/22/16204691/Awas.10.Pemicu.Mobil.Terbakar</div>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=196637&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F04%2Fawas-10-pemicu-mobil-terbakar%2F&amp;linkname=Awas%21%2010%20Pemicu%20Mobil%20Terbakar"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/awas-10-pemicu-mobil-terbakar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerjasama Toyota dan Microsoft Mengembangkan Telematik Masa Depan</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/kerjasama-toyota-dan-microsoft-mengembangkan-telematik-masa-depan/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/kerjasama-toyota-dan-microsoft-mengembangkan-telematik-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2011 08:17:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DEDI MURDANI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi&Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Elektronika & Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[Media dan Telekomunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[News and Events]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=196633</guid>
		<description><![CDATA[REDMON, KOMPAS.com – Toyota Motor Corporation  (TMC) dan Microsoft Corp. , kemarin menandatangani kesepakatan kerja  strategis, yaitu membuat platform untuk telematik generasi yang akan datang. Telematik ini didesain khusus untuk TMC dengan menggunakan aplikasi berdasarkan Windows Azure. 
Telematik  menggabungkan teknologi telekomunikasi dan infromasi pada kendaraan;  antara lain sistem kompas atau GPS, manajemen energi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>REDMON, KOMPAS.com</strong><span> – Toyota Motor Corporation  (TMC) dan Microsoft Corp. , kemarin menandatangani kesepakatan kerja  strategis, yaitu membuat platform untuk telematik generasi yang akan datang. Telematik ini didesain khusus untuk TMC dengan menggunakan aplikasi berdasarkan Windows Azure. </span></p>
<p>Telematik  menggabungkan teknologi telekomunikasi dan infromasi pada kendaraan;  antara lain sistem kompas atau GPS, manajemen energi dan teknologi  multi-medialainnya.</p>
<p>Bentuk kerjasama, <span> kedua perusahaan  melakkan investasi  sekitar 12 juta dola, setara dengan Rp 105 miliar  pada Toyota Media Service Co. , anak perusahaan  TMC yang fokus melayani  informasi digital kepada pelanggannya.</span></p>
<p><strong><span>Mobil Listrik dan Hibrida</span></strong><span><br />
Kedua perusahaan membantu mengembangkan dan menggunakan aplikasi  telematik berbasis Windows Azure dan Microsoft SQL Azure. Aplikasi akan  mulai digunakan pada  mobil listrik dan hibrida <em>plug-in</em> Toyota pada 2012. </span></p>
<p><span>Target  TMC  selanjutnya adalah membuat dan mengembangkan basis telematik  global pada 2015. Dengan cara ini Toyota berharap bisa memberikan  layanan telamatik yang cepat, murah untuk seluruh pelanggan di seluruh  dunia. </span></p>
<p><span>Aktivitas lain adalah kampanye mengurangi  karbon dan hemat energti. Untuk itu, TMC akan melakukan pilot tes di  Jepang pada program Toyota Smart Centre. Dari pusat ini bisa  menghubungkan antar-individu masayarkat, mobil dan ruamh dengan target  kontrol manajemen energi terpadu. </span></p>
<p><span>Microsoft punya sejarah lama membuat aplikasi untuk  otomotif, termaasuk sistem infotainment mobil yang dipadukan dengan <em>Windows Embedded Automotive</em>. Juga digunakan layanan aplikasi Bing dan aplikasi suara Microsoft Tellme  untuk konsumen Toyota. </span></p>
<p><span>“Pengumuman kerjasama dengan  TMC merupakan contoh besar bahwa kami terus melakukan investasi pada  industri otomotif. Ini adalah omitmen kami untuk memperkuat layanan  kepada pelanggan,” kata CEO Microsoft, Steve Ballmer sesaat setelah  mengumumkan kerjasama ini. </span></p>
<p><span>“Kerjasama antara  Microsoft dan Toyota merupakan langkah penting dalam mengembangkan mobil  listrilk dana manajemen energi di masa yang akan datang   untuk  konsumenToyota di seluruh dunia. Toyota terus berusaha menciptakan  produk hemat energi dan  ramah lingkungan. Ini merupakan kontribusi  kami kepada masyarakat,” komentar  Akio Toyota Presiden TMC tentang  kerjasama ini. </span></p>
<p><span>“Karena itulah, sangat penting  mengembangkan sistem informasi canggih antara-kendaraan satu dengan  lain,  dengan manusia melalui  pusat pengelola  energi pintar ini,”  lanjut Akio. </span></p>
<p><span>sumber &gt;&gt; </span>http://otomotif.kompas.com/read/2011/04/07/1211535/Kerjasama.Toyota.dan.Microsoft.Mengembangkan.Telematik.Masa.Depan.</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=196633&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F04%2Fkerjasama-toyota-dan-microsoft-mengembangkan-telematik-masa-depan%2F&amp;linkname=Kerjasama%20Toyota%20dan%20Microsoft%20Mengembangkan%20Telematik%20Masa%20Depan"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/kerjasama-toyota-dan-microsoft-mengembangkan-telematik-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/196091/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/196091/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2011 18:41:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BOBBY RAHMANTORO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/196091/</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/-s1TOTybRuS8/Ta3LlFRUoPI/AAAAAAAAABo/5zzrb-YRBoA/s1600/IMG_0075.JPG" class="alignnone" width="573" height="480" /></p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=196091&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F04%2F196091%2F&amp;linkname="><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/196091/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>wawancara PENGALAMAN HIDUP BY Ny.Anita Heilbron</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/wawancara-pengalaman-hidup-by-ny-anita-heilbron/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/wawancara-pengalaman-hidup-by-ny-anita-heilbron/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Apr 2011 23:02:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>YOHANA WIRANITA SIREGAR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wawancara]]></category>
		<category><![CDATA[tugas(IBD)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=193957</guid>
		<description><![CDATA[PENGALAMAN HIDUP BY Ny.Anita Heilbron
Saya telah mempelajari sedikit ilmu tentang pandangan hidup dari seorang ibu yang telah saya wawancara. Ibu ini adalah seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya menemani sang suami bekerja dengan keshariannya sebagai pendeta. Menurut saya kehidupan ibu ini sangat unik karena banyak pengalaman- pengalaman yang bahakan menurut saya diluar kemamapuan saya. Mau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000">PENGALAMAN HIDUP BY Ny.Anita Heilbron</span></h1>
<p>Saya telah mempelajari sedikit ilmu tentang pandangan hidup dari seorang ibu yang telah saya wawancara. Ibu ini adalah seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya menemani sang suami bekerja dengan keshariannya sebagai pendeta. Menurut saya kehidupan ibu ini sangat unik karena banyak pengalaman- pengalaman yang bahakan menurut saya diluar kemamapuan saya. Mau tahu bagaimana ceritanya?? Let’s check it out.:). Eits, sebelum saya beralih ke pada wawancara saya,tentunya saya harus memperkenalkan dulu sosok ibu yang sangat menginspirasi saya ini.hihihi.nama ibu ini adalah “Ibu Anita Heilbron”.</p>
<p><strong><em>Saya</em></strong> : selamat siang ibu, maaf mengganggu sebentar. Saya bernama Yohana Wiranita Siregar sering dipanggil yoyo juga ingin sekali agar kiranya ibu berkenan untuk saya wawancarai tentang seputar keseharian ibu untuk menambah pengetahuan saya.bolehkah ibu?</p>
<p><strong><em>Ibu Anita</em></strong> : selamat siang juga nak,oh boleh sekali. Tentu boleh,mau bertanya tentang apa?</p>
<p>Saya : pertama-tama saya ingin bertanya ibu bekerja sebagai apa?</p>
<p><strong><em>Ibu Anita</em></strong> : oh tante adalah ibu rumah tangga yang kesehariannya selalu menemani suami tugas di ciledug dan juga ngurus anak tante bolak- balik dari ciledug ke sini.</p>
<p><strong><em>Saya</em></strong> : oh jadi ibu pengikut suami yang setia ya dan sungguh ibu rumah tangga yang baik.hhaha.</p>
<p><strong><em>Ibu Anita</em></strong> : iya pastinya.hahahah</p>
<p><strong><em>Saya</em></strong> : emang ibu rumah aslinya tidak disini ya? Emang om kerja sebgai apa ibu? Dan kenapa harus bolak-balik dari pondok gede lalu ke ciledug  dan kemudian ke pondok gede lagi lalu ke ciledug lagi?</p>
<p><strong><em>Ibu Anita</em></strong> : hahahha. Iya jadi suami tante itu kesehariannya sebagai seorang pendeta di daerah ciledug. Karena suami tante ditempatkan di ciledug jadinya kami tinggal di sana, nah anak-anak karena lagi kuliah tepatnya sama seperti nak yoyo di Gunadarma jadi tidak mungkin tinggal di ciledug karena pasti akan jauh. Nah akhirnya di belilah satu rumah tepatnya rumah ini lalu mereka tinggal di sini  supaya kuliah mereka tetap berjalan lancar. Nah jadinya tante dan om minggu sore sampai senin malam ada di sini dan selasa pagi sampai minggu siang.</p>
<p><strong><em>Saya </em></strong>: ooooooh, serius ibu??jadi ibu ga capek melakukan aktifitas yang menurut saya sangat rutinitas yang membosankan.maaf ibu.heheh</p>
<p><strong><em>Ibu Anita</em></strong> : iya yoyo..terkadang tante memang bosan karena melakukan yang selalu begitu begitu saja, namun ada yang membuat ibu terus berjuang yaitu anak- anak. Kalau tidak karena demi kesuksesan mereka tante ga akan melakukan hal- hal yang seperti ini, selai itu juga ada Bapa di Sorga yang selalu melindungi tante dan memberikan tante kesabaran sehingga terus bisa melakukan semua rutinitas tante. Serta tidak lupa suami tante yang sangat tante cintai.</p>
<p><strong><em>Saya</em></strong> : pasti om sangat bangga ya tante bisa mendapatkan tante yang cantik dan juga sabar.ahahah</p>
<p><strong><em>Ibu Anita</em></strong> : karena itu tante juga memilih om sebagai suami tante karena dia bisa menerima tante apa adanya.hahaha. yoyo juga makanya nanati harus cari suami benar- benar yang terbaik bagi yoyo dan juga minta bantuan dari Tuhan Yang Maha Kuasa agar yoyo tidak salah pilih.</p>
<p><strong><em>Saya</em></strong> : pasti tante,pasti sekali. Ok tante makasih sekali ya da meluangkan waktunya tante unutk berbagai cerita keseharian tante ke saya,saya sungguh terinspiratif sekali dan ingin terus belajar bagaimana kelak menjadi seorang ibu yang baik bagi anak dan juga bagi suami.</p>
<p><strong><em>Ibu Anita</em></strong> : sama- sama nak.</p>
<p><strong><em>Saya </em></strong>: untuk memaksimalkan wawancara bolehkah kita melakukan sesi photo memphoto tante?hahha</p>
<p><strong><em>Ibu Anita</em></strong> : oh silahkan, silahkan&#8230;</p>
<p style="text-align: center"><span style="color: #ff0000">Dan inilah kita yang saatnya  bernarsis ria :</span></p>
<p style="text-align: left"><img class="size-full wp-image-193958 aligncenter" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/04/Foto0064.jpg" alt="Foto0064" width="448" height="336" /></p>
<p>Ini aku dan tante Anita Heilbron.:)</p>
<p style="text-align: center"><span style="color: #00ccff">Mau tahu rumah yang menjadi keseharian ibu Anita Heilbron sebagai tempat merawat anak-anaknya? This is it.</span></p>
<p style="text-align: center"><span style="color: #00ccff"><img class="alignnone size-full wp-image-193959" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/04/Foto0074.jpg" alt="Foto0074" width="448" height="336" /></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="color: #00ccff"><img class="alignnone size-full wp-image-193960" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/04/Foto0075.jpg" alt="Foto0075" width="448" height="336" /></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="color: #00ccff"><img class="alignnone size-full wp-image-193961" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/04/Foto0073.jpg" alt="Foto0073" width="448" height="336" /></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="color: #00ccff"><img class="alignnone size-full wp-image-193962" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/04/Foto0071.jpg" alt="Foto0071" width="448" height="336" /></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="color: #00ccff"><img class="alignnone size-full wp-image-193963" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/04/Foto0065.jpg" alt="Foto0065" width="448" height="336" /></span></p>
<p style="text-align: center"><span style="color: #00ccff"><img class="alignnone size-full wp-image-193964" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/04/Foto0070.jpg" alt="Foto0070" width="448" height="336" /></span></p>
<p><span style="color: #0000ff">Kebetulan saya berkesempatan untuk memphoto salah satu anknya yang sedang makan,seperti apa? Mari kita lihat.hihhihi</span></p>
<p style="text-align: center"><span style="color: #0000ff"><img class="alignnone size-full wp-image-193965" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/04/Foto0069.jpg" alt="Foto0069" width="448" height="336" /></span></p>
<p><span style="color: #00ff00">Lalu ini adalah photo ibu Anita dengan suaminya tercinta :</span></p>
<p style="text-align: center"><span style="color: #00ff00"><img class="alignnone size-full wp-image-193966" src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2011/04/pnlitian.bmp" alt="pnlitian" /></span></p>
<p>Demikianlah wawancara saya dengan ibu Anita heilbron yang begitu anspiratif, menyenangkan dan menambah ilmu bagi saya tentang yang namanya suatu tanggung jawab. Dari ibu Anita Heilbron saya mendapat pengertian bahwa kita harus mencermati pekerjaan kita seperti apa, tak hanya yang tampak dari luar, melainkan makna yang emndasarinya hingga pekerjaan itu penting untuk dikerjakan. Orang yang tak mengerti makna pekerjaannya bisa merasa jemu dan sia- sia bekerja, akan tetapi anak-anak Allah perlu memahami makna pekerjannya. Pertama, Tuhan sendiri memanggil kita untuk bekerja, bekerja halal bukan yang cemar. Kedua, Tuhan mau kita menjadi berkat bagi semua saudara, melalui pekerjaan kita. Ketiga, Tuhan rindu kita bersaksi bahwa Tuhan memelihara, karena dengan bekerja kita tak tergantung pada orang lain. Terima kasih Ibu Anita Heilbron atas pengalamannya yang sangat berharga bagi saya. Semoga bermanfaat bagi kita semuanya juga, amien&#8230;=)</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=193957&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2011%2F04%2Fwawancara-pengalaman-hidup-by-ny-anita-heilbron%2F&amp;linkname=wawancara%20PENGALAMAN%20HIDUP%20BY%20Ny.Anita%20Heilbron"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/wawancara-pengalaman-hidup-by-ny-anita-heilbron/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kusioner (angket)</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/10/kusioner-angket/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/10/kusioner-angket/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2010 16:43:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ulfa_1407</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=170490</guid>
		<description><![CDATA[KUSIONER ( ANGKET )
Kusioner adalah teknik pengumpulan data melalui pembuatan daftar pertanyaan dengan jumlah pilihan jawaban yang telah ditetapkan oleh peneliti .
Alat lain untuk mengumpulkan data adalah daftar pertanyaan, yang sering secara umum disebut dengan kusioner. Pertanyaan-pertanyaan yang tgerdapat dalam kusioner atau daftar pertanyaan cukup terperinci dan lengkap. Keterangan yang diperoleh dengan mengisi daftar pertanyan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KUSIONER ( ANGKET )<br />
Kusioner adalah teknik pengumpulan data melalui pembuatan daftar pertanyaan dengan jumlah pilihan jawaban yang telah ditetapkan oleh peneliti .<br />
Alat lain untuk mengumpulkan data adalah daftar pertanyaan, yang sering secara umum disebut dengan kusioner. Pertanyaan-pertanyaan yang tgerdapat dalam kusioner atau daftar pertanyaan cukup terperinci dan lengkap. Keterangan yang diperoleh dengan mengisi daftar pertanyan, dapat dilihat d ari segi siapa yang mengisi daftar pertanyaan tersebut. Jika yang menuliskan isian kedalam kusioner adalah responden maka daftar pertanyaan tersebut dinamakan kusioner .<br />
Kusioner harus mempunya center perhatian yaitu masalah yang ingin dipecahkan. Tiap pertanyaan harus merupakan bagian dari hipotesis yang ingin diuji. Dalam memperoleh keterangan yang berkisar pada masalah yang ingin dipecahkan, maka secara umum kusioner dapat berupa :<br />
1) Pertanyaan tentang fakta<br />
2) Pertanyaan tentang pendapat<br />
3) Pertanyaan tentang persepsi<br />
Ada beberapa prinsip-prinsip yang harus diperhatikan oleh peneliti yaitu :<br />
1. Isi dan tujuan pertanyaan<br />
2. Bahasa yang digunakan<br />
3. Tipe dan bentuk pertanyaan<br />
4. Pertanyaan tidak mendua<br />
5. Tidak menanyakan yang sudah lupa<br />
6. Pertanyaan tidak menggiring<br />
7. Pertanyaan tidak terlalu panjang<br />
8. Urutan pertanyaan<br />
9. Prinsip pengukuran<br />
10. Penampilan fiisik angket</p>
<p>http://subliyanto.blogspot.com/2010/05/teknik-pengumpulan-data.html</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=170490&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2010%2F10%2Fkusioner-angket%2F&amp;linkname=Kusioner%20%28angket%29"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/10/kusioner-angket/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Observasi (pengamatan)</title>
		<link>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/10/observasi-pengamatan/</link>
		<comments>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/10/observasi-pengamatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2010 16:24:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ulfa_1407</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?p=170483</guid>
		<description><![CDATA[OBSERVASI ( PENGAMATAN )
Pengumpulan data dengan observasi adalah pengambilan data dengan menggunakan mata tanpa ada pertolongan alat standar lain untuk keperluan tersebut. Dalam kegitan sehari-hari kita menggunakan mata dalam mengamati sesuatu, seperti: mmengamati bulan purnama, gunung yang indah, lampu warna warni dan lain-lain. Tetapi yang dimaksud dengan pengamatan dalam metode ilmiah bukanlah pengamatan seperti diatas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>OBSERVASI ( PENGAMATAN )<br />
Pengumpulan data dengan observasi adalah pengambilan data dengan menggunakan mata tanpa ada pertolongan alat standar lain untuk keperluan tersebut. Dalam kegitan sehari-hari kita menggunakan mata dalam mengamati sesuatu, seperti: mmengamati bulan purnama, gunung yang indah, lampu warna warni dan lain-lain. Tetapi yang dimaksud dengan pengamatan dalam metode ilmiah bukanlah pengamatan seperti diatas .<br />
Pengamatan dikatakan sebagai teknik pengumpulan data jika memenuhi kriteria dibawah ini:<br />
a. Pengamatan digunakan untuk penelitian dan telah direncanakan secara sistematik.<br />
b. Pengamatan harus berkaitan dengan tujuan penelitian<br />
c. Pengamatan disusun secara sistematis dan dihubungkan dengan proposisi umum dan bukan dipaparkan sebagai suatu set yang menarik perhatian.<br />
d. Pengamatan dapat dicek dan dikontrol atas validitas dan realibitasnya.<br />
Pengumpulan data dengan pengamatan merupakan suatu proses yang kompleks, suatu proses yang tersussun dari berbagai proses biologis dan psikologis.<br />
Teknik pengumpulan data dengan observasi dilakukan jika peneliti menghendaki data hasil dari melihat atau menyaksikan aktivitas yang dilakukan oleh responden dan atau mendengarkan apa yang dikahtakan mereka. Sugiono juga menambahkan bahwa teknik ini digunakan jika penelitian berkenaan dengan manusia, proses kerja, gejala alam dan bila responden yang diamati tidak terlalu besar.<br />
Dari segi pelaksanaan pengumpulan data observasi dapat dibedakan menjadi dua yaitu :<br />
1. Participant Observation ( Observasi Berperan Serta )<br />
Dalam observasi ini, peneliti terlibat langsung dengan kegiatan sehari-hari orang yang sedang diamati atau yang digunakan sebagai sember penelitian.<br />
2. Non Participant Observastion ( Observasi non partisipasi )<br />
Observasi non partisipasi adalah kebalikan dari observasi berperan serta yaitu, peneliti tidak terlibat langsung dengan aktifitas orang-orang yang sedang diamati, peneliti hanya sebagai pengamat independen.</p>
<img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/?ak_action=api_record_view&id=170483&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwartawarga.gunadarma.ac.id%2F2010%2F10%2Fobservasi-pengamatan%2F&amp;linkname=Observasi%20%28pengamatan%29"><img src="http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/10/observasi-pengamatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

